Thumbnail
1 year ago
Sosialisasi Stunting dan Parenting di Desa Sumbersuko: Langkah Nyata Cegah Stunting

ALFIAN TRI ANANDA

Sumbersuko, 5 Januari 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dan peran parenting, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mengadakan kegiatan sosialisasi bertema "Stunting dan Parenting." Acara ini berlangsung di Balai Desa Sumbersuko pada Minggu pagi, dihadiri oleh warga sekitar yang sangat antusias. Kepala Desa Sumbersuko memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Malang atas inisiatif mereka dalam menyelenggarakan sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.   Acara ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan narasumber ahli, Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Dr. Hj. Rofiqoh, M.Pd, C.Ht, seorang ahli parenting, menyampaikan materi berjudul "Peran Keluarga Dalam Mewujudkan Anak Tumbuh Kembang Optimal". Beliau menjelaskan pentingnya pola asuh yang tepat, serta memberikan tips praktis untuk menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.   Pemateri kedua ialah Sigita Ardelia Fista, S.Tr.Gz, seorang ahli gizi, membahas tema "Cegah Stunting Pada Anak". Dalam paparannya, ia menjelaskan faktor-faktor penyebab stunting, dampaknya pada perkembangan anak, serta cara-cara mencegahnya melalui pemenuhan gizi yang cukup dan pola hidup sehat.      Acara ini dihadiri oleh lebih dari 20 warga Desa Sumbersuko, yang sebagian besar adalah orang tua dan kader kesehatan desa. Mereka sangat antusias mengikuti setiap sesi, khususnya sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta bertanya tentang cara mengelola pola makan anak di tengah keterbatasan ekonomi, yang dijawab oleh narasumber dengan saran pemanfaatan sumber pangan lokal bernutrisi tinggi.      Ketua pelaksana kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi praktis yang dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. "Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan bekal kepada masyarakat untuk mencegah stunting melalui pola asuh yang baik dan pemenuhan gizi yang cukup," jelasnya.    Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk berkomitmen dalam mencegah stunting di lingkungannya masing-masing. Mahasiswa KKN UIN Malang berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan akademisi, Desa Sumbersuko dapat menjadi desa yang bebas stunting dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitarnya

Thumbnail
1 year ago
Keripik Tempe: Camilan Murah Meriah Pembawa Rezeki Warga Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kota Bogor

AKBAR FARIZ RAMZY

Bogor, 28 Desember 2024_ Keripik tempe yang selalu menjadi camilan favorit sebagian orang ternyata memberikan dampak positif bagi perekonomian warga Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Usaha UMKM yang didirikan oleh Pak Arga menjadi sumber rezeki baru bagi masyarakat sekitar, berkat inovasi dan niat tulusnya menciptakan lapangan pekerjaan. Mulanya beliau berprofesi sebagai reseller di salah satu market place hingga akhirnya memberanikan diri memulai usaha keripik tempe setelah terinspirasi video-video Youtube yang ia tonton. "Saya banyak belajar dari video-video yang saya tonton. Mulai dari coba-coba dan berhasil, akhirnya terciptalah pabrik keripik tempe ini hehehe" ujarnya. Dengan tekad dan semangat, Pak Arga pun mulai memproduksi keripik tempe yang kini dikenal luas di desa dan sekitarnya. Keripik tempe hasil produksi Pak Arga memiliki dua varian, keripik tempe sagu dan keripik tempe crispy. Dinamakan keripik tempe sagu karena menggunakan campuran tepung sagu, yang memberikan tekstur lebih renyah serta tampilan putih yang sangat menggiurkan. Sementara keripik tempe crispy memiliki rasa yang gurih dengan teksturnya yang sedikit lumayan tebal. Kedua varian ini menjadi pilihan yang disukai berbagai kalangan, karena selain rasanya enak, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Meski usaha ini terus berkembang, cuaca menjadi faktor yang sangat memengaruhi proses pengolahan keripik tempe. Proses peragian tempe, yang menjadi tahap penting pembuatan keripik terkadang terhambat oleh cuaca yang sering berubah. "Kalau sekarang kan lagi musim hujan toh, nah itu bisa nunggu sampai 3 harian hingga akhirnya tempe bisa diolah menjadi keripik” jelas bapak berperawakan tegap itu. Selain sebagai usaha pribadi, motivasi Pak Arga mendirikan UMKM juga perlu diapresiasi. Beliau ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat desa dengan membuka lapangan pekerjaan. "Melalui usaha ini, saya harap dapat membantu warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan. Banyak warga Desa Situ Ilir yang kini bekerja bersama saya dalam proses produksi, terkhususnya para Ibu Rumah Tangga yang ingin menambah pemasukan membantu para suaminya" ujar Pak Arga. Kini, usaha keripik tempe yang didirikan oleh Pak Arga berkembang pesat dan memberikan manfaat ekonomi bagi banyak orang. Selain membuka lapangan kerja, produk keripik tempe ini juga semakin dikenal oleh masyarakat luar desa, sehingga memberikan potensi pasar yang lebih luas. Dengan usaha yang dimulai dari menonton video, modal pribadi, dan semangat membantu sesama, Pak Arga telah berhasil menunjukkan bahwa usaha kecil seperti keripik tempe bisa menjadi sumber rezeki yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Thumbnail
1 year ago
KKM UIN Malang: Guna Meningkatkan Literasi Hadirkan Perpustakaan Keliling

MOCHAMMAD NUR KAHFI

Pada hari Kamis (23/1/2025) SDN 05 Turirejo menyambut kedatangan Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang. Siswa-siswi tampak senang membaca dan melihat koleksi buku yang tersedia, mereka menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias. Hampir seluruh siswa-siswi di SDN 05 Turirejo sudah bisa membaca dan mereka tidak sabar untuk mengeksplorasi berbagai koleksi buku yang dibawa oleh perpustakaan keliling. Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kehadiran mobil perpustakaan keliling ini membawa suasana belajar baru dan semangat membaca bagi 144 siswa SDN 05 turirejo. Siswa-siswi tampak terlibat secara aktif dalam mengikuti kegiatan seperti membaca bersama dan berdiskusi tentang buku apa yang dipilih. Kegiatan ini merupakan hasil dari kolaborasi antara mahasiswa kelompok 123 kuliah kerja mahasiswa UIN Malang dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang dalam rangka meningkatkan minat baca siswa-siswi dan memperkaya wawasan mereka di luar mata pelajaran. Dengan semangat dan rasa ingin tahu, siswa-siswi berebutan untuk memilih buku-buku yang disediakan, seperti buku cerita anak, komik, hingga buku pengetahuan umum seperti sains dan teknologi. Perbesar Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi anak-anak tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis mereka. Anak-anak diajak berbicara tentang buku yang mereka sukai selama sesi diskusi setelah sesi membaca. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara di depan umum, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka saat berbicara tentang ide-ide mereka. "Saya sangat senang karena kakak-kakak mahasiswa telah mendatangkan perpustakaan keliling di sekolah kami, ujar Aisyah". Dalam suasana tersebut terlihat siswa-siswi sangat senang dan antusias mendapatkan hal yang baru dari aktivitas belajarnya di sekolah. Mereka juga mendapatkan banyak pengetahuan dari buku-buku yang disediakan. Sumber: Dokumentasi Pribadi. Siswi kelas 6, Safira berbagi cerita tentang bukunya yang dibaca yang berjudul Butet dan Orang Rimba. Buku tersebut menceritakan tentang aktivitas sehari-hari butet sebagai orang Rimba, seperti berburu, meramu, dan Bertani yang mencerminkan kearifan local dan hubungan harmonis dengan alam. Buku ini menyoroti tradisi dan budaya orang Rimba, termasuk ritual, lagu, dan cerita rakyat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penjelasan yang jelas dalam buku membuat Safira semakin tertarik untuk membaca buku tersebut.   Sumber: Dokumentasi Pribadi. Bagi mahasiswa KKM UIN Malang, dengan menghadirkan mobil perpustakaan keliling, merupakan bukti penting dari peningkatan budaya membaca bagi siswa-siswi di sekolah SDN 05 Turirejo. Melalui program ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang terus berkomitmen untuk mendorong semangat literasi di seluruh elemen masyarakat khususnya di SDN 05 Turirejo. Mahasiswa KKM UIN Malang berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan membawa efek positif yang berkelanjutan.

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM Kelompok 80 Kunjungi Kebun Warga: Tingkatkan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

MOCHAMAD PRASETYO

[Ngebruk, 16 Januari 2025] Mahasiswa kkm kelompok 80 "Pancakarsa" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi kebun terong ibu Jumik di Ngebruk, Poncokusumo pada Kamis, 16 Januari 2025 pukul 08.30 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal pertanian lokal di Desa Ngebruk, Poncokusumo. Kebun Ibu Jumik yang terletak didesa Ngebruk, memiliki keberagaman tanaman berupa jeruk, dan jagung. Mahasiswa diajak langsung melihat pengolalaan kebun, dengan cara mencabuti penyangga bambu yang digunakan untuk menyangga pohon terong. Menurut bu jum beberapa hasil terong akan dijual di pasar gadang. Ia menjelaskan tentang pupuk terong dan juga obat apa saja yang dipakai jika terong mengalami masalah pada pertumbuhannya. Kami menyambut kegiatan kunjungan ini dengan sangat antusias. Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan pelajaran tentang pertanian dan juga tantangan yang dihadapi dalam menanam terong. Kunjungan ke kebun Ibu Jum merupakan bagian dari program kunjungan dalam rangka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM Kelompok 80 Kunjungi Kebun Warga: Tingkatkan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

KARINA AYU PUJIASTUTIK

[Ngebruk, 16 Januari 2025] Mahasiswa kkm kelompok 80 "Pancakarsa" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi kebun terong ibu Jumik di Ngebruk, Poncokusumo pada Kamis, 16 Januari 2025 pukul 08.30 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal pertanian lokal di Desa Ngebruk, Poncokusumo. Kebun Ibu Jumik yang terletak di desa Ngebruk, memiliki keberagaman tanaman berupa jeruk, dan jagung. Mahasiswa diajak langsung melihat pengolalaan kebun, dengan cara mencabuti penyangga bambu yang digunakan untuk menyangga pohon terong. Menurut bu jum beberapa hasil terong akan dijual di pasar gadang. Ia menjelaskan tentang pupuk terong dan juga obat apa saja yang dipakai jika terong mengalami masalah pada pertumbuhannya. Kami menyambut kegiatan kunjungan ini dengan sangat antusias. Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan pembelajaran tentang pertanian dan juga tantangan yang dihadapi dalam menanam terong. Kunjungan ke kebun Ibu Jum merupakan bagian dari program kunjungan dalam rangka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Thumbnail
1 year ago
Rekap Kegiatan KKM Kelompok 135

ZAHRA AYU KUSUMAWARDANI

Selama satu bulan terakhir, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan dan program kerja (proker) yang telah direncanakan sebelumnya. Selain program yang sudah dirancang dari awal, kami juga memenuhi permintaan masyarakat, seperti dari kelompok tani yang meminta bantuan untuk membuat pestisida. Kebetulan, di tim kami ada yang berasal dari jurusan kimia dan biologi, sehingga kami dapat menyanggupi permintaan tersebut. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan telah dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2025. Antusiasme dari kelompok tani sangat tinggi, terlihat dari kehadiran seluruh anggota kelompok tani di Desa Plandi yang mengikuti pelatihan ini. Di bidang kesehatan, kami turut mendukung kegiatan posyandu, seperti pemeriksaan kesehatan untuk batita, balita, dan lansia. Kami juga mengadakan sosialisasi tentang stunting, pembagian tablet tambah darah di SDN 2 Plandi, senam sehat bersama ibu-ibu PKK, serta sosialisasi parenting. Dalam bidang pendidikan, kami berkontribusi dengan memberikan asistensi mengajar di MI NU Plandi 1 dan TPQ Masjid Baiturrohim. Selain itu, kami juga memberikan bimbingan belajar kepada siswa kelas 6 SD. Untuk bidang keagamaan, kami mengadakan kegiatan One Day One Juz di Masjid Baiturrohman, melaksanakan shalat berjamaah, menggelar lomba Isra Mi'raj bersama TPQ Baiturrohim, serta mengikuti kegiatan keagamaan masyarakat seperti tahlilan, diba’an, dan membersihkan masjid. Terakhir, di bidang kemasyarakatan, kami membantu kelompok tani dalam pembangunan pondok tani, mendukung persiapan kegiatan Isra Mi'raj Dusun Plandi, bergotong royong membersihkan balai desa, dan ikut memeriahkan acara Hari Ibu.