Thumbnail
1 year ago
Dari Desa Juara Pangan, Sumberdem Menuju Generasi Hebat Bersama KKM 138 UIN Malang

MUHAMMAD HASIB NURULLOH

Malang. Desa Sumberdem mencatatkan torehan gemilang yang layak diabadikan dalam sejarah dengan meraih predikat Juara 1 Desa Aman Pangan tingkat Provinsi Jawa Timur. Prestasi luar biasa ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan desa dalam menciptakan ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan, tetapi juga menjadikan Sumberdem sebagai inspirasi tak tergoyahkan bagi desa-desa lain di Jawa Timur. Tak berhenti di situ, pada 13 dan 15 Januari 2025, Desa Sumberdem kembali memantapkan dirinya sebagai pelopor perubahan dengan menjadi tuan rumah acara sosialisasi gizi spektakuler yang digagas oleh Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 138.     Dengan mengusung tema visioner "Tumbuh Maksimal dengan Gizi Optimal, Ibu Sehat Anak Hebat", acara ini membawa misi besar untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya para ibu, tentang pentingnya asupan gizi yang tepat sebagai pondasi utama bagi masa depan generasi muda. Tidak hanya sekadar sosialisasi, kegiatan ini menjadi wadah transformasi, di mana peserta diajak untuk memahami esensi dari pola makan sehat, cara memilih bahan makanan bergizi terbaik, hingga teknik menyiapkan hidangan yang mampu menjadi sumber kekuatan keluarga.     Program ini menyajikan tiga inovasi menarik yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Inovasi pertama adalah Eksperimen Sederhana Uji Antioksidan. Dengan menggunakan larutan betadin, masyarakat diajak memahami peran antioksidan yang terdapat dalam sayuran seperti bayam dan daun kelor. Eksperimen ini menunjukkan bagaimana sayuran tersebut mampu menetralkan radikal bebas, yang penting untuk mendukung kesehatan seluler dan pertumbuhan anak.   Selanjutnya, KKM 138 memperkenalkan Pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding kacang hijau dan jagung. Makanan ini kaya akan protein, zat besi, dan karbohidrat kompleks yang esensial untuk anak-anak. Selain membagikan inovasi ini, masyarakat juga diajarkan cara membuat puding secara higienis dan menarik agar lebih disukai anak-anak. Inovasi terakhir adalah Edukasi Infused Water sebagai Alternatif Minuman Sehat, di mana masyarakat diperkenalkan pada pilihan minuman sehat berbahan alami seperti lemon, mentimun, dan daun mint. Hal ini bertujuan mengurangi konsumsi minuman kemasan tinggi gula sekaligus memberikan hidrasi yang lebih sehat.    Acara ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Sumberdem bukan sekadar desa biasa, melainkan pusat inovasi yang berperan besar dalam mencetak generasi cemerlang. Edukasi yang diberikan selama acara ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat bahwa gizi bukan hanya kebutuhan, melainkan kunci emas menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.    Link Blog: https://www.kompasiana.com/afaninrushafah2117/67963142c925c470d5400372/dari-desa-juara-pangan-sumberdem-menuju-generasi-hebat-bersama-kkm-138-uin-malang

Thumbnail
1 year ago
Dari Desa Juara Pangan, Sumberdem Menuju Generasi Hebat Bersama KKM 138 UIN Malang

A`YUN AMI CANTIKA

Malang. Desa Sumberdem mencatatkan torehan gemilang yang layak diabadikan dalam sejarah dengan meraih predikat Juara 1 Desa Aman Pangan tingkat Provinsi Jawa Timur. Prestasi luar biasa ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan desa dalam menciptakan ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan, tetapi juga menjadikan Sumberdem sebagai inspirasi tak tergoyahkan bagi desa-desa lain di Jawa Timur. Tak berhenti di situ, pada 13 dan 15 Januari 2025, Desa Sumberdem kembali memantapkan dirinya sebagai pelopor perubahan dengan menjadi tuan rumah acara sosialisasi gizi spektakuler yang digagas oleh Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 138.     Dengan mengusung tema visioner "Tumbuh Maksimal dengan Gizi Optimal, Ibu Sehat Anak Hebat", acara ini membawa misi besar untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya para ibu, tentang pentingnya asupan gizi yang tepat sebagai pondasi utama bagi masa depan generasi muda. Tidak hanya sekadar sosialisasi, kegiatan ini menjadi wadah transformasi, di mana peserta diajak untuk memahami esensi dari pola makan sehat, cara memilih bahan makanan bergizi terbaik, hingga teknik menyiapkan hidangan yang mampu menjadi sumber kekuatan keluarga.     Program ini menyajikan tiga inovasi menarik yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Inovasi pertama adalah Eksperimen Sederhana Uji Antioksidan. Dengan menggunakan larutan betadin, masyarakat diajak memahami peran antioksidan yang terdapat dalam sayuran seperti bayam dan daun kelor. Eksperimen ini menunjukkan bagaimana sayuran tersebut mampu menetralkan radikal bebas, yang penting untuk mendukung kesehatan seluler dan pertumbuhan anak.   Selanjutnya, KKM 138 memperkenalkan Pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding kacang hijau dan jagung. Makanan ini kaya akan protein, zat besi, dan karbohidrat kompleks yang esensial untuk anak-anak. Selain membagikan inovasi ini, masyarakat juga diajarkan cara membuat puding secara higienis dan menarik agar lebih disukai anak-anak. Inovasi terakhir adalah Edukasi Infused Water sebagai Alternatif Minuman Sehat, di mana masyarakat diperkenalkan pada pilihan minuman sehat berbahan alami seperti lemon, mentimun, dan daun mint. Hal ini bertujuan mengurangi konsumsi minuman kemasan tinggi gula sekaligus memberikan hidrasi yang lebih sehat.    Acara ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Sumberdem bukan sekadar desa biasa, melainkan pusat inovasi yang berperan besar dalam mencetak generasi cemerlang. Edukasi yang diberikan selama acara ini diharapkan dapat membuka mata masyarakat bahwa gizi bukan hanya kebutuhan, melainkan kunci emas menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.    Link Blog: https://www.kompasiana.com/afaninrushafah2117/67963142c925c470d5400372/dari-desa-juara-pangan-sumberdem-menuju-generasi-hebat-bersama-kkm-138-uin-malang

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Cetak Peluang Usaha Kreatif Wanita PKK Desa Mulyoarjo lewat Pelatihan Buket Bunga

MUKHAMMAD RAIHAN AL HAKIM

HUMAS UIN Malang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat desa, mahasiswa Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari kelompok 118 Abhipraya, menyelenggarakan pelatihan keterampilan membuat buket bunga yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota PKK di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diadakan pada 17 Januari 2025 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar bertujuan melatih keterampilan teknis dalam membuat buket bunga, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas, yaitu memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai potensi besar yang dimiliki oleh sektor kerajinan tangan. Buket bunga, yang telah menjadi salah satu produk kreatif paling diminati, memiliki peran penting dalam berbagai momen berharga seperti acara wisuda, ulang tahun, pernikahan, hingga perayaan istimewa lainnya. Tingginya permintaan terhadap produk ini menunjukkan adanya peluang pasar yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun di luar daerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ibu-ibu PKK tidak hanya belajar teknik dasar dan kreativitas dalam menyusun buket bunga, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana produk tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan yang potensial. Di samping itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan untuk menghasilkan buket bunga berkualitas tinggi yang dapat menarik minat pelanggan. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK mampu melihat peluang yang ada di sekitarnya dengan sudut pandang baru. Pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk mulai merintis usaha kecil-kecilan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian keluarga. Dengan dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kreatif ini menjadi bisnis yang lebih mapan dan berdaya saing di masa depan. Dinda Yuan F., selaku ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu wujud komitmen mahasiswa KKM dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK untuk belajar sesuatu yang baru, yang tidak hanya bisa meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dimanfaatkan secara maksimal," jelasnya.   Reporter : Rizki Ramadhani Pratamahttps://uin-malang.ac.id/blog/post/read/25010102535040427

Thumbnail
1 year ago
UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri: Minuman Segar Berkualitas yang Menyehatkan

ADDIN ZULFAN KEMAL

Dusun Bakir - UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri, yang dirintis oleh Ibu Siti Aminah, terus berkembang pesat selama lima tahun terakhir. Dengan rasa segar dan bahan berkualitas, produk ini menjadi pilihan favorit masyarakat. Harganya yang terjangkau semakin menambah daya tariknya.  Produk jamu ini hadir dalam beberapa pilihan kemasan, yaitu:  - Plastik kecil dengan harga Rp. 500, - Cup dengan harga Rp 2.000, - Botol sedang seharga Rp 6.000, - Botol besar dengan harga Rp 15.000. Usaha ini juga telah mengantongi legalitas usaha yang lengkap, termasuk Nomor Izin Berusaha (NIB) dan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), meskipun sertifikasi halal masih dalam proses.  Belum lama ini, KKM UIN Malang dari kelompok Abhinaya Aradhana turut berkunjung untuk mempromosikan UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri. Dengan membantu membuatkan logo desain kemasan serta memberikan banner usaha sebagai bentuk memperluas pasar. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pengenalan produk, sekaligus membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.  Jamu Beras Kencur Dua Putri juga melayani sistem pemesanan pre-order dan rutin mengirimkan stok ke beberapa warung di sekitar Dusun Bakir. Produk ini semakin dinikmati, terutama untuk acara tertentu seperti malam idulfitri.  "Kami berharap kontribusi yang kita berikan ini dapat menguatkan branding produk jamu tradisional Dua Putri milik Bu Aminah sehingga meningkatkan daya tarik konsumen," ucap Dhoni salah satu mahasiswa KKM UIN Malang di Kecamatan Bakir, Pujon. Dengan upaya yang terus berkembang, UMKM ini menunjukkan bahwa usaha kecil bisa menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian lokal. Bagi yang ingin mencicipi, jangan ragu untuk menghubungi Ibu Siti Aminah langsung di Dusun Bakir. 

Thumbnail
1 year ago
Parenting Ala Al-Qur'an di Era Digital: Inovasi dan Kolaborasi Tim KKM 64 Lokartha Sahitya, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari

RINDA TRI MAULIADEWI

Wonosari, Kabupaten Malang, 15 Januari 2025 --- Dalam era digital yang penuh tantangan, pendidikan dan pengasuhan anak berbasis nilai-nilai Al-Qur'an menjadi semakin relevan. Menyikapi hal ini, sebuah kegiatan bertajuk "Sosialisasi Parenting ala Al-Qur'an di Era Digital & Pembuatan Piagam TPQ" diselenggarakan di Balai Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. Acara ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan tujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengasuhan yang berbasis nilai Islam serta administrasi lembaga pendidikan keagamaan.   Pembukaan Kegiatan Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan yang dipandu oleh Ula, mahasiswa yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Alifa Raisan Nafila mengawali acara dengan penuh khidmat, diikuti oleh sambutan dari Ketua Kelompok KKN dan Kepala Dusun setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, para peserta sosialisasi, serta anak-anak TPQ di wilayah tersebut. Talkshow Parenting: Tantangan Pengasuhan di Era Digital Pada pukul 10.00 WIB, acara dilanjutkan dengan sesi talkshow bertema "Parenting ala Al-Qur'an di Era Digital". Sesi ini menghadirkan narasumber yang memberikan panduan praktis kepada orang tua dalam menghadapi tantangan teknologi yang dihadapi oleh anak-anak mereka. Moderator memandu diskusi dengan baik, sehingga audiens dapat memahami pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif tanpa mengesampingkan nilai-nilai Islam.

Thumbnail
1 year ago
Edukasi parenting: membangun generasi sehat dan bahagia

MUHAMMAD IQBAL ANNASYITH

Bertepatan pada tanggal 20 Januari 2025 KKM ArsyanendraCaraka-UIN Malang mengadakan Seminar Parenting yang bertempat di TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari. Acara inidiadakan dalam rangka menjalankan sebuah program kerjayang sudah dirancang sejak awal, sekaligus untukmenyalurkan edukasi kepada para orang tua. Setiap orang tuamemiliki pola didik yang berbeda-beda, namun semuanyaterhubung dengan ilmu parenting yang mendasari pengasuhanyang efektif. Mengasuh anak adalah salah satu tugas terpenting dan paling menantang dalam kehidupan. Setiap orang tua inginmemberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapiterkadang perjalanan ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar dalampengasuhan agar anak dapat tumbuh menjadi individu yang sehat, bahagia, dan bertanggung jawab. Pada acara seminar parenting ini, mendatangkan sebuahpemateri yang luar biasa dan pastinya sudah berpengalaman. Beliau merupakan salah satu Dosen Psikologi UIN Malang yakni ibu Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, CPCE. Selama acara berlangsung para wali murid dan juga guru sangat menikmati setiap materi yang disampaikan beliau. Adapun tema yang diusung pada seminar ini ialah "Pengasuhan PositifDi Era Digital: Mengasah Kecerdasan Emosioanal Dan Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini". Kami sangat berterimakasih kepada Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari yakni Ibu Wahyuniharti S.Pd yang telah memberikan wadah serta tempat untuk melancarkanberjalannya program kerja dari KKM Arsyanendra Caraka. Tak hanya para guru namun para wali murid menyambuthangat akan kehadiran kami. Kami berharap agar ilmu yang disampaikan oleh pemateri dapat bermanfaat untuk para walimurid yang hadir pada acara seminar.