AHMAD MAULANA SOFIANSYAH
Selasa, 13 Januari 2025 Pada hari ini, Selasa, 13 Januari 2025, telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan Mahasiswa AM yang bertempat di MTsN 3 Malang, dimulai pada pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan. Acara diawali dengan persiapan oleh seluruh mahasiswa, kemudian dibuka secara resmi oleh MC, Muh. Chadimul Ulum. Selanjutnya dilakukan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Wahyu Adi Nugroho, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Ayulia Mutia Susanti. Pada sesi sambutan, Ketua Kelompok AM, Eka Agustin Fu'adi, menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran mahasiswa dengan menyatakan: "Kami di sini hadir untuk mencari ilmu dan semoga kegiatan ini mendapat berkah." Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan serta penyerahan Mahasiswa AM oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Rendhi Fatrisna Yuniar, M.Pd, kepada pihak sekolah. Penyerahan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Madrasah, Dra. Hj. Warsi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan: "Kami sangat senang dapat bermitra dengan UIN Malang. MTsN kami bukan pertama kali menjalin kerja sama, karena sejak dahulu sudah sering bekerja sama dengan UIN Malang." Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan yang dipandu kembali oleh MC, Muh. Chadimul Ulum, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Guru MTsN. Acara penutupan dipandu oleh MC dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.
KURNIA RAHMAWATI
KEGIATAN SERTIJAB (Serah Terima Jabatan OSIM) Pada hari tanggal 19 bulan januari tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Sertijab (Serah Terima Jabatan) OSIM bertempat di MTs ALmaarif 02 Singosari. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyerahan tanggung jawab dan jabatan dari pengurus OSIM lama kepada pengurus OSIM baru untuk masa bakti selanjutnya. Kegiatan Sertijab dilaksanakan dalam bentuk upacara yang dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, pengurus OSIM lama dan baru, serta peserta didik. Acara berlangsung dengan tertib dan khidmat dimulai dari pembukaan, sambutan, hingga prosesi inti serah terima jabatan. Pada prosesi inti, pengurus OSIM lama secara simbolis menyerahkan jabatan kepada pengurus OSIM baru yang ditandai dengan pelepasan selempang dari pengurus lama kepada pengurus baru. Prosesi tersebut didampingi langsung oleh kepala sekolah sebagai bentuk pengesahan dan dukungan terhadap kepengurusan baru OSIM. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sertijab ini, maka secara resmi kepengurusan OSIM lama telah menyerahkan tanggung jawab organisasi kepada kepengurusan OSIM baru untuk melanjutkan program dan tugas organisasi dengan sebaik-baiknya.Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
ENI RAHMAWATI
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di TPQ Al Farony, Desa Paron, Kabupaten Kediri, pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan penutupan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung meriah bersama para santri, pengajar TPQ, dan masyarakat sekitar. Selama menjalankan program KKM di Desa Paron, para mahasiswa aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan. Salah satu fokus utama mereka adalah membantu proses belajar mengajar di TPQ Al Farony, mulai dari pendampingan membaca Al-Qur’an, pembelajaran doa harian, hingga kegiatan edukatif dan permainan yang membangun semangat belajar anak-anak. Acara penutupan menjadi momen yang penuh kesan bagi para santri. Anak-anak terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan bersama mahasiswa KKM. Tidak hanya sebagai bentuk perpisahan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa yang selama ini telah terjalin dengan baik. Koordinator mahasiswa KKM menyampaikan bahwa kegiatan di TPQ Al Farony memberikan pengalaman berharga bagi seluruh anggota kelompok. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai pengabdian yang menjadi bagian penting dari dunia perkuliahan. “Melalui kegiatan ini, kami belajar banyak tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan pentingnya berbagi ilmu kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi adik-adik santri di TPQ Al Farony,” ujarnya. Pihak TPQ dan warga Desa Paron juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UIN Malang selama menjalankan program KKM. Kehadiran mahasiswa dinilai mampu memberikan semangat baru bagi anak-anak dalam belajar agama serta menambah suasana positif di lingkungan desa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan antara mahasiswa KKM, para santri, dan pengurus TPQ Al Farony. Kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dan tetap terjalin meskipun program KKM telah selesai.
SALSABILA IRBAH QATRUNNADA
Kediri, 12 Mei 2026 — Foto ini menggambarkan momen hangat penuh kekeluargaan antara mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dengan para pengurus TPQ Al-Farany. Sambil tersenyum riang, mereka mengenakan busana yang sederhana dan sopan, dengan sebagian besar anggota tim terlihat memakai tanda pengenal di dada. Momen perpisahan antara mahasiswa AM-KKM Satyagraha dengan para pengurus serta santri TPQ berlangsung manis dan penuh makna, Senin (12/05/26). Latar belakang foto mempertegas suasana akrab. Tulisan "TPQ Al-Farany" terlihat jelas, berpadu dengan kalimat ajakan "ayo mengaji" di atasnya. Gambar pemandangan pedesaan yang menghiasi tembok memberikan nuansa belajar yang tenang dan menyatu dengan alam. Hari-hari penuh canda tawa, di sore itu berubah menjadi penuh air mata haru serta kebersamaan yang tak terlupakan. Bukan perpisahan yang sendu, tetapi penuh rasa syukur atas pembelajaran yang telah dilalui bersama. Manisnya Tugas Akhir Pengabdian Momen ini biasanya menjadi salah satu rangkaian penutupan program pengabdian masyarakat mahasiswa di TPQ. Selama 4 bulan, mereka bukan hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur'an, tetapi juga menciptakan metode belajar yang asyik—seperti melalui games “Fun Hijaiyah” yang memberikan pembelajaran edukatif serta interaktif—demi menumbuhkan kecintaan serta minat belajar anak-anak pada agama. Kesan Mendalam Keberadaan mahasiswa AM-KKM selama 4 bulan telah meninggalkan jejak yang nyata. Bukan hanya program kerja fisik, tetapi juga non-fisik seperti bimbingan belajar malam yang telah menjadi rutinitas kami. Salah satu santri TPQ, Fathur (Kelas 3 SD), dengan seamngatnya bertanya, “Bu..besok masih ngajar ngaji lagi? Bu..besok pulang kemana?”. Pertanyaan demi pertanyaan sederhana itu membuat susasana hening sejenak, lalu dijawab dengan hangat beberapa dari kami. Di situlah letak manisnya sebuah kenangan : karena kita pernah hadir dan dicintai. Senyum yang Menjadi Cerita Hari sudah menjelang adzan maghrib. Acara ditutup dengan doa bersama yang di pimpin oleh wakil ketua TPQ yaitu Pak Toni, dilanjutkan dengan bersalam-salaman. Beberapa santri berbaris dengan rapi dan mengucapkan terima kasih. Tak ada tangis yang keras, hanya senyum-senyum kecil penuh hangat. Mahasiswa AM-KKM meninggalkan TPQ Al-Farany bukan dengan rasa putus asa, tetapi berbekal dengan semangat baru. Mereka telah belajar bahwa kebersamaan tidak selalu diukur dari lamanya waktu, tetapi dari seberapa dalam makna yang tercipta didalamnya. Wajah-wajah yang tersenyum menjadi bukti bahwa program pengabdian telah berakhir dengan kesan yang mendalam. Meski aktivitas formal telah usai, jalinan silaturahmi dan semangat mengaji yang sudah tertanam diharapkan akan terus hidup. Seperti itulah akhir kenangan yang manis. Ia tidak membuat kita lupa untuk melangkah maju, tetapi membuat kita meraih kesuksesan lainnya. Selamat tinggal TPQ al-Farany, sampai jumpa di kesempatan berikutnya!
LINDA RAHMAWATI
Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk di bidang kesehatan. Salah satu kegiatan yang diikuti adalah pelayanan posyandu yang dilaksanakan di lingkungan masyarakat. Pada hari Senin, 9 Februari 2026, kegiatan posyandu dilaksanakan di Balai RW 05 Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh warga RW 05 dan dilaksanakan secara rutin setiap awal bulan sebagai bentuk pemantauan kesehatan masyarakat. Mahasiswa KKM Bhavana Citraloka dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa membantu kader posyandu dan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan berbagai layanan yang diberikan kepada balita dan lansia. Pelayanan bagi balita meliputi pemeriksaan kesehatan berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin bagi anak usia 0–5 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan dengan baik serta mencegah terjadinya kekurangan gizi. Sementara itu, pelayanan bagi lansia dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan yang lebih menyeluruh. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah (tensi), serta pemeriksaan penting lainnya seperti pengecekan diabetes, hipertensi, dan kondisi kesehatan umum lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai penyakit yang berisiko pada usia lanjut. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM juga berperan dalam membantu mengatur alur pelayanan, melakukan pencatatan hasil pemeriksaan, serta mendampingi warga selama kegiatan berlangsung. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kondisi nyata di lapangan. Kegiatan posyandu ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama antara kader posyandu, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan adanya keterlibatan mahasiswa KKM, kegiatan posyandu tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di lingkungan RW 05 Kelurahan Jatimulyo.
TSANIA NISAUL JAMILAH
Kamis, 4 Maret 2026 – Momen kehangatan dan kebersamaan di Bulan Ramadhan kembali dirasakan warga MTsN 8 Kediri. Melalui kolaborasi antara Mahasiswa KKM UIN Malang dan OSIS MTsN 8 Kediri, diselenggarakan kegiatan buka Bersama (bukber) yang diikuti oleh tiga organisasi sekolah, yaitu OSIS-MPK, PMR, dan Pramuka. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Kepala Madrasah beserta bapak ibu guru pembina ketiga organisasi. Sejak sore hari, suasana madrasah sudah terasa berbeda. Para siswa tampak antusias berkumpul dan saling bercengkerama sambil menunggu acara dimulai. Kegiatan diawali dengan tadarus AL-Qur’an Bersama yang menambah suasana menjadi lebih khusyuk dan menenangkan. Setelah acara tadarus selesai, acara resmi diserahkan oleh OSIS kepada Mahasiswa KKM. Dua orang MC dari mahasiswa mulai mencairkan suasana dengan pembawaan yang ceria dan penuh semangat. Gelak tawa mulai memenuhi ruangan ketika siswa mengikuti permainan seru yang dibawakan oleh MC. Menjelang waktu berbuka, acara dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh dua mahasiswa KKM lainnya. Dalam kultum tersebut disampaikan pentingnya menjaga silaturrahmi, terutama di lingkungan sekolah dan organisasi. “Bukber ini bukan hanya sekedar ajang kumpul bareng, disini kita yang saling duduk melingkar, makan takjil, dan tertawa bersama adalah satu tim yang sama, saudara satu sama lain.” ujar salah satu mahasiswa. Tak lama kemudian, adzan magrib pun berkumandang bersamaan dengan ditutupnya acara. Suasana riuh dari siswa-siswi yang mengantri es kuwut menandakan momen berbuka disambut dengan penuh syukur dan kebahagiaan. Kebersamaan semakin terasa ketika siswa, guru, dan mahasiswa duduk lesehan bersama menikmati hidangan berbuka. Setelah berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah dan diteruskan dengan shalat Tarawih Bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar siswa, guru, dan mahasiswa KKM UIN Malang serta menjadi sarana meningkatkan nilai spiritual dan rasa kekeluargaan di bulan suci Ramadhan.