NOURLETA FATRIYANTI FAJRIN
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan karakter anak, Kelompok KKM Dharmabhakti 46 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bullying di SDN 1 Kenongo. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang bahaya bullying serta pentingnya sikap saling menghargai di lingkungan sekolah sejak usia dini. Sosialisasi bullying ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026 dan dihadiri oleh siswa dan siswi kelas 5 dan 6 SDN 1 Kenongo. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang tertib, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta. Dalam kegiatan tersebut, anggota KKM Dharmabhakti 46 menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain pemaparan materi, sosialisasi juga dikemas secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para siswa diajak untuk berani menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, serta memahami cara menyikapi dan mencegah tindakan bullying dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pergaulan di sekolah. Anggota KKM Dharmabhakti 46 berperan sebagai fasilitator dan edukator dengan pendekatan yang ramah anak. Melalui komunikasi dua arah, mahasiswa berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga pesan anti bullying dapat diterima dengan baik oleh para siswa. Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah maupun siswa. Para siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, siswa SDN 1 Kenongo dapat lebih memahami pentingnya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. Melalui kegiatan ini, KKM Dharmabhakti 46 UIN Malang berharap dapat berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik, peduli terhadap sesama, dan berani menolak segala bentuk bullying di lingkungan sekolah.
DENDY TEGAR DESYA PUTRA
Siroh Wengi 2026, Wujud Guyub Masyarakat Bendosari dan Mahasiswa KKM UIN Malang Peringati Isra’ Mi’raj Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Dusun Bendosari. Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, warga menggelar kegiatan Siroh Wengi 2026 sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus penguatan kebersamaan antarwarga. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat guyub rukun yang terjalin antara masyarakat dan mahasiswa yang tengah melaksanakan pengabdian. Tidak hanya sekadar acara seremonial, Siroh Wengi juga menjadi ruang silaturahmi, diskusi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Makna Siroh Wengi Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang mengajarkan pentingnya keimanan, keteguhan hati, serta kewajiban shalat sebagai tiang agama. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk kembali merenungkan makna perjalanan Nabi Muhammad SAW dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Mahasiswa KKM UIN Malang turut aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berbentuk program fisik, tetapi juga penguatan spiritual dan sosial. Kehadiran organisasi kepemudaan seperti IPNU-IPPNU setempat juga menambah semarak acara, menciptakan suasana yang hangat, inklusif, dan penuh kekeluargaan. Bagi yang ingin membaca laporan lengkap mengenai kegiatan Siroh Wengi 2026, berita selengkapnya dapat dilihat melalui tautan berikut: https://malanginspirasi.com/malang-raya/event-agenda/22018/siroh-wengi-2026-wujud-guyub-masyarakat-bendosari-dan-mahasiswa-kkm-uin-malang-peringati-isra-miraj/
MUHAMAD HUSNI MUBAROK
Jabung – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di SMA Sunan Kalijogo Jabung pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Perilaku Maladaptif dalam Pergaulan Remaja: Dampak Psikologis dan Konsekuensi Hukum” dan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di aula sekolah. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kurang lebih 400 siswa dari tiga angkatan, yakni kelas X, XI, dan XII. Sejak awal kegiatan, para siswa terlihat antusias dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Isu bullying dinilai sebagai topik yang relevan dengan dinamika pergaulan remaja saat ini, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima oleh peserta. Pemateri dalam kegiatan ini adalah Bapak Anwar Fuady, Dosen Psikologi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara sistematis mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, faktor penyebab munculnya perilaku maladaptif, dampak psikologis terhadap korban, serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku. Sebagai penguatan materi, pemateri juga mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri melalui ilustrasi sederhana namun bermakna. Perumpamaan uang yang dilipat, diremas, dan diinjak, namun tetap bernilai, menjadi gambaran bahwa setiap individu memiliki harga diri dan martabat yang tidak dapat hilang hanya karena perlakuan buruk dari orang lain. Antusiasme siswa semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta, yang sebagian besar menggambarkan kasus bullying yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun pergaulan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu membuka ruang diskusi yang reflektif dan kontekstual. Selain mendapatkan respons positif dari para siswa, kegiatan ini juga memperoleh apresiasi dari para guru SMA Sunan Kalijogo Jabung. Para guru menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi anti bullying ini. Menurut mereka, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Sosialisasi ini juga dianggap sebagai bentuk edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai empati, saling menghargai, serta memperkuat upaya pencegahan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, KKM 49 Prasena Adikara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, dan peserta didik dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari bullying. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter remaja yang sehat secara psikologis dan bertanggung jawab secara sosial.
GHAITSA ZAHIRAH ZANUBAH NAFISA
Anggota KKM Dharmabhakti 46 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan pembuatan eco brick bersama di posko KKM pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata mahasiswa dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar. Eco brick merupakan botol plastik yang diisi padat dengan sisa sampah plastik non-organik. Dalam kegiatan ini, anggota KKM mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik seperti bungkus makanan dan plastik kemasan, kemudian memasukkannya ke dalam botol hingga padat dan rapi. Kegiatan pembuatan eco brick dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kebersamaan. Seluruh anggota KKM terlibat aktif, mulai dari memilah sampah, membersihkan botol, hingga memadatkan sampah plastik ke dalam botol. Suasana posko terlihat ramai namun tetap tertib dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, anggota KKM tidak hanya belajar mengelola sampah dengan baik, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah plastik yang biasanya dibuang kini dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna. Eco brick yang telah dibuat nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan ramah lingkungan atau produk kreatif lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sampah dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat. Kegiatan pembuatan eco brick ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan langkah sederhana dan dilakukan bersama-sama, upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal kecil namun berdampak besar.
ALMAY DATUS SANIA AFIFAH
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Nawasena 97 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bersama ibu-ibu Fatayat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan serta pemanfaatan limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu Fatayat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKM memberikan pemaparan mengenai bahaya pembuangan minyak jelantah secara sembarangan serta potensi pengolahannya menjadi produk yang ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun peluang usaha. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Ibu-ibu Fatayat diajak terlibat secara aktif mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, hingga proses pencetakan lilin. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh kebersamaan, terlihat dari antusiasme peserta yang mengikuti setiap tahapan pembuatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu Fatayat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola limbah rumah tangga secara kreatif dan produktif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis rumah tangga. Kolaborasi antara KKM Nawasena 97 dan ibu-ibu Fatayat ini menjadi wujud nyata sinergi dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. https://www.kompasiana.com/kkmnawasena/697ec12234777c03e2454a13/sosialisasi-pembuatan-lilin-aromaterapi-dari-minyak-jelantah-bersama-kkm-nawasena-97-uin-malang-dan-fatayat?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile
NAILA SITI AISYATARRIDHO
Desa Kenongo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, memiliki UMKM di sektor peternakan yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, salah satunya adalah usaha produksi telur ayam. UMKM ini berlokasi di Jl. Raya Kenongo, Gang Masjid Lawas Kenongo (Baitul Rohman) dan menjadi salah satu tujuan kegiatan lapangan KKN Kelompok 46 Dharmabhakti. Usaha produksi telur ayam ini dimiliki oleh Ibu Indi Dwi Antika dan dikelola oleh Bapak Novan Istiawan. Berdiri sejak tahun 2023, usaha ini dijalankan dengan dukungan lima orang karyawan yang terlibat dalam kegiatan operasional harian. Kegiatan produksi berlangsung setiap hari tanpa hari libur, dengan jam kerja mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Sistem kerja yang konsisten ini menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan telur ayam dan kelancaran distribusi ke berbagai wilayah. “Usaha ini kami jalankan dengan konsistensi setiap hari agar kebutuhan telur ayam masyarakat tetap terpenuhi. Meskipun skala UMKM, kami berusaha menjaga kebersihan kandang dan kualitas produksi,” ujar Bapak Novan Istiawan, selaku pengelola usaha produksi telur ayam di Desa Kenongo. Dalam kunjungan ini, KKN Kelompok 46 Dharmabhakti turut terlibat langsung dalam proses produksi, mulai dari pengambilan telur, penimbangan hasil panen, hingga pembersihan kandang ayam. Kegiatan pendampingan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, sehingga memberikan pengalaman nyata terkait alur kerja di sektor peternakan telur ayam. Melalui kegiatan ini, Kelompok 46 Dharmabhakti memperoleh pemahaman langsung mengenai proses produksi telur ayam serta peran UMKM peternakan dalam mendukung perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat desa. UMKM produksi telur ayam di Desa Kenongo menjadi contoh nyata usaha lokal yang dikelola secara konsisten dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.