Thumbnail
5 months ago
Penutupan Kegiatan TPQ Baitul Makmur: Menutup dengan Do'a dan Kebersamaan, Dan Uji Coba Bottle Trap untuk Menangkap Lalat Buah di Kebun Jeruk

AMELIA ILAHIYAH

Jamuran — Kelompok KKM 250 Terravera melaksanakan kegiatan penutupan pendampingan di TPQ Baitul Makmur yang berlokasi di Dusun Jamuran sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan terakhir antara mahasiswa dan para santri selama masa pendampingan belajar mengaji. Acara penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan diisi dengan doa bersama, penyampaian pesan dan kesan, serta motivasi kepada para santri agar tetap semangat dalam belajar dan mencintai Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh para santri TPQ Baitul Makmur bersama mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera. Anak-anak TPQ terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai dan menunjukkan kebersamaan yang erat dengan para mahasiswa. Penutupan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin selama masa pendampingan. Momen ini juga menjadi ajang perpisahan yang sederhana namun bermakna antara mahasiswa dan para santri. Melalui kegiatan penutupan ini, diharapkan silaturahmi antara Kelompok KKM 250 Terravera dan para santri TPQ Baitul Makmur tetap terjaga, meskipun kegiatan pendampingan telah berakhir. Nilai-nilai kebersamaan, semangat belajar, dan kebaikan yang telah dibangun diharapkan dapat terus berlanjut di kemudian hari.   Genderan — Kelompok KKM 250 Terravera melaksanakan kegiatan uji coba bottle trap sebagai upaya pengendalian hama lalat buah secara sederhana dan ramah lingkungan pada Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Genderan, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, tepatnya di area tanaman jeruk milik warga, sebagai bagian dari program kerja di bidang pertanian dan lingkungan. Bottle trap dibuat dengan memanfaatkan botol plastik bekas yang dimodifikasi dan diberi umpan khusus untuk menarik lalat buah. Alat tersebut kemudian dipasang di sekitar tanaman jeruk yang berpotensi terserang hama. Proses pembuatan, pemasangan, serta pemantauan hasil tangkapan dilakukan langsung oleh mahasiswa Kelompok KKM 250 Terravera. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengamati efektivitas bottle trap dalam menangkap lalat buah sebagai bahan evaluasi untuk penerapan selanjutnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan metode pengendalian hama yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan uji coba bottle trap ini, diharapkan masyarakat Dusun Genderan dapat mengenal dan menerapkan metode pengendalian hama yang mudah, murah, dan aman bagi lingkungan. Selain membantu mengurangi populasi lalat buah, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan barang bekas secara lebih berguna, serta menjadi bagian dari dokumentasi resmi pelaksanaan KKM 250 Terravera.

Thumbnail
5 months ago
Visit Company KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang ke PASINBIS UNAIR: Menggali Ilmu untuk Membangun Inkubasi Bisnis Kampus

AHMAD IMDAD AHZAM JAZULI

Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026 --- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Inkubasi Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan visit company ke PASINBIS (Pusat Akselerasi Inovasi dan Bisnis) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis mahasiswa dalam menggali pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik terkait pengelolaan dan pengembangan inkubasi bisnis di lingkungan perguruan tinggi. Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh semangat mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang untuk mempersiapkan pembentukan dan penguatan inkubasi bisnis di kampus sendiri. PASINBIS UNAIR dipilih sebagai tujuan kunjungan karena dikenal sebagai salah satu pusat inkubasi dan akselerasi bisnis yang aktif mendampingi startup, mendorong inovasi, serta menjembatani dunia akademik dengan dunia industri. Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang disambut dengan sangat baik dan ramah oleh jajaran pengelola PASINBIS UNAIR. Suasana hangat dan terbuka langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan komitmen PASINBIS dalam mendukung kolaborasi antarinstitusi pendidikan. Kegiatan inti berupa diskusi dan pemaparan materi dipimpin langsung oleh Bapak Ahmad Fadlur Rahman Bayuny, Ph.D., selaku Koordinator Bidang Start Up dan Inkubator Bisnis PASINBIS Universitas Airlangga. Dalam sesi tersebut, beliau menyampaikan secara komprehensif mengenai pengelolaan, pengembangan, serta strategi keberlanjutan PASINBIS sebagai pusat akselerasi inovasi dan bisnis di lingkungan UNAIR.   Program Terpopuler Terbaru Headline Topik Pilihan Komunitas Event Video K-Rewards   LAGI RAME! Mulai Hari Ini, Kategori Kompasiana Akan Disesuaikan Sekarang, Saatnya Kamu Mengusulkan Ide Topik Pilihan di Kompasiana Gentengisasi: Ketika Negara Ngurusin Atap Rumah Warga Wajah Lain Savana Taman Nasional Baluran Saat Musim Hujan Prilly, Kiki, dan Kisah "Banting Setir" Karir Selebriti Buku dan Pena Tak Terbeli, Anak SD di NTT Bunuh Diri     Inkubasi Bisnis Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Inkubasi Bisnis merupakan salah satu KKM Unggulan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan program pengembangan kewirausahaan mahasiswa yang dirancang untuk menghubungkan ide, potensi, dan praktik bisnis secara nyata. Program ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha melalui pendekatan inkubasi yang terstruktur dan aplikatif. Melalui Inkubasi Bisnis, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai jembatan bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Mahasiswa terlibat langsung dalam pendampingan, penguatan konsep usaha, serta pengembangan strategi yang relevan dengan kebutuhan pasar. Proses inkubasi menekankan pada pengalaman nyata, kolaborasi, dan praktik lapangan, sehingga mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sekaligus memberikan kontribusi bagi penguatan UMKM. Inkubasi Bisnis hadir sebagai wadah pembentukan mahasiswa yang kreatif, mandiri, dan berorientasi pada kebermanfaatan.   SELANJUTNYA UNFOLLOW   KIRIM PESAN EDU Visit Company KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang ke PASINBIS UNAIR: Menggali Ilmu untuk Membangun Inkubasi Bisnis Kampus 24 Januari 2026   19:32 Diperbarui: 24 Januari 2026   19:32 47 0 0 + Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.  Lihat foto   Foto Bersama dengan Koordinator Bidang Start Up dan Inkubator Bisnis PASINBIS Universitas Airlangga           Surabaya, Kamis, 22 Januari 2026 --- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Inkubasi Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan visit company ke PASINBIS (Pusat Akselerasi Inovasi dan Bisnis) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis mahasiswa dalam menggali pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik terkait pengelolaan dan pengembangan inkubasi bisnis di lingkungan perguruan tinggi.       Foto Suasana Visit Company ke Inkubator Bisnis UNAIR  Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh semangat mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang untuk mempersiapkan pembentukan dan penguatan inkubasi bisnis di kampus sendiri. PASINBIS UNAIR dipilih sebagai tujuan kunjungan karena dikenal sebagai salah satu pusat inkubasi dan akselerasi bisnis yang aktif mendampingi startup, mendorong inovasi, serta menjembatani dunia akademik dengan dunia industri. Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang disambut dengan sangat baik dan ramah oleh jajaran pengelola PASINBIS UNAIR. Suasana hangat dan terbuka langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan komitmen PASINBIS dalam mendukung kolaborasi antarinstitusi pendidikan. Kegiatan inti berupa diskusi dan pemaparan materi dipimpin langsung oleh Bapak Ahmad Fadlur Rahman Bayuny, Ph.D., selaku Koordinator Bidang Start Up dan Inkubator Bisnis PASINBIS Universitas Airlangga. Dalam sesi tersebut, beliau menyampaikan secara komprehensif mengenai pengelolaan, pengembangan, serta strategi keberlanjutan PASINBIS sebagai pusat akselerasi inovasi dan bisnis di lingkungan UNAIR.       Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari konsep dasar inkubasi bisnis di perguruan tinggi, tahapan pendampingan startup, model pembinaan tenant, hingga strategi membangun ekosistem kewirausahaan yang kolaboratif dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengelola inkubator bisnis serta solusi yang telah diterapkan oleh PASINBIS UNAIR.   Diskusi berlangsung dengan sangat seru dan informatif. Mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang aktif mengajukan pertanyaan, berbagi gagasan, serta berdiskusi mengenai peluang penerapan konsep inkubasi bisnis yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Interaksi dua arah ini membuat kegiatan tidak hanya bersifat transfer ilmu, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan inspirasi bagi mahasiswa. Melalui kegiatan visit company ini, mahasiswa KKM Inkubasi Bisnis UIN Malang memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya peran inkubasi bisnis sebagai motor penggerak inovasi dan kewirausahaan di perguruan tinggi. Pengalaman dan informasi yang diperoleh dari PASINBIS UNAIR diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam proses perencanaan dan pembentukan inkubasi bisnis di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam membangun jejaring, memperluas perspektif, serta memperkuat komitmen untuk menghadirkan ekosistem bisnis dan startup yang produktif, inovatif, dan berdaya saing di lingkungan kampus. Kunjungan ke PASINBIS UNAIR tidak hanya meninggalkan kesan positif, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa inkubasi bisnis di UIN Malang dapat berkembang dengan baik di masa depan.

Thumbnail
5 months ago
Pelaksanaan Program Kerja Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SDN 4 Plaosan

SALSABILA

Dalam rangka memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kelompok KKM 72 berkolaborasi dengan pihak SDN 4 Plaosan dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang sarat akan nilai keimanan dan pendidikan karakter. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Januari 2026, dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Islam yang Cerdas, Beriman, dan Berkemajuan.” Acara ini dihadiri oleh anggota KKM 72, seluruh warga SDN 4 Plaosan, serta Bapak dan Ibu guru. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan dan doa bersama yang dilaksanakan di lapangan SDN 4 Plaosan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan pembukaan dengan tertib dan khidmat. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta membawa manfaat bagi seluruh peserta. Setelah apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pawai Isra’ Mi’raj. Dalam pawai ini, para siswa SDN 4 Plaosan dengan penuh semangat membawa poster-poster bertemakan Isra’ Mi’raj. Poster-poster tersebut berisi pesan-pesan keislaman dan ajakan untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Pawai berlangsung dengan tertib dan menjadi salah satu daya tarik kegiatan karena menumbuhkan antusiasme dan kreativitas siswa. Usai pelaksanaan pawai, seluruh siswa diarahkan untuk berkumpul di aula sekolah guna mengikuti acara inti. Acara utama dimulai dengan pembukaan oleh MC yang merupakan anggota KKM 72. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirijen dari anggota KKM 72 sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang juga dibawakan oleh anggota KKM 72, sehingga suasana aula menjadi semakin khidmat. Memasuki acara inti, dilakukan penyampaian materi tentang Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan langsung oleh pihak SDN 4 Plaosan, yaitu Bapak Ulul. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan makna peristiwa Isra’ Mi’raj serta hikmah yang dapat diambil, khususnya pentingnya melaksanakan salat lima waktu dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking yang dipimpin oleh anggota KKM 72. Ice breaking ini bertujuan untuk mengembalikan semangat dan fokus siswa agar tetap antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Selanjutnya, diadakan sesi tanya jawab (QnA) seputar materi yang telah disampaikan. Para siswa tampak aktif dan berani mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan. Menjelang akhir acara, dilakukan pembacaan doa penutup yang dipimpin oleh salah satu anggota KKM 72. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta harapan agar ilmu dan hikmah dari peringatan Isra’ Mi’raj dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian acara kemudian ditutup oleh MC, menandai berakhirnya kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj di SDN 4 Plaosan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia sesuai dengan tema yang diusung. Kolaborasi antara KKM 72 dan pihak SDN 4 Plaosan menjadi wujud nyata sinergi dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Thumbnail
5 months ago
Penguatan Pojok Keluarga

AMELYA IZMI AZIZAH

Malang, 6 Januari 2026 - Mahasiswa yang terlibat dalam Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) mengadakan seminar untuk memperkuat pojok keluarga dengan tema "Orang Tua Hebat, Anak Sehat: Peran Parenting dalam Pencegahan Stunting" di Balai RW 08 Tlogomas. Kegiatan ini dihadiri dengan semangat tinggi oleh seluruh ibu-ibu PKK. Seminar yang diadakan pada pagi hari Senin ini menampilkan narasumber istimewa, yaitu bapak Fathul Lubabin Nuqul seorang dosen dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang juga merupakan psikolog forensik dan berpengalaman menangani berbagai kasus di Indonesia. Kehadiran narasumber memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan anak serta mencegah stunting melalui pola asuh yang tepat. Seminar Parenting ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK tentang pola asuh yang sehat, gizi seimbang, dan stimulasi dini sebagai langkah konkret dalam pencegahan stunting. "Kami berharap ibu-ibu PKK dapat menjadi penggerak bagi keluarga sehat di lingkungan mereka masing-masing," ungkap salah satu panitia KKM. Kegiatan ini merupakanprogram kerja utama Mahasiswa KKM 126 yang tempat KKM nya di Masjid Al-Ghozali Tlogomas dengan Family Corner berbasis masjid sebagai tujuan utama. Kegiatan ini sebagai bentuk dalam mengaktifkan kembali kegiatan dari Family Corner. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Penguatan Pojok Keluarga", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/001_fujinurrizqiamelia7122/69651b86ed64155b93018133/penguatan-pojok-keluarga Kegiatan seminar ini dihadiri oleh ketua RW 08 Tlogomas, Pembimbing Lapangan di Masjid, Ketua PKK RW 08 serta Dosen Pembina Lapangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan seminar parenting yang berorientasi pada pencegahan stunting dalam parenting orang tua. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari ketua KKM 126, Ketua RW 08, Pembimbing Lapangan, Ketua PKK RW 08 serta Dosen Pembina Lapangan yang menyampaikan bahwa pencegahan stunting melalui parenting penting untuk menciptakan generasi emas yang sudah menjadi tujuan dari presiden kita yakni Prabowo Subianto. Seminar ini menghadirkan narasumber Fathul Lubabin Nuqul, S.Psi., M.Si., yang menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif. Materi yang disampaikan adalah gaya pengasuhan orang tua serta faktor yang mempengaruhi dalam pola pengasuhan dimana hal tersebut menjadi langkah awal dalam pencegahan stunting. Seminar berlangsung dengan lancar dan dilengkapi sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta terlihat aktif berbagi pengalaman dan memperoleh strategi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.     

Thumbnail
5 months ago
Hentikan Nikah di Umur Muda: KKM Kelompok 84 UIN Malang Gelar Penyuluhan Cegah Pernikahan Dini di Dampit

HIDAYATUN NI`MAH

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 84 UIN Malang menggelar penyuluhan pencegahan pernikahan dini di jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Dampit. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Diponegoro Dampit pada Senin (26/01/26) dan dilanjutkan di SMA Diponegoro Dampit pada Selasa (27/01/26). Penyuluhan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko dan dampak pernikahan dini, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun psikologis. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan sosial yang masih sering terjadi di kalangan remaja. Dalam pelaksanaannya, KKM Kelompok 84 UIN Malang bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Dampit. Penyuluhan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa terkait pencegahan pernikahan dini sebelum materi disampaikan. Materi penyuluhan disampaikan secara komunikatif dan edukatif, sehingga mampu mengajak siswa untuk berpikir kritis mengenai alasan mengapa pernikahan dini perlu dicegah. Para siswa tampak aktif mengikuti kegiatan dan terlibat dalam diskusi yang berlangsung selama penyuluhan. Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah menerima materi penyuluhan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi indikator efektivitas penyelesaian materi yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 84 UIN Malang berharap para siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan masa depan secara matang serta mampu mengambil keputusan yang bijak demi keberlangsungan pendidikan dan kehidupan mereka ke depan.   Hentikan Nikah di Umur Muda: KKM Kelompok 84 UIN Malang Gela...(Ni'mah)

Thumbnail
5 months ago
UIN Maliki Malang Dorong Pola Asuh Anak Ramah di Era Digital lewat Sosialisasi di Ketawanggede

MOH BAHRUL ULUM

Malang | Serulingmedia.com — UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus memperkuat perannya dalam mendukung pengasuhan anak yang ramah dan berorientasi pada kebutuhan tumbuh kembang anak di era digital.