FITRIA NURUL IMAN
Desa Argosuko, 16 Januari 2025 -- Dalam Upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan mencegah terjadinya stunting, Kelompok 1 KKM berkolaborasi dengan Kelompok 71 dan 141 serta Ibu PKK Argosuko mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Cegah Stunting, Wujudkan Parenting untuk Masa Depan Cerah Anak." Acara ini berlangsung di Balai Desa Argosuko dan dihadiri oleh perwakilan wali murid dan anak TK di Desa Argosuko. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana, Nabila Nur Azizah, yang menekankan tentang pentingnya parenting yang tepat saat ini dan juga memperhatikan gizi seimbang anak semenjak masa kehamilan. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dosen Psikologi Uin Malang, Ibu Puji Astuti. Di dalam sosialisasinya kali ini, Ibu Puji memberikan ilmunya mengenai pentingnya memperhatikan apa yang dikonsumsi anak. Sebagai contoh, untuk susu kemasan, wajib memperhatikan komposisi gula yang terkandung di dalamnya. Ibu Puji menekankan apabila anak baiknya diberi makanan asli, seperti vitamin yang bersumber dari buah dan sebagainya. Selain itu, pemateri menjelaskan perawatan kesehatan fisik dan mental secara optimal serta psikososial yang mendukung tumbuh kembang anak. Selepas sesi sosialisasi, diadakan juga lomba mewarnai yang nantinya akan menekankan kerja sama antara ibu dan anak. Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak tidak bosan dengan acara yang sedang berlangsung, apalagi kegiatan mewarna bukanlah hal yang asing dan sulit untuk mereka kerjakan. "Aku suka kak mewarna, apalagi bentuknya gunung-gunung gini," ujar salah satu siswa TK. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih peduli mengenai parenting yang efektif dan pencegahan stunting untuk lebih ditingkatkan, sehingga dapat mendukung terciptanya generasi masa depan yang lebih sehar dan berkualitas.
ZUHRUFUL HIKMATUZ ZAHRO
Pada Ahad, 19 Januari 2025 Karang Taruna Tunas Harapan Desa Putukrejo menggelar acara resuffle pembentukan pengurus Karang Taruna periode 2024-2027 dengan mengangkat tema "Membentuk Pemuda yang Kreatif, Inovatif, dan Partisipatif untuk desa yang lebih maju, kuat dan mandiri". Acara ini berlangsung di Balai Desa Putukrejo dan dihadiri oleh kepala desa Putukrejo, beberapa tokoh masyarakat, serta pemuda setempat. Pelantikan ini menunjukkan semangat baru dalam pemberdayaan pemudayaan pemuda dan pengembangan potensi desa Putukrejo. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 124 Apurana turut berperan aktif dalam mensukseskan acara tersebut. Mereka berkolaborasi dengan panitia setempat dalam persiapan dan pelaksanaan acara, termasuk menjadi pengisi acara dan dokumentasi. Keterlibatan ini menunjukkan sinergi kebersamaan antara mahasiswa KKM Kelompok 124 Apurana dengan Masyarakat setempat. Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Putukrejo, Bapak Heri Wibisono, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, serta Bapak Mahdi selaku pembina dan penasihat Karang Taruna. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap partisipasi aktif mahasiswa KKM 124 Apurana dalam berbagai kegiatan desa, termasuk dalam acara ini. Beliau juga menekankan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam memajukan Desa Putukrejo. Karang Taruna tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan generasi muda, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan desa melalui berbagai inovasi dan program yang bermanfaat. Dengan adanya penyegaran dalam kepengurusan ini, diharapkan Karang Taruna dapat semakin aktif dalam membentuk pemuda yang kreatif, inovatif, dan partisipatif. Hal ini sejalan dengan visi desa untuk menjadi lebih maju, kuat, dan mandiri, sebagaimana yang tercermin dalam tema acara ini. Selanjutnya, Bapak Mahdi selaku pembina Karang Taruna menambahkan bahwa Karang Taruna harus memiliki jiwa kreatif dan proaktif. Ia menekankan pentingnya inisiatif dalam berkontribusi bagi kemajuan desa, bukan sekadar menunggu perintah, tetapi berusaha mencari peluang dan menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk bekerja sama dalam membangun dan mewujudkan visi serta misi yang telah disusun. Ia berharap dengan adanya semangat kebersamaan dan gotong royong, Karang Taruna dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan desa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Karang Taruna yang baru serta pembentukan struktur kepengurusan Karang Taruna yang baru, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan. Diharapkan dengan berlangsungnya acara ini dan dukungan dari Kelompok KKM 124 Apurana dapat menjadikan Karang Taruna Tunas Harapan yang lebih baik lagi kedepannya baik bagi perkembangan dan pemberdayaan Desa Putukrejo maupun pemuda-pemudi Karang Taruna Tunas Harapan.
ULIS MEILINA DWI SAFIRA
Desa Mulyoarjo Lawang, 28 --Kelompok KKN 188 Seva Bhavana sukses mengadakan serangkaian perlombaan di TPQ yang diikuti dengan antusias oleh para santri. Tiga lomba yang dilaksanakan, yaitu lomba tartil, adzan, dan mewarnai, bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar santri serta menciptakan suasana yang menyenangkan selama proses pembelajaran di TPQ. Lomba tartil menjadi ajang untuk mengasah kemampuan para santri dalam membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar. Para santri terlihat berusaha menampilkan yang terbaik, dengan bimbingan dari para ustaz dan ustazah sebelumnya. Tidak hanya menjadi kompetisi ajang, lomba ini juga menjadi media evaluasi untuk melihat sejauh mana kemampuan santri dalam memahami ilmu tajwid. Di sisi lain, lomba adzan memberikan kesempatan bagi santri laki-laki untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengumandangkan adzan secara lantang dan merdu. Dalam lomba adzan banyak peserta yang ikut serta berasal dari kelas dua dan tiga sehingga tingkat kompetisi berasa sangat ketat daya saing antar dua kelas tersebut. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi salah satu kegiatan favorit, terutama bagi santri kelas satu dimana kelas ini didominasi oleh anak-anak kecil. Dengan tema Islami seperti masjid, kaligrafi, dan pemandangan religi, diajak para santri untuk menuangkan kreativitas mereka melalui warna. Para mahasiswa KKN juga mendampingi peserta, memberikan semangat, dan membantu mereka yang membutuhkan. Ketua KKN 188 Seva Bhavana, Dzaki, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan suasana belajar yang berbeda di TPQ. "Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga para santri merasa lebih termotivasi untuk belajar Al-Qur'an dan mendalami ilmu agama," ungkapnya. Para pengajar TPQ menyambut inisiasi baik dari mahasiswa KKN. Menurut Ustazah Azizah, kegiatan ini memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di TPQ. "Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti lomba-lomba ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk lebih giat belajar," ujarnya. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan momen kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat. Para wali santri yang hadir turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Acara puncak ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Hadiah-hadiah yang disiapkan, seperti buku tulis, alat mewarnai, dan bingkisan menarik, semakin menambah keceriaan para santri. Para peserta yang belum berhasil meraih juara tetap merasa senang karena mendapatkan pengalaman berharga yang tidak terlupakan. Mahasiswa KKN 188 Seva Bhavana berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi TPQ. "Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri mereka," tutup Dzaki. Dengan berakhirnya kegiatan ini, kelompok KKN 188 Seva Bhavana berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara siswa dan masyarakat dapat menciptakan program yang bermanfaat bagi perkembangan generasi muda, khususnya di lingkungan keagamaan seperti TPQ.
PUTRI INDAH PUSPITA DEWI
[Ngebruk, 16 Januari 2025] Mahasiswa kkm kelompok 80 "Pancakarsa" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi kebun terong ibu Jumik di Ngebruk, Poncokusumo pada Kamis, 16 Januari 2025 pukul 08.30 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal pertanian lokal di Desa Ngebruk, Poncokusumo. Kebun Ibu Jumik yang terletak didesa Ngebruk, memiliki keberagaman tanaman berupa jeruk, dan jagung. Mahasiswa diajak langsung melihat pengolalaan kebun, dengan cara mencabuti penyangga bambu yang digunakan untuk menyangga pohon terong. Menurut bu jum beberapa hasil terong akan dijual di pasar gadang. Ia menjelaskan tentang pupuk terong dan juga obat apa saja yang dipakai jika terong mengalami masalah pada pertumbuhannya. Kami menyambut kegiatan kunjungan ini dengan sangat antusias. Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan pelajaran tentang pertanian dan juga tantangan yang dihadapi dalam menanam terong. Kunjungan ke kebun Ibu Jum merupakan bagian dari program kunjungan dalam rangka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
TRIA KUSUMA DEWI
Mengukir Kisah Kebersamaan di TPQ Al-Hidayah: Peringatan Isra Mi'raj dan Perpisahan yang Penuh Makna oleh KKM 186 Pada tanggal 25 Januari 2025, kelompok KKM 186 mengadakan acara puncak yang menggabungkan peringatan Isra Mi'raj, pembagian hadiah lomba, serta acara perpisahan di TPQ Al-Hidayah. Kegiatan ini dirancang untuk memperingati salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam, memberikan apresiasi kepada santri TPQ atas prestasi mereka, dan menjadi ungkapan rasa terima kasih atas kebersamaan kami selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ tersebut. Acara dimulai dengan istighotsah bersama yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam, selaku pengasuh TPQ. Suasana sore itu sangat khidmat, dengan lantunan zikir dan doa yang diikuti oleh para santri, pengurus TPQ, orang tua, dan anggota kelompok KKM 186. Istighotsah ini menjadi pembuka yang penuh makna, mengingatkan semua yang hadir untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT dan memohon keberkahan dalam acara yang akan dilangsungkan. Pembukaan oleh mc Setelah istighotsah, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dari kelompok KKM 186. MC memberikan pengantar mengenai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan untuk memperingati Isra Mi'raj. Suasana semakin khusyuk ketika salah satu anggota kelompok kami, Khusnul Amalia, membacakan ayat suci Al-Qur'an. Lantunan ayat suci yang merdu tersebut memenuhi ruangan, memberikan ketenangan dan keberkahan bagi semua yang hadir. Berikutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan Al-Hidayah, Bapak Khairul Anam, S.Pd.I, M.M. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi kelompok KKM 186 yang telah memberikan dampak positif bagi pendidikan di TPQ. Beliau juga menyampaikan harapan agar kebersamaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus memajukan TPQ Al-Hidayah. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KKM 186, Zam Zam Nur Jaman. Dalam pidatonya, Zam Zam mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukur karena telah diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ ini. Ia juga menyampaikan harapan agar apa yang telah dilakukan oleh kelompok kami dapat membawa manfaat jangka panjang bagi para santri. Proses potong tumpeng oleh bapak pengasuh dengan ketua kelompok 186 Momen yang paling ditunggu oleh para santri adalah pembagian hadiah lomba. Sebelumnya, berbagai lomba telah diadakan, seperti lomba mewarnai untuk kelas Isti'dad dan Jilid 1, lomba doa harian dan surat-surat pendek untuk kelas Jilid 2, serta lomba fashohah untuk kelas Jilid 3. Nama-nama pemenang diumumkan dengan penuh semangat, dan para santri yang menang maju ke depan untuk menerima hadiah. Melihat wajah ceria para santri saat menerima penghargaan, kami merasa semua usaha dalam menyiapkan lomba ini terbayar lunas. Kami berharap hadiah ini tidak hanya menjadi apresiasi, tetapi juga motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pembagian Hadiah Pemenang lomba Setelah pembagian hadiah, acara berlanjut dengan prosesi penyerahan sertifikat penghargaan dari TPQ Al-Hidayah kepada kelompok KKM 186. Penyerahan ini menjadi simbol apresiasi dari pihak TPQ atas dedikasi yang telah kami berikan selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ. Prosesi ini mengingatkan kami bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, dapat memberikan dampak yang berarti bagi orang lain. Acara dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan oleh Bapak Khairul Anam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberkahan yang telah diberikan selama kebersamaan kami. Potong tumpeng ini juga menjadi simbol perpisahan yang penuh haru, menandai akhir dari masa bakti kami di TPQ Al-Hidayah. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam. Doa ini menjadi penutup yang penuh makna, mengiringi harapan agar segala kegiatan yang telah dilakukan membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, terutama bagi santri dan pengurus TPQ. Pembagian piala oleh bapak pengasuh Acara ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga pembelajaran berharga bagi kami. Selama lebih dari satu bulan, kami belajar tentang pentingnya pengabdian, kerja sama, dan dedikasi dalam dunia pendidikan. Para santri mengajarkan kami tentang semangat belajar, sementara para pengurus TPQ memberikan teladan tentang pentingnya keikhlasan dalam mendidik generasi muda. Kelompok KKM 186 merasa bangga telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ Al-Hidayah. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga, dan semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat besar bagi para santri dan lingkungan TPQ. Acara ini menjadi penutup yang indah, sekaligus awal dari harapan untuk masa depan yang lebih baik. https://www.kompasiana.com/farrosasadudinmilzam7063/679733faed641502dc70f132/mengukir-kisah-kebersamaan-di-tpq-al-hidayah-peringatan-isra-mi-raj-dan-perpisahan-yang-penuh-makna-oleh-kkm-186
MUHAMMAD IDRIS AFINI
Pada Ahad, 19 Januari 2025 Karang Taruna Tunas Harapan Desa Putukrejo menggelar acara resuffle pembentukan pengurus Karang Taruna periode 2024-2027 dengan mengangkat tema "Membentuk Pemuda yang Kreatif, Inovatif, dan Partisipatif untuk desa yang lebih maju, kuat dan mandiri". Acara ini berlangsung di Balai Desa Putukrejo dan dihadiri oleh kepala desa Putukrejo, beberapa tokoh masyarakat, serta pemuda setempat. Pelantikan ini menunjukkan semangat baru dalam pemberdayaan pemudayaan pemuda dan pengembangan potensi desa Putukrejo. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 124 Apurana turut berperan aktif dalam mensukseskan acara tersebut. Mereka berkolaborasi dengan panitia setempat dalam persiapan dan pelaksanaan acara, termasuk menjadi pengisi acara dan dokumentasi. Keterlibatan ini menunjukkan sinergi kebersamaan antara mahasiswa KKM Kelompok 124 Apurana dengan Masyarakat setempat. Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Putukrejo, Bapak Heri Wibisono, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, serta Bapak Mahdi selaku pembina dan penasihat Karang Taruna. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap partisipasi aktif mahasiswa KKM 124 Apurana dalam berbagai kegiatan desa, termasuk dalam acara ini. Beliau juga menekankan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam memajukan Desa Putukrejo. Karang Taruna tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan generasi muda, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan desa melalui berbagai inovasi dan program yang bermanfaat. Dengan adanya penyegaran dalam kepengurusan ini, diharapkan Karang Taruna dapat semakin aktif dalam membentuk pemuda yang kreatif, inovatif, dan partisipatif. Hal ini sejalan dengan visi desa untuk menjadi lebih maju, kuat, dan mandiri, sebagaimana yang tercermin dalam tema acara ini. Selanjutnya, Bapak Mahdi selaku pembina Karang Taruna menambahkan bahwa Karang Taruna harus memiliki jiwa kreatif dan proaktif. Ia menekankan pentingnya inisiatif dalam berkontribusi bagi kemajuan desa, bukan sekadar menunggu perintah, tetapi berusaha mencari peluang dan menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk bekerja sama dalam membangun dan mewujudkan visi serta misi yang telah disusun. Ia berharap dengan adanya semangat kebersamaan dan gotong royong, Karang Taruna dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan desa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Karang Taruna yang baru serta pembentukan struktur kepengurusan Karang Taruna yang baru, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan. Diharapkan dengan berlangsungnya acara ini dan dukungan dari Kelompok KKM 124 Apurana dapat menjadikan Karang Taruna Tunas Harapan yang lebih baik lagi kedepannya baik bagi perkembangan dan pemberdayaan Desa Putukrejo maupun pemuda-pemudi Karang Taruna Tunas Harapan.