Thumbnail
1 year ago
Pondok Ramadhan MTsN Kota Batu: Membentuk Karakter Islami di Bulan Suci

TISKA DWI AMELYA

MTsN Kota Batu kembali menyelenggarakan kegiatan Pondok Romadhon sebagai wujud komitmen dalam membina akhlak dan spiritualitas peserta didik selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti karena memberikan pengalaman religius yang bermakna bagi siswa-siswi madrasah.Selama beberapa hari, seluruh siswa dari kelas VII hingga IX mengikuti serangkaian kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah. Pondok Romadhon dirancang dengan suasana yang kondusif dan penuh makna, menekankan pada peningkatan keimanan, pemahaman keislaman, serta penguatan karakter Islami. Beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan antara lain tadarus Al-Qur'an berjamaah, kajian keislaman bersama guru dan pemateri undangan, pelatihan ibadah praktis seperti tata cara wudhu dan shalat. Kepala MTsN Kota Batu, Buassim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Pondok Romadhon bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sarana penting dalam membentuk kepribadian siswa yang lebih religius. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai Islam dalam diri siswa, agar mereka tidak hanya memahami ajaran agama, tapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar beliau. Kegiatan ini juga disambut dengan antusias oleh para siswa. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa Pondok Romadhon membuatnya merasa lebih dekat dengan Al-Qur'an dan semakin termotivasi untuk memperbaiki ibadahnya. "Saya senang bisa belajar bersama teman-teman tentang agama dan ibadah. Rasanya Ramadhan jadi lebih bermakna," tuturnya. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, MTsN Kota Batu berharap kegiatan ini dapat meninggalkan kesan positif dan menjadi bekal spiritual yang berharga bagi seluruh siswa, baik selama bulan Ramadhan maupun dalam kehidupan sehari-hari. https://www.kompasiana.com/ammtsnbatu257459/6806df8334777c1a706b7253/pondok-ramadhan-mtsn-kota-batu-membentuk-karakter-islami-di-bulan-suci

Thumbnail
1 year ago
Mengawali Hari dengan Cahaya: Sholat Dhuha Berjamaah Siswa MTsN Kota Batu

M.RIF`I DARMAWAN HARIS

MTsN Kota Batu tak hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten dalam membina karakter dan spiritualitas peserta didiknya. Salah satu program unggulan yang mendukung pembinaan tersebut adalah kegiatan sholat dhuha berjamaah, yang dilaksanakan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai.Kegiatan ini dimulai pukul 06.40 hingga 07.10 WIB, bertempat di masjid sekitar lingkungan sekolah. Siswa-siswi MTsN Kota Batu telah dibiasakan untuk berwudhu dari rumah, sehingga sesampainya di sekolah, mereka langsung bersiap menuju masjid untuk melaksanakan ibadah.Dengan langkah tenang dan pakaian rapi, para siswa bergerak bersama menuju masjid, membentuk saf, dan melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah dalam suasana yang khidmat dan tertib. Suasana pagi yang sejuk dan damai menambah kekhusyukan ibadah, menghadirkan ketenangan sebelum mereka memasuki aktivitas belajar di kelas. Kegiatan sholat dhuha ini tidak hanya menjadi amalan sunnah yang dilestarikan, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Dengan melaksanakannya secara rutin, siswa dilatih untuk disiplin waktu, menjaga kekhusyukan dalam ibadah, serta membiasakan diri memulai hari dengan doa dan rasa syukur. Sholat dhuha berjamaah juga menanamkan nilai kebersamaan di antara siswa dan guru. Para pendidik turut hadir mendampingi dan membimbing, menjadikan kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga upaya bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan harmonis. Dengan rutin mengawali hari melalui ibadah, siswa MTsN Kota Batu dilatih untuk selalu mengingat Allah sebelum menuntut ilmu. Nilai-nilai seperti tawakal, kesabaran, dan rasa syukur dipupuk melalui amalan ringan namun bermakna ini. Melalui kegiatan sholat dhuha berjamaah, pihak madrasah berharap peserta didik tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kesadaran spiritual yang kuat. Tradisi ini menjadi bagian dari proses pendidikan holistik yang menggabungkan aspek intelektual dan spiritual dalam keseharian siswa. Sholat dhuha berjamaah bukan hanya aktivitas rutin di pagi hari, tetapi telah menjadi bagian dari budaya madrasah yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata. Kegiatan ini menjadi awal hari yang menenangkan, membawa siswa memasuki kelas dengan hati yang lebih bersih, pikiran yang lebih jernih, dan semangat yang lebih tinggi. Dengan istiqamah menjaga tradisi ini, MTsN Kota Batu terus berupaya mencetak generasi yang tak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga kokoh dalam iman dan taqwa.https://www.kompasiana.com/ammtsnbatu257459/67fc5f71c925c427d305b272/mengawali-hari-dengan-cahaya-sholat-dhuha-berjamaah-siswa-mtsn-kota-batu

Thumbnail
1 year ago
Kegiatan Bagi-bagi Takjil Oleh Kelompok KKM Satyendra Vijaya

NADIAH FAIZA SALSABILA

Ramadan adalah bulan penuh kasih sayang dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan. Dalam semangat itu, kelompok KKM Satyendra Vijaya melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat serta bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama di momen menjelang berbuka puasa.Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama selama pelaksanaan KKM, dengan tujuan tidak hanya untuk membantu masyarakat sekitar, tetapi juga membangun karakter mahasiswa yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu terlibat langsung dalam kehidupan sosial. Kegiatan ini dirancang dan dilaksanakan secara mandiri oleh seluruh anggota kelompok, mulai dari perencanaan, penggalangan dana, hingga proses pembuatan dan distribusi takjil. Puluhan paket takjil disiapkan secara gotong royong, berisi makanan ringan dan minuman segar untuk berbuka. Menjelang waktu maghrib, para mahasiswa turun ke jalan dan titik-titik keramaian untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan, pedagang, warga sekitar, hingga anak-anak yang sedang bermain di lingkungan setempat. Wajah-wajah bahagia terpancar dari mereka yang menerima takjil. Sapaan ramah, senyum ikhlas, dan doa-doa tulus mengiringi proses pembagian, menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dan apresiasi dari warga, yang merasa senang dengan kehadiran para mahasiswa yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial di bulan suci ini. "Kami ingin memanfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin dengan cara berbagi. Meskipun sederhana, kami berharap takjil ini bisa membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi yang menerima," ungkap salah satu anggota Satyendra Vijaya. Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kerja sama dan kekompakan antaranggota kelompok. Dalam proses pelaksanaannya, setiap anggota berperan aktif sesuai dengan tugas masing-masing, mulai dari mengumpulkan iuran, menyiapkan takjil, hingga terjun langsung ke lapangan. Ini menjadi pembelajaran penting tentang arti kolaborasi dan pelayanan masyarakat yang sesungguhnya. Melalui kegiatan bagi-bagi takjil ini, kelompok KKM Satyendra Vijaya berharap dapat memberikan dampak positif, sekecil apa pun, serta menumbuhkan semangat berbagi di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi amal baik yang terus mengalir dan menjadi kenangan manis dalam perjalanan KKM yang penuh makna. https://www.kompasiana.com/ammtsnbatu257459/6806da5034777c4d45106452/kegiatan-bagi-bagi-takjil-oleh-kelompok-kkm-satyendra-vijaya

Thumbnail
1 year ago
Partisipasi Mahasiswa KKM UIN Malang dalam Pengajian Rutin Balai Rahmah: Membangun Harmoni Spiritual di Tengah Masyarakat

SALWA SALIMATUNNAJAH

Balai Rahmah, Desa Jetak – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian rutin yang dilaksanakan setiap malam Senin pukul 19.30 hingga 21.00 WIB di Balai Rahmah, Desa Jetak. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam membangun kedekatan antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat, serta mempererat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sosial. Pengajian rutin ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar, tokoh agama, hingga mahasiswa KKM yang tengah melaksanakan pengabdian di desa tersebut. Rangkaian kegiatan meliputi kajian kitab yang dipandu oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Diba’ sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif membantu dalam menyiapkan tempat dan kebutuhan teknis lainnya. Kehadiran mereka memberikan semangat baru dalam suasana pengajian dan menunjukkan sinergi yang harmonis antara dunia akademik dan kehidupan masyarakat. Menurut Dhila, salah satu mahasiswa KKM, keterlibatan dalam pengajian ini memberikan banyak manfaat, khususnya dalam menambah wawasan keagamaan dan memperkuat jalinan silaturahmi dengan warga. "Kami merasa sangat diterima oleh masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami tidak hanya belajar dari buku, tapi juga dari kehidupan sosial dan spiritual masyarakat," ungkapnya. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang kuat, kegiatan pengajian rutin ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan saling menguatkan.

Thumbnail
1 year ago
Pembukaan Kegiatan Bingkisan Ramadan di Kampung Sentosa Jaya, Malaysia

NUR INDAH MUFARROHATUL A`YUN

Malaysia – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malang melaksanakan pembukaan kegiatan Khidmat Masyarakat Bingkisan Ramadan di Kampung Sentosa Jaya, Paroi, Malaysia, pada Sabtu (8/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu ibu-ibu tunggal dengan memberikan bantuan bahan pokok makanan. Acara seremonial berlangsung di Surau An-Nur Kampung Sentosa Jaya pukul 10.00 hingga 11.00 waktu setempat dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat. Beberapa tokoh yang hadir dalam acara ini antara lain Encik Ahmad Shahir bin Shapie selaku Penghulu Dusun Paroi, Dr. Noor Azam bin Abd Aziz sebagai pengurus Masjid At-Taqwa Paroi, Encik Aswan Md Diah selaku Ketua Kampung Sentosa Jaya, serta Tuan Haji Abdullah bin Othman sebagai pengurus Surau An-Nur Kampung Sentosa Jaya. Turut hadir pula Tuan Haji Zaki Muda selaku YDP Ikram (Rembau) serta para jamaah Surau An-Nur yang tengah mempersiapkan bubur lambuk untuk dibagikan kepada warga sekitar. Setelah acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan bahan pokok kepada ibu-ibu tunggal yang membutuhkan. Mahasiswa UIN Malang secara langsung menyerahkan bingkisan kepada para penerima manfaat, yang disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat setempat, khususnya mereka yang kurang mampu dalam menyambut bulan suci Ramadan.