Thumbnail
2 months ago
Visit Company KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang ke PASINBIS UNAIR: Menggali Ilmu untuk Membangun Inkubasi Bisnis Kampus

ALAUDDIN AMRI ALHUDA

Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026 --- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Inkubasi Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan visit company ke PASINBIS (Pusat Akselerasi Inovasi dan Bisnis) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis mahasiswa dalam menggali pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik terkait pengelolaan dan pengembangan inkubasi bisnis di lingkungan perguruan tinggi. Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh semangat mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang untuk mempersiapkan pembentukan dan penguatan inkubasi bisnis di kampus sendiri. PASINBIS UNAIR dipilih sebagai tujuan kunjungan karena dikenal sebagai salah satu pusat inkubasi dan akselerasi bisnis yang aktif mendampingi startup, mendorong inovasi, serta menjembatani dunia akademik dengan dunia industri. Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang disambut dengan sangat baik dan ramah oleh jajaran pengelola PASINBIS UNAIR. Suasana hangat dan terbuka langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan komitmen PASINBIS dalam mendukung kolaborasi antarinstitusi pendidikan. Kegiatan inti berupa diskusi dan pemaparan materi dipimpin langsung oleh Bapak Ahmad Fadlur Rahman Bayuny, Ph.D., selaku Koordinator Bidang Start Up dan Inkubator Bisnis PASINBIS Universitas Airlangga. Dalam sesi tersebut, beliau menyampaikan secara komprehensif mengenai pengelolaan, pengembangan, serta strategi keberlanjutan PASINBIS sebagai pusat akselerasi inovasi dan bisnis di lingkungan UNAIR. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari konsep dasar inkubasi bisnis di perguruan tinggi, tahapan pendampingan startup, model pembinaan tenant, hingga strategi membangun ekosistem kewirausahaan yang kolaboratif dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengelola inkubator bisnis serta solusi yang telah diterapkan oleh PASINBIS UNAIR. Diskusi berlangsung dengan sangat seru dan informatif. Mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang aktif mengajukan pertanyaan, berbagi gagasan, serta berdiskusi mengenai peluang penerapan konsep inkubasi bisnis yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Interaksi dua arah ini membuat kegiatan tidak hanya bersifat transfer ilmu, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan inspirasi bagi mahasiswa. Melalui kegiatan visit company ini, mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya peran inkubasi bisnis sebagai motor penggerak inovasi dan kewirausahaan di perguruan tinggi. Pengalaman dan informasi yang diperoleh dari PASINBIS UNAIR diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam proses perencanaan dan pembentukan inkubasi bisnis di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam membangun jejaring, memperluas perspektif, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan ekosistem bisnis dan startup yang produktif, inovatif, dan berdaya saing di lingkungan kampus. Kunjungan ke PASINBIS UNAIR tidak hanya meninggalkan kesan positif, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa inkubasi bisnis di UIN Malang dapat berkembang dengan baik di masa depan.

Thumbnail
2 months ago
KKM 49 Prasena Adikara UIN Malang Sukses Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung

MUHAMMAD WIRDIYAN AL FARDI

KKM 49 Prasena Adikara UIN Malang Sukses Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung   Jabung – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Perilaku Maladaptif dalam Pergaulan Remaja: Dampak Psikologis dan Konsekuensi Hukum” dan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di aula sekolah.   Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kurang lebih 400 siswa dari tiga angkatan, yakni kelas X, XI, dan XII. Sejak awal kegiatan, para siswa terlihat antusias dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Isu bullying dinilai sebagai topik yang relevan dengan dinamika pergaulan remaja saat ini, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima oleh peserta.   Pemateri dalam kegiatan ini adalah Bapak Anwar Fuady, Dosen Psikologi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara sistematis mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, faktor penyebab munculnya perilaku maladaptif, dampak psikologis terhadap korban, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku.   Sebagai penguatan materi, pemateri juga mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri melalui ilustrasi sederhana namun bermakna. Perumpamaan uang yang dilipat, diremas, dan diinjak, namun tetap bernilai, menjadi gambaran bahwa setiap individu memiliki harga diri dan martabat yang tidak dapat hilang hanya karena perlakuan buruk dari orang lain.   Antusiasme siswa semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta, yang sebagian besar menggambarkan kasus bullying yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun pergaulan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu membuka ruang diskusi yang reflektif dan kontekstual.   Selain mendapatkan respons positif dari para siswa, kegiatan ini juga memperoleh apresiasi dari para guru SMA Sunan Kalijogo Jabung. Para guru menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi anti bullying ini. Menurut mereka, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Sosialisasi ini juga dianggap sebagai bentuk edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai empati, saling menghargai, serta memperkuat upaya pencegahan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah.   Melalui kegiatan ini, KKM 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan peserta didik dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari bullying. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter remaja yang sehat secara psikologis dan bertanggung jawab secara sosial.

Thumbnail
2 months ago
MAHASISWA KKM 95 ARUNIKA DAMPINGI KEGIATAN POSYANDU DI DUSUN BUSU

NADYA ARIN ALVIOLANI

Malang - Kegiatan Posyandu menjadi salah satu layanan kesehatan yang rutin dilaksanakan di tingkat desa. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 95 Arunika menjadikan pendampingan kegiatan Posyandu sebagai salah satu program kerja selama pelaksanaan KKM di Dusun Busu, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Program ini sejalan dengan tema KKM yang diusung LP2M UIN Malang, yaitu pencegahan stunting. Lima hari sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKM menerima informasi jadwal Posyandu dari Ibu Angel, selaku istri Kepala Dusun. Kegiatan Posyandu dilaksanakan selama tiga hari, yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan lokasi serta sasaran yang berbeda, mulai dari balita, lansia, hingga ibu hamil. Sejak awal, mahasiswa KKM berkoordinasi dengan Kepala Dusun dan mendapatkan arahan agar tidak hanya melakukan pengawasan kegiatan, tetapi turut membantu ibu-ibu kader Posyandu secara langsung. Program ini bertujuan untuk meringankan tugas kader sekaligus memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa. Pada Kamis, kegiatan Posyandu dilaksanakan di Balai Dusun Busu dengan sasaran balita dan lansia. Mahasiswa KKM datang lebih awal untuk membantu persiapan tempat, seperti menata kursi dan meja serta mengangkat peralatan Posyandu. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa membantu berbagai tugas, antara lain registrasi peserta, pencatatan data balita dan lansia, membantu tenaga kesehatan dalam mencatat hasil pemeriksaan tekanan darah dan GDA lansia, serta membagikan konsumsi. Di sela-sela kegiatan Posyandu, mahasiswa KKM juga mengajak para lansia yang belum mendapat giliran pemeriksaan untuk mengikuti senam bersama. Senam lansia tersebut dipandu oleh beberapa anggota Kelompok 95 Arunika sebagai upaya menjaga kebugaran dan meningkatkan semangat peserta. Sementara itu, pada Sabtu, kegiatan Posyandu difokuskan pada pelayanan ibu hamil dan balita. Salah satu anggota Kelompok 95 Arunika menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan Posyandu memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa. “Melalui kegiatan ini, saya jadi mengetahui cara pemeriksaan tekanan darah dan GDA beserta alat-alat kesehatan yang sebelumnya belum pernah saya pelajari,” ujarnya.

Thumbnail
2 months ago
Rekap Kegiatan Pengabdian Kelompok 98 KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang

EMA RAMADHANI

https://drive.google.com/drive/folders/1HP1trPzJlLbGDxMv7reDL4kGFf_2APyt

Thumbnail
2 months ago
Pesantren Akhir tahun

RIZKY SANDI AGUSTINA

Alih-alih merayakannya dengan kembang api atau hura-hura di jalanan, Mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) Kelompok 20 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama remaja GAMAS (Gerakan Anak Muda Masjid) Al-Basyiroh memilih cara yang berbeda. Mereka menggelar acara "Pesantren Akhir Tahun" di Masjid Al-Basyiroh untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang jauh lebih bermanfaat. Menariknya, sasaran utama dari kegiatan ini adalah para santriwan dan santriwati TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an) di lingkungan sekitar masjid. Sinergi antara mahasiswa dan pemuda setempat ini berhasil menghidupkan suasana masjid dengan rangkaian acara yang padat, mulai dari Tadarus Al-Quran hingga Sholat Subuh berjamaah. Kemeriahan juga tercipta melalui Games Islami yang melibatkan interaksi seru antar santri dengan panitia dari mahasiswa KKM dan GAMAS. Berdasarkan jadwal yang disusun, kegiatan dimulai tepat setelah waktu Maghrib pada pukul 18.15 WIB, di mana para peserta mengawali malam dengan persiapan alat dan dilanjutkan dengan Tadarus Al-Quran bersama pada pukul 20.00 WIB.  "Kolaborasi dengan GAMAS ini bukan sekadar menjalankan program kerja, tapi tentang bagaimana kita sebagai mahasiswa bisa berbaur dan memberi dampak positif bagi pemuda dan adik-adik santri di Masjid Al-Basyiroh," ujar perwakilan Kelompok 20 KKM UIN Malang. Memasuki tengah malam, suasana berubah menjadi lebih tenang dan emosional. Tepat pukul 22.46 WIB, seluruh peserta melaksanakan Sholat Tasbih dan Sholat Hajat berjamaah. Puncaknya adalah sesi Renungan Suci (Muhasabah) yang dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB hingga detik-detik pergantian tahun. Acara ini sengaja digelar untuk mengalihkan euforia perayaan malam tahun baru yang biasanya identik dengan hura-hura di jalanan, menjadi kegiatan yang lebih religius dan mempererat tali silaturahmi antar pemuda. "Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk melakukan refleksi diri atas apa yang telah dilalui setahun ke belakang dan memanjatkan doa terbaik untuk tahun yang akan datang, agar anak-anak santri bisa mengisi waktu pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat," ujar salah satu panitia penyelenggara. Setelah beristirahat sejenak, rangkaian acara ditutup dengan persiapan Sholat Shubuh berjamaah pada pukul 03.00 WIB dan sesi dokumentasi pembagian hadiah pemenang game sebagai kenang-kenangan kebersamaan.

Thumbnail
2 months ago
Susur Sungai: Langkah Awal KKM 87 Prabaswara Menjadikan Desa Wisata dan Jaga Kelestarian Alam Sidodadi

M. RAFI PRIMA YOGA

SIDODADI, GEDANGAN – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh KKM 87 Prabaswara Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kegiatan Susur Sungai yang dilaksanakan di Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, pada 11 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan KKM 87 Prabaswara yang bertujuan untuk memetakan potensi lingkungan sekaligus memantau kondisi kebersihan sumber daya air di wilayah Dusun Umbulrejo. Susur sungai dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem desa. Mengapa Susur Sungai? Dusun Umbulrejo dikenal memiliki kondisi alam yang masih asri dengan aliran sungai yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan susur sungai, KKM 87 Prabaswara berupaya: Identifikasi Lingkungan: Mengamati titik-titik rawan penumpukan sampah serta potensi penyumbatan aliran sungai. Edukasi Ekosistem: Mengenali flora dan fauna lokal yang perlu dijaga kelestariannya. Rencana Tindak Lanjut: Menyusun gagasan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan bersama masyarakat Desa Sidodadi. Kehangatan dan Kebersamaan di Lapangan Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan menyusuri tepian sungai dari beberapa titik hulu hingga hilir. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan peserta untuk melihat langsung kondisi sungai secara menyeluruh. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Drs. Shohibul Izar, yang akrab disapa Abah Izar, selaku tokoh masyarakat setempat. Dalam pendampingannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga sanitasi sungai sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat desa dalam jangka panjang. Daftar Peserta Kegiatan Kegiatan Susur Sungai ini diikuti oleh mahasiswa KKM 87 Prabaswara, siswa SMP setempat, serta perwakilan pemuda Karang Taruna Pemuda Arum Bhakti, dengan susunan peserta sebagai berikut: Pembimbing Lapangan: Drs. Shohibul Izar Peserta: Ridho Mochamad Faizal Firmansyah Brelyan Kusuma Bhakti Aurazzanda Elvareta Putri Naila Mawaddah Salsabila Muhammad Ardianto Rama Sutra Putra Pratama Alif Ferdiansyah Harapan ke Depan Melalui kegiatan Susur Sungai ini, KKM 87 Prabaswara berharap kesadaran masyarakat Desa Sidodadi, khususnya Dusun Umbulrejo, terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai semakin meningkat. Lingkungan yang terjaga merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang. “Prabaswara hadir bukan hanya untuk menyampaikan narasi, tetapi juga membuktikannya melalui aksi nyata.” Penulis: Tim Media KKM 87 Prabaswara Lokasi: Dusun Umbulrejo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan