Thumbnail
1 year ago
KKM UIN Malang Akhiri Pengabdian Bermakna di SDN Ngadas

AKHMAD SULTON KHAKIM

Penutupan kegiatan mengajar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berlangsung di lapangan SDN 1 Ngadas pada Senin, (20/1). Acara ini dihadiri oleh para guru, siswa, serta anggota kelompok 8 KKM UIN Malang, yang sekaligus menandai berakhirnya program pengabdian selama dua minggu. Momen ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang berkelanjutan antara UIN Malang dan SDN 1 Ngadas. Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan serta pemberian kenang-kenangan simbolis dari mahasiswa KKM kepada pihak sekolah. Sambutan pertama disampaikan oleh Akhmad Sulton Khakim, ketua kelompok 8 KKM UIN Malang. Dalam sambutannya, Khakim mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas sambutan hangat yang diterima selama proses pembelajaran. Ia juga menceritakan pengalaman berharga yang dirasakan mahasiswa selama kegiatan mengajar. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan para guru selama kami berada di sini. Pengalaman ini menjadi ajang untuk mengaplikasikan ilmu dari bangku kuliah sekaligus menghadapi tantangan dan belajar lebih banyak," ungkap Khakim. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Haris, Kepala Sekolah SDN 1 Ngadas. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi mahasiswa KKM dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Ia juga berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dan memberi dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Desa Ngadas. "Kami sangat menghargai semangat dan dedikasi para mahasiswa KKM. Semoga siswa-siswi kami terinspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perkuliahan, mengikuti jejak kakak-kakak mahasiswa," ujar beliau. Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan secara simbolis dari perwakilan mahasiswa kepada kepala sekolah sebagai bentuk apresiasi. Sebelum penutupan, mahasiswa dan guru berfoto bersama serta mengadakan sesi ramah tamah dengan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Momen ini menjadi penutup yang penuh kehangatan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan komunitas SDN 1 Ngadas. Sebelum meninggalkan sekolah, para mahasiswa berpamitan dengan para guru di kantor sebagai tanda penghormatan. Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan pengabdian yang diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi SDN 1 Ngadas.

Thumbnail
1 year ago
Antusiasme Tinggi! Siswa MI Hidayatul Fata Sambut Kedatangan Perpustakaan Keliling

ARIFFAH DARA DINANTY

Pada pagi yang cerah di tanggal 20 Januari 2025, suasana di MI Hidayatul Fata, Dusun Cukal, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, tampak berbeda dari biasanya. Sebuah mobil perpustakaan keliling, hasil kolaborasi antara Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Cakradhara 170 UIN Malang dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang, terparkir di halaman sekolah, menarik perhatian para siswa. Sejak pagi, para siswa telah berkumpul dengan antusias, menanti kesempatan untuk menjelajahi berbagai buku yang tersedia. Perpustakaan keliling ini membawa beragam koleksi, mulai dari buku pelajaran, cerita anak, hingga pengetahuan umum, yang semuanya dapat diakses langsung oleh para siswa. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan minat baca dan menyediakan akses literasi yang lebih luas bagi siswa-siswi di sekolah tersebut. Koordinator KKM Cakradhara 170, Rizqul Kamali Maulal Wahid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kepada siswa-siswi MI Hidayatul Fata. "Kami ingin memberikan kemudahan bagi anak-anak untuk mengakses buku-buku supaya mempunyai wawasan yang lebih luas. Dengan adanya perpustakaan keliling ini, kami berharap mereka bisa lebih termotivasi untuk belajar dan membaca," ujar Rizqul. Para siswa tampak sangat antusias saat memilih buku yang sesuai dengan minat mereka. Beberapa di antara mereka langsung membuka halaman demi halaman, tenggelam dalam cerita dan informasi yang disajikan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan akses kepada buku, tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak dini. Dengan adanya perpustakaan keliling, diharapkan dapat menciptakan dampak positif dalam peningkatan literasi di daerah ini. Kolaborasi antara KKM Cakradhara 170 dan Dinas Perpustakaan Kabupaten Malang ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pengembangan pendidikan di wilayah tersebut. Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan generasi muda di daerah dengan akses terbatas terhadap bahan bacaan dapat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mereka.

Thumbnail
1 year ago
Mengasah Kreativitas melalui Eco Printing: Atma Abhinaya berbagi kesenian di SDN 03 Gunung Jati! Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mengasah Kreativitas melalui Eco Printing: Atma Abhinaya berbagi kesenian di SDN 03 Gunung Jati!

MACHMUD UDIN SANTOSO

Sabtu, 25 Januari 2025,SDN 03 Gunung Jati-Mahasiswa KKM Atma Abhinaya mengadakan kegiatan mewarnai bersama siswa kelas 4 SDN 03 Gunung Jati. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menggantikan jam pelajaran prakarya dengan tujuan untuk menggantikan jam bimbel yang seharusnya dilaksanakan pada jam 11.00 setelah pulang sekolah, sebagai salah satu program kerja dari divisi pendidikan di kelompok tersebut. Dalam kegiatan tersebut, beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain kain putih, cat warna, sikat gigi, kuas, daun-daunan dan kelopak bunga. Jenis-jenis dedaunan yang dibawa pada saat itu antara lain daun singkong, daun pepaya, dan daun bunga liar lainnya yang memiliki bentuk yang unik. Adapun warna yang dibawa yaitu warna kuning, merah, hijau, hitam, ungu, dan hitam. Disisi lain, penggunaan kain putih bertujuan agar warna yang digunakan dapat terlihat dan membentuk pola yang jelas. Semua alat dan bahan telah disiapkan dan dibawa oleh anggota KKM Athma Abhinaya. Adapun siswa kelas 4 hanya diminta untuk membawa dedaunan dengan bentuk yang unik dan berbeda. Proses pelaksanaan kegiatan mewarnai ini dimulai dari meletakan kain putih diatas lantai agar semua siswa kelas 4 maupun anggota KKM dapat menjangkau dan ikut serta dalam kegiatan. Setelah itu, dedaunan  yang telah dibawa dari rumah masing-masing diletakkan diatas kain putih tersebut sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Setelah semua daun diletakan, setiap siswa dan anggota KKN menorehkan warna keatas kain tersebut dengan cara meneruskan warna menggunakan kuas atau sikat gigi. Warna yang akan ditimbulkan akan membentuk titik titik kecil (bercak) di atas kain tersebut.  Selain sikat gig dan kuas, para siswa juga menggunakan tangan dan denaunan yang tersisa untuk mmercikan warna ke atas kain. Hal itu dilakukan karena alat yang tersedia terbatas, sehingga siswa menggunaka cara lain untuk menorehkan warna yang sekiranya dapat menciptakan titik-titik kecil. Setelah semua area kain sudah di penuhi oleh titik-ttik warna, tahap selanjutnya yaitu mengangkat dedaunan dan kelopak bunga di atas kain tersebut. Setelah itu, kain tersebut dikeringkan dibawah sinar matahari agar warnanya tidak mudah luntur. Kain putih yang telah diwarnai ini akan digunakaan untuk menutupi lemari buku yang terletak di pojok belakang kelas. Tujuan utama dari kegiatan mewarnai ini yaitu untuk mendorong siswa agar lebih kreatif dengan menggunakan bahan dan alat sederhana yang dapat mereka temui di lingkungan sekitar mereka. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa-siswa SDN 03 Gunung Jati, khusunya kelas 4, dengan anggota KKM Atma Abhinaya. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semua pihak, baik dari siswa kelas 4 maupun anggota KKM merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut juga berjalan lancar dan menyenangkan.      

Thumbnail
1 year ago
Kegiatan KKM Posko 106 Mengabdi Mengajar TPQ

NAILA CHAFIDZ

Malang (23/12/2024) - Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan sarana untuk memberikan pendidikan agama Islam kepada anak-anak usia 4-12 tahun, termasuk yang berada di tingkat TK dan SD. Di TPQ, para santri mengajarkan membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat dalam rangka moderasi beragama, mahasiswa KKM Posko 106 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan di Dusun Pohbener, khususnya di kalangan anak-anak. Mereka mendampingi dan belajar bersama di TPQ Al-Ikhlas 1, Al-Ikhlas 2, serta TPQ Mambaul Ulum. Sebelum sesi mengaji dimulai, salah satu ustadz atau ustadzah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKM untuk memperkenalkan diri kepada anak-anak. Sebanyak tiga belas mahasiswa dari berbagai fakultas ikut serta dalam program KKM di salah satu TPQ setempat. Mereka bekerja sama dengan para ustadz dan ustadzah untuk menciptakan pengajaran yang menarik dan efektif bagi para santri. Materi yang disampaikan meliputi pembelajaran membaca dan memahami Al-Qur'an, doa sehari-hari, serta pendidikan akhlak. Selain itu, para pelajar bersama ustadz dan ustadzah juga memperkenalkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan guna meningkatkan semangat belajar anak-anak. Mahasiswa KKM posko 106 berharap melalui program mengajar di TPQ, mereka dapat menghadirkan suasana dan semangat baru bagi TPQ tersebut, sekaligus membantu para anak didik memahami dasar-dasar pembelajaran Al-Qur'an dengan lebih mudah. Antusiasme anak-anak di TPQ sangat tinggi, menciptakan suasana belajar yang hidup. Kegiatan belajar mengajar dirancang secara kreatif, dengan perpaduan permainan dan nyanyian, sehingga anak-anak tetap termotivasi dan tidak merasa bosan saat belajar.

Thumbnail
1 year ago
Kegiatan KKM Posko 106 Mengabdi Mengajar TPQ

NURUL FATIKHAH R. IZZATI

Malang (23/12/2024) - Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) adalah sarana untuk memberikan pendidikan agama Islam kepada anak-anak usia 4-12 tahun, termasuk yang berada di tingkat TK dan SD. Di TPQ, para santri diajarkan membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat dalam rangka moderasi beragama, mahasiswa KKM Posko 106 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan di Dusun Pohbener, khususnya di kalangan anak-anak. Mereka mendampingi dan belajar bersama di TPQ Al-Ikhlas 1, Al-Ikhlas 2, serta TPQ Mambaul Ulum. Sebelum sesi mengaji dimulai, salah satu ustadz atau ustadzah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKM untuk memperkenalkan diri kepada anak-anak. Sebanyak tiga belas mahasiswa dari berbagai fakultas ikut serta dalam program KKM di salah satu TPQ setempat. Mereka bekerja sama dengan para ustadz dan ustadzah untuk menciptakan pengajaran yang menarik dan efektif bagi para santri. Materi yang disampaikan meliputi pembelajaran membaca dan memahami Al-Qur'an, doa sehari-hari, serta pendidikan akhlak. Selain itu, para mahasiswa bersama ustadz dan ustadzah juga mengenalkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan guna meningkatkan semangat belajar anak-anak. Mahasiswa KKM posko 106 berharap melalui program mengajar di TPQ, mereka dapat menghadirkan suasana dan semangat baru bagi TPQ tersebut, sekaligus membantu para anak didik memahami dasar-dasar pembelajaran Al-Qur'an dengan lebih mudah. Antusiasme anak-anak di TPQ sangat tinggi, menciptakan suasana belajar yang hidup. Kegiatan belajar-mengajar dirancang secara kreatif, dengan perpaduan permainan dan nyanyian, sehingga anak-anak tetap termotivasi dan tidak merasa bosan saat belajar.

Thumbnail
1 year ago
Kegiatan KKM Posko 106 Mengabdi Mengajar TPQ

MOHAMMAD MU`ZI MASYFA AUDZILLAH

Malang (23/12/2024) - Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) adalah sarana untuk memberikan pendidikan agama Islam kepada anak-anak usia 4-12 tahun, termasuk yang berada di tingkat TK dan SD. Di TPQ, para santri diajarkan membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat dalam rangka moderasi beragama, mahasiswa KKM Posko 106 turut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan di Dusun Pohbener, khususnya di kalangan anak-anak. Mereka mendampingi dan belajar bersama di TPQ Al-Ikhlas 1, Al-Ikhlas 2, serta TPQ Mambaul Ulum. Sebelum sesi mengaji dimulai, salah satu ustadz atau ustadzah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKM untuk memperkenalkan diri kepada anak-anak. Sebanyak tiga belas mahasiswa dari berbagai fakultas ikut serta dalam program KKM di salah satu TPQ setempat. Mereka bekerja sama dengan para ustadz dan ustadzah untuk menciptakan pengajaran yang menarik dan efektif bagi para santri. Materi yang disampaikan meliputi pembelajaran membaca dan memahami Al-Qur'an, doa sehari-hari, serta pendidikan akhlak. Selain itu, para mahasiswa bersama ustadz dan ustadzah juga mengenalkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan guna meningkatkan semangat belajar anak-anak. Mahasiswa KKM posko 106 berharap melalui program mengajar di TPQ, mereka dapat menghadirkan suasana dan semangat baru bagi TPQ tersebut, sekaligus membantu para anak didik memahami dasar-dasar pembelajaran Al-Qur'an dengan lebih mudah. Antusiasme anak-anak di TPQ sangat tinggi, menciptakan suasana belajar yang hidup. Kegiatan belajar-mengajar dirancang secara kreatif, dengan perpaduan permainan dan nyanyian, sehingga anak-anak tetap termotivasi dan tidak merasa bosan saat belajar.