Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM Kelompok 80 Kunjungi Kebun Warga: Tingkatkan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

JUNDA TARTILA

[Ngebruk, 16 Januari 2025] Mahasiswa kkm kelompok 80 "Pancakarsa" UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengunjungi kebun terong ibu Jumik di Ngebruk, Poncokusumo pada Kamis, 16 Januari 2025 pukul 08.30 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal pertanian lokal di Desa Ngebruk, Poncokusumo. Kebun Ibu Jumik yang terletak didesa Ngebruk, memiliki keberagaman tanaman berupa jeruk, dan jagung. Mahasiswa diajak langsung melihat pengolalaan kebun, dengan cara mencabuti penyangga bambu yang digunakan untuk menyangga pohon terong. Menurut bu jum beberapa hasil terong akan dijual di pasar gadang. Ia menjelaskan tentang pupuk terong dan juga obat apa saja yang dipakai jika terong mengalami masalah pada pertumbuhannya. Kami menyambut kegiatan kunjungan ini dengan sangat antusias. Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan dapat memberikan pelajaran tentang pertanian dan juga tantangan yang dihadapi dalam menanam terong. Kunjungan ke kebun Ibu Jum merupakan bagian dari program kunjungan dalam rangka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Thumbnail
1 year ago
Penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM 189) di SDN 4 Sidodadi: Senandika – Senandung Akhir yang Membawa Kenangan Indah

FITRI JULIA MIRNA YETTI

Sabtu, 25 Januari 2025, menjadi momen yang amat berkesan bagi seluruh mahasiswa KKM kelompok 189, siswa-siswi, dan guru-guru SDN 4 Sidodadi. Acara penutupan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dengan tema "Senandika"—Senandung Akhir yang Membawa Kenangan Indah, diadakan untuk menandai berakhirnya kegiatan KKM yang telah berlangsung selama beberapa waktu. Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang penutupan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan antara mahasiswa dan pihak sekolah.     Rangkaian Acara yang Menghibur dan Bermakna   Acara dimulai dengan persiapan pada pukul 08.00 - 08.15, Para guru dan mahasiswa KKM bekerja sama untuk menyiapkan segala sesuatu agar acara berjalan lancar.    Pada pukul 08.15, MC membuka acara dengan penuh semangat. Tentu saja, pembukaan ini disambut dengan hangat oleh para siswa, guru, dan mahasiswa yang hadir. Pembukaan yang singkat namun menyenangkan ini langsung mengarah ke acara berikutnya.     Game Seru yang Membakar Semangat   Setelah opening, acara dilanjutkan dengan Game 1: Estafet Sarung yang berlangsung pada pukul 08.20 - 08.45. Permainan ini menguji kekompakan antar peserta yang harus melewati rintangan sambil mengenakan sarung. Tentu saja, suasana penuh tawa dan kegembiraan mewarnai setiap detik permainan ini. Semua peserta tampak antusias mengikuti tantangan ini dengan penuh semangat.   Usai Game 1, kegiatan belanjut dengan persiapan untuk Game 2, yaitu permainan Ular Naga pada pukul 08.45 - 09.15. Dalam permainan ini, seluruh peserta dalam satu tim harus berbaris membentuk sebuah "ular" panjang dan saling bekerja sama untuk bergerak tanpa terputus dan menyerang tim lawan. Kebersamaan dan kerja sama tim benar-benar tergambarkan dalam keseruan game ini.     Istirahat dan Persiapan Penampilan   Setelah permainan yang penuh energi, waktu istirahat tiba pada pukul 09.15 - 09.30. Selama istirahat, peserta bisa menikmati camilan ringan sambil bersiap untuk penampilan-penampilan yang akan ditampilkan oleh perwakilan siswa, guru, dan mahasiswa. Waktu istirahat ini juga dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri, baik bagi yang akan tampil maupun yang ingin memberikan dukungan.   Pukul 09.30 - 10.00 menjadi momen spesial dengan penampilan yang menghibur. Nyanyian perwakilan dari siswa, guru, dan mahasiswa menambah suasana menjadi semakin meriah dan hangat. Suara-suara indah yang disuguhkan berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.     Sambutan, Pembagian Hadiah, dan Penutupan   Setelah penampilan yang memukau, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang berlangsung pada pukul 10.00 - 10.15. Sambutan-sambutan tersebut disampaikan oleh mahasiswa KKM, dan dilanjutkan oleh pihak sekolah. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak sekolah yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran kegiatan ini, serta segala agenda kegiatan KKM yang telah terlaksana pada hari-hari sebelumnya. Sambutan ini juga menjadi sarana untuk mengenang kembali kebersamaan yang telah terjalin selama masa KKM. Pada pukul 10.15 - 10.30, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba. Para siswa yang berpartisipasi dan memenangkan games yang diadakan selama kegiatan penutupan KKM diberikan apresiasi atas usaha dan semangat mereka. Tentu saja ini menjadi momen yang dinantikan, memberikan semangat lebih untuk terus berprestasi.   Di penghujung acara, pada pukul 10.30 - 10.35, dilakukan penutupan yang diikuti dengan kegiatan menulis kesan dan pesan dari seluruh siswa-siswi SDN 4 Sidodadi kepada mahasiswa KKM. Kesan dan pesan ini jga berisi harapan-harapan baik yang akan menjadi refleksi atas pengalaman yang telah dilalui siswa-siswi bersama mahasiswa selama kegiatan KKM. Acara ditutup dengan pemberian kenan-kenangan sebagai hadiah perpisahan yang akan selalu diingat oleh siswa SDN 4 Sidodadi.     Sebuah Kenangan yang Tak Terlupakan   Penutupan acara "Senandika" ini menjadi bukti bahwa meskipun kegiatan KKM telah selesai, kenangan dan hubungan yang terjalin antara mahasiswa, guru, dan siswa-siswi SDN 4 Sidodadi akan dapat selalu dikenang. Kebersamaan, kerja sama, dan keceriaan yang dirasakan bersama selama acara menutup rangkaian kegiatan KKM di SDN 4 Sidodadi dengan indah.   Dengan berakhirnya kegiatan ini, para mahasiswa KKM dan warga SDN 4 Sidodadi berharap kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat, serta dapat mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat. Acara Senandika pun menjadi kegiatan terakhir yang mengakhiri perjalanan mahasiswa KKM dengan senandung penuh kenangan indah, yang akan selalu dikenang oleh semua pihak yang terlibat selama masa pengabdian di SDN 4 Sidodadi.

Thumbnail
1 year ago
Pembukaan KKM Mandiri Integrasi di Desa Srigading: Awali Langkah Cegah Stunting dengan Parenting

QURROTUL AINI

https://www.kompasiana.com/stelajavaprastha7827/676b7710ed641536cb7fa642/pembukaan-kkm-mandiri-integrasi-di-desa-srigading-awali-langkah-cegah-stunting-dengan-parenting

Thumbnail
1 year ago
Kunjungan ke Pengusaha Kopi Desa Sumbertempur: Menggali Potensi dari Usaha dan Komoditas Lokal

RIRIN DIYAH PUSPITA

Sumbertempur, 14 Januari 2025 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 69 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan kunjungan ke salah satu pengusaha kopi di Sumbertempur. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang kopi dan produksinya. Dalam kegiatan ini kelompok KKM mempelajari tentang jenis-jenis kopi, beserta pengolahannya dari bahan mentah hingga menjadi kopi yang siap dikonsumsi. Desa Sumbertempur merupakan salah satu daerah penghasil kopi terkenal di lembah Gunung Kawi, Kabupaten Malang. Taufiq Ismail merupakan salah satu pengusaha sekaligus petani kopi di desa tersebut. Dalam kunjungan ke kediaman beliau, kelompok KKM UIN Malang 69 belajar berbagai hal tentang kopi. Mulai dari jenis, hingga proses pengolahan sampai menjadi kopi yang siap saji. Melalui kunjungan ini, kelompok KKM mengetahui bahwa kopi Gunung Kawi merupakan komoditas yang dapat menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih lagi dengan cara pengolahan yang pas, dapat menarik minat para pecinta kopi, baik di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan ini juga menjadi sarana mahasiswa dalam mengapresiasi produk lokal yang bisa menjadi identitas suatu wilayah tertentu. "Kenapa kita melabeli sesuatu yang bernilai tinggi sebagai hal yang berasal dari luar? Kita harus bangga dengan sesuatu yang lokal," ungkap Taufiq Ismail. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kunjungan ke Pengusaha Kopi Desa Sumbertempur: Menggali Potensi dari Usaha dan Komoditas Lokal", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/ishomal0871/678a8fe734777c1644464a42/kunjungan-ke-pengusaha-kopi-desa-sumbertempur-menggali-potensi-dari-usaha-dan-komoditas-lokal?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile Kreator: Ishomudin Al Aziz

Thumbnail
1 year ago
Kolaborasi KKM 89 UIN Malang: Memberikan Solusi Desain Tempat Pembuangan Sampah Sementara 3D untuk Desa Gading Kembar

MOHAMAD IQBAL ZAKARIA PUTRA

Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang, kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan desa di sekitar kami. Salah satu bentuk nyata dari kolaborasi ini adalah pemberian desain Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3D kepada Desa Gading Kembar. Desain inovatif ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di desa tersebut, dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan dan estetika yang dapat memperindah kawasan sekitar. Melalui desain TPS 3D yang modern, diharapkan dapat menciptakan sistem pembuangan sampah yang lebih terstruktur, mengurangi tumpukan sampah di sembarang tempat, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Kami juga berharap bahwa kehadiran TPS yang lebih fungsional ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan sehat di Desa Gading Kembar. Program ini juga menunjukkan bagaimana sinergi antara pendidikan dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang positif bagi lingkungan sekitar. Selain itu, desain TPS 3D ini juga memiliki nilai tambah dalam hal keberlanjutan. Dengan memperkenalkan konsep yang lebih futuristik dan efisien, kami berharap masyarakat Desa Gading Kembar dapat terinspirasi untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya mengandalkan fasilitas tersebut, tetapi juga melibatkan peran aktif dari setiap individu dalam menjaga kebersihan desa. Program ini tidak hanya sekadar tentang pembangunan fisik TPS, tetapi juga tentang membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Kami percaya bahwa dengan adanya TPS yang lebih terorganisir dan mudah diakses, proses pemilahan sampah akan semakin efisien, mengurangi pencemaran lingkungan, dan memberi dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam menciptakan solusi praktis dan kreatif dalam pengelolaan sampah. Dengan kolaborasi yang solid antara mahasiswa UIN Malang, perangkat desa, dan masyarakat, kami optimis bahwa Desa Gading Kembar dapat menjadi model desa yang memiliki sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Semoga inisiatif ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta memberikan inspirasi untuk banyak pihak dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia.

Thumbnail
1 year ago
Sosialisasi Digitalisasi UMKM: Mahasiswa UIN Malang Dorong Pemanfaatan Media Sosial

HABSYI MOCHAMMAD SYAH

Di era globalisasi yang semakin maju saat ini, masyarakat dituntut untuk menguasai teknologi agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Teknologi tidak hanya menjadi alat komunikasi dan hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan memanfaatkan teknologi, pelaku UMKM dapat melakukan pemasaran secara online, yang memungkinkan mereka menjangkau target pasar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Pemasaran online melalui platform seperti media sosial, marketplace, dan situs web membantu UMKM memperkenalkan produk mereka kepada konsumen, baik di tingkat lokal maupun internasional, dengan cara yang lebih efisien dan hemat biaya. Mahasiswa KKM Kelompok 10 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menggadakan kegiatan sosialisasi digitalisasi UMKM melalui media sosial dengan tema Sosialisasi Digitalisasi UMKM: Meraih Peluang di Era Digital dilaksanakan di Balai Desa Ngebruk dengan dihadiri oleh ibu-ibu PKK dan ibu kepala desa Ngebruk (15/0l/25).  Acara ini berjalan dengan baik dan lancar serta mendapat antusiasme dari para pelaku UMKM. Acara ini juga diisi oleh mahasiswa KKN kelompok 10 sebagai pembicara digital marketing, yaitu Arif Rahman Adjulian dan Syaifah Putri Diah Ambari  mahasiswa Manajamen Uin Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 22. Kegiatan sosialisasi ini memanfaatkan media sosial TikTok sebagai platform utama untuk mempromosikan produk unggulan yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK, yaitu produk sari jahe dan temulawak. Sosialisasi ini juga memberi pemahaman terhadap pelaku UMKM dari ibu-ibu PKK terkait pentingnya strategi pemasaran secara digital serta pemakaian platform Tik Tok sebagai media branding serta perluasan pemasaran produk secara online. Para peserta terlihat dari partisipasi aktif sekitar 25 ibu-ibu PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut, menunjukkan tingginya minat dan penerimaan mereka terhadap program ini. Selama sosialisasi, ibu-ibu PKK tidak hanya mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, tetapi juga memberikan masukan berharga terkait logo dan desain kemasan produk. Salah satu masukan yang diberikan adalah, “Desain kemasan sudah sangat bagus dan menarik, tetapi kami menyarankan agar ukuran tulisan diperbesar dan warna yang digunakan lebih mencolok agar terlihat lebih menonjol.” Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK tidak hanya belajar tentang pemanfaatan media sosial TikTok sebagai alat promosi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan produk mereka. Semangat yang ditunjukkan membuktikan bahwa digitalisasi dalam pemasaran memiliki potensi besar untuk mendukung pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan daya tarik produk UMKM. Kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai berbagai platform media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung bisnis dan promosi. Ibu-ibu PKK tidak hanya diajak mengenal fitur-fitur dari platform tersebut, tetapi juga dibekali wawasan tentang bagaimana mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif dan menciptakan konten yang kreatif serta relevan dengan target audiens, serta bagaimana memanfaatkan live dan juga tiktokshop. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, memanfaatkan potensi besar dunia digital untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.