Thumbnail
5 months ago
Edukasi Lingkungan Sejak Dini, KKM UIN Malang Kelompok 181 Candranawasena Pasang Papan Informasi “Tahukah Anda Berapa Lama Sampah Terurai?”

THORIQ FARHAN SAIFULLAH

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 181 Candranawasena melaksanakan salah satu program kerja bertema kepedulian lingkungan melalui pembuatan dan pemasangan papan informasi sampahbertajuk “Tahukah Anda Berapa Lama Sampah Terurai?”. Program ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sederhana namun berdampak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai bahaya sampah anorganik yang sulit terurai. Papan informasi tersebut berisi penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai di alam. Beberapa contoh yang dicantumkan di dalam papan informasi antara lain styrofoam yang tidak dapat terurai, botol plastik yang membutuhkan waktu sekitar 450 tahun, kaleng yang membutuhkan waktu sekitar 200 tahun, kemasan sachet sekitar 20 tahun, serta puntung rokok yang membutuhkan waktu sekitar 12 tahununtuk terurai. Melalui informasi tersebut, mahasiswa KKM berharap masyarakat dapat memahami bahwa sampah yang terlihat kecil dan sepele ternyata memiliki dampak besar bagi lingkungan dalam jangka panjang. Edukasi ini juga menjadi pengingat agar masyarakat mulai membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, serta mendukung kegiatan pemilahan dan pengelolaan sampah. Program kerja papan informasi ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKM Kelompok 181 Candranawasena dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di Dusun Jambangan. Dengan adanya papan edukasi tersebut, diharapkan masyarakat lebih sadar bahwa menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan bijak adalah tanggung jawab bersama demi kelestarian lingkungan yang lebih baik.

Thumbnail
5 months ago
Menghidupkan Pagi dengan Al-Qur'an : KKM Uin Malang Kelompok 01 Terapkan Program One Day One Juz

QOYYIMATUR RIFKI

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 1 melaksanakan program kerja keagamaan One Day One Juz, yaitu kegiatan membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari secara rutin. Program ini dilaksanakan setiap pagi setelah salat Subuh berjamaah di masjid setempat dan diikuti oleh seluruh anggota KKN. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat. Setelah itu, mahasiswa KKN membaca Al-Qur’an secara bergiliran hingga satu juz selesai dibaca dalam satu hari. Pembacaan dilakukan dengan tertib dan penuh kekhusyukan, sehingga suasana pagi di masjid menjadi lebih hidup dan bernuansa religius. Program One Day One Juz bertujuan untuk membiasakan mahasiswa membaca Al-Qur’an secara konsisten, melatih kedisiplinan waktu, serta meningkatkan kualitas ibadah di waktu pagi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan spiritual bagi mahasiswa KKN selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Pelaksanaan program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa KKN yang rutin melaksanakan salat Subuh berjamaah dan melanjutkannya dengan tadarus Al-Qur’an dinilai mampu menumbuhkan semangat beribadah serta mengajak masyarakat untuk turut memakmurkan masjid. Melalui program One Day One Juz, mahasiswa KKN UIN Malang Kelompok 1 berharap dapat memberikan dampak positif dalam bidang keagamaan serta menjadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan baik yang terus berlanjut, baik selama masa KKN maupun setelahnya. Selain memberikan manfaat spiritual, program One Day One Juz juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antaranggota KKN. Kegiatan membaca Al-Qur’an yang dilakukan secara bersama-sama menciptakan rasa saling mendukung dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan di waktu pagi ini menjadi awal yang baik sebelum mahasiswa melanjutkan aktivitas pengabdian di masyarakat. Program ini juga melatih mahasiswa KKN untuk mengelola waktu dengan lebih baik. Bangun lebih awal, mempersiapkan diri untuk salat Subuh berjamaah, serta konsisten mengikuti tadarus Al-Qur’an menjadi bentuk pembiasaan disiplin yang bernilai positif. Kebiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang lebih bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap ibadah. Tidak hanya berdampak pada mahasiswa, kegiatan One Day One Juz juga memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar, khususnya generasi muda. Anak-anak dan remaja yang berada di lingkungan masjid mulai tertarik untuk ikut membaca Al-Qur’an atau sekadar menyimak tadarus yang berlangsung. Hal ini menjadi langkah kecil namun berarti dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 1 berharap dapat meninggalkan kesan positif dan nilai kebermanfaatan yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program One Day One Juz tidak hanya menjadi kegiatan rutin semata, tetapi juga wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih aktif, harmonis, dan penuh keberkahan. https://www.kompasiana.com/adyanatha2231/696dbb11c925c477020a6324/menghidupkan-pagi-dengan-al-qur-an-kkm-uin-malang-kelompok-01-terapkan-program-one-day-one-juz 

Thumbnail
5 months ago
Menanamkan Kesadaran Anti Bullying Sejak Dini Bersama Siswa/Siswi SDN 02 Mulyoarjo

MOHAMMAD SHOHIBUL FAJAR JAILANI

Bullying masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah, khususnya pada usia anak-anak. Tindakan ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang dapat memengaruhi perkembangan karakter dan kepercayaan diri siswa. Oleh karena itu, edukasi mengenai bahaya bullying perlu ditanamkan sejak dini.   Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) melaksanakan Seminar Anti-Bullying di SDN 2 Mulyoarjo pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi mulai dari kelas 1 hingga kelas 5.   Kegiatan diawali dengan partisipasi mahasiswa KKM dalam upacara pagi bersama warga sekolah. Kehadiran mahasiswa dalam upacara tersebut menjadi bentuk kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap budaya disiplin yang diterapkan di SDN 2 Mulyoarjo. Setelah upacara selesai, seluruh siswa dan siswi dikumpulkan dalam satu kelas untuk mengikuti rangkaian seminar.   Seminar anti-bullying disampaikan melalui pemaparan materi interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta. Mahasiswa KKM menjelaskan pengertian bullying, jenis-jenis bullying, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan, baik bagi korban maupun pelaku. Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilengkapi dengan pemutaran video edukatif anti-bullying yang menarik dan mudah dipahami. Suasana seminar menjadi semakin menyentuh saat memasuki sesi bercerita. Beberapa siswa dan siswi dengan berani menceritakan pengalaman mereka yang pernah menjadi korban bullying. Momen ini menjadi ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan sekaligus mengajarkan nilai empati kepada teman-temannya. Melalui sesi ini, siswa diajak untuk saling menghargai, menghormati perbedaan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.   Kegiatan ditutup dengan sesi perpisahan mahasiswa KKM dengan siswa dan siswi SDN 2 Mulyoarjo. Suasana haru dan kebersamaan terasa ketika mahasiswa berpamitan setelah menjalani program asesmen mengajar selama masa KKM. Anak-anak tampak antusias dan menunjukkan kedekatan emosional yang telah terjalin. Melalui seminar anti-bullying ini, diharapkan siswa dan siswi SDN 2 Mulyoarjo semakin memahami pentingnya bersikap baik kepada sesama, berani melaporkan tindakan bullying, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati. Edukasi sejak dini menjadi langkah kecil yang diharapkan mampu membawa perubahan besar di masa depan.

Thumbnail
5 months ago
Optimalkan Peran Masjid: Mahasiswa KKM 01 UIN Malang Gagas Bimbel Gratis di Polowijen

JIHAN FITRIA NUR ANISA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 01 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menginisiasi program bimbingan belajar gratis bagi anak-anak di lingkungan RW 04 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing. Program ini dipusatkan di Masjid Darul Istiqomah sebagai upaya mengoptimalkan fungsi rumah ibadah sebagai pusat pendidikan masyarakat.Kegiatan yang telah berlangsung sejak 05 Januari 2026 ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para orang tua yang mendambakan adanya tambahan ilmu bagi anak-anak mereka. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan motivasi baru bagi generasi muda di wilayah tersebut untuk lebih giat belajar. Lingkungan masjid yang tenang juga dinilai sangat kondusif untuk mendukung konsentrasi anak-anak selama proses transfer ilmu berlangsung. Pelaksanaan bimbingan belajar ini dijadwalkan secara rutin sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan pembagian waktu yang sangat terstruktur. Seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas sekolah formal maupun kegiatan mengaji sore para siswa. Untuk menjamin efektivitas belajar, mahasiswa membagi durasi pertemuan ke dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai tepat setelah salat Magrib berakhir dan berlangsung hingga waktu Isya tiba. Setelah menjalankan salat Isya berjamaah, para peserta kembali melanjutkan sesi kedua yang berdurasi hingga pukul 20.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat dari keberagaman jenjang pendidikan yang mengikuti program ini. Peserta bimbingan belajar terdiri dari anak-anak pada tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Agar materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik, mahasiswa KKM Kelompok 01 membagi peserta ke dalam beberapa kelompok belajar atau kelas berdasarkan tingkatan sekolah. Pembagian ini bertujuan agar pendekatan tutor dapat menyesuaikan dengan kemampuan dasar masing-masing siswa. Kelas pertama diperuntukkan bagi anak-anak pada tingkat TK hingga kelas 2 SD. Pada kelompok ini, tutor lebih memfokuskan pada penguatan literasi dasar dan numerasi sederhana dengan metode yang komunikatif agar anak-anak tidak merasa jenuh. ​Selanjutnya, kelas kedua diisi oleh siswa-siswi kelas 3 hingga kelas 4 SD. Pada tingkatan ini, materi mulai dikembangkan sesuai dengan kurikulum sekolah yang sedang mereka tempuh, dengan penekanan pada pemahaman konsep dasar mata pelajaran. ​Kelompok terakhir merupakan kelas bagi siswa tingkat atas, yakni kelas 5 SD hingga siswa SMP. Kelas ini dirancang lebih intensif untuk membantu para siswa dalam menyelesaikan tugas sekolah serta mempersiapkan diri menghadapi ujian. Setiap kelas mendapatkan pendampingan yang sangat intensif karena mahasiswa menerjunkan setidaknya lima hingga enam tutor pada tiap kelompok belajar. Rasio antara pengajar dan siswa yang proporsional ini sengaja diterapkan agar setiap anak mendapatkan perhatian penuh selama proses belajar mengajar. Para tutor bertugas menjelaskan materi, membantu mengerjakan pekerjaan rumah, hingga menjawab pertanyaan sulit yang belum dipahami di sekolah. Interaksi yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini terbukti dengan kehadiran peserta yang selalu stabil dan cenderung meningkat di setiap jadwal pertemuan yang telah ditentukan. Fokus mata pelajaran dalam bimbingan belajar ini dibagi menjadi tiga pilar utama, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Keagamaan. Pembagian hari belajar dilakukan secara sistematis agar anak-anak tidak merasa kelelahan karena beban materi yang terlalu tumpang tindih dalam satu waktu.Fokus mata pelajaran Matematika dilaksanakan pada hari Minggu malam. Pemilihan hari libur ini dimaksudkan agar anak-anak memiliki kesiapan mental yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pelajaran logika dan hitungan sebelum memulai pekan sekolah yang baru. Selanjutnya, bimbingan mata pelajaran Bahasa Inggris diberikan pada hari Senin malam. Mahasiswa berupaya membekali anak-anak dengan kemampuan bahasa asing melalui penguasaan kosakata dan percakapan dasar yang relevan dengan kebutuhan mereka. Metode pengajaran dilakukan melalui media yang interaktif seperti permainan kata agar anak-anak lebih cepat dalam menghafal kosakata baru.  ​Sebagai penutup rangkaian pembelajaran mingguan, bimbingan Ilmu Keagamaan dilaksanakan pada hari Rabu malam. Sesuai dengan latar belakang pendidikan mahasiswa pengabdian, materi keagamaan ditekankan pada penguasaan fiqih dasar, hafalan doa, serta perbaikan bacaan Al-Qur'an. Kegiatan ini tidak hanya sekadar belajar secara kognitif, tetapi juga penanaman nilai-nilai akhlak mulia kepada para peserta sejak usia dini. Pendekatan religius di dalam masjid ini juga diharapkan mampu mempererat ikatan spiritual anak-anak dengan tempat ibadah mereka. Manajemen kelompok mahasiswa KKM 01 memastikan bahwa seluruh program kerja ini tetap berjalan selaras dengan kebutuhan warga RW 04 Polowijen. Kerjasama yang baik dengan pengurus Masjid Darul Istiqomah menjadi kunci utama keberhasilan jalannya bimbingan belajar ini setiap pekannya. Para mahasiswa secara berkala melakukan evaluasi untuk menyesuaikan metode pengajaran jika terdapat kendala dalam pemahaman materi oleh para siswa. Dukungan logistik dan tempat dari warga lokal semakin memotivasi mahasiswa untuk memberikan pengabdian yang terbaik selama masa tugas mereka di Malang. Melalui bimbingan belajar yang tertata rapi ini, mahasiswa KKM 01 UIN Malang berharap dapat meninggalkan warisan ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak di Polowijen. Program ini tidak hanya sekadar pemenuhan tugas akademik dari kampus, melainkan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan. Semangat belajar yang ditunjukkan oleh para siswa TK hingga SMP menjadi indikator keberhasilan dari tujuan utama program pengabdian ini. Kedepannya, diharapkan pola bimbingan serupa dapat terus dilanjutkan oleh pemuda setempat meskipun masa KKM mahasiswa telah berakhir. Dengan demikian, Masjid Darul Istiqomah akan terus menjadi mercusuar ilmu pengetahuan bagi generasi penerus di lingkungan sekitarnya.

Thumbnail
5 months ago
Hari Minggu Produktif, Mahasiswa KKM Unggulan HC UIN Malang Gelar Khataman Al-Qur'an di Musholla Babussalam pada tanggal Januari 19, 2026

MUHAMAD SYAUQI MUBAROK

Hari Minggu yang biasanya identik dengan waktu istirahat dimanfaatkan secara penuh makna oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan semangat kebersamaan dan religiusitas, mahasiswa KKM mengisi akhir pekan mereka melalui kegiatan khataman Al-Qur'an yang dilaksanakan di Musholla Babussalam.   Kegiatan khataman ini berlangsung dengan khidmat dan penuh ketenangan. Sejak pagi, mahasiswa KKM berkumpul di musholla untuk bersama-sama membaca Al-Qur'an hingga khatam. Lantunan ayat suci yang bergema menciptakan suasana religius dan menambah kekhusyukan, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi warga sekitar yang turut menyaksikan kegiatan tersebut.   Khataman Al-Qur'an ini menjadi salah satubentuk ikhtiar mahasiswa KKM dalam   memperkuat nilai spiritual di tengah padatnya   rangkaian program pengabdian masyarakat.   Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan ini juga bertujuan memohon keberkahan dan kelancaran atas   seluruh program KKM yang sedang dan akan dilaksanakan.   Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan antaranggota KKM. Duduk bersama, saling menyimak bacaan, serta menutup kegiatan dengan doa bersama menjadi momen berharga yang memperkuatmemperkuat rasa kekeluargaan di lokasi KKM.   Melalui kegiatan khataman di Musholla   Babussalam, mahasiswa KKM UIN Malang menunjukkan bahwa hari libur pun dapat diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Harapannya, kegiatan ini dapat membawa dampak spiritual yang baik, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar, serta menjadi pengingat akan pentingnya menyeimbangkan pengabdian sosial dengan penguatan nilai keagamaan.   Hari Minggu produktif ini pun menjadi bukti bahwa mahasiswa KKM UIN Malang tidak hanya hadir untuk mengabdi, tetapi juga untuk   menebar nilai kebaikan dan keteladanan ditengah masyarakat

Thumbnail
5 months ago
KKM Kelompok 42 Narakarya sukses memeriahkan acara perlombaan memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

MUHAMMAD FIQRI HAIKAL RIDWAN

Anggota Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 42 Narakarya turut memeriahkan rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada Minggu (18/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darul Muttaqin, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, dan diikuti dengan antusias oleh anak-anak masyarakat setempat. Acara peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba adzan, sambung ayat surat pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kehadiran mahasiswa KKM Kelompok 42 Narakarya tidak hanya sebagai peserta pendukung, tetapi juga berperan aktif sebagai panitia pelaksana, juri, serta pendamping peserta lomba. Sejak pagi hari, suasana Masjid Darul Muttaqin tampak ramai oleh para peserta yang didampingi orang tua masing-masing. Mahasiswa KKM bersama pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat bekerja sama untuk menyukseskan acara tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meningkatkan semangat generasi muda dalam mempelajari nilai-nilai keislaman. Salah satu perwakilan KKM Kelompok 42 Narakarya menyampaikan bahwa partisipasi mereka dalam kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Dengkol, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya. Ketua panitia kegiatan juga mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKM yang dinilai sangat membantu dalam teknis pelaksanaan acara. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan warga menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan doa bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus melibatkan generasi muda dalam memaknai peristiwa Isra Mi’raj sebagai momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 42 Narakarya menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi aktif di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.