Thumbnail
2 years ago
Parenting Ala Al-Qur'an di Era Digital: Inovasi dan Kolaborasi Tim KKM 64 Lokartha Sahitya, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari

RINDA TRI MAULIADEWI

Wonosari, Kabupaten Malang, 15 Januari 2025 --- Dalam era digital yang penuh tantangan, pendidikan dan pengasuhan anak berbasis nilai-nilai Al-Qur'an menjadi semakin relevan. Menyikapi hal ini, sebuah kegiatan bertajuk "Sosialisasi Parenting ala Al-Qur'an di Era Digital & Pembuatan Piagam TPQ" diselenggarakan di Balai Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. Acara ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan tujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengasuhan yang berbasis nilai Islam serta administrasi lembaga pendidikan keagamaan.   Pembukaan Kegiatan Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan yang dipandu oleh Ula, mahasiswa yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Alifa Raisan Nafila mengawali acara dengan penuh khidmat, diikuti oleh sambutan dari Ketua Kelompok KKN dan Kepala Dusun setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, para peserta sosialisasi, serta anak-anak TPQ di wilayah tersebut. Talkshow Parenting: Tantangan Pengasuhan di Era Digital Pada pukul 10.00 WIB, acara dilanjutkan dengan sesi talkshow bertema "Parenting ala Al-Qur'an di Era Digital". Sesi ini menghadirkan narasumber yang memberikan panduan praktis kepada orang tua dalam menghadapi tantangan teknologi yang dihadapi oleh anak-anak mereka. Moderator memandu diskusi dengan baik, sehingga audiens dapat memahami pentingnya memanfaatkan teknologi secara positif tanpa mengesampingkan nilai-nilai Islam.

Thumbnail
2 years ago
Edukasi parenting: membangun generasi sehat dan bahagia

MUHAMMAD IQBAL ANNASYITH

Bertepatan pada tanggal 20 Januari 2025 KKM ArsyanendraCaraka-UIN Malang mengadakan Seminar Parenting yang bertempat di TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari. Acara inidiadakan dalam rangka menjalankan sebuah program kerjayang sudah dirancang sejak awal, sekaligus untukmenyalurkan edukasi kepada para orang tua. Setiap orang tuamemiliki pola didik yang berbeda-beda, namun semuanyaterhubung dengan ilmu parenting yang mendasari pengasuhanyang efektif. Mengasuh anak adalah salah satu tugas terpenting dan paling menantang dalam kehidupan. Setiap orang tua inginmemberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapiterkadang perjalanan ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar dalampengasuhan agar anak dapat tumbuh menjadi individu yang sehat, bahagia, dan bertanggung jawab. Pada acara seminar parenting ini, mendatangkan sebuahpemateri yang luar biasa dan pastinya sudah berpengalaman. Beliau merupakan salah satu Dosen Psikologi UIN Malang yakni ibu Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, CPCE. Selama acara berlangsung para wali murid dan juga guru sangat menikmati setiap materi yang disampaikan beliau. Adapun tema yang diusung pada seminar ini ialah "Pengasuhan PositifDi Era Digital: Mengasah Kecerdasan Emosioanal Dan Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini". Kami sangat berterimakasih kepada Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Arjosari yakni Ibu Wahyuniharti S.Pd yang telah memberikan wadah serta tempat untuk melancarkanberjalannya program kerja dari KKM Arsyanendra Caraka. Tak hanya para guru namun para wali murid menyambuthangat akan kehadiran kami. Kami berharap agar ilmu yang disampaikan oleh pemateri dapat bermanfaat untuk para walimurid yang hadir pada acara seminar.

Thumbnail
2 years ago
Tolak Stunting :Pembagian Bubur Kacang Hijau Di Posyandu Bersama Kelompok KKM 182 Di Dusun Krajan Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Tolak Stunting :Pembagian Bubur Kacang Hijau Di Posyandu Bersama Kelompok KKM 182 Di Dusun Krajan"

SAELANY AISYAH KUNCORO

Malang - Anggota Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 182 "Gana Asfelic" bersama anggota posyandu, ibu dan anak balita Desa Dengkol. Bersama Mahasiswa melakukan pencegahan Stunting dengan membagikan Bubur kacang hijau pada jumat (03/01/2025). Kegiatan bertujuan untuk membantu pencegahan stunting pada balita Dusun Krajan, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari dalam upaya pertumbuhan generasi yang sehat. Pembagian Bubur Kacang Hijau ini memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting. Bubur kacang hijau ini dapat meningkatkan gizi bayi dan membantu pertumbuhannya. Pembuatan kacang hijau juga melalui beberapa proses, kacang di rebus selama setengah jam dan ditinggalkan semalaman. Proses dilanjutkan di hari ke dua dengan menambahkan air, daun pandan, garam, gula dan santan ke kacang hijau.  Pemilihan kacang hijau ini di landasi karena memiliki serat, protein, vitamin, mineral, karbohidrat yang aman untuk di konsumsi bayi usia 6 bualn keatas. Bubur kacang hijau ini dapar juga sebagai pengganti MPASI terkecuali ada reaksi alergi. Poayandu dan pembagian bubur kacang hijau ini berada di salah satu rumah warga. posyandu mulai pada pukul 08.00 WIB, bubur kacang hijau di bagikan setelah pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tangan kehadiran. Posyandu sendiri menyediakan kue lumpur dan telur dibagikan bersama dengan bubur kacang hijau. "terimakasih ya kak, sudah memberikan bubur kacang hijau" (salah satu wali balita)   penulis : Saelany Aisyah Kuncoro, Alviona Ninda Febriyanti

Thumbnail
2 years ago
Mahasiswa KKM UIN Malang dan Masyarakat Argosari Bersinergi Cegah Stunting

MUDHIMMATUL ILMA

Malang, 21 Januari 2025 Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar sosialisasi dan lomba memasak bergizi di Balai Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.   Acara ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan persiapan panitia dan pengondisian peserta. Pada pukul 08.00 WIB, acara resmi dibuka oleh MC. Sena dan Nadiya, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Mutmainnah. Sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Novan, serta Ketua PKK Desa Argosari, Ibu Tutik Maslukhah, yang menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup.   Sesi utama dalam kegiatan ini adalah sosialisasi pencegahan stunting dan parenting yang disampaikan oleh Ibu Ainindita Aghniacakti, M.Psi. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai pola asuh yang tepat dan pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.   Sebagai bentuk edukasi yang aplikatif, acara dilanjutkan dengan lomba memasak makanan bergizi yang diikuti oleh masyarakat setempat. Selama 90 menit, peserta lomba menyiapkan hidangan sehat yang kemudian dinilai oleh dewan juri. Setelah penilaian, makanan yang telah disiapkan juga didistribusikan kepada masyarakat sebagai bagian dari kampanye pemenuhan gizi seimbang.   Kegiatan ini diakhiri dengan sesi awarding bagi para pemenang lomba dan penutupan oleh MC pada pukul 12.00 WIB. Melalui program ini, mahasiswa KKM UIN Malang herharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan stunting serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan gizi anak-anak mereka.

Thumbnail
2 years ago
UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri: Minuman Segar Berkualitas yang Menyehatkan

DIAN SRI DARMAWANTI

Dusun Bakir - UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri, yang dirintis oleh Ibu Siti Aminah, terus berkembang pesat selama lima tahun terakhir. Dengan rasa segar dan bahan berkualitas, produk ini menjadi pilihan favorit masyarakat. Harganya yang terjangkau semakin menambah daya tariknya.  Produk jamu ini hadir dalam beberapa pilihan kemasan, yaitu:  - Plastik kecil dengan harga Rp. 500, - Cup dengan harga Rp 2.000, - Botol sedang seharga Rp 6.000, - Botol besar dengan harga Rp 15.000. Usaha ini juga telah mengantongi legalitas usaha yang lengkap, termasuk Nomor Izin Berusaha (NIB) dan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), meskipun sertifikasi halal masih dalam proses.  Belum lama ini, KKM UIN Malang dari kelompok Abhinaya Aradhana turut berkunjung untuk mempromosikan UMKM Jamu Beras Kencur Dua Putri. Dengan membantu membuatkan logo desain kemasan serta memberikan banner usaha sebagai bentuk memperluas pasar. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pengenalan produk, sekaligus membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.  Jamu Beras Kencur Dua Putri juga melayani sistem pemesanan pre-order dan rutin mengirimkan stok ke beberapa warung di sekitar Dusun Bakir. Produk ini semakin dinikmati, terutama untuk acara tertentu seperti malam idulfitri.  "Kami berharap kontribusi yang kita berikan ini dapat menguatkan branding produk jamu tradisional Dua Putri milik Bu Aminah sehingga meningkatkan daya tarik konsumen," ucap Dhoni salah satu mahasiswa KKM UIN Malang di Kecamatan Bakir, Pujon. Dengan upaya yang terus berkembang, UMKM ini menunjukkan bahwa usaha kecil bisa menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian lokal. Bagi yang ingin mencicipi, jangan ragu untuk menghubungi Ibu Siti Aminah langsung di Dusun Bakir. 

Thumbnail
2 years ago
Akhir Kebersamaan: Kelompok 130 dan Kelompok 60 UIN Malang di Desa K alirejo

WAFA NADIYAH

Kalirejo, 30 Januari 2025 -- Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 130 Cakrawala dan KKM 60 Arthawisesa resmi berakhir dengan digelarnya acara perpisahan di Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Acara yang berlangsung pada Kamis siang ini menjadi momen refleksi sekaligus ungkapan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama program berlangsung. Persiapan dimulai sejak pukul 12.00 WIB, dan tepat pukul 13.00 WIB, acara dibuka dengan pertunjukan gamelan dari Paguyuban Desa Kalirejo. Setelah itu, perwakilan dari KKM 130 dan KKM 60 mengambil alih sebagai pembawa acara, memandu jalannya rangkaian kegiatan. Sesi selanjutnya diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh perwakilan KKM 60, disusul lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama dengan arahan dirigen dari KKM 130. Suasana berlangsung khidmat sebelum memasuki sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan ketua kelompok KKM, yang menceritakan pengalaman selama pengabdian serta ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Kalirejo. Kemudian, dosen pembimbing lapangan (DPL) turut memberikan sambutan, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Setelah penampilan gamelan kedua, perwakilan Kepala Desa Kalirejo memberikan sambutan, mengapresiasi dedikasi para mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Sebagai simbol kenang-kenangan, KKM 130 dan KKM 60 menyerahkan cendera mata kepada desa. Acara diakhiri dengan doa bersama, menutup rangkaian kegiatan dengan harapan agar kebersamaan yang terjalin tetap membawa manfaat bagi kedua belah pihak. Dengan berakhirnya program ini, para mahasiswa meninggalkan Desa Kalirejo dengan pengalaman berharga yang akan selalu dikenang. konten telah terbit di kompasiana, baca disini:https://www.kompasiana.com/wafanadiyah0313/679f9916c925c44c3b2daed2/akhir-kebersamaan-kelompok-130-dan-kelompok-60-uin-malang-di-desa-kalirejo