Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Cetak Peluang Usaha Kreatif Wanita PKK Desa Mulyoarjo lewat Pelatihan Buket Bunga

SYAHRUL ANWAR

HUMAS UIN Malang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat desa, mahasiswa Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari kelompok 118 Abhipraya, menyelenggarakan pelatihan keterampilan membuat buket bunga yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota PKK di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diadakan pada 17 Januari 2025 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar bertujuan melatih keterampilan teknis dalam membuat buket bunga, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas, yaitu memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai potensi besar yang dimiliki oleh sektor kerajinan tangan. Buket bunga, yang telah menjadi salah satu produk kreatif paling diminati, memiliki peran penting dalam berbagai momen berharga seperti acara wisuda, ulang tahun, pernikahan, hingga perayaan istimewa lainnya. Tingginya permintaan terhadap produk ini menunjukkan adanya peluang pasar yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun di luar daerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ibu-ibu PKK tidak hanya belajar teknik dasar dan kreativitas dalam menyusun buket bunga, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana produk tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan yang potensial. Di samping itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan untuk menghasilkan buket bunga berkualitas tinggi yang dapat menarik minat pelanggan. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK mampu melihat peluang yang ada di sekitarnya dengan sudut pandang baru. Pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk mulai merintis usaha kecil-kecilan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian keluarga. Dengan dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kreatif ini menjadi bisnis yang lebih mapan dan berdaya saing di masa depan. Dinda Yuan F., selaku ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu wujud komitmen mahasiswa KKM dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK untuk belajar sesuatu yang baru, yang tidak hanya bisa meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dimanfaatkan secara maksimal," jelasnya.   Reporter : Rizki Ramadhani Pratamahttps://uin-malang.ac.id/blog/post/read/25010102535040427

Thumbnail
1 year ago
Membangun Generasi Sehat: Peran Parenting dalam Pencegahan Stunting di Desa Bendosari

ZUMROTUL KHOIROH

Pada Kamis, 2 Januari 2025, bertempat di SMPN 4 Pujon Satu Atap, Desa Bendosari, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Stunting dan Parenting" oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki balita, tentang pentingnya pola asuh yang baik dan langkah-langkah pencegahan stunting. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan Rizqul Kamali, Koordinator Desa, dilanjutkan pemaparan materi. Materi mencakup pentingnya parenting, pemenuhan gizi, serta faktor penyebab dan pencegahan stunting. Stunting adalah hambatan pertumbuhan akibat gizi buruk, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Selain asupan gizi, pola asuh yang baik, stimulasi kognitif, interaksi sosial, dan lingkungan sehat sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Para ibu diajak menerapkan pola asuh responsif dan menjaga keseimbangan gizi untuk mencegah stunting. Kurangnya stimulasi dini, pola makan tidak seimbang, dan sanitasi buruk dapat memperparah kondisi ini. Peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam mengasuh anak, terutama terkait kendala ekonomi dalam menyediakan makanan bergizi. Pembahasan juga mencakup solusi pemenuhan nutrisi dengan bahan terjangkau dan pentingnya interaksi sosial, seperti membaca buku dan permainan edukatif. Selain itu, teknologi juga dibahas sebagai alat bantu parenting, namun tetap membutuhkan pengawasan agar anak tidak terpapar konten negatif. Sosialisasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya parenting dan pencegahan stunting. Pola asuh yang tepat dan gizi seimbang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga kecerdasan dan kesejahteraan anak. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana peserta berharap adanya kegiatan serupa di masa mendatang. Program ini menunjukkan bahwa edukasi parenting dan stunting dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup anak-anak di desa ini.

Thumbnail
1 year ago
Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini dan PHBS di Desa Ngadireso Kecamatan Poncokusumo

AHMAD ALI AFANDI

  KKM UIN Malang 79, 149, dan 9 Desa Ngadireso sukses menggelar sosialisasi tentang pencegahan pernikahan usia dini dan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang bertempat di Balai Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang (18/1/2025).   Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Ngadireso, Bapak Nur Salim, dosen pembimbing lapangan, serta Ketua PKK Desa Ngadireso, Ibu Ngatipah Nur Salim beserta pengurus dan anggotanya dan mendatangkan Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H., dosen Fakultas Syyariah UIN Malang dan Ketua Family Corner Fakultas Syariah sebagai pemaeri. Dukungan penuh dari seluruh elemen desa membuat kegiatan ini berjalan sukses dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Seminar tersebut bertujuan untuk menurunkan angka pernikahan dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Ngadireso. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi pertama oleh Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H., yang membahas mengenai bahaya pernikahan usia dini, yang masih marak di desa Ngadireso. Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H. memaparkan bahwa sebagai orang tua, harus memberikan dukungan penuh kepada anak-anak untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, serta menghindarkan mereka dari pernikahan dini yang dapat menghambat perkembangan mereka. Orang tua harus memastikan anak-anak mereka fokus pada pendidikan dan memperdalam ilmu agama agar anak terhindar dari hal yang tidak diinginkan dan tidak terjebak dalam komitmen pernikahan di usia muda yang berisiko. Beliau juga menekankan bahwa pernikahan pada usia muda berisiko bagi kesehatan fisik dan mental, serta menghambat perkembangan remaja, terutama perempuan, dalam mengakses pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik. Beliau menegaskan bahwa pernikahan usia dini sering kali berdampak pada hilangnya kesempatan bagi para remaja untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mengakses peluang-peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. Tidak adanya pendidikan yang memadai, para remaja, khususnya perempuan, akan mengalami siklus kemiskinan dan ketergantungan ekonomi, serta menghambat perkembangan sosial dan ekonomi mereka.  Setelah materi pernikahan dini, sesi kedua tentang PHBS disampaikan oleh dua mahasiswa KKM UIN Malang, Sulistiani dan Akfa Atiatur Rahma. Mereka mengedukasi pentingnya pola hidup sehat, seperti memilih makanan bergizi. Dalam presentasinya, mereka memaparkan perbandingan antara makanan yang bergizi dan makanan yang berisiko menyebabkan berbagai penyakit.  Dengan kerjasama antara kelompok KKM dan ibu-ibu PKK, diharapkan acara ini memberi dampak positif, khususnya dalam mengurangi pernikahan dini dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sosialisasi ini mendapat apresiasi dari ibu-ibu PKK yang hadir dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan.

Thumbnail
1 year ago
Penuh Haru, Penutupan KKM di SD Negeri 1 Gunungjati Dipadukan dengan Peringatan Isra’ Mi’raj

MAULIDYA ANNISA

Gunungjati, 23 Januari 2025 – Suasana haru dan penuh makna mewarnai acara penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 20 di SD Negeri 1 Gunungjati yang dikemas bersamaan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Dengan mengusung tema “Menambah Cahaya Keimanan Lewat Kreasi Gemilang”, acara ini menjadi momen istimewa yang menggabungkan nuansa spiritual dan kebersamaan yang mendalam hingga tak terlupakan bagi para siswa KKM, guru, dan siswa-siswi. Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Mereka menunjukkan bakat terbaiknya melalui lomba-lomba yang telah diselenggarakan selama program KKM berlangsung. Sorak sorai penuh semangat terdengar saat para pemenang diumumkan dan menerima hadiah, menjadi bukti antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini.   Acara ini bukan sekadar perpisahan, melainkan wujud penghargaan atas setiap langkah perjalanan yang telah kita tempuh bersama, penuh dengan makna, kenangan, dan pelajaran berharga. Lebih dari sekedar seremoni, acara ini menjadi momentum refleksi untuk mengingat setiap tawa, kerja keras, tantangan, serta kebersamaan yang telah membentuk ikatan kuat di antara kita. Ini juga bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kebersamaan, tetapi sebuah kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan karakter yang akan menjadi fondasi dalam menghadapi masa depan. Setiap momen yang tercipta di SD Negeri 1 Gunungjati, diharapkan mampu menginspirasi para siswa untuk terus bermimpi, berdoa, dan berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Acara ini akan menjadi bagian dari kisah indah yang tak terlupakan, terpatri dalam ingatan sebagai bukti bahwa perjalanan pendidikan bukan sekadar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun nilai-nilai kehidupan, persahabatan, dan semangat kebersamaan yang tulus. Semoga kenangan ini terus hidup, memberi semangat baru dalam setiap langkah yang kita ambil di masa depan.

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Cetak Peluang Usaha Kreatif Wanita PKK Desa Mulyoarjo lewat Pelatihan Buket Bunga

MUHAMMAD DIHYA ATS-TSAQIF

HUMAS UIN Malang – Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat desa, mahasiswa Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari kelompok 118 Abhipraya, menyelenggarakan pelatihan keterampilan membuat buket bunga yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota PKK di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pelatihan ini diadakan pada 17 Januari 2025 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi kreatif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar bertujuan melatih keterampilan teknis dalam membuat buket bunga, tetapi juga memiliki misi yang lebih luas, yaitu memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai potensi besar yang dimiliki oleh sektor kerajinan tangan. Buket bunga, yang telah menjadi salah satu produk kreatif paling diminati, memiliki peran penting dalam berbagai momen berharga seperti acara wisuda, ulang tahun, pernikahan, hingga perayaan istimewa lainnya. Tingginya permintaan terhadap produk ini menunjukkan adanya peluang pasar yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun di luar daerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ibu-ibu PKK tidak hanya belajar teknik dasar dan kreativitas dalam menyusun buket bunga, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana produk tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan yang potensial. Di samping itu, mereka juga diajarkan bagaimana cara memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan untuk menghasilkan buket bunga berkualitas tinggi yang dapat menarik minat pelanggan. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK mampu melihat peluang yang ada di sekitarnya dengan sudut pandang baru. Pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk mulai merintis usaha kecil-kecilan, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian keluarga. Dengan dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan kreatif ini menjadi bisnis yang lebih mapan dan berdaya saing di masa depan. Dinda Yuan F., selaku ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu wujud komitmen mahasiswa KKM dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi ibu-ibu PKK untuk belajar sesuatu yang baru, yang tidak hanya bisa meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dimanfaatkan secara maksimal," jelasnya.   Reporter : Rizki Ramadhani Pratamahttps://uin-malang.ac.id/blog/post/read/25010102535040427

Thumbnail
1 year ago
Membangun Generasi Sehat: Peran Parenting dalam Pencegahan Stunting di Desa Bendosari

LIA ANGRAINI

Pada Kamis, 2 Januari 2025, bertempat di SMPN 4 Pujon Satu Atap, Desa Bendosari, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Stunting dan Parenting" oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki balita, tentang pentingnya pola asuh yang baik dan langkah-langkah pencegahan stunting. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan Rizqul Kamali, Koordinator Desa, dilanjutkan pemaparan materi. Materi mencakup pentingnya parenting, pemenuhan gizi, serta faktor penyebab dan pencegahan stunting. Stunting adalah hambatan pertumbuhan akibat gizi buruk, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Selain asupan gizi, pola asuh yang baik, stimulasi kognitif, interaksi sosial, dan lingkungan sehat sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Para ibu diajak menerapkan pola asuh responsif dan menjaga keseimbangan gizi untuk mencegah stunting. Kurangnya stimulasi dini, pola makan tidak seimbang, dan sanitasi buruk dapat memperparah kondisi ini. Peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam mengasuh anak, terutama terkait kendala ekonomi dalam menyediakan makanan bergizi. Pembahasan juga mencakup solusi pemenuhan nutrisi dengan bahan terjangkau dan pentingnya interaksi sosial, seperti membaca buku dan permainan edukatif. Selain itu, teknologi juga dibahas sebagai alat bantu parenting, namun tetap membutuhkan pengawasan agar anak tidak terpapar konten negatif. Sosialisasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya parenting dan pencegahan stunting. Pola asuh yang tepat dan gizi seimbang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga kecerdasan dan kesejahteraan anak. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana peserta berharap adanya kegiatan serupa di masa mendatang. Program ini menunjukkan bahwa edukasi parenting dan stunting dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup anak-anak di desa ini.