Thumbnail
3 months ago
Semarak Lomba Isra' Mi'raj di Desa Sukolilo Bersama KKM UIN Malang Kelompok 88

ALI MURTADHO

Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 88 menggelar serangkaian kegiatan lomba edukatif dan religius di Desa Sukolilo. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat keislaman, kreativitas, serta keberanian anak-anak dalam mengekspresikan diri. Acara ini diikuti oleh anak-anak dari berbagai TPQ  se-Sukolilo dengan penuh antusias. Sejak pagi hari, suasana di balai desa sudah dipenuhi keceriaan para peserta yang datang bersama orang tua dan pendamping. Dengan mengusung semangat "Mengetuk Pintu Langit, Menanam Kebaikan di Bumi", kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter Islami. Adapun jenis lomba yang diselenggarakan antara lain Fashion Show Busana Muslim, Da'i Cilik, Menggambar dan Mewarnai, dan Cerdas Cermat Islami. Pada lomba fashion show, para peserta tampil percaya diri dengan busana muslim terbaik mereka. Lomba da'i cilik menjadi wadah bagi anak-anak untuk berlatih berdakwah sejak dini dengan menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Sementara itu, lomba menggambar memberi ruang bagi peserta untuk menuangkan imajinasi mereka tentang nilai-nilai Islam dan peristiwa Isra' Mi'raj melalui karya seni. Lomba cerdas cermat Islami pun tak kalah seru, menguji pengetahuan peserta tentang akidah, ibadah, dan sejarah Islam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh semangat kebersamaan. Mahasiswa KKM Kelompok 88 berperan aktif sebagai panitia, juri, dan pendamping peserta. Dukungan dari perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para orang tua turut menyukseskan acara ini. Melalui kegiatan ini, KKM UIN Malang Kelompok 88 berharap anak-anak Desa Sukolilo tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam meningkatkan keimanan, keberanian, dan kreativitas. Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini.

Thumbnail
3 months ago
Jalan sehat pagi bersama CJH (Calon Jemaah Haji)

SALSA BILLA DWI AZZAHRO

Salah satu momen paling berkesan selama kegiatan KKM adalah Intervensi dengan Jalan sehat pagi bersama CJH di area persawahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari dengan suasana yang sejuk dan penuh kebersamaan. Jalan sehat tidak hanya menjadi sarana olahraga ringan, tetapi juga untuk membangun bonding antara calon jemaah dan mahasiswa KKM. Yang membuat kegiatan ini semakin menarik adalah saat kami diajak berhenti sejenak di area persawahan untuk memetik sayuran hijau secara langsung. Hamparan sawah yang luas dan hijau memberikan suasana yang menenangkan, sekaligus menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. CJH tampak antusias dan penuh semangat, sambil berbincang ringan dan berbagi cerita selama kegiatan berlangsung. Melalui jalan sehat ini, kami belajar bahwa menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama-sama. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan menambah kedekatan dengan CJH.

Thumbnail
3 months ago
Tiga Puluh Hari Bersama Calon Jamaah Haji

IMROATUL ALFI ROSYIDAH

Selama 30 hari pelaksanaan KKM HIPE, kami mendapat kesempatan untuk mendampingi calon jamaah haji dalam mempersiapkan kesehatan menjelang keberangkatan. Pendampingan ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari olahraga bersama, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, hingga pemberian media edukasi seperti jurnal kesehatan, poster, video, dan buku saku. Setiap agenda yang kami lakukan ditujukan agar para jamaah dapat lebih memahami kondisi tubuhnya sekaligus mulai membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Selama kegiatan KKM HIPE berlangsung, ada banyak momen sederhana yang cukup berkesan bagi kami. Bisanya setelah sesi edukasi dan intervensi selesai, kami duduk bersama sambil berbincang dan saling berbagi cerita. Para calon jamaah menceritakan harapan serta persiapan mereka menjelang keberangkatan, sementara kami mencoba berbagi informasi yang bisa membantu menjaga kesehatan. Bukan hanya jamaah yang belajar dari kami, tetapi kami juga belajar dari semangat, kesabaran, dan kesungguhan mereka. Banyak cerita yang tanpa disadari memberi inspirasi dan menjadi pelajaran berharga yang akan terus kami ingat.

Thumbnail
3 months ago
Program Bimbingan Belajar untuk Siswa SDN Desa Srigading

FATIMATUZ ZAHRO

Sebagai wujud dari kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, Kelompok KKM Dharmayatra 106 melaksanakan program kerja berupa Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Srigading. Program ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKM dalam mendukung proses belajar anak-anak desa secara berkelanjutan. Pendidikan dasar merupakan fondasi yang paling utama dalam membentuk kemampuan akademik dan karakter pada anak. Akan tetapi, dalam praktiknya, tidak semua siswa memiliki kesempatan dalam memperoleh pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah. Keterbatasan waktu belajar, perbedaan tingkat pemahaman siswa, serta minimnya akses bimbingan belajar menjadi tantangan tersendiri bagi siswa siswi SD di Desa Srigading. Berdasarkan kondisi tersebut, Kelompok KKM Dharmayatra 106 menggagas program bimbingan belajar sebagai sarana pendampingan akademik yang bersifat edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Program bimbingan belajar ini bertujuan untuk bisa membantu siswa dan siswi agar lebih memahami materi pelajaran yang telah disampaikan di sekolah, dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar, serta menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa dan siswi dalam proses belajar. Program bimbingan belajar ini dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan mahasiswa KKM Kelompok Dharmayatra 106 sebagai pendamping belajar. Kegiatan ini difokuskan pada mata pelajaran dasar, seperti membacam menulis, berhitung, dan penguatan materi sesuai dengan jenjang kelas masing-masing siswa. Metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif, dengan pendekatan belajar sambil bermain, diskusi ringan, serta latihan soal sederhana. Pendekatan ini bertujuan agar siswa merasa nyaman, tidak tertekan, dan lebih banyak aktif dalam mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Melalui program bimbingan belajar ini, siswa siswi SDN di Desa Srigading menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan. Pendampingan yang diberikan membantu siswa siswi dalam memahami materi pelajaran dengan lebih baik serta meningkatkan semangat belajar mereka. Bagi mahasiswa KKM, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam mengasah kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, serta peran aktif dalam dunia pendidikan masyarakat. Program bimbingan belajar yang dilaksankan oleh Kelompok KKM Dharmayatra 106 ini diharapakan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pendidikan dasar di Desa Srigading. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung bagi generasi penerus bangsa.

Thumbnail
3 months ago
Sosialisasi Digitalisasi UMKM melalui Pendekatan Door to Door di Kelurahan Talun

KHUSNATUN NADA

Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, Kelompok 179 Artana melaksanakan kegiatan KKM Hari 37 berupa sosialisasi program kerja digitalisasi UMKM dengan metode kunjungan langsung secara door to door ke pelaku usaha di Kelurahan Talun. Kegiatan ini menyasar empat UMKM dengan bidang usaha yang berbeda, yaitu UMKM produksi jamur, tempe, marning, dan usaha katering. Pendekatan door to door yang dipilih agar sosialisasi dapat berjalan lebih personal, efektif, serta menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Dalam setiap kunjungan, mahasiswa KKM melakukan pendampingan secara langsung terkait pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam pembuatan dan penggunaan QRIS ( Quick Response Code Indonesian Standard ) sebagai sistem pembayaran non-tunai, serta pengelolaan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dan pemasaran usaha. Sosialisasi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai praktik sederhana agar pelaku UMKM dapat langsung memahami alur penggunaan fitur-fitur digital yang diperkenalkan. Selain itu, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai manfaat digitalisasi dalam meningkatkan kemudahan transaksi, kepercayaan konsumen, serta efisiensi pengelolaan usaha. Melalui interaksi langsung di lokasi usaha masing-masing, mahasiswa KKM memperoleh gambaran nyata mengenai aktivitas produksi dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian program kerja, tetapi juga ruang diskusi untuk saling bertukar pengalaman dan solusi. Yang pasti, melalui sosialisasi digitalisasi UMKM yang dilakukan secara door to door ini, para pelaku usaha di Kelurahan Talun dapat mulai mengadopsi teknologi digital secara bertahap guna mendukung keinginan dan pengembangan usaha mereka di tengah perkembangan ekonomi digital.

Thumbnail
3 months ago
Sosialisasi Stunting dan Parenting melalui Kegiatan Posyandu di Dusun Umbulsari, Desa Kaliasri

ALYANI SYAHIRA

Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Dusun Umbulsari, Desa Kaliasri, menjadi salah satu momentum penting dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penimbangan dan pemeriksaan kesehatan balita, tetapi juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai pencegahan stunting serta pentingnya pola asuh (parenting) yang tepat dalam keluarga. Sejak pagi hari, para ibu hadir bersama anak-anak mereka dengan penuh antusias. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, sehingga Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang belajar bersama bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, para orang tua mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Dalam sosialisasi stunting, disampaikan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dipisahkan dari peran orang tua, khususnya dalam pola pengasuhan anak. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan, serta pemantauan pertumbuhan anak secara rutin melalui Posyandu. Ibu-ibu diajak untuk lebih aktif membawa anak ke layanan kesehatan terdekat sebagai langkah deteksi dini gangguan pertumbuhan. Selain pola asuh, materi sosialisasi juga menekankan pentingnya pola makan yang seimbang dan bergizi bagi anak. Asupan gizi yang cukup dan beragam menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal. Para ibu diberikan pemahaman bahwa kebiasaan makan sehat perlu dikenalkan sejak dini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pola makan yang baik, risiko terjadinya stunting dapat ditekan, sekaligus membantu membentuk kebiasaan hidup sehat dalam keluarga. Aspek sanitasi dan akses terhadap air bersih juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Anak-anak dibiasakan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebagai langkah sederhana menjaga kesehatan. Lingkungan yang bersih turut berperan dalam mencegah penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak. Sosialisasi ini mengingatkan bahwa kesehatan anak tidak hanya ditentukan oleh asupan makanan, tetapi juga oleh kebersihan lingkungan sekitar. Selain kesehatan fisik, sosialisasi parenting juga menyoroti pentingnya stimulasi kognitif dan pendidikan nilai sejak dini. Orang tua diajak untuk membiasakan anak membaca buku cerita, bermain edukatif, serta melibatkan anak dalam aktivitas sederhana di rumah. Melalui kegiatan sehari-hari tersebut, anak dapat belajar nilai kejujuran, tanggung jawab, dan empati yang menjadi fondasi pembentukan karakter di masa depan. Melalui kegiatan Posyandu dan sosialisasi ini, para ibu di Dusun Umbulsari memperoleh pemahaman bahwa tumbuh kembang anak merupakan proses yang saling berkaitan antara kesehatan fisik, emosional, dan lingkungan keluarga. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antar sesama orang tua. Kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting dan penerapan pola parenting yang tepat diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat edukasi keluarga. Dengan sinergi antara masyarakat dan pendamping kegiatan KKM 67, diharapkan anak-anak Desa Kaliasri dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang secara optimal.