AHMAD ROFIQUL A`LA
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang AM Anakhta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di MAN 1 Probolinggo dengan salah satu program unggulan berupa pendampingan siswa dalam persiapan Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Jawa Timur 2026. OLIMPABA merupakan ajang turnamen yang diselenggarakan oleh KKG-MGMP PAI dan Bahasa Arab Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Timur, dengan puncak grand final yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Mahasiswa UIN Malang mulai melaksanakan pendampingan secara intensif sejak 14 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dipercaya untuk membimbing dan mempersiapkan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo agar siap bersaing dalam kompetisi tersebut. siswa siswi yang ikut dalam kopetisi ini sebanyak 25 siswa. Bidang SKI 5 siswa, Qurdis 5 siswa, Bahasa Arab 5 siswa, Akidah 5 siswa, Fiqih 5 siswa. Materi yang diberikan meliputi latihan soal, pembahasan materi, hingga strategi menghadapi lomba. Menariknya, proses bimbingan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang siswa. Sesi pembelajaran yang dilaksanakan saat jam istirahat sekolah maupun pada hari libur, terkadang dilakukan dengan onlilne melaluin zoom meet dan latihan soal melalui googlefroom, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik utama siswa. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap efektif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa juga berlangsung dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komunikatif. Siswa tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat belajar siswa. Pelaksanaan OLIMPABA sendiri diadakan pada tanggal 11 April 2026. Pelaksanaan lomba tahap pertama di laksanakan di lab komputer sekolah secara onlilne. Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi lomba. Melalui program ini, diharapkan siswa MAN 1 Probolinggo dapat meraih hasil terbaik serta semakin percaya diri dalam berkompetisi di tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia pendidikan secara nyata.
FARRAS SITI NURHALIZA
TAROKAN, KEDIRI – Suasana senja di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tarokan kini tak lagi sama. Sejak kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 3 Februari lalu, lantunan ayat suci Al-Qur’an kini bersahutan dengan tawa ceria dan antusiasme tinggi dari para santri. Melalui program bertajuk "Ngaji Bareng", para mahasiswa membawa warna baru dalam pengabdian masyarakat. Program ini tidak hanya fokus pada kelancaran membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral anak-anak sejak dini. Sentuhan Kreatif Jika biasa nya pembelajaran TPQ cenderung monoton , tim KKM UIN Malang mengubahnya menjadi interaktif. Mereka menyisipkan metode belajar melalui permainan edukatif, mendongeng kisah para Nabi, hingga menyanyi lagu-lagu religi. "Kami ingin anak-anak merasa bahwa mengaji itu menyenangkan, bukan beban. Dengan begitu, nilai-nilai agama akan lebih mudah meresap ke hati mereka," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKM. Salah seorang santri mengaku sangat menikmati kehadiran para mahasiswa. "Senang sekali ada kakak-kakak KKM, ngajinya jadi lebih seru dan tidak membosankan," ungkapnya dengan wajah sumringah. Kedekatan Emosional Peran mahasiswa di sini melampaui sekadar pengajar. Mereka membangun kedekatan emosional sebagai teman cerita dan motivator bagi para santri. Hal ini mendapat apresiasi besar dari para ustadz setempat dan masyarakat sekitar yang merasakan dampak positif pada kedisiplinan anak-anak mereka dalam beribadah. Penutupan KKM Sebagai puncak pengabdian, pada 13-14 April lalu, mahasiswa menggelar rangkaian perlombaan sebagai ajang apresiasi bagi para santri. Berbagai lomba seperti hafalan doa harian dan lomba mewarnai digelar dengan penuh kemeriahan. Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Tarokan. Meski masa penugasan telah berakhir, harapan besar telah dititipkan pada pundak generasi kecil ini untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berdaya di masa depan. (Red/ADV)
SAYU ZAQIYA ZAWAHIRO
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang AM Anakhta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di MAN 1 Probolinggo dengan salah satu program unggulan berupa pendampingan siswa dalam persiapan Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Jawa Timur 2026. OLIMPABA merupakan ajang turnamen yang diselenggarakan oleh KKG-MGMP PAI dan Bahasa Arab Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Timur, dengan puncak grand final yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Mahasiswa UIN Malang mulai melaksanakan pendampingan secara intensif sejak 14 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dipercaya untuk membimbing dan mempersiapkan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo agar siap bersaing dalam kompetisi tersebut. siswa siswi yang ikut dalam kopetisi ini sebanyak 25 siswa. Bidang SKI 5 siswa, Qurdis 5 siswa, Bahasa Arab 5 siswa, Akidah 5 siswa, Fiqih 5 siswa. Materi yang diberikan meliputi latihan soal, pembahasan materi, hingga strategi menghadapi lomba. Menariknya, proses bimbingan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang siswa. Sesi pembelajaran yang dilaksanakan saat jam istirahat sekolah maupun pada hari libur, terkadang dilakukan dengan onlilne melaluin zoom meet dan latihan soal melalui googlefroom, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik utama siswa. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap efektif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa juga berlangsung dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komunikatif. Siswa tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat belajar siswa. Pelaksanaan OLIMPABA sendiri diadakan pada tanggal 11 April 2026. Pelaksanaan lomba tahap pertama di laksanakan di lab komputer sekolah secara onlilne. Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi lomba. Melalui program ini, diharapkan siswa MAN 1 Probolinggo dapat meraih hasil terbaik serta semakin percaya diri dalam berkompetisi di tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia pendidikan secara nyata.
MUHAMMAD SOBIH
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang AM Anakhta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di MAN 1 Probolinggo dengan salah satu program unggulan berupa pendampingan siswa dalam persiapan Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Jawa Timur 2026. OLIMPABA merupakan ajang turnamen yang diselenggarakan oleh KKG-MGMP PAI dan Bahasa Arab Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Timur, dengan puncak grand final yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Mahasiswa UIN Malang mulai melaksanakan pendampingan secara intensif sejak 14 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dipercaya untuk membimbing dan mempersiapkan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo agar siap bersaing dalam kompetisi tersebut. siswa siswi yang ikut dalam kopetisi ini sebanyak 25 siswa. Bidang SKI 5 siswa, Qurdis 5 siswa, Bahasa Arab 5 siswa, Akidah 5 siswa, Fiqih 5 siswa. Materi yang diberikan meliputi latihan soal, pembahasan materi, hingga strategi menghadapi lomba. Menariknya, proses bimbingan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang siswa. Sesi pembelajaran yang dilaksanakan saat jam istirahat sekolah maupun pada hari libur, terkadang dilakukan dengan onlilne melaluin zoom meet dan latihan soal melalui googlefroom, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik utama siswa. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap efektif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa juga berlangsung dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komunikatif. Siswa tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat belajar siswa. Pelaksanaan OLIMPABA sendiri diadakan pada tanggal 11 April 2026. Pelaksanaan lomba tahap pertama di laksanakan di lab komputer sekolah secara onlilne. Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi lomba. Melalui program ini, diharapkan siswa MAN 1 Probolinggo dapat meraih hasil terbaik serta semakin percaya diri dalam berkompetisi di tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia pendidikan secara nyata.
NI`MATUL MAGHFIROH
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang AM Anakhta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di MAN 1 Probolinggo dengan salah satu program unggulan berupa pendampingan siswa dalam persiapan Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Jawa Timur 2026. OLIMPABA merupakan ajang turnamen yang diselenggarakan oleh KKG-MGMP PAI dan Bahasa Arab Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Timur, dengan puncak grand final yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Mahasiswa UIN Malang mulai melaksanakan pendampingan secara intensif sejak 14 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dipercaya untuk membimbing dan mempersiapkan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo agar siap bersaing dalam kompetisi tersebut. siswa siswi yang ikut dalam kopetisi ini sebanyak 25 siswa. Bidang SKI 5 siswa, Qurdis 5 siswa, Bahasa Arab 5 siswa, Akidah 5 siswa, Fiqih 5 siswa. Materi yang diberikan meliputi latihan soal, pembahasan materi, hingga strategi menghadapi lomba. Menariknya, proses bimbingan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang siswa. Sesi pembelajaran yang dilaksanakan saat jam istirahat sekolah maupun pada hari libur, terkadang dilakukan dengan onlilne melaluin zoom meet dan latihan soal melalui googlefroom, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik utama siswa. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap efektif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa juga berlangsung dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komunikatif. Siswa tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat belajar siswa. Pelaksanaan OLIMPABA sendiri diadakan pada tanggal 11 April 2026. Pelaksanaan lomba tahap pertama di laksanakan di lab komputer sekolah secara onlilne. Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi lomba. Melalui program ini, diharapkan siswa MAN 1 Probolinggo dapat meraih hasil terbaik serta semakin percaya diri dalam berkompetisi di tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia pendidikan secara nyata.
ZAKY IMAM MAULANA
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang AM Anakhta melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di MAN 1 Probolinggo dengan salah satu program unggulan berupa pendampingan siswa dalam persiapan Olimpiade PAI dan Bahasa Arab (OLIMPABA) Jawa Timur 2026. OLIMPABA merupakan ajang turnamen yang diselenggarakan oleh KKG-MGMP PAI dan Bahasa Arab Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Jawa Timur, dengan puncak grand final yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi akademik siswa, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Mahasiswa UIN Malang mulai melaksanakan pendampingan secara intensif sejak 14 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dipercaya untuk membimbing dan mempersiapkan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo agar siap bersaing dalam kompetisi tersebut. siswa siswi yang ikut dalam kopetisi ini sebanyak 25 siswa. Bidang SKI 5 siswa, Qurdis 5 siswa, Bahasa Arab 5 siswa, Akidah 5 siswa, Fiqih 5 siswa. Materi yang diberikan meliputi latihan soal, pembahasan materi, hingga strategi menghadapi lomba. Menariknya, proses bimbingan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang siswa. Sesi pembelajaran yang dilaksanakan saat jam istirahat sekolah maupun pada hari libur, terkadang dilakukan dengan onlilne melaluin zoom meet dan latihan soal melalui googlefroom, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik utama siswa. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi lebih santai namun tetap efektif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan siswa juga berlangsung dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan komunikatif. Siswa tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai motivator yang mendorong semangat belajar siswa. Pelaksanaan OLIMPABA sendiri diadakan pada tanggal 11 April 2026. Pelaksanaan lomba tahap pertama di laksanakan di lab komputer sekolah secara onlilne. Kegiatan pendampingan ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi lomba. Melalui program ini, diharapkan siswa MAN 1 Probolinggo dapat meraih hasil terbaik serta semakin percaya diri dalam berkompetisi di tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia pendidikan secara nyata.