Thumbnail
2 years ago
Kelompok 43 KKM UIN Malang Turut Meriahkan Perayaan HUT ke-45 SDN 2 Gunungrejo

EVAN ROZAQ MUSYAFFA

  Gunungrejo, Singosari -- Pada Sabtu, 25 Januari 2025, SDN 2 Gunungrejo menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah. Dalam acara ini, Kelompok 43 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang turut berpartisipasi dengan menyukseskan berbagai kegiatan, termasuk lomba menghias kelas yang telah dibagi sebelumnya.   Acara dimulai pukul 08.00 dengan arak-arakan dewan guru dan mahasiswa KKM yang diiringi oleh penampilan drumband. Para siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar turut serta dalam menyambut kedatangan para peserta pawai dengan penuh antusiasme. Sesampainya di sekolah, acara resmi dibuka dengan sambutan dari Kepala SDN 2 Gunungrejo, yang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Sambutan tersebut disambut hangat oleh para hadirin yang begitu antusias menyambut perayaan ini.   Selanjutnya, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada siswa-siswinya. Seluruh peserta yang hadir juga memanjatkan doa bersama demi kebaikan dan keberlanjutan SDN 2 Gunungrejo ke depannya.   Setelah prosesi tersebut, rangkaian pentas seni dari setiap kelas menjadi sorotan utama dalam perayaan ini. Para siswa dengan penuh semangat menampilkan berbagai pertunjukan kreatif yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Kelas satu, dua, dan tiga menyuguhkan pertunjukan menyanyi bersama yang menggambarkan semangat kebersamaan. Kelas 4 putri tampil dengan tarian tradisional yang memukau, sementara kelas 4 putra dan kelas 5 menampilkan kesenian bantengan yang berhasil menarik perhatian seluruh peserta. Tak kalah seru, kelas 6 menyajikan kombinasi pertunjukan tari dan jaranan yang membuat suasana semakin meriah. Semua pertunjukan ini mendapat tepuk tangan meriah dari penonton yang turut larut dalam euforia acara.   Selain menampilkan kreativitas siswa dalam bentuk pentas seni, acara ini juga diramaikan dengan pengumuman pemenang lomba kebersihan dan menghias kelas. Berikut daftar pemenangnya:   Juara Harapan 3: Kelas 2   Juara Harapan 2: Kelas 4   Juara Harapan 1: Kelas 5   Juara 3: Kelas 2   Juara 2: Kelas 5   Juara 1: Kelas 1   Para pemenang menerima hadiah yang diserahkan langsung oleh dewan juri sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mereka dalam menghias kelas mereka sebaik mungkin. Keceriaan terpancar dari wajah para siswa yang berhasil meraih penghargaan tersebut.   Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa KKM juga mengumumkan pemenang dari program Daily Story yang telah dilaksanakan sebelumnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas menulis dan bercerita bagi siswa SDN 2 Gunungrejo. Selain itu, diberikan kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan kesan dan pesan kepada kakak-kakak mahasiswa yang telah mendampingi mereka selama program berlangsung. Beberapa siswa dengan penuh semangat berbagi pengalaman mereka, menyampaikan rasa terima kasih, serta harapan agar kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.   Perayaan HUT ke-45 SDN 2 Gunungrejo ini berlangsung dengan penuh kegembiraan dan semangat kebersamaan. Acara ini tidak hanya menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang sekolah dalam dunia pendidikan, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan antara siswa, guru, mahasiswa KKM, dan masyarakat sekitar. Semua pihak yang terlibat berharap agar SDN 2 Gunungrejo terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik di masa depan.  

Thumbnail
2 years ago
Hindari Stunting, Penuhi Gizi Seimbang: KKM 98 UIN Malang Ikut Andil Dalam Posyandu Anak Usia Dini Hingga Lansia di Dusun Karangrejo, Desa Sukopuro

MOCH. SAFRIL HUSNA

https://www.kompasiana.com/qonitaputri7286/6785fbb234777c7f4452b1c2/hindari-stunting-penuhi-gizi-seimbang-kkm-98-uin-malang-ikut-andil-dalam-posyandu-anak-usia-dini-hingga-lansia-di-dusun-karangrajo-desa-sukopuro?page=1&page_images=2

Thumbnail
2 years ago
Semangat Spiritual: Pawai Isra Mi'raj KKM 40 UIN Malang Warnai SDN 1 Sumbersuko

AINI INTAN NUR LAILIYAH

Semangat Spiritual: Pawai Isra Mi'raj KKM 40 UIN Malang Warnai SDN 1 Sumbersuko Dalam rangka memperingati momen suci Isra Mi'raj, KKM 40 UIN Malang menggelar acara pawai yang meriah dan penuh makna di SDN 1 Sumbersuko. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ini tidak hanya sekadar perayaan, melainkan juga upaya strategis untuk menumbuhkan pemahaman dan rasa syukur terhadap peristiwa spiritual penting dalam sejarah Islam. Pawai dimulai dengan penampilan memukau dari regu Drum Band. Irama musik yang kuat dan dinamis segera menarik perhatian seluruh peserta dan warga sekolah. Barisan drum band dengan kostum yang serasi bergerak dengan koordinasi yang apik, memberi kesan meriah dan semangat pada awal acara. Dentuman drum dan harmoni musik menjadi penanda dimulainya pawai, sekaligus mengundang antusiasme para siswa untuk segera berbaris dan mengikuti rangkaian kegiatan. Setiap pukulan drum seakan mengajak hadirin untuk merenungkan makna spiritual Isra Mi'raj. Setelah penampilan drum band, barisan siswa dari masing-masing kelas mulai berbaris rapi. Kelas 1 hingga kelas 6 menampilkan formasi yang tertib, mencerminkan disiplin dan semangat kebersamaan. Setiap kelas mengenakan atribut dan kostum yang berbeda, namun tetap menjaga keseragaman dan semangat kolektif.Para siswa tampak bangga berbaris, mata mereka berbinar penuh semangat. Mereka tidak sekadar mengikuti pawai, namun juga tampak memahami makna di balik kegiatan tersebut. Guru-guru yang mendampingi turut memberikan arahan dan motivasi, memastikan setiap siswa memahami nilai-nilai spiritual yang dikandung peristiwa Isra Mi'raj. Acara ini lebih dari sekadar pawai biasa. Para pengurus KKM 40 UIN Malang dengan cermat merancang kegiatan untuk menumbuhkan rasa syukur pada peristiwa Isra Mi'raj. Melalui pawai ini, mereka ingin menanamkan pemahaman kepada generasi muda tentang perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Isra Mi'raj menjadi momentum untuk mengajarkan nilai-nilai ketuhanan, keikhlasan, dan pentingnya senantiasa dekat dengan Allah SWT. Momen ini mengingatkan bahwa setiap tantangan dapat dilewati dengan keyakinan dan kepasrahan yang mendalam. Kegiatan yang diselenggarakan KKM 40 UIN Malang ini menunjukkan komitmen mereka dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki kekuatan spiritual. Melalui pawai Isra Mi'raj, mereka berhasil menghadirkan suasana religius yang menyenangkan dan mendidik.Para siswa SDN 1 Sumbersuko mendapatkan pengalaman berharga. Mereka tidak sekadar menjadi peserta pawai, namun juga turut belajar tentang sejarah, spiritualitas, dan pentingnya menjaga semangat kebersamaan.  Pawai Isra Mi'raj yang digelar KKM 40 UIN Malang di SDN 1 Sumbersuko telah berhasil menciptakan momen edukatif dan inspiratif. Acara ini membuktikan bahwa pendidikan spiritual dapat disampaikan dengan cara yang menarik, menyenangkan, dan bermakna.Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, menginspirasi generasi muda untuk senantiasa dekat dengan nilai-nilai spiritual dan mencintai sejarah Islam.

Thumbnail
2 years ago
Sapi Perah

MUHAMMAD ABDUL MUKMIN

Eksplorasi Potensi Unggulan Desa Gunungjati: Susu dan Yogurt Asli Jabung Gunungjati, Jabung – Kelompok 20 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang tengah melaksanakan program KKM di Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Dalam rangka menggali potensi lokal, kelompok ini melakukan kunjungan ke peternakan sapi perah milik warga setempat yang menjadi sumber utama produksi susu segar dan yogurt asli Jabung, produk unggulan yang telah dipasarkan. Kunjungan ini memberikan banyak wawasan mengenai pengelolaan sapi perah. Para mahasiswa mendapatkan informasi langsung dari pemilik sapi mengenai proses pemeliharaan hingga produksi susu. Setiap sapi perah diperah sebanyak dua kali sehari, dengan hasil produksi yang cukup mengesankan satu ekor sapi mampu menghasilkan hingga 15 liter susu per hari. Namun, terdapat fakta menarik yang ditemukan selama kunjungan tersebut. Saat sapi memasuki masa kehamilan, terutama mendekati waktu melahirkan, produksi susu menurun drastis. Hal ini disebabkan oleh perubahan fisiologis pada sapi yang membuat hasil perahan tidak optimal. Selain itu, beberapa sapi di peternakan tersebut memiliki usia cukup panjang, yaitu mencapai 6 hingga 7 tahun. Susu segar hasil perahan ini tidak hanya dikonsumsi langsung oleh masyarakat, tetapi juga dikirim ke Koperasi Unit Desa (KUD) untuk diproses lebih lanjut menjadi berbagai produk olahan, termasuk yogurt yang kini menjadi salah satu ikon produk unggulan Desa Jabung. Produk-produk ini telah merambah pasar yang lebih luas dan bisa ditemukan di swalayan seperti "Jab Mart". Melalui kegiatan ini, kelompok 20 KKM UIN Malang tidak hanya belajar tentang potensi ekonomi lokal tetapi juga menyadari pentingnya peran peternakan sapi perah dalam mendukung perekonomian desa. Harapannya, kunjungan ini tidak hanya memberikan edukasi bagi mahasiswa, tetapi juga mendorong masyarakat desa untuk terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan peternakan sapi perah. Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi dalam pengelolaan susu, produk unggulan dari Desa Gunungjati berpotensi menjadi salah satu produk susu berkualitas yang dikenal luas di Kabupaten Malang.          

Thumbnail
2 years ago
KKM UIN Malang: Guna Meningkatkan Literasi Hadirkan Perpustakaan Keliling

SAJJIDA RAHMA RAMADHANI

Pada hari Kamis (23/1/2025) SDN 05 Turirejo menyambut kedatangan Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang. Siswa-siswi tampak senang membaca dan melihat koleksi buku yang tersedia, mereka menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias. Hampir seluruh siswa-siswi di SDN 05 Turirejo sudah bisa membaca dan mereka tidak sabar untuk mengeksplorasi berbagai koleksi buku yang dibawa oleh perpustakaan keliling. Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kehadiran mobil perpustakaan keliling ini membawa suasana belajar baru dan semangat membaca bagi 144 siswa SDN 05 turirejo. Siswa-siswi tampak terlibat secara aktif dalam mengikuti kegiatan seperti membaca bersama dan berdiskusi tentang buku apa yang dipilih. Kegiatan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara mahasiswa kelompok 123 kuliah kerja mahasiswa UIN Malang dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang dalam rangka meningkatkan minat baca siswa-siswi dan memperkaya wawasan mereka di luar mata pelajaran. Dengan semangat dan rasa ingin tahu, siswa-siswi berebutan untuk memilih buku-buku yang disediakan, seperti buku cerita anak, komik, hingga buku pengetahuan umum seperti sains dan teknologi. Perbesar Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi anak-anak tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis mereka. Anak-anak diajak berbicara tentang buku yang mereka sukai selama sesi diskusi setelah sesi membaca. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara di depan umum, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka saat berbicara tentang ide-ide mereka. "Saya sangat senang karena kakak-kakak mahasiswa telah mendatangkan perpustakaan keliling di sekolah kami, ujar Aisyah". Dalam suasana tersebut terlihat siswa-siswi sangat senang dan antusias mendapatkan hal yang baru dari aktivitas belajarnya di sekolah. Mereka juga mendapatkan banyak pengetahuan dari buku-buku yang disediakan. Sumber: Dokumentasi Pribadi. Siswi kelas 6, Safira berbagi cerita tentang bukunya yang dibaca yang berjudul Butet dan Orang Rimba. Buku tersebut menceritakan tentang aktivitas sehari-hari butet sebagai orang Rimba, seperti berburu, meramu, dan Bertani yang mencerminkan kearifan local dan hubungan harmonis dengan alam. Buku ini menyoroti tradisi dan budaya orang Rimba, termasuk ritual, lagu, dan cerita rakyat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penjelasan yang jelas dalam buku membuat Safira semakin tertarik untuk membaca buku tersebut.   Sumber: Dokumentasi Pribadi. Bagi mahasiswa KKM UIN Malang, dengan menghadirkan mobil perpustakaan keliling, merupakan bukti penting dari peningkatan budaya membaca bagi siswa-siswi di sekolah SDN 05 Turirejo. Melalui program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang terus berkomitmen untuk mendorong semangat literasi di seluruh elemen masyarakat khususnya di SDN 05 Turirejo. Mahasiswa KKM UIN Malang berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan membawa efek positif yang berkelanjutan.

Thumbnail
2 years ago
SOSIALISASI SMART PARENTING: KENDALIKAN GADGET, BENTUK GENERASI HEBAT

MUHAMMAD IZZUDDIN WILDAN PRATAMA

Sosialisasi Smart Parenting: Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Hebat Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan gadget pada orang tua, Kelompok 150 dan Kelompok 80 KKM UIN Malang mengadakan sosialisasi parenting yang bertemakan "Smart Parenting: Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Hebat" di MI Sunan Giri Desa Ngebruk Kecamatan Poncokusumi, Kabupaten Malang. Acara sosialisasi ini berlangsung pada pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB dengan target sasaran audience wali murid siswa kelas 4, 5, dan 6. Acara ini juga dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Ngebruk dan perwakilan dari DPL KKM yakni Bapak Ahmad Muis, M. Ag Sosialisasi parenting dengan tema ini dilatarbelakangi oleh kondisi anak anak Desa Ngebruk yang memiliki angka penggunaan gadget tinggi. Mayoritas mereka bermain gadget dan menyerap bahasa bahasa ataupun perilaku yang tidak sesuai dengan anak seusianya. Maka dari itu, mahasiswa KKM UIN Malang setuju untuk mengambil tema ini sehingga dapat memberikan edukasi kepada orang tua untuk dapat mengkontrol penggunaan gadget pada anak dan sebagai pembelajaran pada orang tua tentang bagaimana cara parenting yang baik, benar, dan efektif. Sosialisasi smart parenting ini menghadirkan narasumber dosen PIAUD UIN Malang, Ibu Dessy Putri Wayuningtyas, M. Pd yang memaparkan penyebab serta dampak dari anak anak yang gemar bermain gadget. Kondisi anak yang gemar bermain gadget secara berlebihan ternyata dipengaruhi oleh perilaku orang tuanya pula. Ibu Dessy mengatakan bahwa anak akan mencontoh hampir seluruh perilaku yang dilakukan oleh orang tuanya di rumah. Banyak orang tua yang menjadikan gadget sebagai alat alternatif untuk menenangkan anaknya yang sedang menangis atau anak yang menganggu aktivitas orang tuanya.  Keadaan ini membuat anak memiliki ketergantungan kepada gadget yang membuatnya semakin candu untuk memainkannya. Karena hal ini, anak cenderung minim dalam melakukan aktivitas fisik seperti selayaknya anak anak yang seharusnya memiliki lebih banyak waktu di luar ruangan bermain dengan anak anak seusianya. Angka penggunaan gadget pada anak cenderung tinggi juga dipengaruhi oleh orang tua yang tidak kreatif dan selalu mempasrahkan seluruhnya kepada gadget. Bu Dessy selaku dosen PIAUD juga memaparkan banyak kesalahan pola asuh yang dilakukan orang tua zaman sekarang seperti mengiming imingi hadiah, terlalu memanjakan anak, menuntut anak, dan terlalu sering membandingkan anak. Adanya penggunaan gadget yang tidak terkontrol menghasilkan anak yang mudah putus asa dalam menghadapi masalah dan cenderung malas meneliti sesuatu karena terobsesi dengan hal instan. Untuk mengedukasi para orang tua yang hadir dalam sosialisasi tersebut, Bu Dessy memberikan beberapa tips dalam mendidik anak di era digital diantaranya mengajak dan memfasilitasi anak untuk melakukan kegiatan yang disukainya seperti berolahraga. Selain itu, orang tua hendaknya membiarkan anak bermain di rumah dan lingkungannya tanpa gadget agar anak lebih peduli dan dapat bersosialisasi dengan sekitarnya. Untuk dapat mengurangi penggunaan gadget pada anak, dapat dilakukan dengan mengatur waktu penggunaan dengan menetapkan waktu khusus seperti setelah mengerjakan tugas sekolah ataupun akhir pekan. Adanya batasan sebagai kontrol orang tua seperti membatasi akses konten tertentu yang tidak sesuai dengan usia anak dapat meminimalisir dampak negative yang diserap oleh tiap anak. Sosialisasi ini terdapat sesi tanya jawab yang memudahkan audience untuk bertanya terkait dengan keresahannya dalam hal parenting ataupun hanya sekedar sharing dengan pemateri. Dengan berakhirnya sosialisasi bertema "Smart Parenting: Kendalikan Gadget, Bentuk Generasi Hebat," diharapkan para orang tua yang hadir dapat mengaplikasikan ilmu dan tips yang telah disampaikan oleh narasumber. Pengendalian penggunaan gadget pada anak bukan hanya sekadar membatasi, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab orang tua dalam menciptakan pola asuh yang bijaksana, kreatif, dan penuh perhatian. Melalui langkah kecil yang konsisten, para orang tua dapat membantu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan sosial, kreativitas, dan daya juang yang kuat. Semoga acara ini menjadi awal yang baik dalam membangun lingkungan keluarga yang lebih harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.