Thumbnail
8 months ago
Peduli Mental Anak, Pelaksanaan Pelatihan Guru Pengajar oleh Mahasiswa KKM 126 Jikarsa dalam Meningkatkan Keterampilan dalam Mengajar

FUJI NUR RIZQI AMELIA

Pelatihan guru pengajar dengan tema “Penanganan Psikologis Anak dalam Mengajar” yang dilaksanakan pada 24 Januari 2026 di Balai RW 08 Tlogomas oleh mahasiswa KKM 126 UIN Malang dihadiri oleh guru-guru TPQ setempat dengan narasumber yang luar biasa yakni Ibu Muallifah M.Si selaku Dosen Psikologi UIN Malang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengajar mengenai pentingnya aspek psikologis anak dalam proses belajar, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga pada kondisi mental dan emosional anak. Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKM menyampaikan materi mengenai cara mengenali kondisi psikologis anak, seperti tingkat konsentrasi, motivasi, dan emosi. Guru-guru TPQ diajak memahami bahwa setiap anak memiliki karakter berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pengajaran yang variatif. Metode yang disampaikan antara lain penggunaan permainan edukatif, cerita, serta pemberian motivasi sederhana untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hasil dari sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai pentingnya penanganan psikologis anak. Guru menyadari bahwa pola asuh dan komunikasi positif sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Selain itu, mereka memperoleh strategi praktis seperti ice breaking, reward sederhana, dan teknik mengelola kelas dengan empati. Diskusi interaktif juga memperlihatkan antusiasme guru dalam berbagi pengalaman nyata yang mereka hadapi di kelas.   Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi guru TPQ. Dengan bekal pengetahuan baru, guru berkomitmen untuk menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan belajar sehari-hari. Diharapkan, pembelajaran di TPQ tidak hanya menghasilkan anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang sehat dan percaya diri.

Thumbnail
8 months ago
Eksplorasi Sistem Pengajaran Sekolah dan Madrasah sebagai Dasar Perencanaan Program Mengajar Mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM-Mandiri) Kelompok 180

AZZAHRA LULU ALIFIYAH

Pada tanggal 25–29 Desember 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM-Mandiri) Kelompok 180 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, melaksanakan kegiatan eksplorasi sistem pengajaran di Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dilakukan di dua sekolah dasar, yaitu SDN 1 Sidem dan SDN 2 Sidem, serta dua lembaga pendidikan keagamaan, yakni Madrasah Diniyah Raudlatut Thullab dan TPQ Al Falah. Kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan program mengajar dan bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai sistem pembelajaran yang diterapkan di masing-masing satuan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi dilakukan melalui konsultasi dan diskusi dengan pihak sekolah dan madrasah, khususnya kepala sekolah dan guru. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menggali informasi terkait kurikulum yang digunakan, metode pembelajaran, sistem evaluasi, serta pengaturan jadwal pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran guna memahami karakteristik peserta didik dan dinamika kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa sistem pengajaran di SDN 1 Sidem, SDN 2 Sidem, Madrasah Diniyah Raudlatut Thullab, dan TPQ Al Falah memiliki karakteristik yang beragam sesuai dengan tujuan dan pendekatan pendidikan masing-masing lembaga. Perbedaan tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan program mengajar agar kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM-Mandiri Kelompok 180 dapat disesuaikan secara kontekstual dan berjalan secara efektif. Melalui kegiatan eksplorasi sistem pengajaran ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun program mengajar yang terarah, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan sekolah dan madrasah di Desa Sidem. Selain memberikan kontribusi positif bagi proses pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami praktik pendidikan secara nyata serta meningkatkan kemampuan perencanaan pembelajaran berbasis kondisi lapangan.

Thumbnail
8 months ago
Edukasi dan Aksi Partisipatif dalam Pengelolaan Sampah di Dusun Duren Desa Dawuhan

PHAHD MUHAMMAD REXI KUNCORO. A

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 93 Kalventra Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat Dusun Duren, Desa Dawuhan. Kegiatan ini mengusung tema "Edukasi dan Aksi Partisipatif dalam Pengelolaan Sampah" sebagai langkah awal dalam menyampaikan dan menyamakan informasi terkait program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Duren. Sosialisasi menjadi tahapan penting untuk membangun pemahaman bersama antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat, sekaligus menjalin koordinasi agar seluruh program kerja dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan program kerja KKM 93 Kalventra serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM 93 Kalventra memaparkan tiga program kerja utama yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, yaitu Program Bank Sampah, Program Hidroponik, dan Program Pembuatan Kompos. Program Bank Sampah diperkenalkan sebagai upaya pengelolaan sampah anorganik dengan cara memilah dan mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli terhadap pemilahan sampah serta menjadikan sampah sebagai sumber daya yang bermanfaat. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan Program Hidroponik sebagai alternatif metode bercocok tanam yang efisien dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi pemanfaatan lahan terbatas sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Program kerja lainnya adalah pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah organik sekaligus menghasilkan pupuk alami yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian maupun tanaman rumah tangga. Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi dan sesi tanya jawab antara mahasiswa KKM dan masyarakat. Antusiasme masyarakat Dusun Duren terlihat dari partisipasi aktif dalam memberikan tanggapan serta dukungan terhadap program-program yang akan dijalankan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKM 93 Kalventra berharap dapat membangun sinergi yang baik dengan masyarakat Dusun Duren, Desa Dawuhan. Dengan mengedepankan edukasi dan aksi partisipatif, program Bank Sampah, Hidroponik, dan Pembuatan Kompos diharapkan mampu memberikan dampak positif serta mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.  

Thumbnail
8 months ago
Keikutsertaan Kelompok KKM Svarnanta 17 dalam Kegiatan Keagamaan Burdah sebagai Upaya Menjalin Silaturahmi dengan Warga Setempat

KHURIL NISWATUL WAHIDAH

Mahasiswi Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Svarnanta 17 berperan aktif dalam mengikuti kegiatan burdah yang diselenggarakan secara rutin satu bulan sekali di lingkungan RW 06. Kegiatan burdah ini merupakan agenda keagamaan masyarakat yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap shalawat Nabi Muhammad SAW serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Pelaksanaan kegiatan burdah dilaksanakan setelah waktu salat Maghrib hingga selesai salat Isya. Adapun tempat pelaksanaan kegiatan bersifat fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi serta kesepakatan masyarakat setempat, baik yang bertempat di rumah warga maupun di fasilitas umum di lingkungan RW 06. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan suasana yang tertib dan khidmat, serta melibatkan mahasiswi Kelompok KKM Svarnanta 17 sebagai bagian dari peserta kegiatan. Ustadzah Li'anah selaku pemimpin kegiatan burdah menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. la menyampaikan, "Semoga melalui kegiatan burdah ini, kita diberikan ketenangan hati serta memperoleh syafa'at Nabi Muhammad SAW." Keikutsertaan mahasiswi Kelompok KKM Svarnanta 17 dalam kegiatan burdah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswi untuk menjalin silaturahmi serta memperkuat hubungan antara Kelompok KKM Svarnanta 17 dan masyarakat di lingkungan RW 06 selama pelaksanaan program pengabdian.

Thumbnail
8 months ago
https://arutalapratista.blogspot.com/

SYIFA`A QONI`AH HUSNIA

https://arutalapratista.blogspot.com/

Thumbnail
8 months ago
Edukasi Lingkungan Sejak Dini, KKM UIN Malang Kelompok 181 Candranawasena Pasang Papan Informasi “Tahukah Anda Berapa Lama Sampah Terurai?”

WAHYU FATHIN ALANA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Malang Kelompok 181 Candranawasena melaksanakan salah satu program kerja bertema kepedulian lingkungan melalui pembuatan dan pemasangan papan informasi sampah bertajuk “Tahukah Anda Berapa Lama Sampah Terurai?”. Program ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sederhana namun berdampak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai bahaya sampah anorganik yang sulit terurai.     Papan informasi tersebut berisi penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai di alam. Beberapa contoh yang dicantumkan di dalam papan informasi antara lain styrofoam yang tidak dapat terurai, botol plastik yang membutuhkan waktu sekitar 450 tahun, kaleng yang membutuhkan waktu sekitar 200 tahun, kemasan sachet sekitar 20 tahun, serta puntung rokok yang membutuhkan waktu sekitar 12 tahun untuk terurai.     Melalui informasi tersebut, mahasiswa KKM berharap masyarakat dapat memahami bahwa sampah yang terlihat kecil dan sepele ternyata memiliki dampak besar bagi lingkungan dalam jangka panjang. Edukasi ini juga menjadi pengingat agar masyarakat mulai membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, serta mendukung kegiatan pemilahan dan pengelolaan sampah.     Program kerja papan informasi ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKM Kelompok 181 Candranawasena dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di Dusun Jambangan. Dengan adanya papan edukasi tersebut, diharapkan masyarakat lebih sadar bahwa menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan bijak adalah tanggung jawab bersama demi kelestarian lingkungan yang lebih baik.