Thumbnail
1 year ago
Pembukaan KKM UIN Malang

MELSA NUR IZZATI AZARINA

Pembukaan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diselenggarakan oleh mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ini berlangsung di Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Dalam suasana yang formal namun penuh keakraban, terlihat para mahasiswa mengenakan jas almamater, berdiri bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat di depan backdrop yang bertuliskan "Kuliah Kerja Mahasiswa." Para mahasiswa yang tergabung dalam KKM ini berpose bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen mereka untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat desa. Kehadiran perangkat desa dan tokoh masyarakat menandakan dukungan penuh terhadap program ini, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, sosial, dan pengabdian. Senyum para peserta mencerminkan semangat mereka dalam menjalankan tugas KKM dengan penuh dedikasi. Backdrop acara yang mencantumkan logo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan tema kegiatan menunjukkan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat desa, sekaligus mendapatkan pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah.

Thumbnail
1 year ago
Kelompok KKN 141 Bhavikara Muda Membantu Menerbitkan NIB Pabrik Tempe Pak Surahman

AHMAD FAISAL

Argosuko, 3 Januari 2025 --  Pabrik tempe di desa Argosuko merupakan salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpotensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Tempe sebagai produk olahan kedelai memiliki permintaan yang tinggi di pasar domestik. Namun, UMKM pabrik tempe di desa masih menghadapi beberapa kendala, seperti: 1. Keterbatasan sumber daya dan teknologi. 2. Kurangnya kemampuan manajemen dan pemasaran. 3. Persaingan dengan produk tempe lainnya dalam prosesnya kelompok KKM 141 yang di dalamnya beranggotakan dari setiap jurusan memiliki inisiatif untuk membantu pembuatan NIB.   NIB adalah singkatan dari Nomor Induk Berusaha. NIB merupakan identitas resmi bagi pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga Online Single Submission (OSS). NIB memiliki fungsi sebagai: Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API), Hak akses kepabeanan. NIB wajib dimiliki oleh semua pelaku usaha, baik yang baru maupun yang sudah ada. NIB merupakan salah satu syarat utama untuk mendapatkan izin usaha dan fasilitas penting. ide tersebut dimunculkan oleh anggota kkm yang bernama Nabila, ia mendapatkan ide tersebut dikarenakan pelajarannya di jurusan manajemen fakultas Ilmu Ekonomi Uin Maulana Malik Ibrahim Malang. selain membantu dalam penerbitan NIB kelompok kkm 141 juga membantu dalam pembuatan Banner yang diprakasai Oleh Fahry mahasiswa jurusan Teknik Informatika Uin Maulana Malik Ibrahim Malang.  semua anggota berkontribusi dengan baik dalam penyelenggaran membantu UMKM pak Surahman. baik ikut belajar dalam proses pembuatan tempe sampai siap untuk dijual di pasar. semoga apa yang sudah dilakukan oleh kelompok KKN 141 membuat UMKM desa Argosuko Lebih maju dan makmur.

Thumbnail
1 year ago
KKM 44 UIN Malang Edukasi Masyarakat Desa Langlang Olah Daun Kelor Jadi Makanan Sehat Bergizi

TRI ASTIKA HANA AISYAH

Malang, 23 Januari 2025 -- Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 44 Sukma Bhinneka Universitas Islam Negeri (UIN) Malang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat desa Langlang dengan menggelar demo memasak makanan sehat berbahan dasar daun kelor. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/1/2025) ini dilaksanakan di Taman Posyandu setempat, dengan tujuan memperkenalkan daun kelor sebagai bahan pangan bergizi tinggi yang mudah ditemukan dan diolah.   Daun kelor, yang dikenal sebagai "superfood", kaya akan nutrisi seperti vitamin C, kalsium, zat besi, dan antioksidan. Sayangnya, potensi daun kelor masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Melalui demo memasak ini, KKM 44 ingin mengedukasi ibu-ibu tentang cara mengolah daun kelor menjadi makanan lezat dan bergizi.   Tim KKM 44 mendemonstrasikan dua menu kreatif berbahan dasar daun kelor yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan nutrisi. Menu pertama yang diperkenalkan adalah Kukis Daun Kelor. Kukis ini terlihat seperti kukis biasa dengan tekstur renyah dan rasa manis yang pas, namun memiliki nilai gizi lebih tinggi berkat tambahan sari daun kelor. Sari daun kelor diperoleh dengan cara memblender daun kelor segar, lalu memerasnya hingga menghasilkan ekstrak hijau pekat yang kaya akan vitamin dan mineral. Ekstrak ini kemudian dicampurkan ke dalam adonan kukis, menciptakan camilan sehat yang cocok untuk segala usia.   Menu kedua yang didemonstrasikan adalah Es Pudding Jelly Daun Kelor. Menu ini menggabungkan kesegaran jelly dengan nutrisi daun kelor, menjadikannya dessert yang sehat dan menyegarkan. Sari daun kelor ditambahkan ke dalam adonan jelly, memberikan warna hijau alami dan nutrisi tambahan. Pudding jelly ini disajikan dengan santan dan gula merah yang telah di cairkan sehingga dapat menetralisir rasa dari daun kelor yang agak pahit, dan menjadikannya es Pudding Jelly Daun Kelor yang segar dan sehat.   Setelah demo memasak, tim KKM membagikan hasil olahan tersebut kepada ibu-ibu taman posyandu yang hadir. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan biji daun kelor untuk ditanam, sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.    Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Daun kelor, yang mudah tumbuh di berbagai kondisi, dapat menjadi solusi praktis untuk mengatasi masalah gizi, terutama di daerah pedesaan.   KKM 44 Sukma Bhinneka UIN Malang terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui program-program inovatif dan berkelanjutan. Kegiatan demo memasak ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas. 

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM Vikasa Veera UIN Malang Galakkan Reboisasi untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mahasiswa KKM Vikasa Veera UIN Malang Galakkan Reboisasi untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan"

AISYAH NUR FITRIYAH

Poncokusumo, Kab. Malang, 19 Januari 2024 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Vikasa Veera 153 dari UIN Malang mengadakan kegiatan reboisasi di area sekitar Pondok Ashitameru, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Desa Poncokusumo, Kab. Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat serta didukung oleh pemerintah desa dan berbagai organisasi lingkungan, salah satunya adalah POKDARWIS Poncokusumo. Dalam kegiatan ini, mahasiswa bersama warga menanam bibit pohon sengon yang diharapkan dapat membantu mengatasi masalah erosi tanah, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 19 Januari 2024 mulai pukul 09.00. Ketua kelompok KKM, Ahmad Nurisshofa, menyampaikan bahwa kegiatan reboisasi ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga ekosistem. “Kami ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Reboisasi ini diharapkan tidak hanya dilakukan sekali saja, tetapi menjadi kebiasaan yang terus berlanjut,” ujarnya. Ketua POKDARWIS, Pak Purna juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKM yang telah peduli terhadap lingkungan desa kami. Semoga ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam,” ujarnya. Selain menanam pohon, mahasiswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya penghijauan dan cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Diberikan pemahaman tentang manfaat jangka panjang dari reboisasi serta bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam. Setelah kegiatan reboisasi, mahasiswa mendapatkan sosialisasi mengenai teh Ashitaba, sebuah produk buatan dan hasil penanaman asli dari Pondok Ashitameru. Teh ini dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya: Melindungi hati dan ginjal Mengatasi nyeri ulu hati Mengatasi tekanan darah tinggi Mengatasi sembelit Mengatasi obesitas Mengatasi diabetes Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan reboisasi dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat, sehingga lingkungan yang hijau dan asri dapat terwujud demi kelangsungan hidup generasi mendatang. Selain itu, sosialisasi tentang teh Ashitaba diharapkan dapat menambah wawasan pelajar dan masyarakat tentang manfaat tanaman herbal bagi kesehatan.

Thumbnail
1 year ago
Gelar Penutupan dan Pelepasan KKM UIN Malang Periode 2024 - 2025: Kegiatan Pengabdian Masyarakat Resmi Ditutup

RIFKHAN NAJIH

Pada tanggal 25 Januari 2025, tiga kelompok KKM yang bertugas di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menyelenggarakan acara penutupan di SDN 01 Taji. Acara penutupan dihadiri oleh perangkat Desa Taji, Guru SDN 01 Taji, serta teman-teman mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29,99, dan 169. Acara ini menjadi momen penutupan serta ungkapan terima kasih mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Taji. Suasana penuh haru menyelimuti jalannya acara penutupan sebab tak terasa 40 hari telah berlalu. Acara dimulai pukul 09.00 WIB, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh saudara Rifhkan Najih kemudian disusul oleh sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh perwakilan ketua dari ketiga kelompok yakni Akhmad Ubadilah selaku ketua kelompok KKM 99. Pada sambutannya ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Taji yang senantiasa menerima dan mendukung progran kerja yang telah dilaksanakan sehingga berjalan dengan lancar. Tidak lupa juga permohonan maaf disampaikan apabila terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program kerja serta harapan apa yang telah diberikan senantiasa bermanfaat bagi warga Desa Taji, sekalligus menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Dindin Siswanto selaku Kepala Desa Taji. Pada sambutannya, beliau menunjukkan rasa apresiasi kepada mahasiswa, serta ucapan terima kasih dan harapan agar tali silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus begitu saja. Beliau berpesan untuk tidak melupakan warga Desa Taji walaupun kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berakhir. Sambutan yang terakhir disampaikan oleh Bapak Sudarmaji selaku kepala sekolah SDN 01 dan 02 Taji. Beliau menyampaikan terima kasih telah membantu proses pembelajaran di SDN 01 dan 02 Taji sehingga dapat menjadi inspirasi adik-adik SDN 01 dan 02 Taji untuk melanjutkan sekolahnya hingga kejenjang yang lebih tinggi. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata secara simbolis serta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Taji. Senyuman bahagia terukir di wajah masing-masing peserta, membuktikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan selalu terkenang di hati masing-masing. Dengan demikian berakhirlah perjalanan KKM 99 Abhisakya di Desa Taji, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Perpisahan tak dapat dihindari, namun rasa kebersamaan yang telah terbangun akan selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami. Mungkin hari ini kita berpisah, namun kenangan kita akan tetap bersama dalam tiap doa yang terucap. Kami, kelompok KKM 99 Abhisakya pamit undur diri.     

Thumbnail
1 year ago
Semangat Spiritual: Pawai Isra Mi'raj KKM 40 UIN Malang Warnai SDN 1 Sumbersuko

SIRLY NAFISA

Semangat Spiritual: Pawai Isra Mi'raj KKM 40 UIN Malang Warnai SDN 1 Sumbersuko Dalam rangka memperingati momen suci Isra Mi'raj, KKM 40 UIN Malang menggelar acara pawai yang meriah dan penuh makna di SDN 1 Sumbersuko. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ini tidak hanya sekadar perayaan, melainkan juga upaya strategis untuk menumbuhkan pemahaman dan rasa syukur terhadap peristiwa spiritual penting dalam sejarah Islam. Pawai dimulai dengan penampilan memukau dari regu Drum Band. Irama musik yang kuat dan dinamis segera menarik perhatian seluruh peserta dan warga sekolah. Barisan drum band dengan kostum yang serasi bergerak dengan koordinasi yang apik, memberi kesan meriah dan semangat pada awal acara. Dentuman drum dan harmoni musik menjadi penanda dimulainya pawai, sekaligus mengundang antusiasme para siswa untuk segera berbaris dan mengikuti rangkaian kegiatan. Setiap pukulan drum seakan mengajak hadirin untuk merenungkan makna spiritual Isra Mi'raj. Setelah penampilan drum band, barisan siswa dari masing-masing kelas mulai berbaris rapi. Kelas 1 hingga kelas 6 menampilkan formasi yang tertib, mencerminkan disiplin dan semangat kebersamaan. Setiap kelas mengenakan atribut dan kostum yang berbeda, namun tetap menjaga keseragaman dan semangat kolektif.Para siswa tampak bangga berbaris, mata mereka berbinar penuh semangat. Mereka tidak sekadar mengikuti pawai, namun juga tampak memahami makna di balik kegiatan tersebut. Guru-guru yang mendampingi turut memberikan arahan dan motivasi, memastikan setiap siswa memahami nilai-nilai spiritual yang dikandung peristiwa Isra Mi'raj. Acara ini lebih dari sekadar pawai biasa. Para pengurus KKM 40 UIN Malang dengan cermat merancang kegiatan untuk menumbuhkan rasa syukur pada peristiwa Isra Mi'raj. Melalui pawai ini, mereka ingin menanamkan pemahaman kepada generasi muda tentang perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Isra Mi'raj menjadi momentum untuk mengajarkan nilai-nilai ketuhanan, keikhlasan, dan pentingnya senantiasa dekat dengan Allah SWT. Momen ini mengingatkan bahwa setiap tantangan dapat dilewati dengan keyakinan dan kepasrahan yang mendalam. Kegiatan yang diselenggarakan KKM 40 UIN Malang ini menunjukkan komitmen mereka dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki kekuatan spiritual. Melalui pawai Isra Mi'raj, mereka berhasil menghadirkan suasana religius yang menyenangkan dan mendidik.Para siswa SDN 1 Sumbersuko mendapatkan pengalaman berharga. Mereka tidak sekadar menjadi peserta pawai, namun juga turut belajar tentang sejarah, spiritualitas, dan pentingnya menjaga semangat kebersamaan.  Pawai Isra Mi'raj yang digelar KKM 40 UIN Malang di SDN 1 Sumbersuko telah berhasil menciptakan momen edukatif dan inspiratif. Acara ini membuktikan bahwa pendidikan spiritual dapat disampaikan dengan cara yang menarik, menyenangkan, dan bermakna.Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, menginspirasi generasi muda untuk senantiasa dekat dengan nilai-nilai spiritual dan mencintai sejarah Islam.