SYIFA FIKROH AL-KAAMIL
Kegiatan penguatan literasi dan edukasi sains anak dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Dusun Baba’an, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKM Unggulan Fakultatif 249 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan pengelola TBM, Bapak Muklis, sebagai upaya untuk mengoptimalkan peran TBM sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak.Taman Baca Masyarakat di Dusun Baba’an telah berdiri dan aktif dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Sejak awal berdirinya, TBM ini menjadi tempat belajar alternatif yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk membaca buku dan melakukan kegiatan kreatif seperti mewarnai gambar. Antusiasme anak-anak dalam memanfaatkan TBM tergolong sangat tinggi, serta didukung penuh oleh masyarakat sekitar yang menyambut baik keberadaan TBM sebagai sarana edukasi di lingkungan desa Dalam rangka menguatkan fungsi TBM, mahasiswa KKM Unggulan Fakultatif 249 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang turut berperan aktif dengan memberikan variasi kegiatan edukatif. Mahasiswa KKM hadir sebagai pemateri dan pendamping, khususnya dalam pengenalan sains kepada anak-anak melalui eksperimen sederhana. Salah satu materi yang diberikan adalah praktik membuat gelembung berwarna menggunakan sabun cuci piring, yang dikemas secara menarik dan interaktif.Metode penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan, disertai pendampingan intensif oleh mahasiswa KKM. Dengan gaya penyampaian yang santai dan komunikatif, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan tidak membosankan.Selain penguatan literasi dan sains, mahasiswa KKM juga mengintegrasikan kegiatan menanam sebagai bentuk edukasi lingkungan. Kegiatan menanam dipilih untuk memberikan wawasan kepada anak-anak tentang pentingnya mengenal alam dan proses pertumbuhan tanaman sejak dini. Jenis tanaman yang dikenalkan antara lain bawang dan stroberi. Dalam kegiatan ini, anak-anak berperan langsung sebagai pelaksana, mulai dari menanam hingga mempraktikkan cara perawatan sederhana. Integrasi antara kegiatan membaca, eksperimen sains, dan menanam memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga melalui praktik langsung di luar ruangan. Respons anak-anak terhadap model pembelajaran ini sangat positif; mereka terlihat senang, antusias, dan lebih aktif dalam mengikuti setiap kegiatan.Kegiatan ini tidak hanya menghidupkan suasana TBM, tetapi juga menjadikannya semakin baik sebagai ruang belajar anak-anak. Harapannya, kegiatan-kegiatan positif seperti literasi, eksperimen sederhana, dan edukasi lingkungan dapat terus dilanjutkan meskipun masa KKM telah berakhir. Peran aktif masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga dan mengembangkan TBM agar tetap menjadi tempat belajar yang bermanfaat.Melalui Taman Baca Masyarakat, anak-anak dapat mengenal berbagai hal baru, belajar sambil bermain, serta menumbuhkan rasa ingin tahu sejak dini. Dengan dukungan semua pihak, TBM diharapkan terus menjadi sarana pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan bagi generasi muda.
WANDA OKTAVIANA RAMADHANI
https://www.kompasiana.com/hurin31681/6965219b34777c470a369d62/uin-malang-berdaya-kolaborasi-dinas-perikanan-dan-karang-taruna-desa-pakis-kembar-kkm-uin-malang-jadikan-sungai-desa-sentra-ekonomi
MAULANA JUNDAN SAJIDAN
Kuliah Kerja Mahasiswa(KKM) bukan hanya sekadar rangkaian program kerja, namun juga sebuah perjalanan pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan realita dalam kehidupan masyarakat secara langsung. Di tengah interaksi, kebersamaan, dan proses pengabdian yang dijalani, KKM menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar memahami, mendengar, dan tumbuh bersama masyarakat desa. Setiap langkah yang ditempuh tidak hanya meninggalkan jejak, tetapi juga memberikan pengalaman yang bermakna dan membentuk cara pandang dan kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Melalui tema "The Journey of KKM Wirasenabadra: Menapaki Kaki Langit Desa Taji-Sebuah Perjalanan Profilisasi dan Harapan", Kelompok Wirasenabadra (Kelompok 167) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang melaksanakan KKM pada periode 28 Desember -4 Februari, mendokumentasikan perjalanan selama pelaksanaan KKM di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Program profilisasi desa dipilih sebagai fokus utama untuk mengenalkan, mengangkat, dan mengembangkan potensi desa, melalui kegiatan pendidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan. https://www.kompasiana.com/kkmwirasenabadra3911/69770c94ed64150a9e7c6a45/the-journey-of-kkm-wirasenabadra-menapaki-kaki-langit-desa-taji-sebuah-perjalanan-profilisasi-dan-harapan
NABILA DIVA WIDA SISWANTO
Dalam rangka mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana ceria di tengah masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan Fun Games pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini diawali dengan senam rutinan hari Minggu yang diikuti oleh masyarakat dan peserta lomba sebagai bentuk pembiasaan hidup sehat sekaligus pemanasan sebelum perlombaan dimulai. Kegiatan senam berlangsung pada pukul 07.00--07.36 WIB dengan suasana yang penuh semangat dan antusias. Setelah itu, acara pembukaan dilaksanakan pada pukul 07.40--07.55 WIB untuk memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pendaftaran peserta lomba dilakukan pada pukul 07.55--08.05 WIB, dilanjutkan dengan pembacaan petunjuk teknis (juknis) pada pukul 08.05--08.10 WIB agar peserta memahami aturan permainan. Panitia kemudian memberikan demonstrasi lomba pada pukul 08.10--08.15 WIB sebagai gambaran pelaksanaan setiap permainan. Rangkaian perlombaan dimulai dengan Lomba Goyang Bola pada pukul 08.15--08.40 WIB, disusul Lomba Sedotan ke Botol pada pukul 08.40--09.02 WIB. Selanjutnya, peserta mengikuti Lomba Estafet Air pada pukul 09.02--09.38 WIB dan Lomba Voli Air sebagai penutup rangkaian lomba yang berlangsung meriah dan penuh tawa. Acara kemudian ditutup pada pukul 09.15--09.25 WIB, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama pada pukul 09.25--09.45 WIB sebagai kenang-kenangan kegiatan. Kegiatan Fun Games ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukatif untuk melatih kekompakan, sportivitas, dan kerja sama tim. Senam rutinan dan perlombaan menjadi bentuk kegiatan positif yang mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
MUHAMMAD FIKRI SOFYAN
Sidodadi, 17 Januari 2026 --- Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Artha Mandala melaksanakan kegiatan pemasangan plang edukasi tentang jenis sampah terurai di Desa Sidodadi pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara merata di tujuh dusun yang ada di Desa Sidodadi, yaitu Dusun Krajan, Dusun Klosot, Dusun Ngandeng, Dusun Pilang, Dusun Gedangan, Dusun Boro, dan Dusun Kalianyar. Pemasangan plang edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah yang dapat terurai secara alami. Melalui plang tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami jenis-jenis sampah organik serta cara pengelolaannya yang ramah lingkungan. Ketujuh dusun dipilih sebagai lokasi pemasangan agar edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Desa Sidodadi. Plang edukasi dipasang di titik-titik strategis yang mudah dilihat dan sering dilalui oleh warga. Melalui kegiatan ini, Kelompok KKM Artha Mandala berharap masyarakat dapat mulai membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan pemasangan plang edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.Dengan adanya plang edukasi jenis sampah terurai tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Sidodadi terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.