MOHAMMAD IZZI ALFAN SALIMY
Desa Gadang, Kecamatan Sukun, Kabupaten Malang-- (06/01/26), Sebagai bagian dari program kerja pengabdian kepada masyarakat, KKM Kelompok 113 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Isra' Mi'raj sebagai Bentuk Ketahanan Keluarga". Kegiatan sosialisasi ini menjadi wadah edukasi keagamaan yang bertujuan memperkuat peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai spiritual di lingkungan keluarga. Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan untuk mengajak masyarakat memahami hikmah peristiwa Isra' Mi'raj secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks kehidupan keluarga. Melalui tema yang diangkat, masyarakat diajak untuk melihat bahwa Isra' Mi'raj tidak hanya diperingati sebagai peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang relevan dalam membangun ketahanan keluarga yang berlandaskan keimanan dan tanggung jawab. Dalam kegiatan ini, Bapak Mohammad Nuruddien, M.H. hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif. Beliau menekankan bahwa inti dari peristiwa Isra' Mi'raj adalah perintah salat, yang menjadi pondasi utama dalam membentuk pribadi dan keluarga yang disiplin, sabar, serta saling menguatkan. Penyampaian materi yang sederhana membuat pesan yang disampaikan mudah dipahami oleh masyarakat. Selain itu, beliau juga mengajak peserta untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun komunikasi yang harmonis dan menumbuhkan keteladanan di lingkungan keluarga. Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa ketahanan keluarga dapat diwujudkan melalui kebiasaan ibadah yang konsisten, komunikasi yang sehat antar anggota keluarga, serta kesadaran akan hak dan kewajiban masing-masing. Nilai-nilai tersebut selaras dengan hikmah Isra' Mi'raj yang mengajarkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia secara seimbang. Dengan memahami hal tersebut, diharapkan keluarga mampu menjadi ruang pertama dalam menanamkan nilai moral, spiritual, dan sosial bagi setiap anggotanya. Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan peserta hingga kegiatan berakhir. Beberapa warga juga menyampaikan tanggapan dan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan mereka terhadap tema yang dibahas. Interaksi yang terbangun selama sosialisasi menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan antara mahasiswa KKM dan masyarakat. Kegiatan ini pun menjadi momen silaturahmi sekaligus sarana bertukar pengalaman yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, KKM Kelompok 113 UIN Malang berharap masyarakat Desa Gadang dapat mengimplementasikan nilai-nilai Isra' Mi'raj dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung terwujudnya keluarga yang kuat, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman.
RAHMA ZULFIANI
Kegiatan sosialisasi seminar yang diselenggarakan di Desa Merak Belantung menjadi salah satu upaya edukatif dalam meningkatkan wawasan generasi muda terkait isu-isu penting yang sedang dihadapi masyarakat. Seminar ini mengangkat beberapa tema utama, yaitu edukasi BRUN, stunting dan parenting, serta sosialisasi anti narkoba. Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa tingkat SMP yang ada di Desa Merak Belantung dengan antusiasme yang tinggi. Melalui seminar ini, para peserta diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai berbagai persoalan yang dapat berdampak pada masa depan mereka. Pada sesi edukasi BRUN, siswa dibekali pengetahuan mengenai pentingnya kesadaran diri, tanggung jawab sosial, serta peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan positif. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan remaja. Selain itu, pembahasan mengenai stunting dan parenting juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Para narasumber menjelaskan dampak stunting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, serta pentingnya pola asuh yang tepat sejak dini. Meskipun peserta merupakan siswa SMP, materi ini diharapkan dapat menambah wawasan mereka sekaligus menjadi bekal pengetahuan untuk masa depan serta dapat disampaikan kembali kepada keluarga di rumah. Sosialisasi anti narkoba turut menjadi agenda utama dalam seminar tersebut. Peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatifnya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, siswa diajak untuk lebih waspada dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Kegiatan seminar ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait. Kolaborasi tersebut menjadikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi generasi yang lebih sadar, sehat, dan berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman.
DIDI HARDI SUNJAYA
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), Kelompok 126 melaksanakan kegiatan Ecoprint di RTQ Al-Ghozali yang melibatkan semua murid yang berusia di atas 9 tahun. Sedangkan bagi murid yang berusia di bawah 9 tahun, mereka diberikan pilihan kegiatan mewarnai sebagai metode pembelajaran yang kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada sore hari Senin di halaman RTQ Al-Ghozali, dengan suasana yang energik dan penuh semangat. Para mahasiswa KKM berperan sebagai pembimbing, membantu murid-murid dalam proses pembuatan ecoprint menggunakan daun dan bahan alami lainnya. Sementara itu, untuk anak-anak yang lebih muda, disediakan kegiatan mewarnai agar mereka juga dapat berkontribusi sesuai dengan usia dan kemampuan mereka.
ALLYA FARRA LUNA MAHIRA
https://www.kompasiana.com/kkmwirasenabadra3911/69770c94ed64150a9e7c6a45/the-journey-of-kkm-wirasenabadra-menapaki-kaki-langit-desa-taji-sebuah-perjalanan-profilisasi-dan-harapan
AFIFA NADHIROH
Kelompok 166 KKM Mandiri Baranova melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Licin sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini difokuskan pada edukasi sosial remaja, penguatan ekonomi digital masyarakat, serta pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Sosialisasi anti bullying dan kenakalan remaja menjadi salah satu program utama yang dilaksanakan di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya sikap empati, saling menghargai, dan tanggung jawab sosial sejak dini. Selain menyasar dunia pendidikan, mahasiswa KKM juga melakukan pengabdian di sektor ekonomi melalui pendampingan penggunaan QRIS bagi pedagang dan UMKM. Digitalisasi sistem pembayaran diharapkan mampu memberikan kemudahan transaksi serta meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Pengabdian masyarakat ini tidak hanya bersifat teknis dan edukatif, tetapi juga dikuatkan dengan amaliah keagamaan yang dilakukan bersama masyarakat. Kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter moral dan spiritual masyarakat Desa Licin. Pendekatan terpadu antara sosial, ekonomi, dan keagamaan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.