Thumbnail
4 months ago
KKM UIN Malang Transformasi Metode Ngaji di Tarokan Inovasi "Ngaji Bareng" Padukan Nilai Akhlak dan Permainan Edukatif, Berhasil Tingkatkan Minat Santri.

KAYYIS MAS`UDAH

TAROKAN, KEDIRI – Suasana senja di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tarokan kini tak lagi sama. Sejak kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 3 Februari lalu, lantunan ayat suci Al-Qur’an kini bersahutan dengan tawa ceria dan antusiasme tinggi dari para santri. Melalui program bertajuk "Ngaji Bareng", para mahasiswa membawa warna baru dalam pengabdian masyarakat. Program ini tidak hanya fokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral anak-anak sejak dini. Sentuhan Kreatif Jika biasa nya pembelajaran TPQ cenderung monoton , tim KKM UIN Malang mengubahnya menjadi interaktif. Mereka menyisipkan metode belajar melalui permainan edukatif, mendongeng kisah para Nabi, hingga menyanyi lagu-lagu religi. "Kami ingin anak-anak merasa bahwa mengaji itu menyenangkan, bukan beban. Dengan begitu, nilai-nilai agama akan lebih mudah meresap ke hati mereka," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKM. Salah seorang santri mengaku sangat menikmati kehadiran para mahasiswa. "Senang sekali ada kakak-kakak KKM, ngajinya jadi lebih seru dan tidak membosankan," ungkapnya dengan wajah sumringah. Kedekatan Emosional Peran mahasiswa di sini melampaui sekadar pengajar. Mereka membangun kedekatan emosional sebagai teman cerita dan motivator bagi para santri. Hal ini mendapat apresiasi besar dari para ustadz setempat dan masyarakat sekitar yang merasakan dampak positif pada kedisiplinan anak-anak mereka dalam beribadah. Penutupan KKM Sebagai puncak pengabdian, pada 13-14 April lalu, mahasiswa menggelar rangkaian perlombaan sebagai ajang apresiasi bagi para santri. Berbagai lomba seperti hafalan doa harian dan lomba mewarnai digelar dengan penuh kemeriahan. Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Tarokan. Meski masa penugasan telah berakhir, harapan besar telah dititipkan pada pundak generasi kecil ini untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berdaya di masa depan. (Red/ADV)

Thumbnail
4 months ago
KKM UIN Malang Transformasi Metode Ngaji di Tarokan Inovasi "Ngaji Bareng" Padukan Nilai Akhlak dan Permainan Edukatif, Berhasil Tingkatkan Minat Santri.

MOHAMMAD ZIYAUL HAQ

TAROKAN, KEDIRI – Suasana senja di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tarokan kini tak lagi sama. Sejak kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 3 Februari lalu, lantunan ayat suci Al-Qur’an kini bersahutan dengan tawa ceria dan antusiasme tinggi dari para santri. Melalui program bertajuk "Ngaji Bareng", para mahasiswa membawa warna baru dalam pengabdian masyarakat. Program ini tidak hanya fokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral anak-anak sejak dini. Sentuhan Kreatif Jika biasa nya pembelajaran TPQ cenderung monoton , tim KKM UIN Malang mengubahnya menjadi interaktif. Mereka menyisipkan metode belajar melalui permainan edukatif, mendongeng kisah para Nabi, hingga menyanyi lagu-lagu religi. "Kami ingin anak-anak merasa bahwa mengaji itu menyenangkan, bukan beban. Dengan begitu, nilai-nilai agama akan lebih mudah meresap ke hati mereka," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKM. Salah seorang santri mengaku sangat menikmati kehadiran para mahasiswa. "Senang sekali ada kakak-kakak KKM, ngajinya jadi lebih seru dan tidak membosankan," ungkapnya dengan wajah sumringah. Kedekatan Emosional Peran mahasiswa di sini melampaui sekadar pengajar. Mereka membangun kedekatan emosional sebagai teman cerita dan motivator bagi para santri. Hal ini mendapat apresiasi besar dari para ustadz setempat dan masyarakat sekitar yang merasakan dampak positif pada kedisiplinan anak-anak mereka dalam beribadah. Penutupan KKM Sebagai puncak pengabdian, pada 13-14 April lalu, mahasiswa menggelar rangkaian perlombaan sebagai ajang apresiasi bagi para santri. Berbagai lomba seperti hafalan doa harian dan lomba mewarnai digelar dengan penuh kemeriahan. Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Tarokan. Meski masa penugasan telah berakhir, harapan besar telah dititipkan pada pundak generasi kecil ini untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berdaya di masa depan. (Red/ADV)

Thumbnail
4 months ago
Kerja Bakti Cendekiabhakti Bersama warga Dusun ngumpul

M. NOUVAL BRILIAN RAHMADANI

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Melaksanakan kegiatan kerja bakti bersaama warga dusun ngumpul kecamatan jogoroto kabupaten Jombang 

Thumbnail
4 months ago
Gema Ramadhan 1447H di Denanyar : Mahasiswa KKN UIN Malang Hadirkan Edukasi Keislaman dan Semangat Kebersamaan

SALMA SALSABILA

Jombang -- Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan bermakna, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok AM 73 Cakrawidya sukses menyelenggarakan kegiatan Gema Ramadhan 1447 H bersama TPQ Al-Bisri, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kegiatan yang mengusung tema "Ilmu, Ibadah, dan Ukhuwah" ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Maret 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan remaja. Latar Belakang: Mengisi Ramadhan dengan Kegiatan Positif Bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam pemahaman agama. Namun, di tengah perkembangan zaman, tantangan dalam menjaga konsistensi ibadah, khususnya bagi generasi muda, semakin kompleks. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN AM 73 Cakrawidya berinisiatif menghadirkan program Gema Ramadhan sebagai wadah pembinaan spiritual yang dikemas secara menarik, interaktif, dan edukatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Interaktif Selama pelaksanaan, kegiatan Gema Ramadhan diisi dengan berbagai agenda yang terstruktur dan berorientasi pada peningkatan pemahaman keislaman peserta. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan kajian fiqih puasa. Materi ini memberikan pemahaman dasar mengenai hukum, syarat, dan tata cara pelaksanaan ibadah puasa sesuai dengan ajaran Islam. Hari kedua diisi dengan penyampaian materi tentang pentingnya bersuci, syarat sah shalat, serta praktik wudhu yang benar. Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung dan mendapatkan evaluasi dari panitia. Sementara itu, hari ketiga menjadi puncak kegiatan dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan keagamaan, di antaranya lomba adzan, lomba cerdas cermat Islami, serta lomba hafalan surat pendek. Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus melatih kepercayaan diri peserta dalam menunjukkan kemampuan mereka. Antusiasme Peserta dan Suasana Kebersamaan Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari peserta TPQ Al-Bisri. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian acara, baik saat penyampaian materi maupun saat perlombaan berlangsung. Tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, kegiatan ini juga berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara mahasiswa KKN, peserta, serta masyarakat sekitar. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menjadi nilai tambah dalam mempererat ukhuwah Islamiyah. Penutupan dan Pembagian Hadiah Sebagai penutup, panitia mengumumkan para pemenang lomba dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi peserta. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan sekaligus membahagiakan bagi para peserta. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Kegiatan ini semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh pihak yang terlibat. Dampak Positif dan Harapan ke Depan Secara keseluruhan, kegiatan Gema Ramadhan 1447 H berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan yang telah direncanakan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman agama dan kualitas ibadah peserta, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pengurus TPQ Al-Bisri, masyarakat Desa Denanyar, serta seluruh panitia yang telah berpartisipasi secara aktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar dan beribadah para peserta dapat terus terjaga, serta kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

Thumbnail
4 months ago
Gema Ramadhan 1447H di Denanyar : Mahasiswa KKN UIN Malang Hadirkan Edukasi Keislaman dan Semangat Kebersamaan

NADIYAH

Jombang -- Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan bermakna, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok AM 73 Cakrawidya sukses menyelenggarakan kegiatan Gema Ramadhan 1447 H bersama TPQ Al-Bisri, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kegiatan yang mengusung tema "Ilmu, Ibadah, dan Ukhuwah" ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Maret 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan remaja. Latar Belakang: Mengisi Ramadhan dengan Kegiatan Positif Bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam pemahaman agama. Namun, di tengah perkembangan zaman, tantangan dalam menjaga konsistensi ibadah, khususnya bagi generasi muda, semakin kompleks. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN AM 73 Cakrawidya berinisiatif menghadirkan program Gema Ramadhan sebagai wadah pembinaan spiritual yang dikemas secara menarik, interaktif, dan edukatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Interaktif Selama pelaksanaan, kegiatan Gema Ramadhan diisi dengan berbagai agenda yang terstruktur dan berorientasi pada peningkatan pemahaman keislaman peserta. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan kajian fiqih puasa. Materi ini memberikan pemahaman dasar mengenai hukum, syarat, dan tata cara pelaksanaan ibadah puasa sesuai dengan ajaran Islam. Hari kedua diisi dengan penyampaian materi tentang pentingnya bersuci, syarat sah shalat, serta praktik wudhu yang benar. Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung dan mendapatkan evaluasi dari panitia. Sementara itu, hari ketiga menjadi puncak kegiatan dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan keagamaan, di antaranya lomba adzan, lomba cerdas cermat Islami, serta lomba hafalan surat pendek. Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus melatih kepercayaan diri peserta dalam menunjukkan kemampuan mereka. Antusiasme Peserta dan Suasana Kebersamaan Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari peserta TPQ Al-Bisri. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian acara, baik saat penyampaian materi maupun saat perlombaan berlangsung. Tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, kegiatan ini juga berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara mahasiswa KKN, peserta, serta masyarakat sekitar. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menjadi nilai tambah dalam mempererat ukhuwah Islamiyah. Penutupan dan Pembagian Hadiah Sebagai penutup, panitia mengumumkan para pemenang lomba dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi peserta. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan sekaligus membahagiakan bagi para peserta. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Kegiatan ini semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh pihak yang terlibat. Dampak Positif dan Harapan ke Depan Secara keseluruhan, kegiatan Gema Ramadhan 1447 H berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan yang telah direncanakan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman agama dan kualitas ibadah peserta, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pengurus TPQ Al-Bisri, masyarakat Desa Denanyar, serta seluruh panitia yang telah berpartisipasi secara aktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar dan beribadah para peserta dapat terus terjaga, serta kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

Thumbnail
4 months ago
Gema Ramadhan 1447H di Denanyar : Mahasiswa KKN UIN Malang Hadirkan Edukasi Keislaman dan Semangat Kebersamaan

NASYWA FIQA RASULY

Jombang -- Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang edukatif dan bermakna, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kelompok AM 73 Cakrawidya sukses menyelenggarakan kegiatan Gema Ramadhan 1447 H bersama TPQ Al-Bisri, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kegiatan yang mengusung tema "Ilmu, Ibadah, dan Ukhuwah" ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Maret 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan remaja. Latar Belakang: Mengisi Ramadhan dengan Kegiatan Positif Bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam pemahaman agama. Namun, di tengah perkembangan zaman, tantangan dalam menjaga konsistensi ibadah, khususnya bagi generasi muda, semakin kompleks. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN AM 73 Cakrawidya berinisiatif menghadirkan program Gema Ramadhan sebagai wadah pembinaan spiritual yang dikemas secara menarik, interaktif, dan edukatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Interaktif Selama pelaksanaan, kegiatan Gema Ramadhan diisi dengan berbagai agenda yang terstruktur dan berorientasi pada peningkatan pemahaman keislaman peserta. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan kajian fiqih puasa. Materi ini memberikan pemahaman dasar mengenai hukum, syarat, dan tata cara pelaksanaan ibadah puasa sesuai dengan ajaran Islam. Hari kedua diisi dengan penyampaian materi tentang pentingnya bersuci, syarat sah shalat, serta praktik wudhu yang benar. Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung dan mendapatkan evaluasi dari panitia. Sementara itu, hari ketiga menjadi puncak kegiatan dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan keagamaan, di antaranya lomba adzan, lomba cerdas cermat Islami, serta lomba hafalan surat pendek. Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus melatih kepercayaan diri peserta dalam menunjukkan kemampuan mereka. Antusiasme Peserta dan Suasana Kebersamaan Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari peserta TPQ Al-Bisri. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian acara, baik saat penyampaian materi maupun saat perlombaan berlangsung. Tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, kegiatan ini juga berhasil menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara mahasiswa KKN, peserta, serta masyarakat sekitar. Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menjadi nilai tambah dalam mempererat ukhuwah Islamiyah. Penutupan dan Pembagian Hadiah Sebagai penutup, panitia mengumumkan para pemenang lomba dan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi peserta. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan sekaligus membahagiakan bagi para peserta. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Kegiatan ini semakin memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh pihak yang terlibat. Dampak Positif dan Harapan ke Depan Secara keseluruhan, kegiatan Gema Ramadhan 1447 H berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai tujuan yang telah direncanakan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman agama dan kualitas ibadah peserta, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pengurus TPQ Al-Bisri, masyarakat Desa Denanyar, serta seluruh panitia yang telah berpartisipasi secara aktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar dan beribadah para peserta dapat terus terjaga, serta kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masa yang akan datang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.