Thumbnail
1 year ago
Edukasi parenting: membangun generasi sehat dan bahagia

MUHAMMAD MUSTOFA KAMAL

Bertepatan pada tanggal 20 Januari 2025 KKM ArsyanendraCaraka-UIN Malang mengadakan Seminar Parenting yang bertempat di TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari. Acara inidiadakan dalam rangka menjalankan sebuah program kerjayang sudah dirancang sejak awal, sekaligus untukmenyalurkan edukasi kepada para orang tua. Setiap orang tuamemiliki pola didik yang berbeda-beda, namun semuanyaterhubung dengan ilmu parenting yang mendasari pengasuhanyang efektif. Mengasuh anak adalah salah satu tugas terpenting dan paling menantang dalam kehidupan. Setiap orang tua inginmemberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapiterkadang perjalanan ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar dalampengasuhan agar anak dapat tumbuh menjadi individu yang sehat, bahagia, dan bertanggung jawab. Pada acara seminar parenting ini, mendatangkan sebuahpemateri yang luar biasa dan pastinya sudah berpengalaman. Beliau merupakan salah satu Dosen Psikologi UIN Malang yakni ibu Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, CPCE. Selama acara berlangsung para wali murid dan juga guru sangat menikmati setiap materi yang disampaikan beliau. Adapun tema yang diusung pada seminar ini ialah "Pengasuhan PositifDi Era Digital: Mengasah Kecerdasan Emosioanal Dan Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini". Kami sangat berterimakasih kepada Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari yakni Ibu Wahyuniharti S.Pd yang telah memberikan wadah serta tempat untuk melancarkanberjalannya program kerja dari KKM Arsyanendra Caraka. Tak hanya para guru namun para wali murid menyambuthangat akan kehadiran kami. Kami berharap agar ilmu yang disampaikan oleh pemateri dapat bermanfaat untuk para walimurid yang hadir pada acara seminar.

Thumbnail
1 year ago
Cegah Stunting, Wujudkan Parenting untuk Masa Depan Cerah Anak

M.ALAIK ASSAIL

     Desa Argosuko, 16 Januari 2025 -- Dalam Upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan mencegah terjadinya stunting, Kelompok 1 KKM berkolaborasi dengan Kelompok 71 dan 141 serta Ibu PKK Argosuko mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Cegah Stunting, Wujudkan Parenting untuk Masa Depan Cerah Anak." Acara ini berlangsung di Balai Desa Argosuko dan dihadiri oleh perwakilan wali murid dan anak TK di Desa Argosuko. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana, Nabila Nur Azizah, yang menekankan tentang pentingnya parenting yang tepat saat ini dan juga memperhatikan gizi seimbang anak semenjak masa kehamilan.      Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dosen Psikologi Uin Malang, Ibu Puji Astuti. Di dalam sosialisasinya kali ini, Ibu Puji memberikan ilmunya mengenai pentingnya memperhatikan apa yang dikonsumsi anak. Sebagai contoh, untuk susu kemasan, wajib memperhatikan komposisi gula yang terkandung di dalamnya. Ibu Puji menekankan apabila anak baiknya diberi makanan asli, seperti vitamin yang bersumber dari buah dan sebagainya. Selain itu, pemateri menjelaskan perawatan kesehatan fisik dan mental secara optimal serta psikososial yang mendukung tumbuh kembang anak.      Selepas sesi sosialisasi, diadakan juga lomba mewarnai yang nantinya akan menekankan kerja sama antara ibu dan anak. Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak tidak bosan dengan acara yang sedang berlangsung, apalagi kegiatan mewarna bukanlah hal yang asing dan sulit untuk mereka kerjakan. "Aku suka kak mewarna, apalagi bentuknya gunung-gunung gini," ujar salah satu siswa TK. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih peduli mengenai parenting yang efektif dan pencegahan stunting untuk lebih ditingkatkan, sehingga dapat mendukung terciptanya generasi masa depan yang lebih sehar dan berkualitas.

Thumbnail
1 year ago
"Pembukaan KKM UIN MALANG: LANGKAH AWAL PENGABDIAN DI DESA DENGKOL""

IRVI NOVILIA RAHMADIASARI

Gana Asfelic: membangun langkah bersama untuk menyapa kabahagiaan  Malang- Pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang di laksanakan pada Jum'at (20/12/2024) dihadiri oleh seluruh mahasiswa peserta KKM dari 3 kelompok yang mengabdi di Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dengan mengusung tema "Moderasi beragama, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrim, dan Parentingx acara ini dihadiri oleh dosen pembimbing dari masing-masing kelompok, pihak perangkat desa, perwakilan dari kader PKK dan Posyandu, serta Karang Taruna. Acara dimulai pukul 13:00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan di ikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan beberapa sambutan, di mulai dari Fadil Airlangga sebagai ketua pelaksana acara pembukaan KKM. Totok Chamidy sebagai perwakilan dari dosen pembimbing kelompok, Agus Afandi sebagai Kepala Desa Dengkol yang memberikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta KKM Desa Dengkol. Pembukaan acara KKM secara simbolis menandakan dimulainya kegiatan KKM yang akan berlangsung selama 40 hari, di tandai dengan ucapan basmalah dan ketukan mikrofon sebanyak 3 kali oleh Agus Afandi. Acara kemudian di tutup dengan memanjatkan doa yang di pimpin oleh Muhammad Jabbar Dzikrillah. Melalui kegiatan kuliah kerja mahasiswa (KKM), diharapkan dapat memberikan kontribsi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat di Desa Dengkol.  Penulis : Irvi Novilia Rahmadiasari, Fadil Airlangga  

Thumbnail
1 year ago
Semarak Sosialisasi Parenting dan Stunting Mahasiswa KKM UIN Malang di Desa SumberNgepoh

NADIA WIDAYANTI

Pada hari Sabtu, 18 Januari 2025, panitia Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para orang tua yang memiliki anak balita, tentang pentingnya pola asuh yang baik serta penanganan stunting yang tepat guna memastikan tumbuh kembang anak secara optimal. Acara dimulai pukul 08.00 WIB bertempat di balai desa SumberNgepoh. Dalam sambutannya, Kepala Desa SumberNgepoh, Bapak Sutirsak, mengapresiasi kegiatan ini dan menyambut baik kehadiran para mahasiswa KKM UIN Malang. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai stunting dan parenting agar masyarakat dapat memberikan perawatan terbaik bagi anak-anak mereka. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi para orang tua muda yang sering kali masih bingung dalam mengasuh anak mereka,” ujar Bapak Sutirsak. Beliau juga menambahkan bahwa, “perilaku seorang anak juga bisa dipengaruhi dari pengasuhan yang dilakukan oleh orang tuanya”. Pemaparan materi pertama mengenai Parenting dilakukan oleh Co Founder Grow Up Official dan Duta Psikologi tahun 2022, Norma Hasanatul Maghfiroh. Ia mengungkapkan bahwa pengasuhan yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental dan emosional. Ia memberikan tips praktis bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan anak, seperti pentingnya interaksi verbal, stimulasi fisik yang tepat, serta pola asuh yang penuh kasih sayang (love language). Selanjutnya, sesi kedua mengenai Stanting dilakukan oleh Duta Genre Kota Malang tahun 2023, Talita Aprilia Nur Azzahra. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan faktor-faktor penyebab stunting, mulai dari pola makan yang tidak seimbang, kekurangan gizi mikro, hingga pengaruh dari faktor lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak ibu hamil dan pada masa tumbuh kembang anak, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Antusiasme masyarakat Desa SumberNgepoh sangat terlihat selama sesi tanya jawab. Peserta mengajukan pertanyaan terkait cara-cara untuk mengenali tanda-tanda stunting pada anak dan bagaimana cara memperbaikinya. Narasumber menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting, dan orang tua perlu memantau secara rutin perkembangan anak mereka, baik dari segi tinggi badan, berat badan, maupun perkembangan motorik dan kognitif. Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta sosialisasi stunting dan parenting di Desa SumberNgepoh melakukan foto bersama. Momen ini berlangsung penuh kebersamaan dan semangat, menandakan antusiasme serta rasa syukur atas keberhasilan kegiatan yang telah terlaksana. Dengan latar belakang spanduk acara, peserta, panitia, dan narasumber tersenyum ceria, mengabadikan kenangan berharga dari sosialisasi yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat desa. Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan harapan bahwa informasi yang diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat untuk mendukung perkembangan anak-anak mereka dan menanggulangi masalah stunting di desa SumberNgepoh. Panitia KKM UIN Malang berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa depan guna mendukung pembangunan kesehatan masyarakat desa. Demikian berita acara sosialisasi stunting dan parenting di Desa Sumberngepoh yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januari 2025. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam upaya bersama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Thumbnail
1 year ago
Rabu Profesi: Hari Khusus Mahasiswa KKM UIN Malang Berkunjung Ke Sektor Peternakan dan Perkebunan Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Rabu Profesi: Hari Khusus Mahasiswa KKM UIN Malang Berkunjung Ke Sektor Peternakan dan Perkebunan"

FAHIRA ALIFFIANTO

Mengenal Rabu Profesi Bersama Mahasiswa KKM UIN Malang Kekayaan alam di Dusun Gesingan,Kabupaten Pujon dimanfaatkan oleh Mahasiswa KKM UIN Malang   untuk terjun langsung ke sektor peternakan dan perkebunan. Program Rabu profesi  dirancang untuk memberikan  pengalaman dunia nyata untuk memahami tantangan dan peluang di sektor perkebunan dan peternakan. Program ini,dilakukan secara bergantian ke rumah-runah warga. Dalam kegiatan ini,mahasiswa tidak hanya melakukan observasi tetapi,berpartisipasi aktif dalam kegiatan di sektor peternakan dan perkebunan. Sektor Peternakan,memberikan pengalaman nyata bagi Mahasiswa KKN mengenai ilmu ternak khususnya, perawatan sapi perah,manajemen pakan dan kandang sapi. Susu sapi yang telah di peras setiap pagi dan sore,disetorkan ke Koperasi SAE untuk di jual. Di sektor perkebunan,Mahasiswa mempelajari berbagai jenis tanaman, seperti kubis,sawit putih,Tomat,jagung dan lain-lain. Hasil perkebunan yang siap di panen,kemudian di jual ke pasar atau di konsumsi secara pribadi. Melalui kegiatan ini,diharapkan mahasiswa bisa menyerap ilmu yang telah di praktikan di lapangan,membangun hubungan komunikasi antara Mahasiswa KKM dengan warga setempat dan turut mendukung pertumbuhan  ekonomi warga setempat.  

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Cetak Peluang Usaha Kreatif Wanita PKK Desa Mulyoarjo lewat Pelatihan Buket Bunga

LINA NUR OCTAVIA

HUMAS UIN Malang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat desa, mahasiswa Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari kelompok 118 Abhipraya, menyelenggarakan pelatihan keterampilan membuat buket bunga yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota PKK di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diadakan pada 17 Januari 2025 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar bertujuan melatih keterampilan teknis dalam membuat buket bunga, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas, yaitu memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai potensi besar yang dimiliki oleh sektor kerajinan tangan. Buket bunga, yang telah menjadi salah satu produk kreatif paling diminati, memiliki peran penting dalam berbagai momen berharga seperti acara wisuda, ulang tahun, pernikahan, hingga perayaan istimewa lainnya. Tingginya permintaan terhadap produk ini menunjukkan adanya peluang pasar yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun di luar daerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ibu-ibu PKK tidak hanya belajar teknik dasar dan kreativitas dalam menyusun buket bunga, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana produk tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan yang potensial. Di samping itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan untuk menghasilkan buket bunga berkualitas tinggi yang dapat menarik minat pelanggan. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK mampu melihat peluang yang ada di sekitarnya dengan sudut pandang baru. Pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk mulai merintis usaha kecil-kecilan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian keluarga. Dengan dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kreatif ini menjadi bisnis yang lebih mapan dan berdaya saing di masa depan. Dinda Yuan F., selaku ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu wujud komitmen mahasiswa KKM dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK untuk belajar sesuatu yang baru, yang tidak hanya bisa meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dimanfaatkan secara maksimal," jelasnya.   Reporter : Rizki Ramadhani Pratamahttps://uin-malang.ac.id/blog/post/read/25010102535040427