Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 13 mengikuti kegiatan tahlilan tujuh hari yang dilaksanakan di RT 2 RW 2 Kelurahan Kedungkandang. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi keagamaan masyarakat setempat yang dilakukan untuk mendoakan almarhum. Kehadiran mahasiswa KKM menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Mahasiswa hadir dengan penuh rasa hormat dan mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Warga menyambut baik keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut. Suasana tahlilan berlangsung khidmat dan tertib. Kebersamaan antara mahasiswa dan warga terlihat sangat harmonis.
Kegiatan tahlilan ini diikuti oleh tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta warga sekitar. Mahasiswa KKM duduk bersama warga dan mengikuti pembacaan tahlil serta doa bersama. Seluruh rangkaian acara dipimpin oleh tokoh agama setempat. Mahasiswa mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan kekhusyukan. Tidak hanya sebagai peserta, siswa juga membantu menyiapkan perlengkapan kegiatan. Hal ini menunjukkan sikap gotong royong yang terus dijaga. Kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti.
Melalui kegiatan tahlilan ini, mahasiswa KKM belajar langsung tentang nilai-nilai sosial dan keagamaan masyarakat. Tradisi tahlilan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga. Mahasiswa merasakan kedekatan emosional dengan masyarakat setempat. Kegiatan ini juga merupakan wadah pembelajaran tentang pentingnya empati dan kepedulian. Mahasiswa menyadari bahwa keterlibatan dalam kegiatan warga sangat penting selama menjalani KKM. Nilai kebersamaan terasa kuat selama acara berlangsung. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.
Partisipasi mahasiswa dalam tahlilan menunjukkan komitmen KKM untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa nonformal. Selain program kerja utama, mahasiswa juga aktif mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan. Hal tersebut bertujuan untuk membangun hubungan yang baik dengan warga. Warga merasa senang atas kehadiran siswa dalam setiap kegiatan. Interaksi yang berlangsung berlangsung secara alami dan hangat. Kehadiran siswa memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok 13 berharap kegiatan seperti ini dapat terus terjalin selama masa pengabdian. Tahlilan menjadi momen untuk memperkuat silaturahmi antara mahasiswa dan warga. Mahasiswa juga berharap dapat terus belajar dari kearifan masyarakat lokal. Nilai-nilai religius yang ada menjadi bekal penting bagi siswa. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial. Mahasiswa semakin memahami peran mereka di tengah masyarakat. Kebersamaan ini diharapkan terus terjaga dengan baik.
Dengan mengikuti tahlilan tujuh hari ini, mahasiswa KKM memperoleh pengalaman yang bermakna. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kampus. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menanamkan kehidupan bermasyarakat. Tradisi yang dijalankan warga memberikan pelajaran tentang solidaritas dan kepedulian. Kehadiran siswa diharapkan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Warga dan pelajar saling mendukung satu sama lain. Kegiatan ini menjadi salah satu kenangan berharga selama pelaksanaan KKM.