Thumbnail
8 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Seminar Moderasi Beragama dan Anti-Bullying di SMA Plus Darussalam

SILVIA EKA ARIESTA

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertugas di Desa Turirejo menggelar kegiatan seminar di SMA Plus Darussalam pada Jumat, 9 Januari 2026. Seminar ini mengangkat tema "Membangun Sikap Moderat dan Etika Sosial dalam Kehidupan Remaja." Kegiatan seminar tersebut bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya moderasi beragama serta menumbuhkan kesadaran akan bahaya perilaku bullying di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya memberikan edukasi kepada para siswa agar mampu bersikap saling menghargai, toleran, dan beretika dalam kehidupan sosial sehari-hari. Dalam pemaparannya, mahasiswa KKM menekankan bahwa moderasi beragama merupakan sikap tengah yang mengedepankan keseimbangan, saling menghormati, dan menolak segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. Selain itu, isu bullying juga menjadi perhatian utama, mengingat dampaknya yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan perkembangan sosial remaja. Para siswa SMA Plus Darussalam tampak antusias mengikuti seminar tersebut. Mereka diajak untuk berdiskusi, memahami contoh-contoh perilaku moderat, serta mengenali bentuk-bentuk bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Kegiatan seminar ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM UIN Malang dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah. Diharapkan, melalui seminar ini para siswa mampu menerapkan sikap moderat, menjunjung etika sosial, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

Thumbnail
8 months ago
Awal Perjalanan dari Pengabdian KKM Arthaswara 52 dan Arunika 95 Di Desa Slamparejo Resmi Digelar Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Awal Perjalanan dari Pengabdian KKM Arthaswara 52 dan Arunika 95 Di Desa Slamparejo Resmi Digelar"

MAISUN

Pembukaan KKM UIN Malang Digelar di Desa Slamparejo Malang - Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dibuka pada Selasa, 24 Desember, bertempat di Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan rangkaian program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Slamparejo. Pembukaan KKM tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Slamparejo, Wahyudi, S.H., M.M., Sekretaris Desa Slamparejo, Imam Supriyono, S.E., serta Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Shofil Fikri, S.S., M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa UIN Malang yang tergabung dalam Kelompok 52 Arthaswara dan Kelompok 95 Arunika, terdiri atas 18 mahasiswi dan 11 mahasiswa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Slamparejo menyampaikan harapan agar para mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik selama melaksanakan KKM di desanya. Ia menyebutkan bahwa Desa Slamparejo memiliki karakteristik wilayah yang berdampingan dengan kawasan peternakan sapi. Wahyudi juga menyampaikan candaan kepada para mahasiswa agar merasa betah selama menjalani KKM. Ia bergurau agar para mahasiswa tidak hanya membawa pengalaman dan ilmu, tetapi juga membawa "warga lokal" saat kembali ke kampus. Sementara itu, Dr. Shofil Fikri selaku Dosen Pembimbing Lapangan berharap mahasiswa dapat menjalankan seluruh program KKM dengan penuh tanggung jawab serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Dengan digelarnya pembukaan ini, mahasiswa Kelompok Arthaswara 52 dan Arunika 95 resmi memulai pelaksanaan KKM di Desa Slamparejo dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.  Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI   Lihat Sociocultural Selengkapnya KAMU PASTI SUKA! Pentingnya Melatih dan Memandu Anak Bertanya sejak Kecil Dari Sydney hingga New York: Dunia Menyambut tahun Baru 2026 dalam Cahaya, Harapan, dan Refleksi Hujan Hampir Setiap Hari, Desa Kami Aman KONTEN SPONSOR Hobi 'Menjadi Kuda' yang Viral: Sebuah Simbol Ekspresi Diri? Terungkap Momen Memalukan Wendy Walters Saat Konflik Reza Arap Daftar Komedian Ini Khusus buat yang Dijamin Bikin Ngakak Banget! Orang No. 1 yang Disuntik Sinovac di Indonesia bukan Sembarangan! BERI NILAI Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini? AKTUAL BERMANFAAT INSPIRATIF MENARIK MENGHIBUR UNIK   Widodo Antonius MENARIK BERI KOMENTAR Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE KIRIM Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar! Tag: desa kkm mahasiswa humaniora sosbud RESPONS : 0 POPULERREKOMENDASI   1 Unggah Ungguh Basa Jawa Ratna Palupi  Dibaca 222 2 Kesibukan Pagi di Stasiun Serang Banten AKIHensa    Dibaca 207 3 Apa Makna dari Walk For Peace di Amerika Serikat? Willi Andy    Dibaca 124 4 Aroma Balas Dendam di Laga Atletico Madrid vs Barcelona Leg 1 Semifinal Copa del Rey 13 Februari 2026 Pukul 03.00 WIB Ini Prediksinya Syaiful W HARAHAP  Dibaca 123 5 'Di Bawah Langit Ampunan' Feddy WS  Dibaca 118 Selengkapnya NILAI TERTINGGI Granfluencer Beraksi, Lansia Masa Kini Tak Gaptek Lagi Irwan Rinaldi Sikumbang     Cinta, Privasi, dan Batas yang Terlupakan Tuhombowo Wau     Cuplikan Perjalanan Selama 3 Minggu Offline (seri ke 5) Roselina Tjiptadinata     Background Jurusan Bahasa dan Jurusan Ilmu Exacta, Profesi Pengusaha Apa Nggak Keliru? TJIPTADINATA EFFENDI   TERBARU Sesekali Pamer Pasangan, Kenapa Tidak? Ini Batas Sehatnya Fransisca Dafrosa  0 Hoki Es Olimpiade 2026: Dingin, Panas, dan Politik Global II Feddy WS 0 Bitcoin Bukan Emas Digital? Lebih Mirip Saham Teknologi? Tiyarman Gulo  0 Siswa Kelas IXA MTsN 6 Bantul Unggah Video Ujian Praktik Bahasa Indonesia susi puspita sari 0 Mengapa Kebutuhan Akademisi Terhadap Jasa Publikasi Jurnal Terus Meningkat di Era Global Muhammad aad adji judin 0 ARTIKEL UTAMA Ketakutan Kematian yang Senyap di Era Digital Loneliness Siska Fajarrany  85 Inovasi Beternak ala Orang Kantor agus hendrawan  128 Museum Batiwakkal Berau: Dari Urusan Persalinan hingga Persenjataan dan Kekuasaan Nurul Chojimah 164 Mengumbar Kemesraan di Media Sosial, Apa Perlu? Kompasiana  164 Saya Kembali ke Ulangan Lisan Junjung Widagdo  162   TENTANG KOMPASIANA SYARAT DAN KETENTUAN FAQ KOMPASIANA TUTORIAL PRIVACY & POLICY BANTUAN Penghargaan dan Sertifikat: Untuk pengajuan iklan dan kerja sama bisa menghubungi: kerjasama@kompasiana.com Kunjungi Mediakit Kompasiana di sini Programmatic partnership programmatic.team@kgmedia.id K-Rewards Infinite Kilas Balik Narativ The Series Ramadan © 2026 KOMPASIANA.COM. A SUBSIDIARY OF KG MEDIA. ALL RIGHTS RESERVED NULIS 1 0 x    Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Awal Perjalanan dari Pengabdian KKM Arthaswara 52 dan Arunika 95 Di Desa Slamparejo Resmi Digelar", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/sakinaasn0564/694e06b7c925c47abc5fe752/awal-perjalanan-dari-pengabdian-kkm-arthaswara-52-dan-arunika-95-di-desa-slamparejo-resmi-digelar Kreator: Sakinaasn Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
8 months ago
Sambut Mahasiswa KKM ARKANASVARA 26, Takmir Masjid Noor Harapkan Inovasi Dari Mahasiswa

GUNTUR ADI PANGESTU

https://arkanasvara26.blogspot.com/2026/01/sambut-mahasiswa-kkm-arkanasvara-26.html Malang – Takmir Masjid Noor yang berlokasi di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, secara resmi menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Kelompok 26, yang mengusung nama ARKANASVARA. Kegiatan penerimaan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2025, bertempat di Masjid Noor, dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh kekeluargaan bersama jajaran pengurus masjid. Mahasiswa KKM ARKANASVARA 26 hadir didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan, Ibu Siti Fatimah, yang secara langsung memperkenalkan seluruh anggota kelompok kepada pengurus Masjid Noor. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan KKM merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya di lingkungan masjid dan warga sekitar. Dalam sambutannya, perwakilan Takmir Masjid Noor menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif melalui program-program inovatif yang bersifat edukatif, religius, dan sosial kemasyarakatan. “Kami berharap mahasiswa KKM ARKANASVARA 26 dapat menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif, terutama dalam upaya memakmurkan masjid, meningkatkan partisipasi jamaah, serta mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Masjid Noor,” ujar salah satu pengurus masjid. Sementara itu, mahasiswa KKM ARKANASVARA 26 menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan takmir masjid dan masyarakat Kelurahan Sukoharjo. Sejumlah program kerja telah disusun dengan fokus pada bidang keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat. Pelaksanaan KKM ARKANASVARA 26 direncanakan berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan masjid serta program sosial kemasyarakatan. Ibu Siti Fatimah juga menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara mahasiswa, pengurus masjid, dan masyarakat selama pelaksanaan KKM. Menurutnya, keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari dampak positif dan keberlanjutan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.   Dengan diterimanya mahasiswa KKM ARKANASVARA 26 di Masjid Noor, diharapkan dapat terjalin sinergi yang harmonis antara institusi pendidikan dan masyarakat, serta lahir berbagai inovasi yang bermanfaat bagi umat dan lingkungan sekitar.

Thumbnail
8 months ago
Menyemai Cahaya Ilmu di TPQ Masjid Nurul Jihad

ELVIRA TUKHFA ELIVANA CAMILA

Program kerja mengajar di TPQ Masjid Nurul Jihad menjadi ruang pengabdian yang sarat makna dan nilai spiritual. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat setiap minggunya, sebagai wujud komitmen untuk turut serta membina generasi Qur’ani sejak usia dini. Setiap pertemuan tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Kebersamaan bersama anak-anak TPQ menghadirkan semangat yang luar biasa. Program pelatihan qiro’ah menjadi salah satu fokus utama, di mana anak-anak dibimbing untuk membaca Al-Qur’an dengan lebih baik, tartil, dan penuh penghayatan. Dengan pendampingan yang sabar dan konsisten, perlahan anak-anak menunjukkan perkembangan dalam kelancaran membaca, keberanian melafalkan ayat, serta meningkatnya rasa percaya diri saat tampil di hadapan teman-temannya.

Thumbnail
8 months ago
Seminar Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi dan Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Nglebeng

FALBIANZA

Pada tanggal 25 Januari 2026, di Balai Desa Nglebeng, Kelompok KKM Universitas Islam Negeri Malang Darmabaksya 190 mengadakan seminar pariwisata bertema “Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi dan Partisipasi Masyarakat.” Seminar ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kesadaran sumber daya manusia (SDM) terkait peran mereka dalam pengelolaan dan keberlanjutan wisata di Kecamatan Nglebeng. Kecamatan Nglebeng sendiri memiliki potensi wisata pantai yang indah dan menjadi daya tarik utama daerah tersebut. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh kesiapan masyarakat dalam mengelolanya secara profesional dan berkelanjutan. Seminar ini dihadiri oleh Ketua Pokdarwis beserta wakil, kepala dusun, serta para pelaku UMKM dari sektor wisata setempat. Kegiatan menghadirkan Ibu Ririn Setyo Widihastutik, S.Pd., Ketua Pengelola Desa Wisata sekaligus pendamping desa wisata yang telah mengantarkan beberapa desa masuk dalam kategori 100, 300, dan 500 terbaik nasional. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa SDM merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan dan keberlanjutan pariwisata. Menurutnya, potensi alam yang baik tidak akan berkembang tanpa pengelolaan yang didukung oleh kemampuan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan soft skill, seperti kemampuan berbahasa dan peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, mahasiswa KKM turut menyusun peta potensi wisata yang dapat menjadi acuan bagi pengembangan wisata di Kecamatan Nglebeng ke depan.

Thumbnail
8 months ago
Kunjungann Lapangan Dalam Mendukung Evaluasi dan Berkelanjutan Program KKM Uin Malang

NIA RAMADHANI

Pengabdian kepada masyarakat dalam kerangka Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tidak hanya bertumpu pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga pada proses pendampingan akademik yang berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ke posko KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 38 menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pelaksanaan pengabdian di Desa Wonomulyo.                                                            Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai agenda bimbingan dan koordinasi antara DPL dan mahasiswa. Kehadiran DPL di posko bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud komitmen institusi dalam menjaga integritas akademik, efektivitas program, serta etika sosial selama masa pengabdian berlangsung. Interaksi langsung di lapangan memungkinkan evaluasi yang lebih komprehensif terhadap dinamika yang dihadapi mahasiswa. Dosen Pembimbing Lapangan KKM Kelompok 38, Kivah Aha Putra, M.Pd.I., memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan program kerja, penguatan koordinasi internal tim, serta penyesuaian pendekatan terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam sesi bimbingan tersebut, mahasiswa memaparkan perkembangan kegiatan, capaian yang telah diraih, serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung secara dialogis, mencerminkan relasi akademik yang partisipatif dan konstruktif. Secara konseptual, kunjungan DPL memiliki fungsi supervisi akademik dan penguatan kapasitas mahasiswa. Supervisi ini penting untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan selaras dengan tujuan pembelajaran berbasis pengabdian (service learning), yakni integrasi antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di masyarakat. Dengan demikian, KKM tidak semata menjadi ruang implementasi program, tetapi juga wahana refleksi kritis dan pengembangan kompetensi sosial. Selain aspek akademik, kunjungan tersebut juga memperkuat soliditas tim. Arahan yang diberikan DPL mendorong mahasiswa untuk meningkatkan koordinasi, memperjelas pembagian tugas, serta menjaga komunikasi yang efektif, baik di internal kelompok maupun dengan perangkat desa dan masyarakat. Penguatan ini menjadi krusial dalam menjaga keberlanjutan dan kualitas pelaksanaan program kerja. Dalam perspektif kelembagaan, kehadiran DPL di posko menunjukkan akuntabilitas institusi perguruan tinggi terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa. Pendampingan lapangan menjadi mekanisme kontrol sekaligus pembinaan, sehingga mahasiswa tetap berada dalam koridor etika, profesionalitas, dan tanggung jawab sosial. Proses ini menegaskan bahwa pengabdian bukan aktivitas individual, melainkan bagian dari sistem pendidikan tinggi yang terstruktur. Kunjungan DPL juga menghadirkan ruang refleksi bagi mahasiswa untuk mengevaluasi pendekatan yang telah digunakan dalam berinteraksi dengan masyarakat. Evaluasi ini mencakup efektivitas komunikasi, sensitivitas budaya, serta keberlanjutan program yang dirancang. Dengan adanya umpan balik langsung dari DPL, mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih objektif dalam menilai kinerja mereka. Secara keseluruhan, kunjungan dan bimbingan DPL ke posko KKM Kelompok 38 menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pengabdian. Bimbingan tersebut tidak hanya mempertegas arah program, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap aktivitas di lapangan merupakan bagian dari proses pembelajaran akademik yang holistik. Melalui pendampingan yang intensif dan koordinasi yang terstruktur, mahasiswa KKM UIN Malang semakin memahami bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari kualitas refleksi, kedewasaan sikap, dan komitmen etis yang menyertainya. Di sanalah esensi KKM sebagai jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial menemukan maknanya. Kata Kunci KKM UIN Malang Kunjungan DPL Bimbingan Lapangan Pengabdian Masyarakat Desa Wonomulyo