Setiap perjalanan besar selalu memiliki titik mula, dan bagi kami, titik itu bermula di sebuah ruang pertemuan sederhana yang penuh kehangatan. Foto ini bukan sekadar dokumentasi formal pertemuan pertama kami; bagi kami, inilah momen "Where stories began". Di sinilah kami dipertemukan dengan sosok inspiratif, Bapak Husni, seorang calon jamaah haji berusia 63 tahun yang kehadirannya langsung mengubah perspektif kami tentang makna KKM HIPE ini.
Awalnya, kami mengira tugas kami di sini hanya untuk memberikan informasi dan edukasi kesehatan bagi para calon jamaah. Namun, pertemuan dengan Pak Husni membuktikan sebaliknya. Beliau seperti "buku kehidupan" yang berjalan. Dengan rendah hati, beliau membagikan kepingan-kepingan masa lalunya yang luar biasa.
Dari Perjuangan Menuju Kesuksesan
Pak Husni bercerita tentang masa kecilnya yang jauh dari kata mudah. Hidup dalam kekurangan dan sempat dipandang sebelah mata bahkan oleh lingkungan terdekatnya, tidak membuat semangatnya padam. Dengan tekad, beliau berani mengambil keputusan besar: merantau ke luar negeri. Modal yang dibawa pun tidak main-main pengorbanannya, yakni hasil menjual sapi-sapi miliknya.
Kerja keras dan ketekunan di negeri orang akhirnya membuahkan hasil manis. Beliau membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan dan kesuksesan, hingga akhirnya beliau berhasil menjadi lulusan Universitas Terbuka dan menjadi sosok yang mapan seperti sekarang.
Ilmu di Luar Teori Bangku Kuliah
Tak hanya soal motivasi hidup, diskusi kami berkembang jauh hingga ke dunia profesional. Beliau membagikan wawasannya mengenai dunia kerja dan bidang kefarmasian, topik yang sangat relevan bagi kami. Mengingat beliau memiliki pengalaman mengelola rumah sakit. Nasehat-nasehat praktis yang beliau berikan terasa jauh lebih bermakna karena lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar teori di atas kertas.
Pertemuan pertama ini menyadarkan kami bahwa KKM HIPE adalah jembatan dua arah. Kami datang untuk mengabdi, namun justru kami yang pulang dengan bekal ilmu yang melimpah. Pengalaman Pak Husni mengajarkan kami bahwa setiap interaksi dengan jamaah adalah peluang untuk belajar tentang ketangguhan, iman, dan kerja keras.
Kami sadar, perjalanan ini masih panjang, namun inspirasi dari Pak Husni telah menjadi fondasi yang kuat bagi kami untuk menjalani hari-hari ke depan dengan lebih bersemangat.
"The only source of knowledge is experience." Albert Einstei