AYU HABIBATUN NURWAHYU ZAINURI
Mulyoarjo, 19 Januari 2025 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Kelompok 48, 118, dan 188 sukses menggelar seminar bertajuk "Parenting, Perbaikan Gizi, dan Pencegahan Stunting" di Desa Mulyoarjo. Acara ini menghadirkan Ibu Dien Nur Chotimah, M.Pd., dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai narasumber utama. Seminar yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu PKK dari berbagai dusun di Desa Mulyoarjo, yaitu Dusun Paras, Watugel, Ampelgading, dan Pakutukan. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan potensi anak. Dalam pemaparannya, Ibu Dien menekankan pentingnya orang tua untuk memahami potensi anak sebagai langkah awal dalam proses pengasuhan. "Bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi anak jika kita tidak memahami potensi yang mereka miliki?" ujar beliau saat mengawali materi. Ia juga menjelaskan bahwa pengasuhan tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga aspek emosional dan sosial. Meskipun cuaca mendung dan sempat turun hujan, antusiasme peserta tetap tinggi. Pada sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan solusi untuk mengurangi kecanduan gadget pada anak-anak. Menanggapi hal tersebut, Ibu Dien menyarankan agar orang tua lebih aktif berinteraksi dengan anak melalui kegiatan bermain tanpa gadget. "Jika orang tua tidak berinteraksi, anak akan merasa bosan dan mencari hiburan dari gadget. Buatlah jadwal penggunaan ponsel yang hanya diperbolehkan setelah anak menyelesaikan aktivitas wajib, seperti sholat dan belajar," jelasnya. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata, doa bersama, serta sesi dokumentasi antara pemateri dan para peserta. Diharapkan, seminar ini dapat memberikan manfaat bagi para orang tua dalam menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi anak-anak mereka serta mendukung tumbuh kembang yang optimal. Penulis: Tim KKM 48
ALFIANANDA BAYUANGGA
Gunungrejo, Malang (23 Desember 2024) -- Pada Senin lalu, tiga kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang, yaitu Kelompok 43, 113, dan 183, resmi memulai program KKM periode 2024/2025 dengan menggelar acara pembukaan. Bertempat di Balai Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, kegiatan ini mengusung tema Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrem, dan Parenting. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan Perwakilan Mahasiswa KKM Sambutan dari perwakilan mahasiswa KKM disampaikan oleh Muhammad Lamalif Asyabilyamin. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Desa Gunungrejo. Ia berharap program KKM ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa. "Kami hadir di sini untuk belajar sekaligus berbagi, dengan harapan program-program yang kami rancang mampu mendukung kemajuan desa," kata Muhammad Lamalif. Penyerahan dan Penerimaan Mahasiswa KKM Selanjutnya, sambutan diberikan oleh perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Siti Mahmudah, M.Si. Beliau mengatakan bahwa KKM adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. "Program KKM ini menjadi momen penting untuk membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai tantangan di desa," kata beliau. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Gunungrejo, Bapak Samsul Hadi, S.T., yang secara resmi menerima mahasiswa KKM di desanya. Beliau berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa perubahan positif bagi Desa Gunungrejo. "Kami sangat menyambut baik adik-adik mahasiswa yang akan membantu kami dalam memajukan desa, khususnya melalui program-program yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat," kata Bapak Samsul Hadi. Sebagai simbol penerimaan mahasiswa KKM, dilakukan pengalungan ID card kepada perwakilan mahasiswa oleh Kepala Desa Gunungrejo. Penutupan dan Foto Bersama Setelah pengalungan ID card, acara diakhiri dengan penutupan oleh MC, disertai doa bersama untuk kelancaran program KKM di Desa Gunungrejo. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, dosen, dan perangkat desa sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan. Harapan dan Kolaborasi Acara pembukaan berlangsung lancar dan penuh semangat. Mahasiswa KKM terlihat antusias memulai program kerja yang telah dirancang. Dengan semangat kolaborasi dan gotong-royong, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Gunungrejo.
NARULITA AL KHOLIFINA ISTIYADAH
Mulyoarjo, 19 Januari 2025 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Kelompok 48, 118, dan 188 sukses menggelar seminar bertajuk "Parenting, Perbaikan Gizi, dan Pencegahan Stunting" di Desa Mulyoarjo. Acara ini menghadirkan Ibu Dien Nur Chotimah, M.Pd., dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai narasumber utama. Seminar yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu PKK dari berbagai dusun di Desa Mulyoarjo, yaitu Dusun Paras, Watugel, Ampelgading, dan Pakutukan. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan potensi anak. Dalam pemaparannya, Ibu Dien menekankan pentingnya orang tua untuk memahami potensi anak sebagai langkah awal dalam proses pengasuhan. "Bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi anak jika kita tidak memahami potensi yang mereka miliki?" ujar beliau saat mengawali materi. Ia juga menjelaskan bahwa pengasuhan tidak hanya mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga aspek emosional dan sosial. Meskipun cuaca mendung dan sempat turun hujan, antusiasme peserta tetap tinggi. Pada sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan solusi untuk mengurangi kecanduan gadget pada anak-anak. Menanggapi hal tersebut, Ibu Dien menyarankan agar orang tua lebih aktif berinteraksi dengan anak melalui kegiatan bermain tanpa gadget. "Jika orang tua tidak berinteraksi, anak akan merasa bosan dan mencari hiburan dari gadget. Buatlah jadwal penggunaan ponsel yang hanya diperbolehkan setelah anak menyelesaikan aktivitas wajib, seperti sholat dan belajar," jelasnya. Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata, doa bersama, serta sesi dokumentasi antara pemateri dan para peserta. Diharapkan, seminar ini dapat memberikan manfaat bagi para orang tua dalam menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi anak-anak mereka serta mendukung tumbuh kembang yang optimal. Penulis: Tim KKM 48
VIKA ALMASFIATUL FAIQOH
KKM Arsyanendra Caraka UIN Malang terus berkomitmen untuk menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu wujud nyata dari dedikasi ini adalah Seminar Parenting yang digelar pada 20 Januari 2025 di TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari. Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga wadah untuk memperkuat hubungan antara orang tua dan anak dalam pola asuh yang lebih baik. Mengasuh anak bukanlah perkara instan, ia membutuhkan ilmu, kesabaran, dan pendekatan yang tepat. Setiap keluarga memiliki pola didik yang berbeda, tetapi di era modern ini, tantangan pengasuhan semakin kompleks. Anak-anak tumbuh di lingkungan digital yang penuh dengan peluang sekaligus risiko. Oleh karena itu, pemahaman tentang pengasuhan berbasis nilai dan emosi menjadi semakin penting agar mereka dapat berkembang menjadi individu yang sehat, bahagia, dan berkarakter kuat. Dalam seminar ini, kami menghadirkan Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si., CPCE, seorang akademisi dan praktisi di bidang psikologi yang telah banyak berkecimpung dalam dunia parenting. Beliau membawakan materi bertajuk "Pengasuhan Positif di Era Digital: Mengasah Kecerdasan Emosional dan Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini." Dengan gaya penyampaian yang hangat dan interaktif, beliau mengajak peserta untuk memahami bagaimana kecerdasan emosional dapat menjadi fondasi dalam membentuk karakter anak di tengah arus teknologi yang terus berkembang. Antusiasme peserta begitu terasa sepanjang acara. Para wali murid dan guru tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman. Momen ini menjadi bukti bahwa edukasi parenting sangat dibutuhkan dan memiliki dampak besar bagi kehidupan keluarga. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Wahyuniharti, S.Pd., selaku Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari, yang telah memberikan ruang bagi terselenggaranya kegiatan ini. Sambutan hangat dari para guru dan orang tua semakin memperkaya suasana seminar, menciptakan lingkungan yang penuh semangat untuk belajar dan bertumbuh bersama. Semoga ilmu yang telah dibagikan dalam seminar ini tidak hanya menjadi wawasan, tetapi juga mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena sejatinya, masa depan yang cerah berawal dari rumah, di tangan orang tua yang penuh cinta dan ilmu.
APRILIA KURNIA SAPUTRI
Gunungjati, 23 Januari 2025 – Suasana haru dan penuh makna mewarnai acara penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 20 di SD Negeri 1 Gunungjati yang dikemas bersamaan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Dengan mengusung tema “Menambah Cahaya Keimanan Lewat Kreasi Gemilang”, acara ini menjadi momen istimewa yang menggabungkan nuansa spiritual dan kebersamaan yang mendalam hingga tak terlupakan bagi para siswa KKM, guru, dan siswa-siswi. Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Mereka menunjukkan bakat terbaiknya melalui lomba-lomba yang telah diselenggarakan selama program KKM berlangsung. Sorak sorai penuh semangat terdengar saat para pemenang diumumkan dan menerima hadiah, menjadi bukti antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini. Acara ini bukan sekadar perpisahan, melainkan wujud penghargaan atas setiap langkah perjalanan yang telah kita tempuh bersama, penuh dengan makna, kenangan, dan pelajaran berharga. Lebih dari sekedar seremoni, acara ini menjadi momentum refleksi untuk mengingat setiap tawa, kerja keras, tantangan, serta kebersamaan yang telah membentuk ikatan kuat di antara kita. Ini juga bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kebersamaan, tetapi sebuah kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan karakter yang akan menjadi fondasi dalam menghadapi masa depan. Setiap momen yang tercipta di SD Negeri 1 Gunungjati, diharapkan mampu menginspirasi para siswa untuk terus bermimpi, berdoa, dan berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Acara ini akan menjadi bagian dari kisah indah yang tak terlupakan, terpatri dalam ingatan sebagai bukti bahwa perjalanan pendidikan bukan sekadar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun nilai-nilai kehidupan, persahabatan, dan semangat kebersamaan yang tulus. Semoga kenangan ini terus hidup, memberi semangat baru dalam setiap langkah yang kita ambil di masa depan.