ELVIN AULIA FIRDAUSI
Peringatan Isra' Mi'raj bukan hanya soal mengenang peristiwa sejarah dalam Islam, tetapi juga momentum edukatif untuk menanamkan nilai keagamaan sejak dini. Berangkat dari gagasan tersebut, KKM Samudaya 107 menyelenggarakan rangkaian kegiatan Isra' Mi'raj yang melibatkan anak-anak TPQ dan masyarakat selama dua hari, tepatnya pada 15--16 Januari 2026. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai ruang belajar dan ekspresi bagi anak-anak TPQ. Pendekatan yang digunakan KKM Samudaya 107 menitikberatkan pada partisipasi aktif anak, sehingga nilai keagamaan tidak hanya disampaikan secara verbal, tetapi juga dialami langsung melalui aktivitas yang menyenangkan dan bermakna. Pada 15 Januari 2026, rangkaian kegiatan dibuka dengan berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak TPQ. Tiga jenis lomba diselenggarakan, yaitu lomba adzan, lomba sambung ayat, dan lomba mewarnai. Ketiga lomba ini dipilih dengan pertimbangan aspek usia, kemampuan, serta nilai edukatif yang ingin ditanamkan. Lomba adzan dan sambung ayat diarahkan untuk melatih keberanian tampil, kefasihan bacaan, serta kepercayaan diri anak-anak dalam praktik ibadah. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi ruang ekspresi kreatif yang memberi kesempatan bagi anak-anak TPQ untuk menyalurkan imajinasi mereka dalam suasana kompetitif yang sehat. Sepanjang pelaksanaan lomba, KKM Samudaya 107 berperan sebagai pendamping dan panitia, memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Antusiasme anak-anak terlihat jelas, baik dari jumlah peserta maupun semangat mereka saat mengikuti setiap perlombaan. Suasana kegiatan berlangsung hangat, kompetitif secara positif, dan tetap menjunjung nilai kebersamaan. Memasuki 16 Januari 2026, kegiatan Isra' Mi'raj mencapai puncaknya. Acara diisi dengan majelis sholawat dan pengajian, yang dihadiri oleh masyarakat setempat, anak-anak TPQ, serta para orang tua. Momen ini menjadi ruang refleksi bersama tentang makna Isra' Mi'raj, khususnya dalam konteks pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda. Setelah rangkaian pengajian selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Proses ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan keberanian anak-anak TPQ, tetapi juga menjadi penguatan bahwa proses belajar patut dihargai. Rangkaian kegiatan Isra' Mi'raj yang diselenggarakan KKM Samudaya 107 berjalan dengan lancar dan tertib. Kolaborasi antara mahasiswa, anak-anak TPQ, dan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat dikemas secara edukatif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan anak. Melalui kegiatan ini, KKM Samudaya 107 berharap nilai-nilai Isra' Mi'raj tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses belajar dan pembentukan karakter anak-anak TPQ dalam kehidupan sehari-hari.
YOSI BRIYAN SAPUTRO
MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 09 UIN Malang resmi meluncurkan SI-Masjid AN-NUR, sebuah aplikasi sistem informasi berbasis digital untuk Masjid An-Nur yang berlokasi di Perum Bumi Meranti Wangi, Kota Malang. Inovasi ini hadir sebagai upaya modernisasi tata kelola masjid agar lebih transparan, informatif, dan mudah diakses oleh jamaah. Aplikasi SI-Masjid An-Nur dirancang dengan antarmuka yang bersih dan modern, memudahkan warga perumahan untuk memantau aktivitas masjid langsung dari ponsel pintar mereka. Melalui menu utama, pengguna dapat melihat Jadwal Sholat secara real-time, lengkap dengan fitur "Ayat Al-Qur'an Hari Ini" untuk menambah keberkahan harian jamaah. Selain itu, platform ini memudahkan koordinasi kegiatan melalui menu Agenda, di mana masyarakat dapat melihat jadwal kajian keagamaan rutin lengkap dengan rincian waktu dan lokasinya. Tidak hanya sekedar menampilkan jadwal ibadah, aplikasi ini juga memuat berbagai fitur manajerial yang komprehensif pada bagian Informasi Masjid untuk mendukung keterbukaan informasi. Melalui fitur Profil Masjid dan Struktur Takmir, jamaah dapat mengenal lebih dalam sejarah berdirinya masjid beserta susunan kepengurusan yang bertugas. Selain itu, terdapat pula fitur Jadwal Imam dan Adzan yang memastikan jamaah mengetahui petugas ibadah pada setiap waktu sholat secara akurat. Untuk menjaga akuntabilitas publik, fitur Inventaris Masjid hadir guna menampilkan daftar aset yang dikelola, sementara menu Donasi dan Agenda memberikan kemudahan bagi jamaah yang ingin bersedekah secara digital sekaligus memantau jadwal kegiatan keagamaan mendatang. Salah satu terobosan paling signifikan dalam aplikasi ini adalah fitur Donasi Masjid yang mengusung prinsip transparansi total. Mahasiswa KKM 09 UIN Malang mengintegrasikan sistem pelaporan keuangan bulanan yang dapat dipantau langsung oleh jamaah, mencakup saldo awal dan laporan arus kas. Untuk memudahkan masyarakat dalam berbagi kebaikan, aplikasi menyediakan kanal donasi digital melalui fitur QRIS Masjid dan transfer bank (BSI). Adanya grafik keuangan masjid yang tersedia secara visual memastikan bahwa setiap rupiah yang disumbangkan dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas kepada seluruh umat. Perwakilan kelompok KKM 09 menyatakan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan respon terhadap kebutuhan digitalisasi di tingkat lokal. "Kami ingin memberikan warisan yang bermanfaat bagi warga Perum Bumi Meranti Wangi. Dengan SI-Masjid An-Nur, kami berharap administrasi masjid menjadi lebih rapi dan jamaah semakin merasa dekat dengan masjid melalui teknologi," ungkap Yosi. Pengembangan aplikasi SI-Masjid AN-NUR ini merupakan bentuk nyata dedikasi mahasiswa KKM 09 UIN Malang dalam menerapkan ilmu teknologi informasi di tengah masyarakat. Dengan adanya sistem ini, diharapkan Masjid An-Nur tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat informasi keagamaan yang mandiri, transparan, dan melek teknologi. Pihak takmir masjid menyambut hangat inovasi ini, menilai bahwa digitalisasi manajemen sangat krusial di era saat ini untuk menjaga kepercayaan jamaah dan meningkatkan gairah beribadah serta berorganisasi di lingkungan perumahan.
ASTI ARINTA SEPTIANA
Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Pasuruan selalu berusaha untuk menciptakan ruang belajar yang menyenangkan, kreatif, dan membangun karakter para siswanya. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan lomba oleh kelompok KKM Unggulan PSGA 267, terdapat dua lomba yang diikuti dengan baik oleh para siswa yaitu lomba mewarnai untuk siswa SD dan baca puisi untuk siswa SMA. Kegiatan lomba ini bertujuan untuk melatih keberanian, kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Pasuruan. Lomba dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Lomba mewarnai dilaksanakan di kelas, sedangkan lomba membaca puisi dilaksanakan di aula sekolah dengan ditonton oleh teman-teman SMA seangkatannya dengan suasana penuh suasana semangat. Saat lomba mewarnai, para peserta diberikan gambar kaligrafi untuk diwarnai sesuai keinginan dan kreativitas masing-masing. Para siswa tampak antusias menggunakan pensil warna untuk menghasilkan karya yang indah dan penuh makna. Ketika lomba membaca puisi, para peserta membacakan puisi bertema pendidikan. Mereka tampil dengan ekspresi, intonasi, dan keberanian yang luar biasa, sehingga mampu menyentuh hati para penonton dan juri. Tujuan diadakannya kegiatan lomba ini yaitu untuk mengasah kreativitas dan imajinasi siswa melalui seni mewarnai, melatih keterampilan berbahasa dan ekspresi diri lewat puisi, menumbuhkan rasa percaya diri untuk tampil di depan umum, serta membangun kebersamaan antar siswa untuk saling mendukung satu sama lain. Karya-karya yang dihasilkan dari goresan warna menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kreativitas dan imajinasi yang berbeda. Sementara itu, pembacaan puisi menghadirkan suasana haru dan bangga, terutama ketika para siswa dengan penuh semangat dan lantang membacakan puisi. Juri, wali asuh, dan panitia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berkontribusi dalam kegiatan lomba. Melalui lomba mewarnai dan baca puisi ini, diharapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Pasuruan dapat terus menumbuhkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan berani berkarya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang seni, ekspresi, dan keberanian untuk tampil di depan umum.
GANDES OKTA SINTYA
Kegiatan Cerdas Cermat Antar Bimbel KKM se-Kecamatan Poncokusumo merupakan salah satu program kerja di bidang pendidikan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Tahun 2025–2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2026 bertempat di MI Al-Amin. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKM sebagai panitia pelaksana serta peserta didik tingkat Sekolah Dasar sebagai peserta lomba. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, serta sikap sportivitas peserta didik. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan panitia, dilanjutkan dengan pembukaan acara dan pengarahan teknis perlombaan. Lomba cerdas cermat diikuti oleh dua tim, dengan masing-masing tim terdiri dari tiga orang peserta. Selama pelaksanaan lomba, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, kemampuan akademik yang baik, kerja sama tim yang solid, serta sikap sportivitas yang terjaga dengan baik. Selain pelaksanaan lomba cerdas cermat, kegiatan ini juga diselingi dengan pengenalan permainan tradisional kepada peserta didik. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menumbuhkan nilai kebersamaan dan keceriaan di lingkungan sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang, penyerahan hadiah, dan sesi foto bersama. Kegiatan Cerdas Cermat Antar Bimbel KKM se-Kecamatan Poncokusumo ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, serta diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.
YUSUF GIAN ADI PRATAMA
Acara Peluncuran Website SIMANTAP dan Jumeneng Batik yang digagas oleh Kelompok KKM Aruna menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendorong digitalisasi dan pemberdayaan desa. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana KKM Aruna yang menyampaikan latar belakang serta tujuan utama dari peluncuran dua proyek tersebut, yaitu untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Wonorejo yang mengapresiasi inisiatif Kelompok KKM Aruna dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi dan budaya lokal. Dukungan juga datang dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta perwakilan LP2M yang menegaskan bahwa program ini sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat dan implementasi ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan. Acara dilanjutkan dengan penampilan seni bela diri silat Pagar Nusa yang dibawakan oleh anak-anak MI setempat. Penampilan ini menjadi pembuka suasana yang penuh semangat sekaligus menunjukkan kekayaan budaya dan potensi generasi muda Desa Wonorejo dalam melestarikan seni tradisional. Anggota KKM Aruna (Pasa dan Fitriyatil) bersama Kepala desa memegang batik Arum Tirto Wojo (Sumber dokumentasi asli dari KKM Aruna) Memasuki sesi inti, pada sesi demo proyek batik, Pasa dan Fitriyatil memperkenalkan karya batik bertajuk Arum Tirto Wojo, sebuah motif yang sarat makna dan filosofi lokal. Nama Arum memiliki arti harum atau indah, yang melambangkan keindahan alam Desa Wonorejo serta citra baik yang terpancar dari budaya dan kehidupan masyarakatnya. Makna ini menjadi representasi harmoni antara manusia dan lingkungan yang masih terjaga hingga kini. Sementara itu, kata Tirto yang berarti air atau sungai menggambarkan peran penting aliran sungai dalam menopang kehidupan dan melancarkan sumber ekonomi masyarakat Wonorejo. Sungai tidak hanya menjadi sumber daya alam, tetapi juga bagian dari denyut kehidupan warga desa. Adapun Wojo merupakan singkatan dari nama desa, yaitu Wono dan rejo, di mana wono berarti alas atau hutan, sedangkan rejo bermakna ramai atau sejahtera. Keseluruhan makna tersebut menyatu dalam motif batik Arum Tirto Wojo sebagai simbol Wonorejo yang indah, hidup, dan penuh harapan akan kesejahteraan. Penjelasan dari anggota KKM Aruna (Iyan dan Maysa) mengenai website SIMANTAP (Sumber dokumentasi asli dari KKM Aruna) Pada sesi berikutnya, Kelompok KKM Aruna mendemonstrasikan website SIMANTAP, sebuah platform digital yang dirancang khusus untuk warga Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo. Website ini dikembangkan sebagai pusat informasi dan dokumentasi kegiatan desa yang mudah diakses oleh masyarakat. SIMANTAP memiliki berbagai menu utama, di antaranya Beranda sebagai tampilan awal informasi, Acara yang memuat agenda dan kegiatan desa, serta Sejarah yang mengulas perjalanan dan identitas Desa Wonorejo. Selain itu, website SIMANTAP juga menyediakan menu Batik sebagai ruang promosi dan pengenalan Jumeneng Batik, Lowongan Kerja untuk membantu warga memperoleh informasi peluang kerja, serta Galeri Video yang menampilkan dokumentasi visual kegiatan desa. Tidak hanya itu, tersedia pula menu Berita yang menyajikan informasi terkini seputar desa, serta Promosi UMKM dan berbagai kegiatan lainnya sebagai upaya mendukung potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat Wonorejo. Melalui fitur-fitur tersebut, website SIMANTAP diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, informasi, dan promosi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam perkembangan desa berbasis digital. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan Ketua Republik Gubuk, Ketua LP2M, serta Sekretaris Desa dan pemantiknya sendiri dari Ketua KKM Aruna. Diskusi ini menjadi ruang dialog untuk memberikan masukan, tanggapan, serta harapan terhadap keberlanjutan website SIMANTAP dan pengembangan Jumeneng Batik ke depannya. Kemudian suasana acara dibuat lebih hangat melalui penampilan nyanyi akustik yang dibawakan oleh dua perwakilan dari Kelompok KKM Belung. Iringan musik akustik yang sederhana namun penuh makna menjadi hiburan penutup yang menyegarkan setelah rangkaian diskusi dan pemaparan program. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi selingan hiburan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarkelompok KKM dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Kelompok KKM Belung melalui penampilan musik akustik ini semakin mempererat suasana kekeluargaan sebelum acara resmi ditutup. Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan harapan agar kedua proyek yang telah diluncurkan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Melalui peluncuran SIMANTAP dan Jumeneng Batik, Kelompok KKM Aruna menunjukkan bahwa dari KKM untuk desa, langkah kecil yang dilakukan dengan kolaborasi dapat membawa dampak yang bermakna.
IFROKHATUL FUADATI
Senin, 29 Desember 2025 mahasiswa KKM kelompok 40 mengikuti kegiatan seminar UMKM bersama masyarakat penggerak UMKM Desa Wringinnaom. Diskusi bersama UMKM Karya Lestari dilaksanakan di Dusun Besuki, tepatnya di kediaman Bapak Sumaji selaku ketua UMKM. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai namun tetap produktif, dengan melibatkan pengurus serta anggota UMKM Karya Lestari. Adapun agenda utama diskusi meliputi evaluasi dan pelaporan kegiatan yang telah dilaksanakan, pembahasan program kerja serta rencana kegiatan ke depan, hingga penampungan aspirasi, masukan, dan kendala yang dirasakan oleh para pengurus maupun anggota. Melalui forum ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih terbuka dan tercipta kesepahaman bersama dalam upaya pengembangan UMKM Karya Lestari. Kelompok masyarakat atau komunitas UMKM Karya Lestari di Desa Wringinanom secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan eksistensi dan pemasaran produk anggotanya. Kegiatan tersebut antara lain pameran antar kecamatan, bazar produk UMKM, serta kegiatan arisan rutin yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana kebersamaan, tetapi juga sebagai media bertukar informasi dan memperkuat solidaritas antar anggota. Rangkaian kegiatan ini menjadi wadah penting dalam mendukung keberlanjutan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.