IVON BAGUS SAPUTRA
Desa Gadang, Kecamatan Sukun, Kab. Malang- (Minggu, 28/12/2025), kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 113 melaksanakan kegiatan sosialisasi keluarga yang bertempat di Masjid Jami Ali Musthofa, kegiatan ini mengangkat tema “Keluarga: Hak dan Kewajiban”, yang diikuti oleh beberapa masyarakat yang ada di sekitar masjid. Kegiatan sosialisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing anggota keluarga, baik orang tua maupun anak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap masyarakat dapat memahami pentingnya keseimbangan antara hak yang dimiliki dan kewajiban yang harus dijalankan dalam kehidupan keluarga sehari-hari, sehingga tercipta suasana rumah tangga yang harmonis dan penuh rasa saling menghormati. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan pemateri yang akan menyampaikan materinya kepada para audiens. Selanjutnya materi sosialisasi disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh seluruh audiens. Materi yang dibahas meliputi hak dan kewajiban orang tua menurut perspektif hukum positif, dan juga menurut perspektif psikologi. Untuk menambah pemahaman para audiens, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Audiens diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, dan permasalahan yang sering dihadapi dalam kehidupan keluarga. Diskusi berlangsung secara aktif dan terbuka, sehingga tercipta suasana kebersamaan antara mahasiswa KKM dan warga sekitar. Semangat dari para audiens terlihat jelas dari keikutsertaan mereka yang tetap mengikuti kegiatan hingga selesai. Para masyarakat mengungkapkan bahwa kegiatan ini menambah wawasan baru sekaligus menjadi pengingat tentang pentingnya menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang dalam kehidupan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari dan benar-benar memberi manfaat bagi warga Desa Gadang.
ANGGA STIYA DARMA ROIHAN
Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik terus didorong melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan sharing session dan praktik pembuatan eco enzyme yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari, bertempat di Balai Desa Sukowilangun. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dan dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu PKK dari setiap dusun di Desa Sukowilangun. Setiap dusun mengirimkan tiga perwakilan, sehingga dari empat dusun yang ada, total peserta dari PKK berjumlah dua belas orang. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh tiga orang perwakilan perangkat desa dan juga perwakilan anggota karang taruna. Acara diawali dengan penyampaian materi singkat mengenai apa itu eco enzyme dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Pemaparan dilakukan secara sederhana dan tidak terlalu panjang agar mudah dipahami oleh peserta. Eco enzyme dijelaskan sebagai cairan hasil fermentasi sampah organik berupa sisa buah dan sayuran yang dicampur dengan air dan gula merah, yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari pembersih alami hingga pengurai limbah organik. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan eco enzyme. Dimulai dari memotong bahan-bahannya hingga proses penimbangan. Dalam praktik tersebut, digunakan galon berukuran lima liter dengan takaran tiga liter air, 300 gram sampah organik berupa kulit buah dan sisa sayuran, serta 100 gram gula merah sebagai bahan fermentasi. Proses praktik dilakukan secara interaktif dengan melibatkan audiens. Beberapa ibu PKK dan juga perangkat desa tampak antusias untuk mencoba langsung memasukkan sampah organik yang sudah dipotong-potong ke dalam galon. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Sharing Session Eco Enzyme: Edukasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik Bersama PKK Sukowilangun", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/kkm62satyavara1706/697a27f634777c7a437d3272/sharing-session-eco-enzime-edukasi-dan-praktik-pengelolaan-sampah-organik-bersama-pkk-sukowilangun?page=1&page_images=2 Kreator: Satyavarakkm62 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
NAWAL FATIN
https://www.kompasiana.com/kkm55abhiyana3710/6971809834777c1dac30c133/penanaman-pohon-pinus-langkah-kecil-menuju-lingkungan-lestari
HIDAYAT AMIN N SIREGAR
Mahasiswa KKM Mandiri Gravia melaksanakan salah satu Program Kerja berupa kegiatan sosialisasi financial planning dengan mengangkat tema “Menabung Sejak Dini untuk Masa Depan” di kelas 4 SDN Daleman 1 pada Sabtu, 10 Januari 2026. Program kerja ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini melalui cara yang sederhana dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pemahaman dasar tentang cara mengatur uang saku dengan menekankan kebiasaan menabung di celengan. Materi yang menjadi bagian dari program kerja ini disampaikan menggunakan bahasa yang ringan dan interaktif agar siswa dapat dengan mudah memahami konsep menabung sebagai langkah awal perencanaan keuangan di masa depan. Untuk memperkuat pemahaman siswa, mahasiswa menampilkan video animasi pendek sebagai media visualisasi dalam rangkaian program kerja. Penyajian materi melalui animasi terbukti mampu menarik perhatian siswa serta membantu mereka memahami pesan yang disampaikan secara lebih menyenangkan. Selain penyampaian materi, program kerja ini juga dikemas dalam bentuk aktivitas kreatif. Siswa diajak menghias botol bekas yang akan dijadikan celengan dengan menggunakan origami dan kain flanel. Kegiatan ini bertujuan melatih kreativitas sekaligus menanamkan nilai pemanfaatan barang bekas agar lebih bernilai guna. Antusiasme siswa terlihat selama proses pembuatan celengan berlangsung. Setiap anak bebas menuangkan ide dan kreativitasnya dalam menghias celengan masing-masing, sehingga hasil karya yang dihasilkan pun beragam dan unik. Sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan program kerja, mahasiswa KKM Mandiri Gravia juga menyediakan bingkai foto yang digunakan untuk mengabadikan momen bersama hasil karya masing-masing siswa. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri siswa terhadap hasil karyanya. Melalui program kerja sosialisasi ini, mahasiswa KKM Mandiri Gravia berharap siswa kelas 4 SDN Daleman 1 dapat mulai memahami pentingnya menabung dan mengelola keuangan sejak dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan positif yang bermanfaat bagi masa depan anak-anak.
ARSATUN NISA SALSABILLA
Masjid bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang tumbuhnya kepedulian dan kebersamaan. Hal inilah yang kembali diwujudkan oleh Masjid Nurul Jihad melalui kegiatan Jum’at Berkah, sebuah program berbagi yang rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada jama’ah. Kegiatan Jum’at Berkah pada tanggal 26 Desember kali ini diawali sejak pagi hari dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Para ibu-ibu bersama anggota kkm 125 bergotong royong memasak bersama di area rumah tepat berada didepan masjid. Proses memasak dilakukan dengan penuh kebersamaan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan makanan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama dan kekompakan semua pihak yang terlibat. Pada pelaksanaan Jum’at Berkah ini, berhasil disiapkan sebanyak 125 porsi makanan. Jumlah tersebut merupakan wujud nyata komitmen Masjid Nurul Jihad untuk menjangkau lebih banyak jama’ah dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Setiap porsi dimasak dengan penuh perhatian dan niat tulus agar menjadi berkah, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Setelah sholat Jum’at selesai dilaksanakan, 125 porsi makanan tersebut dibagikan kepada jama’ah sholat Jum’at. Jama’ah menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa syukur. Senyum dan ucapan terima kasih yang terucap menjadi penguat bahwa kegiatan sederhana ini memiliki makna yang besar. Melalui program Jum’at Berkah, Masjid Nurul Jihad berharap dapat terus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus menunggu hal besar, tetapi dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Semoga kegiatan Jum’at Berkah ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk menebar kebaikan, khususnya di hari yang penuh keberkahan. Karena sejatinya, berbagi adalah salah satu jalan untuk mempererat ukhuwah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
ALIN DZITAMAMA ABDILLAH
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 62 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang turut berperan aktif dalam mendampingi kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di dua lokasi, yakni TPQ Kopral dan TPQ Tawang. Kegiatan TPQ dilaksanakan setiap hari dengan jadwal libur rutin satu kali dalam sepekan, yaitu pada hari Jumat. Di TPQ Kopral, kegiatan mengaji telah berjalan secara rutin dan terstruktur. Setiap harinya, TPQ ini didampingi oleh empat orang mahasiswa KKM yang bertugas membantu proses pembelajaran Al-Qur'an. Kegiatan dimulai dengan membaca Al-Qur'an secara bergiliran, di mana setiap anak membaca satu ayat apabila ayatnya panjang, atau dua ayat apabila ayatnya pendek. Bacaan tersebut kemudian disimak oleh ustadz yang mengajar dan ada pula yang ke mahasiswa KKM dengan tujuan melatih ketelitian dan kelancaran membaca. Setelah sesi membaca individu, kegiatan dilanjutkan dengan membaca bersama ayat selanjutnya yang akan digunakan sebagai bahan semaan pada hari berikutnya. Metode ini bertujuan agar anak-anak lebih siap, terbiasa mengulang bacaan, serta semakin lancar dalam membaca Al-Qur'an. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan tebak-tebakan tajwid yang bisa angkat tangan dan biasanya bisa langsung pulang. Melalui cara ini, anak-anak diajak mengenal hukum bacaan Al-Qur'an dengan cara yang interaktif dan tidak membosankan. Khusus setiap hari Kamis, kegiatan TPQ Kopral diisi dengan hafalan doa-doa harian, baik doa salat maupun doa dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal pembiasaan ibadah anak-anak. Adapun jadwal pelaksanaan TPQ Kopral dilaksanakan pada sore hari pukul 15.30 WIB untuk hari biasa. Sementara itu, pada hari Minggu kegiatan dimulai lebih pagi, yakni pukul 06.00 WIB, agar anak-anak dapat mengawali hari dengan kegiatan yang bernilai ibadah. Sedangkan di TPQ Tawang, kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dilaksanakan setiap hari mulai pukul 16.00 WIB, dengan jadwal libur rutin satu kali dalam sepekan, yaitu pada hari Jumat, sama seperti TPQ Kopral. Setiap kegiatan TPQ diawali dengan praktik salat dan dzikir bersama sebagai pembiasaan ibadah sebelum memasuki sesi pembelajaran. Kegiatan TPQ Tawang didampingi oleh empat orang mahasiswa KKM sebagai penanggung jawab utama. Namun, dalam pelaksanaannya, pendampingan juga kerap dibantu oleh mahasiswa KKM lainnya apabila dibutuhkan. Hal ini menjadi bentuk kerja sama dan solidaritas antar anggota KKM dalam mendukung kelancaran kegiatan TPQ. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa KKM dibagi ke dalam dua kelompok kelas, yakni kelas besar dan kelas kecil. Pada kelas besar, anak-anak TPQ difokuskan pada pembelajaran membaca Al-Qur'an serta pengenalan dan pembelajaran tulisan Pegon. Sementara itu, pada kelas kecil, kegiatan pembelajaran meliputi menulis dan membaca Iqra', serta menghafal bacaan dasar sesuai dengan kemampuan masing-masing anak. Melalui pendampingan di TPQ Kopral dan TPQ Tawang, mahasiswa KKM berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat pendidikan keagamaan serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.