Thumbnail
3 months ago
Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten

CELINE NAWANG PUTRI

MALANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1). Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari. Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama. Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka. Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini.   Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten   Kreator: Afiq Muhammad   Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com   Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten   Kreator: Afiq Muhammad   Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com  

Thumbnail
3 months ago
Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten

ZIDAN FIRDAUS TIRTA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1). Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari. Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama. Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka. Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini. https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten

Thumbnail
3 months ago
PERINGATAN ISR' MI'RAJ MAHASISWA KKM 56 DESA JEDONG GELAR LOMBA RELIGI DI DUSUN JATEN

DILLA ROFIQIYA

MALANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 sukses menyelenggarakan rangkaian lomba religi dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan yang ditujukan bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) ini dilaksanakan di Dusun Jaten, Desa Jedong, Malang, pada Jumat (16/1).   Berpusat di Masjid Rokhmatul Barokah, acara ini mengusung misi untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Sebanyak lebih dari 40 peserta, mulai dari jenjang pra-sekolah hingga SMP, tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari.   Ketua KKM 56, Zidan Firdaus Tirta, bersama Ketua Pelaksana, Fachreza Fidzi Kutachi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, mereka memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat dalam belajar agama.   Ada tiga kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai kaligrafi. Kemeriahan tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari para ibu dan wali murid yang hadir memberikan dukungan. Para pengajar TPQ setempat pun turut mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak didik mereka. Rangkaian acara diawali dengan lomba adzan dan mewarnai kaligrafi yang berlangsung khidmat namun meriah. Sebagai penutup, lomba hafalan surah pendek menjadi kompetisi terakhir sekaligus menandai berakhirnya perayaan Isra Miraj yang digelar oleh mahasiswa KKM 56 di Desa Jedong tahun ini.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten   Kreator: Afiq Muhammad       Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Peringati Isra' Mi'raj, Mahasiswa KKM 56 Desa Jedong Gelar Lomba Religi di Dusun Jaten", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/afiqmuhammad2970/696a340bed64151d3b67a613/peringati-isra-mi-raj-mahasiswa-kkm-56-desa-jedong-gelar-lomba-religi-di-dusun-jaten   Kreator: Afiq Muhammad       Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
3 months ago
Dari Bambu menjadi Rupiah: Kegiatan Ekonomi Kreatif Industri Tusuk Sate di Desa Pakiskembar

YASMIN NUR AZIZAH

Desa Pakiskembar, yang terletak di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, mungkin tampak seperti pedesaan pada umumnya di Jawa Timur. Namun dibalik desa yang asri tersebut terdapat industri kecil (home industry) di dusun Jambon desa pakiskembar yaitu pembuatan tusuk sate, yang telah memasok kebutuhan lokal hingga merambah ke luar kota. Industri ini bukan sekedar usaha sampingan, melainkan urat nadi ekonomi yang menghidupkan ratusan kepala keluarga di sana. Pak Yeto pengusaha tusuk sate di Pakiskembar yang memulai usahanya sejak tujuh tahun lalu. Awalnya, pembuatan tusuk sate dilakukan secara manual dengan alat seadanya, namun seiring berjalannya waktu pak Yeto mulai beralih ke mekanisasi dan mengimpor alat dari Thailand sehingga dapat membantu mempermudah pekerja dalam bekerja. Dengan banyaknya permintaan pasar terutama dari pedagang sate ayam, sate kambing, hingga jajanan kekinian seperti froozen food dan cilok. Pak Yeto berinisiatif untuk membuat mesin sendiri dengan mempertimbangkan pengeluaran anggaran dalam pembelian mesin poles impor dengan membuat mesin poles sendiri. Keberhasilan tusuk sate pak yeto terletak pada keuletannya dalam mempromosikan tusuk sate miliknya dan tidak luput dengan pemilihan bahan baku serta ketelitian prosesnya. Industri tusuk sate ini menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusf. Tidak hanya pemilik usaha yang diuntungkan, tetapi juga warga sekitar melalui sistem padat karya. Banyak ibu rumah tangga di dusun jambon yang mengisi waktu luang mereka dengan membantu proses penyortiran dan pengemasan. Pekerjaan ini memungkinkan mreka tetap berada di rumah sambil mendapatkan penghasila tambahan untuk membantu biaya sekolah anak atau kebutuhan dapur. Industri ini adalah bukti nyata bagaimana sebuah desa mampu mandirisecara ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam dan kreativitas. Meskipun terlihat sederhana, tusuk sate adalah komponen penting dalam kuliner Indonesia yang tak lekang oleh waktu. (Redaksi Sadyacara kel.80 KKM UIN Malang)

Thumbnail
3 months ago
Menanamkan Kesadaran Anti Bullying Sejak Dini di MI Roudlotul Nasyi'in

M RAIHAN FAUZI

  Bullying masih menjadi isu yang sering dianggap sepele, terutama di lingkungan anak-anak. Padahal, dampaknya bisa sangat besar terhadap perkembangan mental dan sosial mereka. Berangkat dari kepedulian tersebut, kami, Kelompok 91 KKM Reguler Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, mengadakan Seminar Anti Bullying di MI Roudlotul Nasyi'in pada 31 Januari 2026.   Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6. Tujuan utama dari seminar ini adalah memberikan pemahaman sejak dini mengenai apa itu bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang dapat dirasakan oleh korban maupun pelaku.   Dalam sesi pemaparan materi, kami menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Contoh-contoh yang digunakan pun diambil dari situasi yang dekat dengan keseharian mereka. Agar suasana tetap interaktif, kegiatan dikemas dengan tanya jawab dan diskusi ringan sehingga anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga berani menyampaikan pendapat.   Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi konseling bagi anak-anak. Pada sesi ini, siswa diberikan ruang untuk bercerita dan mengungkapkan perasaan mereka terkait pengalaman di sekolah maupun pertemanan. Beberapa anak terlihat antusias dan mulai terbuka, menunjukkan bahwa ruang aman untuk berbicara sangat dibutuhkan oleh mereka.   Melalui kegiatan ini, kami menyadari bahwa edukasi anti bullying tidak cukup hanya dengan penyampaian materi, tetapi juga membutuhkan pendekatan yang empatik dan berkelanjutan. Anak-anak perlu didampingi agar mampu memahami nilai saling menghargai dan peduli terhadap sesama.   Kami berharap Seminar Anti Bullying ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah, aman, dan bebas dari perundungan. Bagi kami sebagai mahasiswa KKM, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan arti pengabdian serta pentingnya kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Thumbnail
3 months ago
One Day One Juz

TISYA APRILINA ARDIAN PUTRI

(31 Desember 2025 – Masjid Ar-Ridlo Blimbing) Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang kembali memberikan kesempatan kepada kami untuk terus istiqomah dalam program One Day One Juz di Masjid Ar-Ridlo, Blimbing. Hari ini merupakan hari ke-empat, dimana fokus bacaan kami berada pada Juz 4, dimulai dari:   ? QS. An-Nisa ayat 24:   ۞ وَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ النِّسَاۤءِ اِلَّا مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْۚ كِتٰبَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْۚ وَاُحِلَّ لَكُمْ مَّا وَرَاۤءَ ذٰلِكُمْ اَنْ تَبْتَغُوْا بِاَمْوَالِكُمْ مُّحْصِنِيْنَ غَيْرَ مُسٰفِحِيْنَۗ فَمَا اسْتَمْتَعْتُمْ بِهٖ مِنْهُنَّ فَاٰتُوْهُنَّ اُجُوْرَهُنَّ فَرِيْضَةًۗ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيْمَا تَرَاضَيْتُمْ بِهٖ مِنْۢ بَعْدِ الْفَرِيْضَةِۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا حَكِيْمًا ۝٢٤   Sama seperti sebelumnya, kegiatan dimulai tepat pukul 05.00 WIB melalui speaker masjid, sebagai bagian dari ikhtiar menghidupkan kembali semangat Al-Qur’an di lingkungan masjid dan masyarakat sekitar. Suara lantunan ayat suci mengalir perlahan, menjadi pengingat bagi kami semua bahwa hidayah itu sering kali datang dalam bentuk yang sederhana—salah satunya dari ayat yang terdengar setiap pagi.