Thumbnail
1 week ago
QUR’ANIC YOUTH MOVEMENT COMPETITION 2026“, Rise Ummah with the Light of Qur’an” Meriahkan Akhir Pekan di MIA

IZZATUL SALSA BILA SIMAMORA

FITK INSIGHT – Ahad, 26 April 2026 — Suasana akhir pekan di MIA dipenuhi kegembiraan dan semangat saat Qur’anic Youth Movement Competition 2026 resmi digelar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh grup Dasavartha FITK UIN Malang dan dimulai pada pukul 07.30 waktu setempat dengan mengusung tema “Rise Ummah with the Light of Qur’an”. Sejak pagi hari, para santri sudah memenuhi area kegiatan dengan penuh antusias. Seluruh santri MIA dari tingkatan 1 hingga 5 termasuk santri Tahfiz Sepenuh Masa (TSM) ikut berpartisipasi sehingga suasana kompetisi terasa hidup dan menyenangkan. Acara diawali dengan penampilan nasyid dari santri putra MIA yang berhasil menciptakan nuansa islami sekaligus membuka kegiatan dengan penuh kekhidmatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi dan sesi ice breaking yang sukses membuat seluruh peserta lebih santai namun tetap bersemangat. Adapun jenis lomba yang dipertandingkan meliputi: MSQ (Musabaqoh Syarhil Qur’an) MHQ (Musabaqoh Hifdzil Qur’an) Lomba Poster Ranking 1 Usai pembukaan, para peserta langsung menuju tempat lomba masing-masing yang telah disiapkan panitia. Masing-masing kompetisi berlangsung dengan tertib, penuh sportivitas, dan memperlihatkan kemampuan terbaik para santri. Sebelum memasuki babak Ranking 1, panitia mengadakan fun games berupa permainan “Simon Says”, yang membuat suasana semakin ceria dan mempererat kebersamaan antar peserta. Dengan adanya kegiatan ini, Qur’anic Youth Movement Competition 2026 tidak hanya menjadi wadah kompetisi tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat karakter santri, dan membangkitkan semangat umat melalui cahaya wahyu Ilahi. Diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut agar generasi muda semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mampu membawa terang bagi ummah di masa depan.

Thumbnail
1 week ago
Tak Lagi Takut Karya Ilmiah: Santriwati Al-Bahjah Antusias Ikuti Seminar Karya Tulis Ilmiah

VANESHA CANTIKA NABILA

Cirebon — Mahasiswi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang menggelar seminar karya tulis ilmiah bertajuk “Ink of Faith: Eksplorasi Karya Tulis Ilmiah di Era Modern” di LPD Al-Bahjah Pusat Banat, Cirebon, pada Minggu (26/4/2026) pukul 09.45 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh santriwati SMAIQU kelas XI. Judul “Ink of Faith” sendiri mengandung makna bahwa setiap tulisan bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga menjadi bentuk ikhtiar, keyakinan, dan tanggung jawab dalam menyampaikan ilmu. Melalui tulisan, seseorang tidak hanya menuangkan gagasan, tetapi juga membawa nilai dan kepercayaan yang mendasari proses berpikirnya, terutama di tengah perkembangan era modern yang menuntut kemampuan literasi yang kuat. Seminar ini merupakan inisiatif mahasiswi KKM sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemahaman karya tulis ilmiah sejak dini. Dari pengamatan yang dilakukan, masih banyak santriwati yang belum memahami dasar-dasar penulisan karya ilmiah. Bahkan, pada tahap awal seperti menentukan judul, mereka masih merasa kesulitan. Hal ini disebabkan karena kurangnya arahan dalam proses penulisan. Padahal, kemampuan ini nantinya akan sangat dibutuhkan saat mereka melanjutkan ke perguruan tinggi. Ketua pelaksana, Aqidatul Imania, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata para santriwati. “Kami lihat teman-teman santriwati masih bingung soal karya tulis ilmiah, apalagi di bagian awal kayak nentuin judul. Padahal nanti pas kuliah itu bakal sering dipakai,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal agar santriwati lebih percaya diri dalam menulis. Seminar ini bertujuan untuk membekali serta meningkatkan wawasan santriwati dalam menyusun karya tulis ilmiah yang baik dan benar, sekaligus menumbuhkan minat menulis. Kegiatan ini melibatkan 9 mahasiswi sebagai panitia, dengan dua pemateri utama, yakni Nessa Nova Winengsih dari Program Studi PIPS dan Wafda Vie’izzi Dynina dari Program Studi TBI. Dalam penyampaiannya, Nessa Nova Winengsih menekankan bahwa karya tulis ilmiah sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. “Kalau sudah paham dasarnya, sebenarnya KTI itu nggak sesulit yang dibayangkan. Yang penting tahu strukturnya dulu, nanti pelan-pelan bisa,” jelasnya. Materi yang disampaikan meliputi pengertian karya tulis ilmiah, ciri-ciri, serta macam-macamnya. Peserta juga dikenalkan pada jenis karya ilmiah seperti makalah dan paper, termasuk perbedaan dan struktur penulisannya. Berdasarkan susunan acara, kegiatan diawali dengan persiapan dan pengondisian peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC, sambutan, serta penyampaian materi inti. Setelah itu, acara diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif sebelum akhirnya ditutup oleh panitia. Suasana seminar berlangsung hidup dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan, bahkan beberapa di antaranya di luar topik karena tingginya rasa ingin tahu. Salah satu peserta, Shanna Dyandra S, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan ini. “Awalnya aku ngerasa KTI itu susah banget, tapi setelah dijelasin jadi lebih ngerti. Jadi pengen coba nulis juga,” ungkapnya. Para santriwati juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di masa mendatang agar mereka dapat terus mengembangkan kemampuan menulis ilmiah. Dengan terselenggaranya kegiatan bertajuk “Ink of Faith: Eksplorasi Karya Tulis Ilmiah di Era Modern” ini, diharapkan santriwati tidak lagi merasa takut terhadap karya tulis ilmiah dan lebih siap menghadapi tantangan akademik di jenjang pendidikan selanjutnya.    

Thumbnail
1 week ago
Fun Game Bola Jaring Eratkan Ukhuwah Santriwati dan Mahasiswa FITK UIN Malang

ASYARA NUR MAGISTRA

FITK INSIGHT – Suasana sore (Minggu, 12 April) di lapangan Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi (MIA), Malaysia, dipenuhi gelak tawa dan semangat kebersamaan dalam kegiatan fun game bola jaring yang melibatkan santriwati bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, baru-baru ini. Kegiatan santai ini menjadi salah satu bentuk pengisian waktu luang yang bermanfaat, sekaligus mempererat hubungan antara santriwati dan mahasiswa dalam suasana yang tidak formal. Para peserta dibagi dalam beberapa tim dengan mengenakan bib berwarna, menciptakan pertandingan yang seru namun tetap penuh keakraban. Tidak berfokus pada kompetisi semata, permainan bola jaring ini lebih menekankan pada keseronokan, kerja sama tim, serta membangun komunikasi yang baik antar peserta. Canda tawa yang tercipta sepanjang permainan menjadi bukti bahwa kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan. Salah satu mahasiswa FITK menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjalin ukhuwah dan saling mengenal lebih dekat. “Walaupun hanya fun game, tetapi momen seperti ini sangat bermakna kerana kami dapat berinteraksi secara langsung dengan para santri dalam suasana santai,” ujarnya. Dengan adanya kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara mahasiswa UIN Malang dan keluarga besar Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi terus terjalin dengan baik, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi semua pihak yang terlibat.[iz]    

Thumbnail
1 week ago
Tak Lagi Takut Karya Ilmiah: Santriwati Al-Bahjah Antusias Ikuti Seminar Karya Tulis Ilmiah

NESA NOVA WINENGSIH

Cirebon — Mahasiswi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang menggelar seminar karya tulis ilmiah bertajuk “Ink of Faith: Eksplorasi Karya Tulis Ilmiah di Era Modern” di LPD Al-Bahjah Pusat Banat, Cirebon, pada Minggu (26/4/2026) pukul 09.45 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh santriwati SMAIQU kelas XI. Judul “Ink of Faith” sendiri mengandung makna bahwa setiap tulisan bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga menjadi bentuk ikhtiar, keyakinan, dan tanggung jawab dalam menyampaikan ilmu. Melalui tulisan, seseorang tidak hanya menuangkan gagasan, tetapi juga membawa nilai dan kepercayaan yang mendasari proses berpikirnya, terutama di tengah perkembangan era modern yang menuntut kemampuan literasi yang kuat. Seminar ini merupakan inisiatif mahasiswi KKM sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemahaman karya tulis ilmiah sejak dini. Dari pengamatan yang dilakukan, masih banyak santriwati yang belum memahami dasar-dasar penulisan karya ilmiah. Bahkan, pada tahap awal seperti menentukan judul, mereka masih merasa kesulitan. Hal ini disebabkan karena kurangnya arahan dalam proses penulisan. Padahal, kemampuan ini nantinya akan sangat dibutuhkan saat mereka melanjutkan ke perguruan tinggi. Ketua pelaksana, Aqidatul Imania, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata para santriwati. “Kami lihat teman-teman santriwati masih bingung soal karya tulis ilmiah, apalagi di bagian awal kayak nentuin judul. Padahal nanti pas kuliah itu bakal sering dipakai,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal agar santriwati lebih percaya diri dalam menulis. Seminar ini bertujuan untuk membekali serta meningkatkan wawasan santriwati dalam menyusun karya tulis ilmiah yang baik dan benar, sekaligus menumbuhkan minat menulis. Kegiatan ini melibatkan 9 mahasiswi sebagai panitia, dengan dua pemateri utama, yakni Nessa Nova Winengsih dari Program Studi PIPS dan Wafda Vie’izzi Dynina dari Program Studi TBI. Dalam penyampaiannya, Nessa Nova Winengsih menekankan bahwa karya tulis ilmiah sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. “Kalau sudah paham dasarnya, sebenarnya KTI itu nggak sesulit yang dibayangkan. Yang penting tahu strukturnya dulu, nanti pelan-pelan bisa,” jelasnya. Materi yang disampaikan meliputi pengertian karya tulis ilmiah, ciri-ciri, serta macam-macamnya. Peserta juga dikenalkan pada jenis karya ilmiah seperti makalah dan paper, termasuk perbedaan dan struktur penulisannya. Berdasarkan susunan acara, kegiatan diawali dengan persiapan dan pengondisian peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC, sambutan, serta penyampaian materi inti. Setelah itu, acara diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif sebelum akhirnya ditutup oleh panitia. Suasana seminar berlangsung hidup dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan, bahkan beberapa di antaranya di luar topik karena tingginya rasa ingin tahu. Salah satu peserta, Shanna Dyandra S, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan ini. “Awalnya aku ngerasa KTI itu susah banget, tapi setelah dijelasin jadi lebih ngerti. Jadi pengen coba nulis juga,” ungkapnya. Para santriwati juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di masa mendatang agar mereka dapat terus mengembangkan kemampuan menulis ilmiah. Dengan terselenggaranya kegiatan bertajuk “Ink of Faith: Eksplorasi Karya Tulis Ilmiah di Era Modern” ini, diharapkan santriwati tidak lagi merasa takut terhadap karya tulis ilmiah dan lebih siap menghadapi tantangan akademik di jenjang pendidikan selanjutnya.

Thumbnail
1 week ago
Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an di Bulan Ramadhan: Kiprah KKM UIN Maliki Malang di TPQ Al- Mubarak Tawang, Talun Kab. Blitar

WILDAN NUR AZMI ASMARA ALFATH

Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an di Bulan Ramadhan: Kiprah KKM UIN Maliki Malang di TPQ Al- Mubarak Tawang, Talun Kab. Blitar Bulan Ramadhan selalu menjadi momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an. Semangat inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2026 di TPQ Al-Mubarak, Desa Tawang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung selama 17 hari, tepatnya pada 1--17 Ramadhan 1447 H atau bertepatan dengan 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Mengusung tema "Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur'an Melalui Kegiatan Edukatif dan Religius", para mahasiswa KKM hadir bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak. Tema ini dipilih karena pembelajaran Al-Qur'an tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga perlu dikemas secara menarik, menyenangkan, dan penuh makna agar santri semakin termotivasi untuk belajar. TPQ Al-Mubarak: Rumah Belajar Al-Qur'an bagi Generasi Qur'ani TPQ Al-Mubarak merupakan lembaga pendidikan nonformal Islam yang telah menjadi pusat pembinaan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan Desa Tawang dan sekitarnya. Dengan jumlah santri kurang lebih 100 anak, TPQ ini memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini. Dalam pelaksanaan pembelajarannya, TPQ Al-Mubarak membagi santri ke dalam dua kategori kelas utama: Kelas Qur'ani, yang diperuntukkan bagi santri pemula dengan fokus pada pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, dan dasar-dasar membaca Al-Qur'an. Kelas Utsmani, yang ditujukan bagi santri yang telah memiliki kemampuan membaca lebih lanjut dengan menggunakan metode Utsmani untuk meningkatkan ketepatan tajwid dan kelancaran bacaan. Pembagian kelas ini memungkinkan proses pembelajaran berlangsung lebih terarah dan sesuai dengan kemampuan masing-masing santri. Pengajaran Al-Qur'an Bin-Nadhor Program utama dalam KKM ini adalah pengajaran Al-Qur'an Bin-Nadhor, yaitu pembelajaran membaca Al-Qur'an secara langsung dengan melihat mushaf. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM mendampingi santri satu per satu untuk memperbaiki pelafalan huruf, panjang-pendek bacaan, hukum tajwid, serta kelancaran membaca. Metode yang digunakan tidak hanya bersifat klasikal, tetapi juga individual. Santri diberikan perhatian khusus sesuai dengan kemampuan mereka. Pendekatan ini terbukti efektif karena setiap anak memperoleh bimbingan yang lebih intensif. Selain itu, suasana pembelajaran dibuat santai namun tetap disiplin, sehingga santri merasa nyaman dan antusias mengikuti setiap sesi.

Thumbnail
1 week ago
Mahasiswa FITK UIN Malang Perkuat Kompetensi Global Lewat “Mengajar dan Skill Class” di Malaysia

AINUN ADIB RIF`AN ASSHIDIQI

FITK INSIGHT – Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia — Langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui keikutsertaan dalam International Internship Program (IIP) 2026 yang berada di bawah koordinasi International Office and Students Affairs (IOSA) FITK. Pada April 2026, mahasiswa IIP melaksanakan kegiatan asistensi mengajar di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah (MTAS) dengan menghadirkan program “Mengajar dan Skill Class”, sebuah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik secara langsung di dalam kelas. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa untuk langsung mempraktikkan apa yang dipelajari melalui berbagai aktivitas aplikatif. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa secara lebih mendalam sekaligus mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Suasana kelas berlangsung aktif dan dinamis. Para siswa terlibat dalam diskusi, simulasi, serta praktik langsung yang mendorong mereka untuk berpikir kritis dan berani mengekspresikan ide. Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan tidak monoton. Mahasiswa IIP berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang kreatif dan adaptif. Dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, mereka berhasil membangun suasana kelas yang kolaboratif, di mana setiap siswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif. Program ini juga menjadi wadah pengembangan soft skills siswa, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kepercayaan diri. Tidak hanya itu, mahasiswa turut memperoleh pengalaman berharga dalam mengelola kelas di lingkungan internasional, sekaligus memahami dinamika pembelajaran lintas budaya. Pihak Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah (MTAS) memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa FITK yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Sementara itu, IOSA FITK menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mencetak calon pendidik yang profesional, inovatif, dan berdaya saing global. Program “Mengajar dan Skill Class” yang dilaksanakan mahasiswa FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Maahad Tahfiz As-Sa’idiyyah Malaysia menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi pedagogik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif bagi siswa. Keberhasilan ini diharapkan terus menjadi pemantik semangat inovasi dalam dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.