LAILI MUAMMAROH
Moderasi Beragama Menyalurkan Berkah Ramadhan 1446H. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bukan hanya bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga untuk berbagi dengan sesama. Salah satu bentuk kepedulian yang sangat penting adalah dengan menunaikan zakat fitrah, yang bertujuan untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan. MI Bustanul Ulum Kota Batu, bekerja sama dengan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) pada Ramadhan 1446H, telah berhasil melaksanakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Sebuah Kegiatan yang Menggugah. Kegiatan pengumpulan zakat fitrah ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 13.00 setiap harinya, melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, serta masyarakat sekitar sekolah. Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif semua pihak, baik siswa, orang tua, maupun masyarakat yang mendukung kegiatan ini. Hal ini juga menunjukkan bahwa zakat fitrah bukan hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial yang sangat membantu orang-orang yang membutuhkan. Total Zakat Fitrah 1446H. Berikut adalah data terkini mengenai jumlah zakat fitrah yang terkumpul pada kegiatan ini. Total muzakki 437 orang, total Uang: Rp. 13.295.000 dan total Beras: 460 kg. Zakat fitrah yang terkumpul diberikan kepada penerima manfaat di sekitar sekolah. Tidak sedikit yang mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh MI Bustanul Ulum, karena zakat fitrah ini menjadi salah satu sumber penghidupan bagi mereka yang membutuhkan. Peran Mahasiswa dalam Menumbuhkan Semangat Berbagi. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti nyata dari peran mahasiswa dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan mengembangkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KMM), para mahasiswa Asistensi Mengajar di MI Bustanul Ulum tidak hanya belajar dalam ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Harapan untuk Tahun Depan. Melihat kesuksesan dan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak, kami berharap kegiatan zakat fitrah ini dapat terus berjalan dengan lebih baik setiap tahunnya. Tidak hanya sebagai sarana ibadah dan wujud moderasi beragama, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, semoga dapat lebih menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian dalam diri setiap individu, serta mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. Zakat fitrah bukan hanya kewajiban, tetapi juga merupakan cara kita untuk menyebarkan berkah dan kasih sayang kepada sesama.
RENGGO DIAN SASI
Moderasi Beragama Menyalurkan Berkah Ramadhan 1446H. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bukan hanya bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga untuk berbagi dengan sesama. Salah satu bentuk kepedulian yang sangat penting adalah dengan menunaikan zakat fitrah, yang bertujuan untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan. MI Bustanul Ulum Kota Batu, bekerja sama dengan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) pada Ramadhan 1446H, telah berhasil melaksanakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Sebuah Kegiatan yang Menggugah. Kegiatan pengumpulan zakat fitrah ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 13.00 setiap harinya, melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, serta masyarakat sekitar sekolah. Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif semua pihak, baik siswa, orang tua, maupun masyarakat yang mendukung kegiatan ini. Hal ini juga menunjukkan bahwa zakat fitrah bukan hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial yang sangat membantu orang-orang yang membutuhkan. Total Zakat Fitrah 1446H. Berikut adalah data terkini mengenai jumlah zakat fitrah yang terkumpul pada kegiatan ini. Total muzakki 437 orang, total Uang: Rp. 13.295.000 dan total Beras: 460 kg. Zakat fitrah yang terkumpul diberikan kepada penerima manfaat di sekitar sekolah. Tidak sedikit yang mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh MI Bustanul Ulum, karena zakat fitrah ini menjadi salah satu sumber penghidupan bagi mereka yang membutuhkan. Peran Mahasiswa dalam Menumbuhkan Semangat Berbagi. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti nyata dari peran mahasiswa dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan mengembangkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KMM), para mahasiswa Asistensi Mengajar di MI Bustanul Ulum tidak hanya belajar dalam ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Harapan untuk Tahun Depan. Melihat kesuksesan dan dampak positif yang dirasakan oleh semua pihak, kami berharap kegiatan zakat fitrah ini dapat terus berjalan dengan lebih baik setiap tahunnya. Tidak hanya sebagai sarana ibadah dan wujud moderasi beragama, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, semoga dapat lebih menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian dalam diri setiap individu, serta mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. Zakat fitrah bukan hanya kewajiban, tetapi juga merupakan cara kita untuk menyebarkan berkah dan kasih sayang kepada sesama.
INTAN NUR`AINI
Pengabdian Melalui Pendidikan: Peran Mahasiswa FITK dalam Mengajar TPA untuk Generasi Islami Kami, mahasiswa UIN Malang, aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar di TPA Al-HAYIM, khususnya di Masjid Baitul Akbar. Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat yang dilakukan oleh Kelompok KKM 310. Selama kurang lebih empat hari, pada tanggal 10, 11, 17, dan 18 Maret 2025, kelompok kami menerapkan ilmu yang kami miliki untuk mengajar di TPQ. Kami memahami bahwa TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) memiliki peran penting bagi generasi Muslim, khususnya bagi anak-anak berusia 4-6 tahun, dalam belajar membaca Al-Qur’an dan memahami dasar-dasar agama Islam. Kami memilih TPA yang terletak di Jl. Tirto Praloyo Gg. Kramat No. 07 RT/RW 02/08, Dusun Klandungan, Landungsari, Dau, Malang Regency, East Java 65151. TPQ Al HASYIM BAITUL AKBAR, yang dipimpin oleh Ibu Nailul Chamidah, memiliki beberapa kelas, yaitu: Kelas I’dad Iqro 1-3 Kelas Ula Iqro 3-5 Kelas Wustho 5-6 Kelas A'la Al-Qur'an Pembelajaran di TPA ini dimulai dari jam 15.40 hingga 17.00 WIB. Sebelum anak-anak menuju kelas masing-masing, mereka membaca doa bersama. Setelah itu, mereka masuk ke kelas dan mengaji secara bergiliran hingga waktu selesai. Kegiatan mengaji di TPA ini dilaksanakan dari hari Senin hingga Rabu dengan materi hafalan Juz 30, hari Kamis untuk Diba’, dan hari Jumat untuk hafalan atau praktik sholat. Setelah kegiatan mengajar, kami melanjutkan dengan tadarus sambil menunggu azan maghrib atau waktu berbuka puasa, mengingat kami melaksanakan pengajaran di TPA selama bulan puasa dengan waktu yang terbatas. Dengan terjun langsung dalam kegiatan ini, kami dapat melihat proses pengajaran dan mengidentifikasi beberapa kekurangan di TPA Baitul Akbar. Di antaranya, para murid masih kurang memahami ilmu tajwid dan banyak yang belum lancar dalam membaca Al-Qur’an. Karena waktu yang terbatas, kelompok KKM 310 mempraktikkan cara membaca Al-Qur’an dan Iqra yang baik dan benar tanpa mengajarkan secara mendalam tentang ilmu tajwid. Namun, kami berusaha memberikan pemahaman berdasarkan apa yang telah kami pelajari. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan minat murid-murid TPQ untuk lebih rajin membaca Al-Qur’an dan bermanfaat bagi mereka serta generasi selanjutnya.
ROHMATUL KARIMAH
https://www.kompasiana.com/rohmatul43725/6807ac9a34777c3ecf76db74/majlis-ta-lim-yanbu-a-program-kkm-mahasiswa-uin-maliki-malang-di-musholla-syiarul-islam-berjalan-sukses#google_vignette
TSANIYAH NAFI`AH
Jombang - Al-Qur'an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dihayati dan dijadikan pedoman hidup. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh para mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) saat melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Dusun Jombang Krajan, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satu program kerja unggulan yang menjadi kegiatan rutin adalah kegiatan "One Day One Juz", yakni membaca satu juz Al-Qur'an setiap hari secara berjamaah. Kegiatan ini berlangsung rutin setiap malam ba'da Maghrib yang diikuti oleh seluruh anggota kelompok KKM "Adhibrata Paradita" yang terdiri dari 8 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Pada salah satu malam ba'da Maghrib, terlihat suasana penuh kekhusyukan di sebuah ruang tamu tempat tinggal anggota kelompok mahasiswa putri. Semua anggota kelompok duduk melingkar bersama-sama membaca Al-Qur'an sesuai dengan pembagian lembar juz-nya. Sebagian membawa mushaf, sebagian lagi menggunakan aplikasi Al-Qur'an digital di ponsel masing-masing. "Program ini kami rancang untuk menumbuhkan budaya cinta Al-Qur'an untuk kami seluruh anggota kelompok dan masyarakat sekitar. Kami berharap semoga kebiasaan ini terus berlanjut walaupun di luar kegiatan KKM. Dan semoga dengan adanya program ini bisa memberikan motivasi kepada warga sekitar agar semangat beribadah dan cinta Al-Qur'an, " ujar Imron, salah satu mahasiswa yang menjadi ketua kelompok KKM. Warga setempat pun menyambut program ini dengan penuh antusias. Salah satu ibu rumah tangga di sekitar mereka mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, dengan adanya mahasiswa ini, dusun kami menjadi lebih ramai dengan kegiatan positif karena jarang sekali ada kegiatan tadarus bersama seperti ini." Program "One Day One Juz" merupakan salah satu program rutin kegiatan KKM dari kampus yang dilaksanakan bukan hanya untuk pengabdian kepada masyarakat, namun juga sebagai bentuk pembinaan rohani untuk pribadi masing-masing anggota kelompok agar selama KKM kami tetap menjaga interaksi harian dengan Al-Qur'an secara istiqomah. Setelah salah satu program KKM ini berjalan selama kurang lebih 1 bulan, anggota kelompok ini menggelar khataman disertai doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar mendapatkan keberkahan Al-Qur'an. Sebagai penutup salah satu program "One Day One Juz" mahasiswa kelompok ini melakukan ziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya. "Kalau One Day One Juz memang program yang tercantum pada buku pedoman KKM UIN Malang, akan tetapi untuk ziarah ini hanya inisiatif kita sendiri, yang mana tujuannya selain untuk meningkatkan kualitas ibadah, kita juga sambil bentuk healing dari penatnya tugas-tugas kuliah dan laporan KKM ini," ujar Zahra salah satu anggota kelompok. Di makam Sunan Ampel Surabaya ini tampak para mahasiswa membaca tahlil dan doa bersama. Semoga dengan diadakannya program "One Day One Juz" dan ziarah ke Sunan Ampel ini dapat meningkatkan kualitas spiritual anggota kelompok, terlebih bisa memotivasi semua orang khususnya masyarakat Dusun Jombang Krajan sebagai tuan rumah kegiatan KKM UIN Malang ini. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Membumikan Al-Qur'an di Dusun Jombang Krajan: Mahasiswa UIN Malang Laksanakan Program One Day One Juz dalam Kegiatan KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa)", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/tsaniyah354/6807b1c134777c150a7fe1c2/membumikan-al-qur-an-di-dusun-jombang-krajan-mahasiswa-uin-malang-laksanakan-program-one-day-one-juz-dalam-kegiatan-kkm-kuliah-kerja-mahasiswa Kreator: Tsaniyah Nafiah
LAILATUL AROFAH
Maraknya kasus kenakalan remaja di Indonesia menjadi perhatian Bersama, terutama dalam lingkup Pendidikan dan keluarga. Pola asuh dalam keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter remaja sejak dini. Oleh karena itu kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi para orang tua dan tenaga pendidik tentang pentingnya menerapkan pola asuh positif guna mencegah kenakalan remaja. Tapi apakah benar membangun kekuatan keluarga dapat mencegah kenakalan remaja? Fenomena ini menjadi sorotan dalam sosialisasi bertajuk “Cegah Kenakalan Remaja Melalui Pola Asuh Positif”, yang di selenggarakan oleh mahasiswa Asistensi Mengajar dan Kuliah Kerja Mahasiswa di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu, 11 Mei 2025. Acara ini di hadiri oleh anggota PKK dari RT. 04, RW.03 Desa Tlogomas, Malang dengan tujuan mendorong terciptanya lingkungan rumah yang aman, hangat dan penuh kasih sayang. Sosisalisi ini dengan narasumber yakni Nur Izzah Maulidah dan Rias Vinka Candrayulianti ,Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.