MUHAMMAD SAMSIDIN
Poncokusumo, (Jum'at 17 Januari 2025) - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 73 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kontribusi positifnya dengan berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu yang di selenggarakan di Dusun Lesti, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan posyandu ini berlangsung selama satu hari mulai dari jam sembilan pagi sampai selesai. Seluruh warga menunjukkan antusiasnya dalam kegiatan ini dengan terlihatnya suasana ramai yang ada di tempat acara diadakan. Para mahasiswa KKM ini berkontribusi dalam kegiatan posyandu Dusun Lesti dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi ibu dan anak yang ada di daerah tersebut. Mahasiswa UIN Maliki Malang berkolaborasi dengan kader Posyandu untuk menyukseskan program-program yang telah direncanakan. Kegiatan ini telah dilaksanakan di tanggal 13 Januari 2025 yang bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Mahasiswa KKM Kelompok 73 membantu dalam berbagai aspek, mulai dari pendataan peserta, membantu petugas kesehatan dalam proses penimbangan hingga pengukuran tinggi badan. "Tujuan utama kami dalam program KKM ini adalah memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam moderasi keagamaannya tetapi juga dalam bidang kesehatan. Kami mengharapkan keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak," menurut salah satu anggota Kelompok 73 KKM UIN Maliki Malang. Kegiatan Posyandu kali ini diikuti oleh puluhan ibu dan balita dari Dusun Lesti. Para ibu dengan antusias membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin. Kegiatan KKM ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara universitas dan warga lokal. Melalui kontribusi ini, diharapkan kesehatan masyarakat di Dusun Lesti, semakin meningkat.
NIKEN DEWI SESANTI
Poncokusumo, (Jum'at 17 Januari 2025) - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 73 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kontribusi positifnya dengan berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu yang di selenggarakan di Dusun Lesti, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan posyandu ini berlangsung selama satu hari mulai dari jam sembilan pagi sampai selesai. Seluruh warga menunjukkan antusiasnya dalam kegiatan ini dengan terlihatnya suasana ramai yang ada di tempat acara diadakan. Para mahasiswa KKM ini berkontribusi dalam kegiatan posyandu Dusun Lesti dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi ibu dan anak yang ada di daerah tersebut. Mahasiswa UIN Maliki Malang berkolaborasi dengan kader Posyandu untuk menyukseskan program-program yang telah direncanakan. Kegiatan ini telah dilaksanakan di tanggal 13 Januari 2025 yang bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Mahasiswa KKM Kelompok 73 membantu dalam berbagai aspek, mulai dari pendataan peserta, membantu petugas kesehatan dalam proses penimbangan hingga pengukuran tinggi badan. "Tujuan utama kami dalam program KKM ini adalah memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam moderasi keagamaannya tetapi juga dalam bidang kesehatan. Kami mengharapkan keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak," menurut salah satu anggota Kelompok 73 KKM UIN Maliki Malang. Kegiatan Posyandu kali ini diikuti oleh puluhan ibu dan balita dari Dusun Lesti. Para ibu dengan antusias membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin. Kegiatan KKM ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara universitas dan warga lokal. Melalui kontribusi ini, diharapkan kesehatan masyarakat di Dusun Lesti, semakin meningkat.
FARUQ HIBATULLAHI AKBAR
Poncokusumo, (Jum'at 17 Januari 2025) - Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 73 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kontribusi positifnya dengan berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu yang di selenggarakan di Dusun Lesti, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan posyandu ini berlangsung selama satu hari mulai dari jam sembilan pagi sampai selesai. Seluruh warga menunjukkan antusiasnya dalam kegiatan ini dengan terlihatnya suasana ramai yang ada di tempat acara diadakan. Para mahasiswa KKM ini berkontribusi dalam kegiatan posyandu Dusun Lesti dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi ibu dan anak yang ada di daerah tersebut. Mahasiswa UIN Maliki Malang berkolaborasi dengan kader Posyandu untuk menyukseskan program-program yang telah direncanakan. Kegiatan ini telah dilaksanakan di tanggal 13 Januari 2025 yang bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Mahasiswa KKM Kelompok 73 membantu dalam berbagai aspek, mulai dari pendataan peserta, membantu petugas kesehatan dalam proses penimbangan hingga pengukuran tinggi badan. "Tujuan utama kami dalam program KKM ini adalah memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam moderasi keagamaannya tetapi juga dalam bidang kesehatan. Kami mengharapkan keterlibatan dalam kegiatan Posyandu ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak," menurut salah satu anggota Kelompok 73 KKM UIN Maliki Malang. Kegiatan Posyandu kali ini diikuti oleh puluhan ibu dan balita dari Dusun Lesti. Para ibu dengan antusias membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin. Kegiatan KKM ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara universitas dan warga lokal. Melalui kontribusi ini, diharapkan kesehatan masyarakat di Dusun Lesti, semakin meningkat.
TSANIA NUR FARIKHA
Lawang, Malang, 14 Januari 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 121 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan selama menjalani program di Desa Srigading. Mereka tidak hanya belajar tentang kehidupan masyarakat pedesaan, tetapi juga mendalami proses pengolahan biji kopi, salah satu komoditas utama desa tersebut. Dalam kunjungan mereka ke pengolahan biji kopi milik Bapak Muhammad Rozikin di dusun jeruk, desa srigading, kecamatan lawang, kabupaten malang. Bapak Muhammad Rozikin memulai dengan menjelaskan jenis-jenis biji kopi yang ditanam di perkebunannya, termasuk Arabika dan Robusta. "Kami sangat terkesan dengan semangat dan dedikasi petani kopi di sini," ujar Rustazim Saputra, Koordinator Kelompok KKM 121. Setelah itu, mahasiswa diajak ke rumah pengolahan untuk melihat proses berikutnya. Bapak Muhammad Rozikin secara umum Gambaran pengolahan kopi yang ada di dusun jeruk, desa srigading. Proses pengolahan kopi dilakukan 1-3 kali seminggu, tergantung jumlah hasil panen dan pesanan. Kapasitas panen kopi dari lahan seluas 2 hektar dapat mencapai 15 ton sekali panen. Jenis kopi yang diolah adalah Arabika dan Robusta, dengan perawatan tanaman yang serupa. Perbedaannya Arabika ditanam di ketinggian lebih dari 1000 meter, optimal di ketinggian 700 meter. Sementara Robusta bisa tumbuh di bawah 500 meter, dengan hasil maksimal di ketinggian 700 meter. Kemudian tahapan proses pengolahan kopi yaitu dimulai dari tahap penjemuran, penggilingan kopi, pengolahan olahan basah, roasting, pengemasan dan produk akhir. Bapak Muhammad Rozikin juga menyampaikan terkait limbah dan keberlanjutan, dimana Limbah hasil pengolahan kopi, seperti kulit biji, dijual dengan harga 3 ribu per kilogram. Pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa KKM 121 UIN Malang tentang pentingnya setiap tahapan dalam pengolahan kopi. Tidak hanya itu, mereka juga belajar tentang tantangan yang dihadapi para petani kopi, seperti perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil panen. Program KKM ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pada pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa turut membantu petani kopi dalam memasarkan produk mereka dengan memberikan pelatihan tentang penggunaan media sosial untuk promosi. Pengalaman belajar proses pengolahan biji kopi ini menjadi salah satu momen tak terlupakan bagi mahasiswa KKM 121 UIN Malang. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat dan memahami lebih dalam tentang kehidupan di pedesaan.
DESWITA WIDYA RACHMAWATI
Penanaman Pohon Angsana oleh ArthaVriddhi di Desa Taji Kec. Jabung Pada tanggal 21 Desember 2024, Kelompok KKN Artha Vriddhi melaksanakan kegiatan penanaman pohon Angsana di Desa Taji, Kecamatan Jabung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Taji, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Penanaman pohon ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan untuk menghijaukan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Para peserta, termasuk anggota KKN dan masyarakat, bahu-membahu menanam puluhan pohon Angsana dengan semangat dan antusiasme tinggi. Pohon-pohon ini diharapkan dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Taji. Manfaat Pohon Angsana Pohon Angsana (Pterocarpus indicus) dikenal sebagai pohon yang memiliki banyak manfaat, baik dari segi ekologi, ekonomi, maupun estetika. Beberapa manfaatnya antara lain: 1. Pohon Angsana dapat menyerap polutan dari udara, sehingga membantu menjaga kualitas udara tetap bersih dan segar. 2. Akar pohon Angsana yang kuat mampu menahan tanah dan mencegah terjadinya erosi, terutama di daerah yang rawan longsor. 3. Dengan tajuk yang lebat, pohon ini memberikan keteduhan di sekitar area yang ditanami, sehingga sangat cocok untuk ditanam di sepanjang jalan dan taman. 4. Kayu pohon Angsana memiliki nilai ekonomis tinggi karena teksturnya yang kuat dan mudah diolah, sering digunakan dalam pembuatan mebel dan konstruksi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pohon-pohon Angsana yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Taji. Kelompok KKN Artha Vriddhi juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan perawatan awal terhadap pohon-pohon yang telah ditanam, bekerja sama dengan masyarakat setempat. Semoga inisiatif ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam menjaga kelestarian lingkungan Desa Taji dan menginspirasi kegiatan serupa di daerah lain.
ZIDAN RAMADHAN YULIAN PRADANA
Pada Kamis, 23 Januari 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Kopi Taji, Desa Taji, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang kelompok 29 menggelar pelatihan affiliate marketing. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda desa, khususnya yang berada di RT 3, RT 4, dan RT 5. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para pemuda Desa Taji dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital melalui affiliate marketing. Dalam era digital saat ini, affiliate marketing menjadi salah satu strategi bisnis yang efektif untuk meningkatkan pendapatan tanpa memerlukan modal besar. Mahasiswa KKM kelompok 29 berinisiatif menyelenggarakan program ini untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan pemuda desa. cara ini diawali dengan pembukaan oleh Janggi Dusat H.A.W, yang bertindak sebagai MC sekaligus moderator. Dengan penuh semangat, Janggi menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran pemuda Desa Taji yang begitu antusias dalam mengikuti pelatihan ini. "Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi pemuda Desa Taji untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui teknologi digital," ujarnya. Pemateri utama dalam pelatihan ini adalah Moh. Nasukhin Asrori, salah satu mahasiswa UIN Malang yang juga tergabung dalam kelompok 29. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, Nasukhin memaparkan materi secara runtut dan mudah dipahami. Ia menjelaskan konsep dasar affiliate marketing, bagaimana cara kerja sistem ini, serta potensi penghasilan yang bisa diraih jika dilakukan dengan konsisten. Setelah penyampaian materi, peserta diajak langsung untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Mereka diajarkan cara membuat akun di platform affiliate, memahami langkah-langkah awal promosi, serta tips dan trik untuk mengimplementasikan strategi pemasaran digital yang efektif. Suasana pelatihan semakin hidup ketika peserta mulai mencoba membuat akun mereka sendiri dengan bimbingan langsung dari pemateri. Antusiasme pemuda Desa Taji terlihat jelas sepanjang acara. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi tentang cara mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial. Salah satu peserta dari RT 4 mengungkapkan, "Saya sangat tertarik dengan peluang ini karena bisa dikerjakan di mana saja. Terima kasih kepada kakak-kakak mahasiswa UIN Malang yang telah berbagi ilmu." Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan pemuda Desa Taji tentang potensi besar dalam dunia digital marketing, khususnya melalui sistem afiliasi. Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29 berharap pemuda Desa Taji dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas kolaborasi yang telah terjalin. Mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 29 berharap pelatihan ini menjadi awal dari langkah besar para pemuda Desa Taji dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif.