Thumbnail
1 year ago
"Kolaborasi Gotong Royong Bersama KKM UIN Malang dan Masyarakat Dusun Krajan"

MUHAMMAD JABBAR DZIKRULLAH

Mahasiswa-mahasiswi KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang "Gana Asfelic" membangun langkah bersama untuk menyapa kebahagiaan di Dusun Krajan, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang telah melaksanakan kegiatan gotong royong membersiakan "Mbung Pelangi", pada Senin (23/12/2024).   Keterlibatan Kuliah Kerja Mahasiswa kelompok 182 "Gana Asfelic" di kegiatan ini sangatlah diperlukan untuk mengembangkan wisata yang baru didirikan agar semakin dikenal oleh khalayak umum. Salah satu cara yang digunakan, yakni dengan melakukan gotong royong  guna memperhatikan kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas yang ada di taman "Mbung Pelangi".   Mbung Pelangi merupakan tempat wisata berupa bendungan yang dibuat dengan tujuan untuk menampung air saat musim hujan dan akan digunakan saat musih kemarau tiba.   Dengan pemandangan sawah dan pepohonan disekitarnya, tidak hanya itu disana juga terdapat kafe yang biasanya digunakan masyarakat untuk berkumpul dan duduk bersantai. Saat ini, Mbung Pelangi sedang dalam tahap proses pembangunan dengan membuat spot foto dan tambak ikan mujair yang terbuat dari bambu.   Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai bentuk menjalin kedekatan yang memberikan banyak manfaat, baik bagi anggota kelompok KKM maupun masyarakat sekitar Dusun Krajan. Dengan demikian, kegiatan ini diharap dapat mengingatkan masyarakat sekitar Dusun Krajan akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar dengan memanfaatkan sumber daya lingkungan yang ada.

Thumbnail
1 year ago
Potret Desa: Generasi Hebat dengan Mindset Sehat!

ULA FAULINA

Sedia Payung Sebelum Hujan. Mungkin itulah peribahasa yang tergambar dari setiap peserta pada rangkaian ketertiban dalam pelaksanaan posyandu desa Gading Kembar (selasa, 6/1). Kegiatan pelayanan desa yang rutin dilakukan setiap satu bulan sekali ini bertempat di balai desa Gading Kembar, kecamatan Jabung, kabupaten Malang. Tidak hanya dihadiri oleh ibu dan balita serta ibu hamil, posyandu ini juga melayani pasien lansia. Aktivitas yang diisi dengan serangkaian pelayanan seperti timbang berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi dan vaksin bagi bayi untuk kekebalan daya tahan tubuh dan pencegahan stunting juga sekaligus merangkap pelayanan pada lansia seperti pembacaan hasil medical chek up, cek tekanan darah, dan berat badan.   “Menjaga kesehatan itu juga perlu dilakukan ketika masa muda mba, soalnya waktu tua nanti ya kita sendiri yang bakal nanem hasilnya. Itu yang salah satu mindset yang harus kita tanamkan ke warga desa ini.” ujar Azmi selaku perawat.   Menjaga keseimbangan gizi, memastikan bahwa pasien baik balita maupun lansia tercukupi baik dari segi pelayanan kesehatan maupun medical chek up merupakan tupoksi yang harus dijalankan para perawat dan ibu kader posyandu. Menariknya, pelayanan posyandu desa gading kembar tidak hanya terfokus pada balita dan lansia saja. Bagi siapa saja yang ingin ikut medikal chek up dipersilakan dengan sangat. Sebab di zaman yang serba instan ini, penyakit tidak melihat batasan umur. Termasuk para pemuda yang membutuhkan. Kami, kelompok 159 KKN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga mendapat kesempatan tersebut. Selain ikut berpartisipasi dalam berjalannya kegiatan, kami dipersilakan untuk memeriksa tekanan darah maupun berat badan kami.       “Tekanan darah itu punya grade mba. Normalnya  ada di angka 120/80 mmHg, kalo di atas itu seperti 130 mmHg itu sudah masuk di grade darah tinggi. Cara megatasi darah tinggi paling ringan sampean bisa makan buah semangka. Nah pas ketika makan buah semangkanya, lapisan yang warna putih itu harus ikut di makan juga.” Papar Azmi   Selain itu, menurut Azmi faktor-faktor yang menyebabkan anak muda bisa memiliki tekanan darah tinggi adalah faktor keturunan, atau life style yang suka begadang ataupun mengonsumsi minumann caffein seperti kopi secara berlebihan. Dengan memiliki tekanan darah yang stabil terlebi bagi wanita, hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor pencegahan stunting pula. Berangkat dari paparan wanita yang berprofesi sebagai perawat tersebut, kami mengambil kesimpulan bahwa kesehatan harus tetap dinomorsatukan, sebab itu juga akan berpengaruh kelak di masa tua. Pada akhirnya, acara tersebut selesai pada pukul 11.00 Wib dan ditutup dengan sesi foto dan makan bersama.

Thumbnail
1 year ago
"IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ISRA' MI'RAJ DALAM KEGIATAN LOMBA MAHASISWA KKM DI MASYARAKAT DESA KALIREJO"

ADINDA AVRILIE DELAILLA ZAHRA

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1446 H, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 60 UIN Malang mengadakan berbagai perlombaan di Desa Kalirejo sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama dan membentuk karakter anak-anak melalui ajang kompetisi yang edukatif. Lomba yang diselenggarakan mencakup adzan dan iqomah, mewarnai, hafalan surah pendek, serta cerdas cermat. Acara ini melibatkan sekitar 80 peserta dari empat TPQ yang tersebar di Dusun Darungan. Mahasiswa KKM berperan sebagai panitia dan juri, serta berkolaborasi dengan pengurus TPQ dan tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran kegiatan. Tema kegiatan ini, "Jernihkan Hati, Beningkan Niat Menggapai Ridho Sang Maha Melihat," mencerminkan nilai-nilai Isra’ Mi’raj yang mengajarkan ketakwaan, keikhlasan, dan semangat untuk terus belajar. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang besar menjadi indikator keberhasilan acara ini. Selain memberikan pengalaman berharga bagi anak- anak, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembinaan karakter dan pendidikan agama bagi generasi muda. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kalirejo.

Thumbnail
1 year ago
Dari Desa Juara Pangan, Sumberdem Menuju Generasi Hebat Bersama KKM 138 UIN Malang

AYU SALMA DAMAYANTI

Malang. Desa Sumberdem mencatatkan torehan gemilang yang layak diabadikan dalam sejarah dengan meraih predikat Juara 1 Desa Aman Pangan tingkat Provinsi Jawa Timur. Prestasi luar biasa ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan desa dalam menciptakan ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan, tetapi juga menjadikan Sumberdem sebagai inspirasi tak tergoyahkan bagi desa-desa lain di Jawa Timur. Tak berhenti di situ, pada 13 dan 15 Januari 2025, Desa Sumberdem kembali memantapkan dirinya sebagai pelopor perubahan dengan menjadi tuan rumah acara sosialisasi gizi spektakuler yang digagas oleh Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 138.     Dengan mengusung tema visioner "Tumbuh Maksimal dengan Gizi Optimal, Ibu Sehat Anak Hebat", acara ini membawa misi besar untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya para ibu, tentang pentingnya asupan gizi yang tepat sebagai pondasi utama bagi masa depan generasi muda. Tidak hanya sekadar sosialisasi, kegiatan ini menjadi wadah transformasi, di mana peserta diajak untuk memahami esensi dari pola makan sehat, cara memilih bahan makanan bergizi terbaik, hingga teknik menyiapkan hidangan yang mampu menjadi sumber kekuatan keluarga.     Program ini menyajikan tiga inovasi menarik yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Inovasi pertama adalah Eksperimen Sederhana Uji Antioksidan. Dengan menggunakan larutan betadin, masyarakat diajak memahami peran antioksidan yang terdapat dalam sayuran seperti bayam dan daun kelor. Eksperimen ini menunjukkan bagaimana sayuran tersebut mampu menetralkan radikal bebas, yang penting untuk mendukung kesehatan seluler dan pertumbuhan anak.   Selanjutnya, KKM 138 memperkenalkan Pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding kacang hijau dan jagung. Makanan ini kaya akan protein, zat besi, dan karbohidrat kompleks yang esensial untuk anak-anak. Selain membagikan inovasi ini, masyarakat juga diajarkan cara membuat puding secara higienis dan menarik agar lebih disukai anak-anak. Inovasi terakhir adalah Edukasi Infused Water sebagai Alternatif Minuman Sehat, di mana masyarakat diperkenalkan pada pilihan minuman sehat berbahan alami seperti lemon, mentimun, dan daun mint. Hal ini bertujuan mengurangi konsumsi minuman kemasan tinggi gula sekaligus memberikan hidrasi yang lebih sehat.    Acara ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Sumberdem bukan sekadar desa biasa, melainkan pusat inovasi yang berperan besar dalam mencetak generasi cemerlang. Edukasi yang diberikan selama acara ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat bahwa gizi bukan hanya kebutuhan, melainkan kunci emas menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.    Link Blog: https://www.kompasiana.com/afaninrushafah2117/67963142c925c470d5400372/dari-desa-juara-pangan-sumberdem-menuju-generasi-hebat-bersama-kkm-138-uin-malang

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Bersama Karang Taruna Desa Belung Gelar Acara “Ngerasani Gus Dur” dalam Rangka Memeringati Haul Gus Dur ke-15 di Balai Desa Belung

SEPTYA DWI NUGRAHENI

Mahasiswa Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Karang Taruna Desa Belung menyelenggarakan acara bertajuk “Ngerasani Gus Dur” pada Minggu, 12 Januari 2025, di Balai Desa Belung. Acara tersebut digelar untuk memperingati haul Presiden Keempat Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, sekaligus mengapresiasi nilai-nilai perjuangan beliau semasa hidupnya. Konsep acara “Ngerasani Gus Dur” dikemas dalam bentuk talkshow santai yang sarat makna. Para narasumber yang dihadirkan, termasuk tokoh Masyarakat, akademisi, serta berbagai kelompok mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berbicara mengenai perjalanan hidup Gus Dur serta bagaimana beliau menjadikan sembilan nilai utama sebagai prinsip hidupnya. Nilai-nilai tersebut adalah ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, kesederhanaan, persaudaraan, kesatriaan, dan kearifan lokal. Ketua Karang Taruna Desa Belung, Dani Awan, menjelaskan, “Kami ingin generasi muda di Desa Belung lebih mengenal Gus Dur bukan hanya sebagai seorang tokoh nasional, tetapi juga sebagai manusia yang penuh keteladanan. Nilai-nilai hidup yang diajarkan Gus Dur sangat relevan untuk kehidupan masyarakat saat ini.” Tidak hanya berisi diskusi, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni yang menggambarkan keragaman budaya Indonesia, yang menjadi salah satu nilai yang selalu dijunjung tinggi oleh Gus Dur. Sebelum acara dimulai, didahului dengan hadrah yang membawakan berbagai sholawat. Selain itu, terdapat beberapa penampilan yang membawakan makna tersendiri, seperti penampilan pencak silat dari Pagar Nusa, tari sufi yang diiringi puisi bertemakan spiritualitas, serta tari topeng Malangan yang menjadi ciri khas budaya Malang. Penampilan seni lainnya juga memberikan warna tersendiri, membuat suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Dengan kehadiran berbagai kalangan, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah desa, acara ini berhasil menjadi momen refleksi bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, sebagaimana yang telah diajarkan Gus Dur semasa hidupnya. Acara “Ngerasani Gus Dur” berakhir dengan pesan kebersamaan, menegaskan bahwa nilai-nilai Gus Dur akan terus hidup dalam hati masyarakat Indonesia. Sebelum acara ditutup, para peserta bersama-sama mendoakan Gus Dur dengan penuh khidmat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan yang bermakna tersebut.

Thumbnail
1 year ago
Semarak Sosialisasi Parenting dan Stunting Mahasiswa KKM UIN Malang di Desa SumberNgepoh

ASHFA DINIYAH ASSABILAH

Pada hari Sabtu, 18 Januari 2025, panitia Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak balita, tentang pentingnya pola asuh yang baik serta penanganan stunting yang tepat guna memastikan tumbuh kembang anak secara optimal. Acara dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di balai desa SumberNgepoh. Dalam Perayaannya, Kepala Desa SumberNgepoh, Bapak Sutirsak, mengapresiasi kegiatan ini dan menyambut baik kehadiran para mahasiswa KKM UIN Malang. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai stunting dan parenting agar masyarakat dapat memberikan perawatan terbaik bagi anak-anak mereka. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi para orang tua muda yang sering kali masih bingung dalam mengasuh anak mereka,” ujar Bapak Sutirsak. Beliau juga menambahkan bahwa, “perilaku seorang anak juga bisa dipengaruhi dari pengasuhan yang dilakukan oleh orang tuanya”. Pemaparan materi pertama mengenai Parenting dilakukan oleh Co Founder Grow Up Official dan Duta Psikologi tahun 2022, Norma Hasanatul Maghfiroh. Ia mengungkapkan bahwa pengasuhan yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental dan emosional. Ia memberikan tips praktis bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan anak, seperti pentingnya interaksi verbal, stimulasi fisik yang tepat, serta pola asuh yang penuh kasih sayang (bahasa cinta). Selanjutnya sesi kedua mengenai Stanting dilakukan oleh Duta Genre Kota Malang tahun 2023, Talita Aprilia Nur Azzahra. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan faktor-faktor penyebab stunting, mulai dari pola makan yang tidak seimbang, kekurangan gizi mikro, hingga pengaruh dari faktor lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya penyediaan gizi seimbang sejak ibu hamil dan pada masa tumbuh kembang anak, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Antusiasme masyarakat Desa SumberNgepoh sangat terlihat selama sesi tanya jawab. Peserta mengajukan pertanyaan terkait cara-cara untuk mengenali tanda-tanda stunting pada anak dan bagaimana cara memperbaikinya. Narasumber menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting, dan orang tua perlu mengoordinasikan perkembangan rutin anak mereka, baik dari tingkat tinggi badan, berat badan, maupun perkembangan motorik dan kognitif. Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta sosialisasi stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh melakukan foto bersama. Momen ini berlangsung penuh kebersamaan dan semangat, menandakan antusiasme serta rasa syukur atas keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan. Dengan latar belakang spanduk acara, peserta, panitia, dan narasumber tersenyum ceria, mengabadikan kenangan berharga dari sosialisasi yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat desa. Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan harapan bahwa informasi yang diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat untuk mendukung perkembangan anak-anak mereka dan menanggulangi masalah stunting di desa SumberNgepoh. Panitia KKM UIN Malang berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa depan guna mendukung pembangunan kesehatan masyarakat desa. Demikian berita acara sosialisasi stunting dan parenting di Desa Sumberngepoh yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januari 2025. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam upaya bersama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.