MUHAMMAD AULIA SYAMSUL HADI
Pendahuluan Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menunjukkan peran aktif mereka dalam mendukung pendidikan masyarakat. Salah satu kegiatan utama yang mereka lakukan adalah mengajar di tiga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang ada di desa Sumberngepoh, yakni TPQ Thoriqul Huda, TPQ Nurul Hikmah, dan TPQ Darussalam. Kegiatan ini berlangsung dari 8 Januari hingga 25 Januari 2025 dengan tujuan memperkuat pembelajaran agama bagi generasi muda di desa tersebut. Pembukaan Pengajaran TPQ Sebelum memulai Mengajar TPQ mahasiswa KKM kelompok 52 melakukan sowan terlebih dahulu ke kepala TPQ masing-masing untuk mendiskusikan mengenai metode pengajaran yang digunakan. Tidak hanya itu, kegiatan sowan ini juga untuk menyambung tali silaturrahmi dan cara untuk mengenal lebih dekat pengasuh atau kepala TPQ. Sowan dilakukan sesuai dengan pembagian penempatan mahasiswa KKM 52 di masing-masing TPQ Sumberngepoh. Pengajaran di TPQ Thoriqul Huda Mahasiswa KKM kelompok 52 memulai aktivitas mereka di TPQ Thoriqul Huda, di mana mereka mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur'an, memahami tajwid, menulis pegon, dan menghafal surah pendek. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bimbingan dalam praktek shalat. Para santri, yang sebagian besar berusia 6 hingga 12 tahun, tampak sangat bersemangat belajar mengaji bersama kakak-kakak KKM. Hal ini bisa dilihat ketika mereka rebutan mengantre barisan untuk segera mengaji. "Kami sangat senang dapat membantu anak-anak di sini agar lebih memahami Al-Qur'an. Kami juga mencoba menggunakan metode yang interaktif agar mereka tidak merasa jenuh," kata Izzul Haq salah seorang mahasiswa KKM. Salah satu pengurus TPQ yaitu pengurus TPQ Thoriqul Huda sangat mengapresiasi dukungan dari mahasiswa, terutama karena kehadiran mereka memberikan warna baru dalam proses pengajaran. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Pengajaran di tpq nurul hikmah Di TPQ Nurul Hikmah, mahasiswa KKM berfokus pada pembelajaran membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra'. Selain itu, mereka mengadakan sesi cerita islami yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para santri. Sekitar 30 anak secara aktif mengikuti program ini. "Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memotivasi anak-anak untuk semakin giat belajar Al-Qur'an. Mereka memberikan semangat baru bagi kami," ungkap Ustazah Icha, salah satu pengajar di TPQ ini. Kegiatan tambahan seperti lomba hafalan surah pendek dan kuis islami juga diadakan untuk menambah keceriaan anak-anak. Pendekatan kreatif ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi para santri. Pengajaran di TPQ Darussalam Selain mengajar mengaji, Mahasiswa KKM di TPQ Darussalam berperan dalam mengajarkan doa sehari-hari, menulis pegon, dan menyampaikan kisah-kisah para nabi. Fokus mereka adalah memberikan pemahaman agama yang lebih menyeluruh kepada anak-anak. Para santri sangat antusias, terbukti dari keaktifan mereka dalam bertanya dan menjawab selama sesi berlangsung. Mereka juga berebut maju kedepan ketika disuruh untuk mempraktekkan sholat dan menghafal doa sehari-hari. "Kami sangat kagum dengan semangat anak-anak di sini. Mereka cepat memahami apa yang kami ajarkan, dan itu menjadi motivasi besar bagi kami," ujar Ismawatul salah seorang mahasiswa KKM 52. Meskipun TPQ ini masih tergolong baru yaitu hanya memiliki 9 santri, namun santri-santri di TPQ ini tidak kalah juga memiliki segudang prestasi. Santri bernama Albi berhasil mendapat juara 1 lomba Adzan se-TPQ Dusun Barek dan Gapuk. Kemudian Nabila mendapat juara 1 lomba hafalan surat pendek di ajang perlombaan yang sama. Pengelola TPQ Darussalam mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Mereka melihat potensi besar dari kerja sama ini dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia. Perpisahan dan Penutupan Kegiatan Pengajaran TPQ Kegiatan ini dilaksakan pada tanggal 25 Januari 2025 yang mana dalam penutupan ini, mahasiswa KKM 52 pamit undur diri dan menyampaikan kesan pesan selama pengajaran di TPQ. Tidal hanya itu, di TPQ Thoriqul Huda kegiatan penutupan juga diadakan acara nobar kisah Isra' Mi'raj, hal ini juga untuk memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Kemudian acara ditutup dengan makan dan foto bersama. Lain halnya penutupan yang ada di TPQ Darussalam, penutupan dilakukan bersamaan dengan pembacaan juara perlombaan antar TPQ di Dusun Barek dan Gapuk. Penutup Kegiatan mengajar yang dilakukan mahasiswa KKM di tiga TPQ Desa Sumberngepoh ini merupakan salah satu program unggulan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan dedikasi untuk mendukung pendidikan agama, mahasiswa tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Selama hampir tiga minggu, program ini berhasil memperlihatkan hasil yang signifikan, baik bagi para santri maupun lembaga pendidikan di desa tersebut. Kontribusi mahasiswa ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mendukung perkembangan generasi muda yang religius dan berkarakter.
ANIS LAILATUL MUHIMMAH
Mengukir Kisah Kebersamaan di TPQ Al-Hidayah: Peringatan Isra Mi'raj dan Perpisahan yang Penuh Makna oleh KKM 186 Pada tanggal 25 Januari 2025, kelompok KKM 186 mengadakan acara puncak yang menggabungkan peringatan Isra Mi'raj, pembagian hadiah lomba, serta acara perpisahan di TPQ Al-Hidayah. Kegiatan ini dirancang untuk memperingati salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam, memberikan apresiasi kepada santri TPQ atas prestasi mereka, dan menjadi ungkapan rasa terima kasih atas kebersamaan kami selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ tersebut. Acara dimulai dengan istighotsah bersama yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam, selaku pengasuh TPQ. Suasana sore itu sangat khidmat, dengan lantunan zikir dan doa yang diikuti oleh para santri, pengurus TPQ, orang tua, dan anggota kelompok KKM 186. Istighotsah ini menjadi pembuka yang penuh makna, mengingatkan semua yang hadir untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT dan memohon keberkahan dalam acara yang akan dilangsungkan. Pembukaan oleh mc Setelah istighotsah, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dari kelompok KKM 186. MC memberikan pengantar mengenai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan untuk memperingati Isra Mi'raj. Suasana semakin khusyuk ketika salah satu anggota kelompok kami, Khusnul Amalia, membacakan ayat suci Al-Qur'an. Lantunan ayat suci yang merdu tersebut memenuhi ruangan, memberikan ketenangan dan keberkahan bagi semua yang hadir. Berikutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan Al-Hidayah, Bapak Khairul Anam, S.Pd.I, M.M. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi kelompok KKM 186 yang telah memberikan dampak positif bagi pendidikan di TPQ. Beliau juga menyampaikan harapan agar kebersamaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus memajukan TPQ Al-Hidayah. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KKM 186, Zam Zam Nur Jaman. Dalam pidatonya, Zam Zam mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukur karena telah diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ ini. Ia juga menyampaikan harapan agar apa yang telah dilakukan oleh kelompok kami dapat membawa manfaat jangka panjang bagi para santri. Proses potong tumpeng oleh bapak pengasuh dengan ketua kelompok 186 Momen yang paling ditunggu oleh para santri adalah pembagian hadiah lomba. Sebelumnya, berbagai lomba telah diadakan, seperti lomba mewarnai untuk kelas Isti'dad dan Jilid 1, lomba doa harian dan surat-surat pendek untuk kelas Jilid 2, serta lomba fashohah untuk kelas Jilid 3. Nama-nama pemenang diumumkan dengan penuh semangat, dan para santri yang menang maju ke depan untuk menerima hadiah. Melihat wajah ceria para santri saat menerima penghargaan, kami merasa semua usaha dalam menyiapkan lomba ini terbayar lunas. Kami berharap hadiah ini tidak hanya menjadi apresiasi, tetapi juga motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pembagian Hadiah Pemenang lomba Setelah pembagian hadiah, acara berlanjut dengan prosesi penyerahan sertifikat penghargaan dari TPQ Al-Hidayah kepada kelompok KKM 186. Penyerahan ini menjadi simbol apresiasi dari pihak TPQ atas dedikasi yang telah kami berikan selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ. Prosesi ini mengingatkan kami bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, dapat memberikan dampak yang berarti bagi orang lain. Acara dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan oleh Bapak Khairul Anam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberkahan yang telah diberikan selama kebersamaan kami. Potong tumpeng ini juga menjadi simbol perpisahan yang penuh haru, menandai akhir dari masa bakti kami di TPQ Al-Hidayah. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam. Doa ini menjadi penutup yang penuh makna, mengiringi harapan agar segala kegiatan yang telah dilakukan membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, terutama bagi santri dan pengurus TPQ. Pembagian piala oleh bapak pengasuh Acara ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga pembelajaran berharga bagi kami. Selama lebih dari satu bulan, kami belajar tentang pentingnya pengabdian, kerja sama, dan dedikasi dalam dunia pendidikan. Para santri mengajarkan kami tentang semangat belajar, sementara para pengurus TPQ memberikan teladan tentang pentingnya keikhlasan dalam mendidik generasi muda. Kelompok KKM 186 merasa bangga telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ Al-Hidayah. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga, dan semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat besar bagi para santri dan lingkungan TPQ. Acara ini menjadi penutup yang indah, sekaligus awal dari harapan untuk masa depan yang lebih baik.
KHUSNUL AMALIA
Mengukir Kisah Kebersamaan di TPQ Al-Hidayah: Peringatan Isra Mi'raj dan Perpisahan yang Penuh Makna oleh KKM 186 Pada tanggal 25 Januari 2025, kelompok KKM 186 mengadakan acara puncak yang menggabungkan peringatan Isra Mi'raj, pembagian hadiah lomba, serta acara perpisahan di TPQ Al-Hidayah. Kegiatan ini dirancang untuk memperingati salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam, memberikan apresiasi kepada santri TPQ atas prestasi mereka, dan menjadi ungkapan rasa terima kasih atas kebersamaan kami selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ tersebut. Acara dimulai dengan istighotsah bersama yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam, selaku pengasuh TPQ. Suasana sore itu sangat khidmat, dengan lantunan zikir dan doa yang diikuti oleh para santri, pengurus TPQ, orang tua, dan anggota kelompok KKM 186. Istighotsah ini menjadi pembuka yang penuh makna, mengingatkan semua yang hadir untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT dan memohon keberkahan dalam acara yang akan dilangsungkan. Pembukaan oleh mc Setelah istighotsah, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dari kelompok KKM 186. MC memberikan pengantar mengenai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan untuk memperingati Isra Mi'raj. Suasana semakin khusyuk ketika salah satu anggota kelompok kami, Khusnul Amalia, membacakan ayat suci Al-Qur'an. Lantunan ayat suci yang merdu tersebut memenuhi ruangan, memberikan ketenangan dan keberkahan bagi semua yang hadir. Berikutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan Al-Hidayah, Bapak Khairul Anam, S.Pd.I, M.M. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi kelompok KKM 186 yang telah memberikan dampak positif bagi pendidikan di TPQ. Beliau juga menyampaikan harapan agar kebersamaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus memajukan TPQ Al-Hidayah. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KKM 186, Zam Zam Nur Jaman. Dalam pidatonya, Zam Zam mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukur karena telah diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ ini. Ia juga menyampaikan harapan agar apa yang telah dilakukan oleh kelompok kami dapat membawa manfaat jangka panjang bagi para santri. Proses potong tumpeng oleh bapak pengasuh dengan ketua kelompok 186 Momen yang paling ditunggu oleh para santri adalah pembagian hadiah lomba. Sebelumnya, berbagai lomba telah diadakan, seperti lomba mewarnai untuk kelas Isti'dad dan Jilid 1, lomba doa harian dan surat-surat pendek untuk kelas Jilid 2, serta lomba fashohah untuk kelas Jilid 3. Nama-nama pemenang diumumkan dengan penuh semangat, dan para santri yang menang maju ke depan untuk menerima hadiah. Melihat wajah ceria para santri saat menerima penghargaan, kami merasa semua usaha dalam menyiapkan lomba ini terbayar lunas. Kami berharap hadiah ini tidak hanya menjadi apresiasi, tetapi juga motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pembagian Hadiah Pemenang lomba Setelah pembagian hadiah, acara berlanjut dengan prosesi penyerahan sertifikat penghargaan dari TPQ Al-Hidayah kepada kelompok KKM 186. Penyerahan ini menjadi simbol apresiasi dari pihak TPQ atas dedikasi yang telah kami berikan selama lebih dari satu bulan mengajar di TPQ. Prosesi ini mengingatkan kami bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, dapat memberikan dampak yang berarti bagi orang lain. Acara dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan oleh Bapak Khairul Anam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberkahan yang telah diberikan selama kebersamaan kami. Potong tumpeng ini juga menjadi simbol perpisahan yang penuh haru, menandai akhir dari masa bakti kami di TPQ Al-Hidayah. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Khairul Anam. Doa ini menjadi penutup yang penuh makna, mengiringi harapan agar segala kegiatan yang telah dilakukan membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, terutama bagi santri dan pengurus TPQ. Pembagian piala oleh bapak pengasuh Acara ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga pembelajaran berharga bagi kami. Selama lebih dari satu bulan, kami belajar tentang pentingnya pengabdian, kerja sama, dan dedikasi dalam dunia pendidikan. Para santri mengajarkan kami tentang semangat belajar, sementara para pengurus TPQ memberikan teladan tentang pentingnya keikhlasan dalam mendidik generasi muda. Kelompok KKM 186 merasa bangga telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan di TPQ Al-Hidayah. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga, dan semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat besar bagi para santri dan lingkungan TPQ. Acara ini menjadi penutup yang indah, sekaligus awal dari harapan untuk masa depan yang lebih baik. https://www.kompasiana.com/farrosasadudinmilzam7063/679733faed641502dc70f132/mengukir-kisah-kebersamaan-di-tpq-al-hidayah-peringatan-isra-mi-raj-dan-perpisahan-yang-penuh-makna-oleh-kkm-186
MUHAMMAD RIZAL IZZUL HAQ
Pendahuluan Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menunjukkan peran aktif mereka dalam mendukung pendidikan masyarakat. Salah satu kegiatan utama yang mereka lakukan adalah mengajar di tiga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang ada di desa Sumberngepoh, yakni TPQ Thoriqul Huda, TPQ Nurul Hikmah, dan TPQ Darussalam. Kegiatan ini berlangsung dari 8 Januari hingga 25 Januari 2025 dengan tujuan memperkuat pembelajaran agama bagi generasi muda di desa tersebut. Pembukaan Pengajaran TPQ Sebelum memulai Mengajar TPQ mahasiswa KKM kelompok 52 melakukan sowan terlebih dahulu ke kepala TPQ masing-masing untuk mendiskusikan mengenai metode pengajaran yang digunakan. Tidak hanya itu, kegiatan sowan ini juga untuk menyambung tali silaturrahmi dan cara untuk mengenal lebih dekat pengasuh atau kepala TPQ. Sowan dilakukan sesuai dengan pembagian penempatan mahasiswa KKM 52 di masing-masing TPQ Sumberngepoh. Pengajaran di TPQ Thoriqul Huda Mahasiswa KKM kelompok 52 memulai aktivitas mereka di TPQ Thoriqul Huda, di mana mereka mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur'an, memahami tajwid, menulis pegon, dan menghafal surah pendek. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bimbingan dalam praktek shalat. Para santri, yang sebagian besar berusia 6 hingga 12 tahun, tampak sangat bersemangat belajar mengaji bersama kakak-kakak KKM. Hal ini bisa dilihat ketika mereka rebutan mengantre barisan untuk segera mengaji. "Kami sangat senang dapat membantu anak-anak di sini agar lebih memahami Al-Qur'an. Kami juga mencoba menggunakan metode yang interaktif agar mereka tidak merasa jenuh," kata Izzul Haq salah seorang mahasiswa KKM. Salah satu pengurus TPQ yaitu pengurus TPQ Thoriqul Huda sangat mengapresiasi dukungan dari mahasiswa, terutama karena kehadiran mereka memberikan warna baru dalam proses pengajaran. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Pengajaran di tpq nurul hikmah Di TPQ Nurul Hikmah, mahasiswa KKM berfokus pada pembelajaran membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra'. Selain itu, mereka mengadakan sesi cerita islami yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para santri. Sekitar 30 anak secara aktif mengikuti program ini. "Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memotivasi anak-anak untuk semakin giat belajar Al-Qur'an. Mereka memberikan semangat baru bagi kami," ungkap Ustazah Icha, salah satu pengajar di TPQ ini. Kegiatan tambahan seperti lomba hafalan surah pendek dan kuis islami juga diadakan untuk menambah keceriaan anak-anak. Pendekatan kreatif ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi para santri. Pengajaran di TPQ Darussalam Selain mengajar mengaji, Mahasiswa KKM di TPQ Darussalam berperan dalam mengajarkan doa sehari-hari, menulis pegon, dan menyampaikan kisah-kisah para nabi. Fokus mereka adalah memberikan pemahaman agama yang lebih menyeluruh kepada anak-anak. Para santri sangat antusias, terbukti dari keaktifan mereka dalam bertanya dan menjawab selama sesi berlangsung. Mereka juga berebut maju kedepan ketika disuruh untuk mempraktekkan sholat dan menghafal doa sehari-hari. "Kami sangat kagum dengan semangat anak-anak di sini. Mereka cepat memahami apa yang kami ajarkan, dan itu menjadi motivasi besar bagi kami," ujar Ismawatul salah seorang mahasiswa KKM 52. Meskipun TPQ ini masih tergolong baru yaitu hanya memiliki 9 santri, namun santri-santri di TPQ ini tidak kalah juga memiliki segudang prestasi. Santri bernama Albi berhasil mendapat juara 1 lomba Adzan se-TPQ Dusun Barek dan Gapuk. Kemudian Nabila mendapat juara 1 lomba hafalan surat pendek di ajang perlombaan yang sama. Pengelola TPQ Darussalam mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Mereka melihat potensi besar dari kerja sama ini dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia. Perpisahan dan Penutupan Kegiatan Pengajaran TPQ Kegiatan ini dilaksakan pada tanggal 25 Januari 2025 yang mana dalam penutupan ini, mahasiswa KKM 52 pamit undur diri dan menyampaikan kesan pesan selama pengajaran di TPQ. Tidal hanya itu, di TPQ Thoriqul Huda kegiatan penutupan juga diadakan acara nobar kisah Isra' Mi'raj, hal ini juga untuk memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Kemudian acara ditutup dengan makan dan foto bersama. Lain halnya penutupan yang ada di TPQ Darussalam, penutupan dilakukan bersamaan dengan pembacaan juara perlombaan antar TPQ di Dusun Barek dan Gapuk. Penutup Kegiatan mengajar yang dilakukan mahasiswa KKM di tiga TPQ Desa Sumberngepoh ini merupakan salah satu program unggulan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan dedikasi untuk mendukung pendidikan agama, mahasiswa tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Selama hampir tiga minggu, program ini berhasil memperlihatkan hasil yang signifikan, baik bagi para santri maupun lembaga pendidikan di desa tersebut. Kontribusi mahasiswa ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mendukung perkembangan generasi muda yang religius dan berkarakter.
MELANI
KKM Kelompok 87 UIN Malang telah melaksanakan berbagai langkah strategis dalam rangka mengatasi stunting di Desa Wringinanom sebagai bagian dari program kerja mereka. Langkah-langkah yang diambil mencakup partisipasi aktif dalam pelaksanaan Posyandu di setiap dusun desa serta penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di balai desa. Kegiatan Posyandu dilakukan pada tanggal 7 hingga 11 Januari 2025 di Dusun Simpar, Kunci, dan Besuki. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memantau dan mengatasi kasus stunting di desa tersebut. Kelompok 87 KKM UIN Malang turut membantu pelaksanaan Posyandu dengan memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada masyarakat, terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita. Selain itu, untuk pencegahan stunting, kelompok ini juga melakukan penanaman tanaman TOGA di balai desa. Enam jenis tanaman TOGA yang ditanam meliputi kunyit, lengkuas, pegagan, temulawak, jahe, dan kencur. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak 15 biji. Tanaman TOGA ini secara resmi diserahkan kepada balai desa pada tanggal 30 Januari 2025, dan mendapat sambutan positif dari kepala desa serta perangkat desa setempat. Penanaman TOGA ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting. Dengan memanfaatkan tanaman obat tradisional, masyarakat dapat memperoleh alternatif alami dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka. Kepala Desa Wringinanom menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif ini, "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari KKM Kelompok 87 UIN Malang. Program ini sangat membantu desa kami dalam mengatasi masalah kesehatan, khususnya stunting, dan mendukung program kesehatan desa." Melalui program kerja ini, KKM Kelompok 87 UIN Malang berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Wringinanom. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, diharapkan angka stunting di desa ini dapat menurun dan masyarakat dapat hidup lebih sehat.
FERI NURDIANSYAH
Pendahuluan Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menunjukkan peran aktif mereka dalam mendukung pendidikan masyarakat. Salah satu kegiatan utama yang mereka lakukan adalah mengajar di tiga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang ada di desa Sumberngepoh, yakni TPQ Thoriqul Huda, TPQ Nurul Hikmah, dan TPQ Darussalam. Kegiatan ini berlangsung dari 8 Januari hingga 25 Januari 2025 dengan tujuan memperkuat pembelajaran agama bagi generasi muda di desa tersebut. Pembukaan Pengajaran TPQ Sebelum memulai Mengajar TPQ mahasiswa KKM kelompok 52 melakukan sowan terlebih dahulu ke kepala TPQ masing-masing untuk mendiskusikan mengenai metode pengajaran yang digunakan. Tidak hanya itu, kegiatan sowan ini juga untuk menyambung tali silaturrahmi dan cara untuk mengenal lebih dekat pengasuh atau kepala TPQ. Sowan dilakukan sesuai dengan pembagian penempatan mahasiswa KKM 52 di masing-masing TPQ Sumberngepoh. Pengajaran di TPQ Thoriqul Huda Mahasiswa KKM kelompok 52 memulai aktivitas mereka di TPQ Thoriqul Huda, di mana mereka mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur'an, memahami tajwid, menulis pegon, dan menghafal surah pendek. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan bimbingan dalam praktek shalat. Para santri, yang sebagian besar berusia 6 hingga 12 tahun, tampak sangat bersemangat belajar mengaji bersama kakak-kakak KKM. Hal ini bisa dilihat ketika mereka rebutan mengantre barisan untuk segera mengaji. "Kami sangat senang dapat membantu anak-anak di sini agar lebih memahami Al-Qur'an. Kami juga mencoba menggunakan metode yang interaktif agar mereka tidak merasa jenuh," kata Izzul Haq salah seorang mahasiswa KKM. Salah satu pengurus TPQ yaitu pengurus TPQ Thoriqul Huda sangat mengapresiasi dukungan dari mahasiswa, terutama karena kehadiran mereka memberikan warna baru dalam proses pengajaran. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Pengajaran di tpq nurul hikmah Di TPQ Nurul Hikmah, mahasiswa KKM berfokus pada pembelajaran membaca Al-Qur'an menggunakan metode Iqra'. Selain itu, mereka mengadakan sesi cerita islami yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para santri. Sekitar 30 anak secara aktif mengikuti program ini. "Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memotivasi anak-anak untuk semakin giat belajar Al-Qur'an. Mereka memberikan semangat baru bagi kami," ungkap Ustazah Icha, salah satu pengajar di TPQ ini. Kegiatan tambahan seperti lomba hafalan surah pendek dan kuis islami juga diadakan untuk menambah keceriaan anak-anak. Pendekatan kreatif ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi para santri. Pengajaran di TPQ Darussalam Selain mengajar mengaji, Mahasiswa KKM di TPQ Darussalam berperan dalam mengajarkan doa sehari-hari, menulis pegon, dan menyampaikan kisah-kisah para nabi. Fokus mereka adalah memberikan pemahaman agama yang lebih menyeluruh kepada anak-anak. Para santri sangat antusias, terbukti dari keaktifan mereka dalam bertanya dan menjawab selama sesi berlangsung. Mereka juga berebut maju kedepan ketika disuruh untuk mempraktekkan sholat dan menghafal doa sehari-hari. "Kami sangat kagum dengan semangat anak-anak di sini. Mereka cepat memahami apa yang kami ajarkan, dan itu menjadi motivasi besar bagi kami," ujar Ismawatul salah seorang mahasiswa KKM 52. Meskipun TPQ ini masih tergolong baru yaitu hanya memiliki 9 santri, namun santri-santri di TPQ ini tidak kalah juga memiliki segudang prestasi. Santri bernama Albi berhasil mendapat juara 1 lomba Adzan se-TPQ Dusun Barek dan Gapuk. Kemudian Nabila mendapat juara 1 lomba hafalan surat pendek di ajang perlombaan yang sama. Pengelola TPQ Darussalam mengungkapkan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Mereka melihat potensi besar dari kerja sama ini dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia. Perpisahan dan Penutupan Kegiatan Pengajaran TPQ Kegiatan ini dilaksakan pada tanggal 25 Januari 2025 yang mana dalam penutupan ini, mahasiswa KKM 52 pamit undur diri dan menyampaikan kesan pesan selama pengajaran di TPQ. Tidal hanya itu, di TPQ Thoriqul Huda kegiatan penutupan juga diadakan acara nobar kisah Isra' Mi'raj, hal ini juga untuk memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Kemudian acara ditutup dengan makan dan foto bersama. Lain halnya penutupan yang ada di TPQ Darussalam, penutupan dilakukan bersamaan dengan pembacaan juara perlombaan antar TPQ di Dusun Barek dan Gapuk. Penutup Kegiatan mengajar yang dilakukan mahasiswa KKM di tiga TPQ Desa Sumberngepoh ini merupakan salah satu program unggulan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan dedikasi untuk mendukung pendidikan agama, mahasiswa tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Selama hampir tiga minggu, program ini berhasil memperlihatkan hasil yang signifikan, baik bagi para santri maupun lembaga pendidikan di desa tersebut. Kontribusi mahasiswa ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mendukung perkembangan generasi muda yang religius dan berkarakter.