FAIZAH LATHIFAH
Penutupan Kegiatan TPQ: Maulid Diba' dan Keceriaan Bersama Anak-anak TPQ Pada Jumat, 24 Januari 2025, kelompok KKM 62 Adistiharsa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan acara penutupan kegiatan di TPQ Al-Falah Dusun Kaliombo pada pukul 14.00 dan TPQ Al-Mabrur Dusun Umbulsari pada pukul 18.30. Acara ini diadakan untuk mengakhiri kegiatan pengabdian yang telah berlangsung dengan penuh kebersamaan dan keceriaan. Acara dimulai dengan pembacaan Maulid Diba', sebuah acara yang selalu ditunggu-tunggu oleh anak-anak TPQ. Pembacaan ini dilakukan dengan penuh kekhidmatan dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, yang juga turut menyanyikan beberapa bagian dari Maulid Diba' dengan riang gembira. Suasana yang hangat dan penuh semangat menyelimuti acara penutupan ini, menandakan bahwa kegiatan ini bukan hanya bermanfaat secara akademis, tetapi juga mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah di antara kami dan anak-anak TPQ. Setelah pembacaan Maulid Diba', acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KKM 62, Munir, yang mengucapkan terima kasih kepada para pengurus TPQ, guru, serta anak-anak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang telah kami jalankan. Munir juga mengungkapkan harapan agar kegiatan KKM ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak di TPQ dan semakin meningkatkan semangat belajar mereka dalam agama Islam. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan TPQ, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan kerja sama yang baik antara KKM 62 dan pihak TPQ. Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, dilakukan penyerahan cinderamata dari KKM 62 kepada pengurus TPQ yang diterima dengan penuh rasa terima kasih. Setelah penyerahan cinderamata, acara dilanjutkan dengan salaman antara seluruh anggota KKM 62 dan anak-anak TPQ, yang menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan. Meskipun kegiatan KKM telah berakhir, momen ini mencerminkan kebersamaan yang telah terjalin antara kami dan anak-anak TPQ. Untuk menambah keceriaan, acara ditutup dengan tebak-tebakan seru di mana anak-anak TPQ diberikan kesempatan untuk mengikuti permainan seru dan mendapatkan hadiah dorprize. Acara ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi cara untuk berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak TPQ dan memberikan sedikit kebahagiaan pada akhir kegiatan. Dengan berakhirnya acara penutupan ini, kami berharap anak-anak TPQ dapat terus mengembangkan ilmu agama yang telah didapatkan, serta selalu menjaga semangat dalam belajar. Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan KKM ini, dan semoga kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa depan.
ANDIKA IQBAL AMARRUDIN
Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2 Parivartaka sukses menggelar kegiatan Outbound Edukatif bertema Stunting dan Parenting pada 19 Januari 2025 di Dukuh Buntaran, Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Acara ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta, yang sebagian besarnya merupakan ibu hamil, ibu menyusui, serta sekitar masyarakat yang peduli terhadap tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Sebagai narasumber utama, Eni Ismiati, Ketua Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Poncokusumo, memberikan pemahaman mendalam mengenai stunting, faktor penyebab, serta strategi pencegahannya. Dalam pemaparannya, Eni menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar mengganggu pertumbuhan fisik, tetapi juga dapat berdampak serius pada perkembangan kognitif anak. “Stunting tidak hanya masalah tingginya gangguan badan, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak anak. Jika tidak dapat dicegah sejak dini, anak-anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi kesulitan dalam pendidikan dan kehidupan sosial di masa depan,” Beliau juga menekankan pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita sebagai faktor utama dalam mencegah stunting. Menurutnya, peran keluarga, terutama ibu sebagai garda terdepan dalam pola asuh, sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan. Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui berbagai permainan outbound edukatif yang menyenangkan. Beberapa permainan yang digelar antara lain Lomba Bomb Air, untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi antar peserta. Jaga Lilin, yang mengajarkan pentingnya ketekunan dan kehati-hatian dalam mengasuh anak. Kuis Seputar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak, sebagai bentuk edukasi ringan namun tetap informatif. Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi mengenai tantangan dalam mengasuh anak di era modern, seperti pengaruh gadget, pola pengasuhan yang tepat, serta pentingnya stimulasi dini bagi anak. Fuad Baswarudin, Ketua KKM 2 Parivartaka, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas suksesnya acara ini. Di akhir acara, Bapak Sulhan, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Belung, turut memberikan apresiasi atas inisiatif siswa KKM dalam mengadakan kegiatan edukatif ini. Outbound edukatif ini merupakan bagian dari komitmen KKM 2 Parivartaka dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan pendidikan anak semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Dengan berakhirnya acara ini, KKM 2 Parivartaka berencana untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program-program edukatif lainnya yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.
MUHAMMAD RAHIM AZIZY
Tawangsari, 28 Desember 2024 -- Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang mengadakan acara menarik di Desa Tawangsari pada 28 Desember 2024. Acara ini dimaksudkan untuk menghibur anak-anak dan remaja desa dan juga untuk memperkuat hubungan sosial mereka. Kegiatan ini berhasil menarik banyak peserta dan warga sekitar dengan tema "Keceriaan Akhir Tahun untuk Generasi Muda Desa Tawangsari." Acara dimulai pagi hari dengan senam bersama yang dipandu oleh salah satu anggota tim KKM. Semua peserta, mulai dari anak-anak hingga remaja, sangat antusias mengikuti setiap gerakan senam yang penuh energi. Musik ceria mengiringi senam, menciptakan suasana yang akrab dan menyenangkan. Setelah senam, peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin untuk mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan. Untuk anak-anak dan remaja laki-laki, permainan yang dipilih adalah sepak bola, yang sangat digemari di kalangan mereka. Suasana di lapangan sangat seru, dengan peserta berlari, menggiring bola, dan mencoba mencetak gol. Di sisi lain, untuk anak-anak dan remaja perempuan, terdapat lomba-lomba seperti Estafet Karet dan Ambil Bola Pakai Tali. Permainan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih kerja sama dan strategi, serta menciptakan banyak momen lucu. Anak-anak dan remaja Desa Tawangsari memiliki semangat yang luar biasa selama acara. Mereka sangat antusias mengikuti setiap acara, dan tawa riang mereka membuat suasana semakin hidup. Acara permainan menyenangkan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kerja sama tim dan sportivitas. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini, generasi muda Desa Tawangsari dapat mempertahankan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dan remaja Desa Tawangsari memiliki semangat yang luar biasa selama acara. Mereka sangat antusias mengikuti setiap acara, dan tawa riang mereka membuat suasana semakin hidup. Acara permainan menyenangkan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kerja sama tim dan sportivitas. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini, generasi muda Desa Tawangsari dapat mempertahankan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
WAHYU BAGUS SETYO PAMBUDI
Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2 Parivartaka sukses menggelar kegiatan Outbound Edukatif bertema Stunting dan Parenting pada 19 Januari 2025 di Dukuh Buntaran, Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Acara ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta, yang sebagian besar merupakan ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat sekitar yang peduli terhadap tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Sebagai narasumber utama, Eni Ismiati, Ketua Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Poncokusumo, memberikan pemahaman mendalam mengenai stunting, faktor penyebabnya, serta strategi pencegahannya. Dalam paparannya, Eni menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga dapat berdampak serius pada perkembangan kognitif anak. "Stunting tidak hanya masalah tinggi badan yang terhambat, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak anak. Jika tidak dicegah sejak dini, anak-anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi kesulitan dalam pendidikan dan kehidupan sosial di masa depan," Beliau juga menekankan pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita sebagai faktor utama dalam mencegah stunting. Menurutnya, peran keluarga, terutama ibu sebagai garda terdepan dalam pola asuh, sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan. Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui berbagai permainan outbound edukatif yang menyenangkan. Beberapa permainan yang digelar antara lain Lomba Bomb Air, untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi antar peserta. Jaga Lilin, yang mengajarkan pentingnya ketekunan dan kehati-hatian dalam mengasuh anak. Kuis Seputar Gizi dan Tumbuh Kembang Anak, sebagai bentuk edukasi ringan namun tetap informatif. Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi mengenai tantangan dalam mengasuh anak di era modern, seperti pengaruh gadget, pola asuh yang tepat, serta pentingnya stimulasi dini bagi anak. Fuad Baswarudin, Ketua KKM 2 Parivartaka, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya acara ini. Di akhir acara, Bapak Sulhan, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Belung, turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM dalam mengadakan kegiatan edukatif ini. Outbound edukatif ini merupakan bagian dari komitmen KKM 2 Parivartaka dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan pendidikan anak semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Dengan keberhasilan acara ini, KKM 2 Parivartaka berencana untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program-program edukatif lainnya yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.
ADE EGA MAULIDIANA
Sidorejo, Jabung - Balai Desa Sidorejo menjadi saksi sejarah bagi 36 orang tua yang diwisuda dalam program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) pada Jumat, 20 Desember 2024. Program yang digagas melalui kerjasama antara Sub PPKBD dan Pemerintah Desa Sidorejo ini bertujuan meningkatkan kualitas pengasuhan balita melalui edukasi komprehensif kepada orang tua. Acara wisuda yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kepala Desa Sidorejo, Bapak M. Mudhir Ali, ST, didampingi Ibu lurah, Ibu Rusmini Mudhir Ali. Turut hadir perwakilan Pekerja Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Jabung, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran aktif mahasiswa KKM UIN Malang dari kelompok 166, 26, dan 96. Para mahasiswa berkontribusi dalam berbagai aspek, mulai dari dekorasi venue, dokumentasi, hingga bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). “Program SOTH ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah desa terhadap tumbuh kembang anak-anak di Desa Sidorejo,” ujar Kepala Desa dalam Berbagainya. Beliau menambahkan bahwa program ini menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul melalui pola pengasuhan yang tepat. Inisiasi program SOTH bermula dari proposal yang diajukan oleh Sub PPKBD, yang kemudian mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Melalui kolaborasi dengan kader SOTH dan narasumber berkompeten, program ini berhasil memberikan pemahaman mendalam tentang pola asuh yang baik kepada para peserta. Para wisudawan mengaku mendapatkan banyak manfaat dari program ini. "Setelah mengikuti SOTH, saya lebih memahami bagaimana cara mengasuh anak dengan benar dan memperhatikan tumbuh kembangnya," ungkap salah satu peserta wisuda dengan antusias. Wisuda SOTH ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan pengasuhan merupakan investasi berharga untuk masa depan. Dengan berbekal ilmu yang didapat, para orang tua diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak mereka. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan balita di Desa Sidorejo. Melalui program SOTH, diharapkan dapat tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.
RIEZKY VERDANIA PUTRI ALIFI
Arjowilangun, 7 Februari 2025 — Dalam rangka mempersiapkan siswa untuk Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang akan digelar beberapa bulan mendatang, mahasiswa KKM UIN Malang kelompok 61 membantu MI Walisongo dalam menyeleksi dan membimbing murid-murid terbaik yang telah dipilih pihak sekolah. Bimbingan dimulai sejak 7 Januari 2025 dan akan berlangsung selama tiga minggu, dilakukan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis. Beragam cabang yang dipersiapkan meliputi bulu tangkis, tenis meja, melukis, pidato cilik (pildacil) dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta tahfidz Al-Qur'an. “Kami diminta pihak sekolah untuk menyeleksi murid yang sudah dipilih sebelumnya, guna memastikan siapa yang paling cocok untuk setiap cabang lomba. Setelah itu, kami memberikan bimbingan intensif sesuai kebutuhan mereka,” jelas salah satu mahasiswa KKM. Salah satu siswa yang menjadi sorotan adalah Hafiz, peserta cabang bulu tangkis. Hafiz menunjukkan kemampuan luar biasa sejak awal latihan. “Hafiz memang sudah terampil bermain bulu tangkis dan memiliki minat yang besar. Kami hanya membantu mengasah kemampuannya dan memperkenalkan aturan-aturan resmi permainan,” tambah mahasiswa tersebut. Selain cabang olahraga, para siswa juga menunjukkan semangat luar biasa dalam cabang seni. Mereka antusias berlatih melukis, menyampaikan pidato cilik dalam dua bahasa, hingga menghafal Al-Qur'an. Para mahasiswa KKM memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga dapat tampil maksimal di ajang Porseni nanti. Pihak sekolah MI Walisongo menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKM. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan prestasi gemilang di Porseni mendatang. “Kami merasa bangga bisa membantu anak-anak ini. Semangat mereka luar biasa, dan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami juga. Semoga hasilnya memuaskan dan bisa membanggakan sekolah,” pungkas salah seorang mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM UIN Malang tidak hanya mendukung persiapan siswa secara teknis, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju pencapaian terbaik