Thumbnail
2 years ago
Semangat Posyandu: Antusiasme Warga Desa Kemiri Demi Generasi Sehat

BASUKI RAHMAT

Desa Kemiri di Kecamatan Jabung tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekompakan dan semangat gotong royong warganya dalam berbagai kegiatan sosial. Salah satu kegiatan yang selalu dinantikan oleh warga adalah Posyandu, yang rutin diadakan setiap bulan. Posyandu menjadi momen penting bagi para ibu dan balita untuk mendapatkan layanan kesehatan, serta berkumpul dan berbagi informasi seputar kesehatan dan tumbuh kembang anak.Sejak pagi hari, ibu-ibu datang membawa balita mereka memenuhi halaman Ponsyandu. Dengan senyum ceria dan penuh semangat, mereka menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari para kader Posyandu yang terlatih. Tidak hanya ibu-ibu, para ayah pun tak mau ketinggalan ikut serta membantu dan mendampingi. Kegiatan Posyandu di Desa Kemiri menyediakan berbagai layanan kesehatan yang sangat bermanfaat, antara lain; Penimbangan dan Pengukuran, setiap balita ditimbang dan diukur tinggi badannya untuk memantau pertumbuhan mereka. Data ini dicatat dengan teliti untuk memastikan setiap anak tumbuh dengan baik. Dilanjutkan dengan pemberian Vitamin dan Imunisasi, para balita mendapatkan vitamin dan imunisasi yang diperlukan untuk mencegah berbagai penyakit. Ibu-ibu pun diberikan informasi tentang pentingnya imunisasi dan asupan vitamin untuk kesehatan anak. Selanjutnya yaitu Penyuluhan Gizi, Para kader Posyandu memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil, menyusui, dan balita. Mereka juga mengajarkan cara memasak makanan sehat yang mudah dan terjangkau. Keberhasilan Posyandu di Desa Kemiri tidak lepas dari keterlibatan berbagai pihak. Para kader Posyandu yang berdedikasi telah menjalani pelatihan khusus untuk memberikan layanan terbaik. Selain itu, dukungan dari Puskesmas dan pemerintah desa juga sangat membantu dalam penyediaan alat dan bahan yang diperlukan. Tidak hanya tenaga kesehatan, warga desa sendiri juga turut aktif berpartisipasi. Gotong royong membersihkan area Posyandu sebelum kegiatan dimulai, hingga menyediakan makanan ringan bagi para peserta, adalah bentuk kontribusi nyata dari warga. Hal ini menunjukkan betapa tingginya rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial di Desa Kemiri. Melalui kegiatan Posyandu yang rutin di laksanakan setiap bulan, diharapkan dapat menjaga serta meningkatkan kesehatan ibu, anak dan lansia di Desa Kemiri. Para ibu semakin sadar akan pentingnya pola asuh dan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak-anak mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ikatan sosial antarwarga. Antusiasme warga Desa Kemiri dalam kegiatan Posyandu adalah contoh nyata betapa pentingnya kebersamaan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Desa Kemiri terus berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik demi masa depan generasi yang lebih baik.  

Thumbnail
2 years ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Rancang Aplikasi Pembayaran PAM Desa Pandanrejo Berbasis Web dengan Metodologi Scrum

SEVI INDRIANA

Tim khusus yang beranggotakan 7 mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi pembayaran Perusahaan Air Minum (PAM) Desa Pandanrejo berbasis web. Proyek besar ini bertujuan untuk memodernisasi sistem pembayaran PAM yang sebelumnya dilakukan secara manual, sehingga lebih efisien dan akurat. Dalam pengembangan aplikasi ini, tim KKM menerapkan metodologi Scrum yang dikenal dengan pendekatannya yang fleksibel dan iteratif. Metodologi ini memungkinkan tim untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan umpan balik dari pengguna secara cepat. Dengan Scrum, proses pengembangan dibagi menjadi beberapa sprint dengan tujuan yang jelas, memungkinkan tim untuk fokus pada fitur-fitur prioritas dan menghasilkan increment aplikasi secara berkala. Aplikasi ini dibangun menggunakan kombinasi teknologi web terkini. Bahasa pemrograman JavaScript, HTML, dan CSS digunakan untuk membangun antarmuka pengguna (UI) yang responsif dan menarik. Sementara itu, PHP digunakan untuk logika backend dan pengelolaan data. Database MySQL dengan server lokal Laragon dipilih untuk menyimpan data pelanggan, transaksi pembayaran, dan informasi terkait lainnya. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan proses pembayaran PAM di Desa Pandanrejo menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan admin dalam melakukan pembayaran dan pelaporan, harapannya kedepannya aplikasi ini dapat terus berkembang dan dapat di akses luas oleh seluruh masyarakat Desa pandanrejo. Selain pengembangan aplikasi, tim khusus ini juga turut membantu dalam pengisian website desa dengan menambahkan informasi mengenai kegiatan-kegiatan KKM selama berada di Desa Pandanrejo. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas kegiatan KKM dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat desa. Program kerja dari tim KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.  

Thumbnail
2 years ago
Penyuluhan Parenting dan Pencegahan Stunting di Desa Tumpakrejo oleh Mahasiswa KKM UIN Malang : "Orang Tua Hebat, Anak Sehat: Dari Hati ke Nutrisi"

MUH. RIZQY SAPUTRO

Tumpakrejo, Kalipare -- Rabu, 22 Januari 2025, kelompok 58 dan 128 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan penyuluhan parenting dan stunting di Balai Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare. Acara ini diadakan beriringan dengan kegiatan pengukuran balita yang diselenggarakan oleh Yayasan Ya Bisa. Dengan mengusung tema "Orang Tua Hebat, Anak Sehat: Dari Hati ke Nutrisi," kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pola asuh yang baik dan cara mencegah stunting pada anak. Penyuluhan ini menghadirkan dua pemateri utama yatu Ibu Ernawati Yuliana, S.Pd, SD., sebagai pemateri parenting, dan Ibu Aceviani Rizka Sari, yang memaparkan pencegahan serta solusi stunting.  Pada sesi parenting, Ibu Ernawati menekankan pentingnya komunikasi efektif antara orang tua dan anak. Beliau menjelaskan bahwa komunikasi yang baik dapat membantu orang tua memahami kebutuhan emosional anak serta menerapkan nilai-nilai positif dalam keluarga. Selain itu, para peserta juga diajak untuk belajar cara membangun karakter positif pada anak melalui pola asuh yang suportif dan penuh kasih sayang. Di sisi lain, Ibu Rizka menyampaikan materi tentang stunting, mulai dari pengertian hingga cara pencegahannya. Beliau menjelaskan bahwa stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang, dapat dicegah melalui pemenuhan nutrisi yang cukup sejak masa kehamilan hingga usia balita. Peserta juga diberikan panduan praktis untuk meningkatkan kualitas makanan anak. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKM UIN Malang sebagai panitia, serta kader posyandu setempat yang bertugas melakukan pengukuran balita. Para ibu yang hadir adalah mereka yang memiliki anak dengan risiko stunting. Mereka tampak antusias mengikuti penyuluhan, yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para pemateri. Salah satu panitia mengungkapkan bahwa, harapan terlaksananya kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat memberikan pola asuh yang baik bagi anak-anak mereka serta terhindar dari memiliki anak yang stunting di masa depan. "Saya berharap semoga masyarakat, terutama orang tua dapat mendapatkan wawasan baru terkait pola asuh serta peran dalam mendidik anak untuk membangun karakter anak yang baik kedepannya, dan orang tua juga dapat teredukasi mengenai stunting agar dapat menghindari resiko terjadinya hal tersebut" ujar Zakiyah, selaku moderator. Selain itu, diharapkan para orang tua dapat memahami pentingnya nutrisi dan pengasuhan yang berkualitas agar dapat terciptanya generasi anak-anak yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal, serta orang tua yang mampu memberikan pengasuhan terbaik bagi perkembangan fisik dan mental anak-anaknya di masa depan.

Thumbnail
2 years ago
Pesarean Gunung Kawi: Destinasi Ziarah Penuh Sejarah dan Spiritualitas

FARID FARHAN AHZAMI

KKM UIN Malang bersama Kelompok 70 dan 140 pada (22/01) mengunjungi Gunung Kawi, yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi ziarah yang sarat makna bagi banyak peziarah dari berbagai daerah. Di kawasan ini terdapat kompleks pesarean yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Eyang Jugo (Kyai Zakaria II) dan Raden Mas Iman Soedjono, dua tokoh yang dihormati karena peran mereka dalam penyebaran ajaran kebaikan dan perjuangan melawan penjajahan. "Eyang Jugo merupakan seorang ulama besar menurut pihak pesarean Gunung Kawi. Data autentik bahwa beliau adalah seorang ulama berupa padepokan yang saat ini digunakan sebagai tempat singgah oleh para pengunjung. Dusun Pijiombo merupakan salah satu dusun terlama yang ada di Desa Wonosari sejak sebelum merdeka dan Dusun Kampung Baru merupakan dusun terbaru". Tutur Pak Subur Retno. Pesarean Gunung Kawi bukan sekadar tempat bersejarah, tetapi juga menjadi simbol spiritualitas bagi masyarakat. Banyak peziarah datang dengan niat untuk mendoakan leluhur serta memohon ketenangan batin. Kehadiran pesarean ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh para tokoh yang dimakamkan di sana, seperti ketulusan, kejujuran, dan perjuangan untuk kebaikan. Ziarah ke Pesarean Gunung Kawi sering dilakukan oleh mereka yang ingin mendapatkan inspirasi spiritual, refleksi diri, serta ketenangan hati. Banyak pengunjung yang membawa serta keluarga untuk berdoa dan menghormati sejarah yang tertanam di tempat ini. Di area pesarean, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan yang bernuansa religius, seperti tahlil, doa bersama, dan pembacaan ayat suci. Selain itu, banyak yang datang untuk menimba hikmah dari kisah-kisah perjuangan Eyang Jugo dan Raden Mas Iman Soedjono. Setiap tanggal tertentu, seperti malam Jumat Legi, kawasan ini menjadi lebih ramai oleh para peziarah yang datang dengan niat suci. Selain nilai spiritualnya, Gunung Kawi juga menawarkan keindahan alam yang menenangkan. Dengan udara yang sejuk dan suasana yang asri, peziarah dapat merasakan kedamaian yang jarang ditemui di perkotaan. Kawasan ini juga memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti penginapan, rumah makan, dan area peristirahatan bagi para pengunjung. Dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan keindahan alamnya, Pesarean Gunung Kawi tetap menjadi destinasi ziarah yang bermakna bagi masyarakat. Tempat ini mengajarkan bahwa perjalanan spiritual dapat dilakukan dengan hati yang tulus dan niat yang baik, serta menjadi pengingat akan pentingnya menghormati leluhur dan sejarah yang telah membentuk kehidupan kita saat ini. Kenyataannya tidak ada hal-hal seperti pesugihan di Desa ini karena mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. link kompasiana: https://www.kompasiana.com/ariani6871/679cb1cfed6415411d694892/pesarean-gunung-kawi-destinasi-ziarah-penuh-sejarah-dan-spiritualitas

Thumbnail
2 years ago
Sosialisasi, Edukasi, dan Pendampingan Sertifikasi Halal: KKM 89 Dukung Halal Center UIN Malang di Desa Gading Kembar

MAIZATUL AKMA WIBOWO

Pada tanggal 26 Februari 2025 tepatnya hari Minggu, KKM 89 UIN Malang yang bekerja sama dengan Halal Center UIN Malang menggelar acara sosialisasi dan edukasi mengenai sertifikasi halal di Balai Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat tentang pentingnya sertifikasi halal dalam produk makanan dan barang lainnya. Melalui kegiatan ini, KKM 89 berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kehalalan produk yang mereka konsumsi atau jual. Sosialisasi ini mengedukasi para peserta mengenai proses sertifikasi halal, manfaatnya bagi produsen dan konsumen, serta peran sertifikasi halal dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk di pasar. Dalam acara tersebut, tim dari Halal Center UIN Malang turut memberikan penjelasan secara rinci tentang tata cara memperoleh sertifikat halal, kriteria yang harus dipenuhi, serta tantangan yang sering dihadapi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tidak hanya itu, diskusi interaktif juga diadakan untuk menjawab berbagai pertanyaan dari peserta, yang sebagian besar merupakan pelaku usaha lokal di Desa Gading Kembar. KKM 89 berharap bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat di Desa Gading Kembar semakin termotivasi untuk memperhatikan aspek kehalalan dalam produk yang mereka hasilkan, serta dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjalankan bisnis yang halal sesuai dengan tuntutan agama dan regulasi yang berlaku. Dengan adanya kolaborasi antara KKM 89 dan Halal Center UIN Malang, diharapkan akan tercipta lebih banyak pelaku usaha yang teredukasi dan terdorong untuk mengurus sertifikasi halal, sehingga produk dari Desa Gading Kembar dapat semakin dikenal dan diterima luas oleh konsumen.  

Thumbnail
2 years ago
Aksi Pelestarian Lingkungan: Menanam Pohon untuk Masa Depan Desa Slamparejo

IZZA ARIFATUN NAZHIROH

Dalam rangka mewujudkan desa yang lebih hijau dan lestari, peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang di Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, melakukan aksi pelestarian lingkungan. Salah satu kegiatan utama kami adalah penanaman pohon di kawasan desa strategis sebagai upaya meningkatkan penyimpanan debit air bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keinginan sumber daya air di Desa Slamparejo. Seperti yang kita ketahui, ketersediaan air bersih sangat bergantung pada kualitas ekosistem sekitar, khususnya vegetasi pohon yang dapat menyerap dan menyimpan air di dalam tanah. Pada kegiatan tersebut, tim KKM bersama-sama menanam berbagai jenis pohon produktif dan peneduh. Proses penanaman dilakukan dengan penuh semangat meskipun kondisi cuaca agak mendung. Dengan dukungan dari masyarakat sekitar, kami menggali lubang, menanam pohon, dan memberikan perlindungan awal terhadap bibit agar dapat tumbuh dengan baik. Selain untuk menjaga keseimbangan ekosistem, pohon-pohon yang ditanam juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, seperti menambah produksi oksigen, mengurangi erosi masyarakat tanah, dan menjaga keberlangsungan debit air yang sangat penting bagi aktivitas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk berkontribusi langsung di alam, tetapi juga sebagai pembelajaran nyata bagi siswa. Melalui aksi ini, kami menyadari bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Kami berharap pohon-pohon ini akan tumbuh subur dan warisan menjadi hijau bagi generasi mendatang di Desa Slamparejo. Mari terus menjaga lingkungan dan memberikan yang terbaik untuk bumi kita! “Satu pohon yang kita tanam hari ini, adalah nafas untuk kehidupan di masa depan.”