ALVIONA NINDA FEBRIYANTI
Malang - Anggota Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 182 "Gana Asfelic" bersama anggota posyandu, ibu dan anak balita Desa Dengkol. Bersama Mahasiswa melakukan pencegahan stunting dengan membagikan bubur kacang hijau, pada Jum'at (03/01/2025). Kegiatan bertujuan untuk membantu pencegahan stunting pada balita Dusun Krajan, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari dalam upaya pertumbuhan generasi yang sehat. Pembagian Bubur Kacang Hijau ini memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting. Bubur kacang hijau ini dapat meningkatkan gizi bayi dan membantu pertumbuhannya. Pembuatan kacang hijau juga melalui beberapa proses, kacang di rebus selama setengah jam dan ditinggalkan semalaman. Proses dilanjutkan di hari ke dua dengan menambahkan air, daun pandan, garam, gula dan santan ke dalam kacang hijau yang telah direbus. Pemilihan kacang hijau ini dibuat karena memiliki serat, protein, vitamin, mineral, karbohidrat yang aman untuk di konsumsi bayi usia 6 bulan ke atas. Bubur kacang hijau ini juga dapat digunakan sebagai pengganti MPASI terkecuali ada reaksi alergi. Posyandu dan pembagian bubur kacang hijau ini berada di salah satu rumah warga dan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Bubur kacang hijau kemudian dibagikan setelah pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tanda tangan kehadiran. Posyandu sendiri menyediakan kue lumpur dan telur dibagikan bersama dengan bubur kacang hijau. "terimakasih ya kak, sudah memberikan bubur kacang hijau," ungkap salah satu wali dari balita di Posyandu.
FAJAR TRIATMOJO
Malang - Anggota Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 182 "Gana Asfelic", mengadakan lomba memperingati Tahun Baru pada Selasa (31/12/2024). Kegiatan bertema "Colorful Happiness New Year" ini bertujuan untuk membangun sosialisasi dan komunikasi anak-anak generasi Dusun Krajan, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, dalam upaya mengurangi kebiasaan bermain game yang ada pada Handphone. Kegiatan ini merupakan program kerja pertama dari KKM UIN Malang kelompok 182, kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Bapak Kepala Desa Dengkol, Bapak Sekertaris Desa Dengkol, dan Kepala Dusun Krajan. "Tetap semangat dengan niat yang baik maka akan menghasailkan buah yang terbaik", pesan Agus Afandi (Kepala Desa Dengkol) Selanjutnya yaitu perlombaan, diawali dengan Lomba Karet dilanjutkan Lomba Balon dan Lomba Memasukkan Paku kedalam botol. Peserta lomba dari anak-anak usia 5 sampai 10 tahun, masing -masing lomba terdapat penanggung jawab lomba untuk membacakan peraturan dan memberikan contoh sebelum lomba di mulai. Masing-masing dari keseluruhan lomba terdapat pemenang juara 1 dan juara 2. KKM Menyatu dengan Masyarakat (Sumber: Dokumentasi Pribadi) Acara kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada peraih juara 1 dan juara 2, diikuti foto bersama seluruh panitia dan peserta lomba. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), diharap mahasiswa mampu berbaur dengan masyarakat dari kalangan anak- anak hingga orang tua yang kehadirannya mampu membawa manfaat. Penulis : Ali Murtadho, Fajar Triatmojo
NUR HARDIANSYAH
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 113 Amurwabhumi UIN Malang di Desa Gunungrejo mengadakan Seminar Parenting berjudul "Membangun Karakter Anak Melalui Pola Asuh Islami". Seminar ini dilakukan dengan tujuan dapat menjadi wadah bagi para orang tua untuk mendapatkan wawasan dan strategi mendidik anak dengan nilai-nilai Islam. Seminar ini diadakan di MI Al Maarif 11 Gunungrejo dengan mengahadirkan sekitar 75 wali murid kelas 5 dan perwakilan wali murid seluruh kelas sebagai audiens. Kegiatan seminar ini juga mengundang pemateri, yaitu Bapak Benny Afwadzi M. Hum yang merupakan dosen UIN Malik Ibrahim Malang, dan di pandu Muhammad Nur Faqih Al Fauzani selaku moderator yang merupakan mahasiswa anggota KKM Desa Gunung Rejo. Bapak Benny menyampaikan materi mengenai pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak yang berakhlak mulia. Beliau juga menekankan bahwa pola asuh berbasis nilai-nilai Islam dapat membentuk anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Januari 2024 yang dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 11.30 WIB. Saat acara berlangsung, wali murid sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan. Selain itu, wali murid juga turut aktif berpatisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab, membahas berbagai tantangan dalam mendidik anak di era modern ini. Aspek penting dari materi yang disampaikan adalah orang tua memiliki peran besar dalam mendidik dan membangun anak yang beriman dan berakhlak mulia. Pola asuh Islami menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak sejak dini. Islam juga telah mengatur dengan jelas bahwa orang tua berkewajiban dalam mendidik anak, baik dalam aspek spiritual, moral, maupun pendidikan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, orang tua dapat membimbing anak agar tumbuh menjadi individu yang berkarakter dan bermoral, serta memiliki bekal untuk menghadapi kehidupan dunia dan akhirat. Melalui seminar ini, diharapkan semoga dapat memberikan wawasan dan manfaat bagi para wali murid dalam mendidik anak-anak mereka sesuai dengan ajaran Islam.
MUHAMMAD SALMAN AL FARISI
Pada Kamis, 23 Januari 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Kopi Taji, Desa Taji, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang kelompok 29 menggelar pelatihan affiliate marketing. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda desa, khususnya yang berada di RT 3, RT 4, dan RT 5. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para pemuda Desa Taji dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital melalui affiliate marketing. Dalam era digital saat ini, affiliate marketing menjadi salah satu strategi bisnis yang efektif untuk meningkatkan pendapatan tanpa memerlukan modal besar. Mahasiswa KKM kelompok 29 berinisiatif menyelenggarakan program ini untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan pemuda desa. cara ini diawali dengan pembukaan oleh Janggi Dusat H.A.W, yang bertindak sebagai MC sekaligus moderator. Dengan penuh semangat, Janggi menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran pemuda Desa Taji yang begitu antusias dalam mengikuti pelatihan ini. "Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi pemuda Desa Taji untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui teknologi digital," ujarnya. Pemateri utama dalam pelatihan ini adalah Moh. Nasukhin Asrori, salah satu mahasiswa UIN Malang yang juga tergabung dalam kelompok 29. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, Nasukhin memaparkan materi secara runtut dan mudah dipahami. Ia menjelaskan konsep dasar affiliate marketing, bagaimana cara kerja sistem ini, serta potensi penghasilan yang bisa diraih jika dilakukan dengan konsisten. Setelah penyampaian materi, peserta diajak langsung untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Mereka diajarkan cara membuat akun di platform affiliate, memahami langkah-langkah awal promosi, serta tips dan trik untuk mengimplementasikan strategi pemasaran digital yang efektif. Suasana pelatihan semakin hidup ketika peserta mulai mencoba membuat akun mereka sendiri dengan bimbingan langsung dari pemateri. Antusiasme pemuda Desa Taji terlihat jelas sepanjang acara. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi tentang cara mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial. Salah satu peserta dari RT 4 mengungkapkan, "Saya sangat tertarik dengan peluang ini karena bisa dikerjakan di mana saja. Terima kasih kepada kakak-kakak mahasiswa UIN Malang yang telah berbagi ilmu." Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan pemuda Desa Taji tentang potensi besar dalam dunia digital marketing, khususnya melalui sistem afiliasi. Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29 berharap pemuda Desa Taji dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas kolaborasi yang telah terjalin. Mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29 berharap pelatihan ini menjadi awal dari langkah besar para pemuda Desa Taji dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif.
SHOHIBATUL MAILINDA
https://www.kompasiana.com/qonitaputri7286/6785fbb234777c7f4452b1c2/hindari-stunting-penuhi-gizi-seimbang-kkm-98-uin -malang-ikut-andil-dalam-posyandu-anak-usia-dini-hingga-lansia-di-dusun-karangrajo-desa-sukopuro?page=1&page_images=2
DHATUN NUR`AINI
Anggota Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 182 "Gana Asfelic", mengadakan seminar sebagai bentuk mendukung UMKM Desa menuju maju bersama teknologi emas pada Sabtu (11/01/2025). Kegiatan ini bertema "teknologi cloud computing" ini bertujuan untuk membantu masyarakat melejit dalam meningkatkan minat konsumen pada produk UMKM Desa, dalam upaya meningkatkan hasil perekonomian masyarakat Desa. Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Dengkol, Sekertaris Desa Dengkol, Kepala Dusun Dengkol, Ibu Kepala Desa Dengkol, Perwakilan Posyandu, dan Perwakilan PKK. Seminar UMKM yang berjudul "Meningkatkan produktifitas UMKM Desa dengan Teknologi Tepat Guna" dengan pemateri Dr. Yayuk Sri Rahayu, SE., MM dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pemateri menyampaikan beberapa materi yaitu bagaimana cara marketing yang baik, mulai dari tampilan kemasan, komposisi yang jelas, pemasaran dengan media online seperti Shopee, Toko Pedia, Tiktok Shop dan lazada. Dari beberapa cara marketing yang disampaikan, pemateri juga menjelaskan bagaimana pencatatan modal dan pengeluaran yang tertata. "Menjual kerupuk rengginang mentah dengan yang sudah matang keuntungan lebih besar 3 kali lipat rengginang yang sudah matang" (Dr. Yayuk Sri Rahayu, SE., MM) Kegiatan ini diharapkan membantu meningkatkan UMKM dengan cara yang efektif. Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat yang memiliki UMKM untuk melakukan pencatatan penjualan mulai dari modal dan keuntungan secara rinci sangatlah penting.