Thumbnail
4 months ago
KKM FITK UIN Malang Sukses Dampingi Siswa MAN 2 Gresik di Lomba Khitobah Provinsi, Dari Pembinaan Menuju Podium Juara

AZMI SALSABILA

Semangat dan tekad kuat yang dimiliki siswi MAN 2 Gresik dalam meraih prestasi benar-benar menjadi inspirasi bagi banyak orang. Berawal dari sebuah cerita sederhana, lahirlah perjalanan penuh perjuangan yang akhirnya mengantarkan nama sekolah menuju ajang tingkat provinsi, 26 Januari hingga 13 Mei 2026. Semua bermula ketika seorang siswi MAN 2 Gresik memberanikan diri untuk bercerita dan mencurahkan kecemasannya kepada anggota KKM FITK UIN Malang. Ia mengungkapkan keinginannya untuk belajar khitobah bahasa Arab, meskipun sebelumnya masih merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Dari percakapan sederhana itulah semangat baru mulai tumbuh.   Mahasiswa KKM FITK UIN Malang (Azmi Salsabila (PAI), Nur Wahid Muhammad (PBA), Qurrota A’yun (PBA), Ainatus Salwa (PAI), ⁠Awwaliyatul hikmah (TBI), M As Hisbillah Rosyid (PIPS), Nabila Meilani (PBA), Muhammad Tsani El Jamhari (PIPS), dan Amaisyah Zahra Kirana (PIPS) melihat bahwa di balik rasa cemas tersebut, tersimpan potensi besar yang hanya perlu diarahkan dan diasah. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh motivasi, proses pembinaan pun dimulai sedikit demi sedikit. Tidak hanya mengajarkan cara berpidato yang baik, tetapi juga membangun keberanian untuk tampil di depan banyak orang. Melihat antusias dan niat besar dari siswi tersebut, mahasiswa KKM FITK UIN Malang mulai memberikan pendampingan secara intensif. Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, siswi itu kemudian memberanikan diri untuk mendaftarkan diri pada ajang lomba khitobah tingkat Kabupaten.   Selama kurang lebih dua minggu, proses pembinaan dilakukan secara konsisten. Setiap hari diisi dengan latihan pelafalan bahasa Arab, penguatan mental, pengaturan intonasi, hingga ekspresi ketika menyampaikan pidato. Terkadang rasa lelah dan gugup muncul, namun semangat untuk terus belajar selalu menjadi alasan untuk bertahan. Tidak sedikit waktu istirahat yang dikorbankan demi mempersiapkan penampilan terbaik. Seusai jam pelajaran, latihan tetap berlangsung dengan penuh semangat. Bahkan, mahasiswa KKM dan para siswa sering memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengevaluasi penampilan dan memperbaiki setiap kekurangan. sekadar kemenangan, pengalaman ini juga mengajarkan bahwa potensi akan berkembang ketika dipertemukan dengan lingkungan yang mendukung dan orang-orang yang mau membersamai prosesnya. Kepercayaan diri yang dulu terasa sulit tumbuh, kini perlahan berubah menjadi keberanian untuk tampil dan bersinar. Kehadiran mahasiswa KKM FITK UIN Malang di MAN 2 Gresik tidak hanya menjalankan program pengabdian masyarakat, tetapi juga meninggalkan semangat baru bagi para siswa untuk terus bermimpi dan berprestasi.  --- *Selengkapnya di:* https://fitk.uin-malang.ac.id/kkm-fitk-uin-malang-sukses-dampingi-siswa-man-2-gresik-di-lomba-khitobah-provinsi-dari-pembinaan-menuju-podium-juara/ ________________________ *Find us on:* Instagram : *fitkuinmlg* Tiktok : *fitk.uinmalang* Youtube : *fitkuinmlg*

Thumbnail
4 months ago
Semarak Lomba dalam Kegiatan Bersih Kampung di TPQ Al-Ikhlas bersama Mahasiswa AM UIN Malang

ALIVIA NUR AZIZAH

TPQ Al-Ikhlas menyelenggarakan kegiatan Lomba Bersih Kampung yang dikemas secara menarik dengan nuansa perlombaan khas 17 Agustusan. Kegiatan ini dilaksanakan pada [isi hari, tanggal] bertempat di lingkungan TPQ Al-Ikhlas, dengan melibatkan seluruh santri serta didukung oleh Mahasiswa Asistensi Mengajar dari UIN Malang sebagai panitia pelaksana. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga pendidikan keagamaan dengan mahasiswa dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi santri. Selain bertujuan untuk menanamkan nilai kebersihan sebagai bagian dari iman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta rasa tanggung jawab sosial. Sejak awal kegiatan, suasana tampak meriah dan penuh semangat. Para santri terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah disusun oleh panitia. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan simbolis pemotongan pita sebagai tanda dimulainya lomba, yang disambut dengan sorak gembira dari para peserta. Berbagai jenis perlombaan khas perayaan 17 Agustus turut memeriahkan kegiatan ini, seperti lomba estafet, lomba ketangkasan, lomba kekompakan tim, serta permainan edukatif yang disesuaikan dengan usia santri. Selain itu, kegiatan utama berupa lomba bersih kampung juga menjadi fokus utama, di mana para santri diajak untuk membersihkan lingkungan sekitar TPQ, merapikan area belajar, serta menjaga kebersihan fasilitas yang ada. Mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Malang berperan aktif dalam mengoordinasikan jalannya kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Mereka juga memberikan pendampingan langsung kepada santri selama kegiatan berlangsung, sehingga tercipta suasana yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan. Kehadiran mahasiswa ini memberikan warna tersendiri serta menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus semangat dalam menuntut ilmu.Interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung menunjukkan nilai-nilai positif seperti kebersamaan, kepedulian, serta rasa tanggung jawab. Santri terlihat saling membantu, berbagi tugas, dan bekerja sama dalam menyelesaikan setiap kegiatan yang diberikan. Kegiatan ini ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan pemberian apresiasi kepada kelompok terbaik. Meskipun demikian, seluruh peserta tetap mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik. Secara keseluruhan, kegiatan Lomba Bersih Kampung yang dikombinasikan dengan lomba 17 Agustusan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh keceriaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk karakter santri yang peduli lingkungan, disiplin, serta memiliki semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, TPQ Al-Ikhlas bersama Mahasiswa Asistensi Mengajar UIN Malang berharap dapat terus menghadirkan program-program edukatif yang kreatif dan inovatif, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara keagamaan, tetapi juga memiliki karakter sosial yang kuat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.  

Thumbnail
4 months ago
Dari Pembinaan ke Podium Juara: KKM UIN Malang Sukses Dampingi Siswa MAN 2 Gresik di Lomba Khitobah Provinsi

AMAISYAH ZAHRA KIRANA

  FITK INSIGHT – Semangat dan tekad kuat yang dimiliki siswi MAN 2 Gresik dalam meraih prestasi benar-benar menjadi inspirasi bagi banyak orang. Berawal dari sebuah cerita sederhana, lahirlah perjalanan penuh perjuangan yang akhirnya mengantarkan nama sekolah menuju ajang tingkat provinsi, 26 Januari hingga 13 Mei 2026. Semua bermula ketika seorang siswi MAN 2 Gresik memberanikan diri untuk bercerita dan mencurahkan kecemasannya kepada anggota KKM FITK UIN Malang. Ia mengungkapkan keinginannya untuk belajar khitobah bahasa Arab, meskipun sebelumnya masih merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Dari percakapan sederhana itulah semangat baru mulai tumbuh.   Mahasiswa KKM FITK UIN Malang (Azmi Salsabila (PAI), Nur Wahid Muhammad (PBA), Qurrota A’yun (PBA), Ainatus Salwa (PAI), ⁠Awwaliyatul hikmah (TBI), M As Hisbillah Rosyid (PIPS), Nabila Meilani (PBA), Muhammad Tsani El Jamhari (PIPS), dan Amaisyah Zahra Kirana (PIPS) melihat bahwa di balik rasa cemas tersebut, tersimpan potensi besar yang hanya perlu diarahkan dan diasah. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh motivasi, proses pembinaan pun dimulai sedikit demi sedikit. Tidak hanya mengajarkan cara berpidato yang baik, tetapi juga membangun keberanian untuk tampil di depan banyak orang. Melihat antusias dan niat besar dari siswi tersebut, mahasiswa KKM FITK UIN Malang mulai memberikan pendampingan secara intensif. Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, siswi itu kemudian memberanikan diri untuk mendaftarkan diri pada ajang lomba khitobah tingkat Kabupaten.   Selama kurang lebih dua minggu, proses pembinaan dilakukan secara konsisten. Setiap hari diisi dengan latihan pelafalan bahasa Arab, penguatan mental, pengaturan intonasi, hingga ekspresi ketika menyampaikan pidato. Terkadang rasa lelah dan gugup muncul, namun semangat untuk terus belajar selalu menjadi alasan untuk bertahan. Tidak sedikit waktu istirahat yang dikorbankan demi mempersiapkan penampilan terbaik. Seusai jam pelajaran, latihan tetap berlangsung dengan penuh semangat. Bahkan, mahasiswa KKM dan para siswa sering memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengevaluasi penampilan dan memperbaiki setiap kekurangan.  

Thumbnail
4 months ago
KKM FITK UIN Malang Sukses Dampingi Siswa MAN 2 Gresik di Lomba Khitobah Provinsi, Dari Pembinaan Menuju Podium Juara

MUHAMMAD TSANI EL JAMHARI

FITK INSIGHT – Semangat dan tekad kuat yang dimiliki siswi MAN 2 Gresik dalam meraih prestasi benar-benar menjadi inspirasi bagi banyak orang. Berawal dari sebuah cerita sederhana, lahirlah perjalanan penuh perjuangan yang akhirnya mengantarkan nama sekolah menuju ajang tingkat provinsi, 26 Januari hingga 13 Mei 2026. Semua bermula ketika seorang siswi MAN 2 Gresik memberanikan diri untuk bercerita dan mencurahkan kecemasannya kepada anggota KKM FITK UIN Malang. Ia mengungkapkan keinginannya untuk belajar khitobah bahasa Arab, meskipun sebelumnya masih merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Dari percakapan sederhana itulah semangat baru mulai tumbuh. Mahasiswa KKM FITK UIN Malang (Azmi Salsabila (PAI), Nur Wahid Muhammad (PBA), Qurrota A’yun (PBA), Ainatus Salwa (PAI), ⁠Awwaliyatul hikmah (TBI), M As Hisbillah Rosyid (PIPS), Nabila Meilani (PBA), Muhammad Tsani El Jamhari (PIPS), dan Amaisyah Zahra Kirana (PIPS) melihat bahwa di balik rasa cemas tersebut, tersimpan potensi besar yang hanya perlu diarahkan dan diasah. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh motivasi, proses pembinaan pun dimulai sedikit demi sedikit. Tidak hanya mengajarkan cara berpidato yang baik, tetapi juga membangun keberanian untuk tampil di depan banyak orang. Melihat antusias dan niat besar dari siswi tersebut, mahasiswa KKM FITK UIN Malang mulai memberikan pendampingan secara intensif. Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, siswi itu kemudian memberanikan diri untuk mendaftarkan diri pada ajang lomba khitobah tingkat Kabupaten. Selama kurang lebih dua minggu, proses pembinaan dilakukan secara konsisten. Setiap hari diisi dengan latihan pelafalan bahasa Arab, penguatan mental, pengaturan intonasi, hingga ekspresi ketika menyampaikan pidato. Terkadang rasa lelah dan gugup muncul, namun semangat untuk terus belajar selalu menjadi alasan untuk bertahan. Tidak sedikit waktu istirahat yang dikorbankan demi mempersiapkan penampilan terbaik. Seusai jam pelajaran, latihan tetap berlangsung dengan penuh semangat. Bahkan, mahasiswa KKM dan para siswa sering memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengevaluasi penampilan dan memperbaiki setiap kekurangan. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Siswi MAN 2 Gresik berhasil meraih Juara 2 tingkat kabupaten dalam Lomba Khitobah ‘Araby. Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti suasana ketika pengumuman juara dibacakan. Prestasi itu menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba tidak pernah mengkhianati hasil. Keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kemenangan pribadi bagi siswi yang mengikuti lomba, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sekolah dan mahasiswa KKM FITK UIN Malang yang turut membersamai proses perjuangan itu dari awal. Melihat potensi dan perkembangan yang luar biasa, pihak sekolah kemudian mendaftarkan siswi tersebut untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi. Tantangan yang dihadapi tentu jauh lebih besar karena harus bersaing dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai daerah. Namun, hal itu justru menjadi motivasi baru untuk terus berkembang. Semangat positif yang muncul dari keberhasilan tersebut ternyata menular kepada siswa lainnya. Banyak siswa mulai tertarik untuk mengikuti pembinaan dan mengembangkan kemampuan mereka di berbagai bidang perlombaan, seperti MHQ, MFQ, qira’ah, olimpiade, syi’ir bahasa Arab, dan cabang lomba keagamaan lainnya. Melihat antusiasme yang semakin besar, mahasiswa KKM FITK UIN Malang bersama pihak sekolah membuka ruang pembinaan yang lebih luas. Suasana sekolah perlahan berubah menjadi lebih hidup dengan semangat belajar dan budaya berprestasi yang semakin kuat. Selama satu bulan penuh, para siswa dibimbing dan digembleng bersama oleh mahasiswa KKM FITK UIN Malang. Setiap latihan bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang bertumbuh bersama. Para siswa saling mendukung, saling menyemangati, dan belajar untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Tidak jarang mahasiswa KKM juga memberikan motivasi tentang pentingnya mencoba dan berani gagal. Sebab, menurut mereka, kemenangan sejati bukan hanya tentang mendapatkan piala, tetapi tentang keberanian untuk melangkah dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Usaha dan doa yang terus mengiringi akhirnya kembali menghadirkan hasil yang membanggakan. Salah satu siswa berhasil meraih Juara Harapan 1 Khitobah tingkat Provinsi, sementara siswa lainnya sukses menyabet Juara 3 pada cabang Syi’ir ‘Araby tingkat Provinsi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara siswa, sekolah, dan mahasiswa KKM mampu melahirkan pencapaian yang luar biasa. Dari yang awalnya hanya sebuah curhatan sederhana, kini berubah menjadi perjalanan inspiratif yang memberikan dampak besar bagi lingkungan sekitar. Lebih dari sekadar kemenangan, pengalaman ini juga mengajarkan bahwa potensi akan berkembang ketika dipertemukan dengan lingkungan yang mendukung dan orang-orang yang mau membersamai prosesnya. Kepercayaan diri yang dulu terasa sulit tumbuh, kini perlahan berubah menjadi keberanian untuk tampil dan bersinar. Kehadiran mahasiswa KKM FITK UIN Malang di MAN 2 Gresik tidak hanya menjalankan program pengabdian masyarakat, tetapi juga meninggalkan semangat baru bagi para siswa untuk terus bermimpi dan berprestasi. Mereka membuktikan bahwa pengabdian yang tulus dapat melahirkan perubahan nyata. Semoga prestasi ini menjadi awal dari lahirnya generasi-generasi hebat MAN 2 Gresik yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan bangsa. Karena sejatinya, setiap langkah kecil yang dimulai dengan niat baik dapat membawa seseorang menuju pencapaian yang besar.[iz] Email : fitk@uin-malang.ac.id Website: fitk.uin-malang.ac.id Instagram : fitkuinmlg Tiktok : fitk.uinmalang Youtube : fitkuinmlg Layanan : – WA : 0816561337 (15. Layanan FITK) – Link mobile : dumas.uin-malang.ac.id (15. Layanan FITK)

Thumbnail
4 months ago
Sosialisasi Kekerasan Seksual, Bullying dan Intoleransi Pada Kader SSK MTsN 3 Malang

M. CHADIMUL ULUM

Lawang (MTsN 3 Malang) – Malang, 13 Februari 2026, MTsN 3 Malang kembali meneguhkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan berdaya saing melalui kegiatan rutin Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Pada kesempatan kali ini, sosialisasi bertema pencegahan kekerasan seksual, bullying, dan intoleransi diisi oleh mahasiswa program Asistensi Mengajar dari UIN Malang, dengan narasumber utama A.H. Wahyu Nugroho. Kegiatan yang berlangsung di mahad putri MTsN 3 Malang ini dihadiri oleh para kader SSK MTsN 3 Malang. Mereka merupakan garda terdepan dalam menginternalisasi nilai-nilai kependudukan, kesehatan reproduksi, serta pembentukan karakter di lingkungan sekolah. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa mengenai bahaya kekerasan seksual, praktik perundungan, dan sikap intoleran yang dapat merusak iklim belajar serta menghambat tumbuhnya generasi berprestasi. Acara resmi dibuka oleh Bu Rusmiati, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader SSK sebagai pelopor perubahan positif di madrasah. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga langkah nyata untuk membangun budaya sekolah yang aman, sehat, dan penuh penghargaan,” ungkapnya. Dalam pemaparannya, A.H. Wahyu Nugroho menekankan bahwa siswa harus berani bersuara dan bertindak ketika melihat praktik kekerasan atau intoleransi. “Bullying dan intoleransi bukan hanya melukai korban, tetapi juga merusak budaya sekolah. Kader SSK harus menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang saling menghargai dan melindungi,” ujarnya. Mahasiswa UIN Malang turut memberikan materi interaktif, simulasi kasus, serta diskusi kelompok untuk memperkuat pemahaman peserta. Kepala MTsN 3 Malang, Dra. Hj. Warsi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi semacam ini sejalan dengan visi madrasah dalam menanamkan disiplin, nilai religius, dan tanggung jawab sosial. “Kami ingin seluruh siswa merasa aman, terlindungi, dan mampu berkembang sesuai potensi masing-masing,” tegasnya. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama para kader SSK untuk menjadi pelopor gerakan anti-kekerasan di lingkungan sekolah. Dengan dukungan mahasiswa UIN Malang dan arahan pimpinan madrasah, diharapkan sosialisasi ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar terimplementasi dalam keseharian siswa.

Thumbnail
4 months ago
“KKM FITK UIN Malang Sukses Dampingi Siswa MAN 2 Gresik di Lomba Khitobah Provinsi, Dari Pembinaan Menuju Podium Juara”

AWWALIYATUL HIKMAH

*“KKM FITK UIN Malang Sukses Dampingi Siswa MAN 2 Gresik di Lomba Khitobah Provinsi, Dari Pembinaan Menuju Podium Juara”* FITK -  Lebih dari sekadar kemenangan, pengalaman ini juga mengajarkan bahwa potensi akan berkembang ketika dipertemukan dengan lingkungan yang mendukung dan orang-orang yang mau membersamai prosesnya. Kepercayaan diri yang dulu terasa sulit tumbuh, kini perlahan berubah menjadi keberanian untuk tampil dan bersinar. Kehadiran mahasiswa KKM FITK UIN Malang di MAN 2 Gresik tidak hanya menjalankan program pengabdian masyarakat, tetapi juga meninggalkan semangat baru bagi para siswa untuk terus bermimpi dan berprestasi.  --- *Selengkapnya di:* https://fitk.uin-malang.ac.id/kkm-fitk-uin-malang-sukses-dampingi-siswa-man-2-gresik-di-lomba-khitobah-provinsi-dari-pembinaan-menuju-podium-juara/ ________________________ *Find us on:* Instagram : *fitkuinmlg* Tiktok : *fitk.uinmalang* Youtube : *fitkuinmlg*