Thumbnail
1 week ago
KKM Pradaya Cakrawala Gelar Seminar Literasi di MI Perwanida Kota Blitar untuk Tingkatkan Minat Baca Siswa Sejak Dini

NADIA LAILASARI

KKM Pradaya Cakrawala mengadakan seminar literasi sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran pentingnya budaya literasi sejak usia dini. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan penggunaan gadget yang semakin meningkat. Padahal, kemampuan literasi menjadi bekal penting bagi siswa dalam mengembangkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, serta membangun kebiasaan belajar yang baik untuk masa depan. Oleh karena itu, seminar dengan tema “Penguatan Literasi Sejak Dini sebagai Bekal Masa Depan” diharapkan mampu menumbuhkan semangat membaca dan belajar pada siswa sejak sekolah dasar. Kegiatan seminar literasi ini dilaksanakan di MI Perwanida Kota Blitar pada Jumat, 24 April 2026. Dalam seminar ini menghadirkan Ustadzah Etik Elfia Endrawati, S.Pd., Gr. sebagai pemateri yang menyampaikan pentingnya membangun budaya literasi melalui kebiasaan membaca, menulis, serta pembelajaran yang menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti seminar dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan literasi yang diberikan. Suasana seminar berlangsung interaktif sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan tidak membosankan bagi siswa. Melalui kegiatan seminar literasi ini, diharapkan siswa dapat semakin termotivasi untuk membiasakan diri membaca dan belajar sejak dini. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata KKM Pradaya Cakrawala dalam mendukung penguatan pendidikan dan budaya literasi di lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan budaya literasi dapat terus berkembang dan menjadi kebiasaan positif yang bermanfaat bagi masa depan siswa. Selain itu, seminar ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang membangun pola pikir kreatif, kritis, dan aktif dalam belajar.

Thumbnail
1 week ago
Kebersamaan dalam Edukasi dan Rekreasi Kelompok KKM Nalarangsa Bersama Anak TPQ Nurul Huda di Blitar Fantasi World

EKA VELINA AZ-ZAHRA

Kegiatan rekreasi edukatif merupakan salah satu cara yang efektif untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan di luar lingkungan belajar juga mampu meningkatkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan semangat dan keceriaan anak-anak. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa bersama anak-anak TPQ Nurul Huda melalui kegiatan jalan-jalan ke Blitar Fantasi World pada hari Senin, 10 Mei 2026.Sejak pagi hari, suasana penuh semangat sudah terlihat dari wajah anak-anak TPQ Nurul Huda yang berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tepat sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh peserta mulai bersiap untuk berangkat menuju lokasi wisata. Kegiatan ini terasa semakin menarik karena rombongan berangkat bersama-sama menggunakan odong-odong Tayo mini. Anak-anak tampak sangat antusias menaiki kendaraan tersebut. Gelak tawa dan suara nyanyian anak-anak membuat suasana perjalanan menjadi semakin meriah dan penuh kebahagiaan. Sebelum perjalanan dimulai, mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa memberikan arahan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan. Anak-anak diingatkan untuk saling menjaga teman, tidak bercanda secara berlebihan, dan selalu mengikuti arahan pendamping. Setelah semua siap, perjalanan menuju Blitar Fantasi World pun dimulai dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.Sepanjang perjalanan, anak-anak menikmati pengalaman yang menyenangkan. Mereka bernyanyi bersama, bercanda dengan teman-teman, dan sesekali melambaikan tangan kepada masyarakat yang dilewati di sepanjang jalan. Perjalanan menggunakan odong-odong Tayo mini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi mereka karena jarang dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa juga turut menciptakan suasana hangat dengan mengajak anak-anak bermain tebak-tebakan dan bernyanyi bersama. Sesampainya di Blitar Fantasi World, seluruh peserta beristirahat sejenak sebelum memulai berbagai kegiatan yang telah direncanakan. Tempat wisata tersebut dipenuhi dengan berbagai wahana permainan yang menarik sehingga membuat anak-anak semakin tidak sabar untuk bermain. Dengan tetap didampingi oleh mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa, anak-anak mulai menjelajahi area wisata dengan penuh kegembiraan.Salah satu kegiatan yang paling disukai oleh anak-anak adalah berenang bersama di area kolam renang Blitar Fantasi World. Suasana kolam yang ramai dan penuh permainan air membuat anak-anak terlihat sangat bahagia. Mereka bermain air bersama teman-teman sambil tertawa riang. Ada yang bermain perosotan air, berenang di kolam dangkal, hingga bermain ciprat-cipratan air bersama teman-temannya. Mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa tetap mengawasi dan membantu anak-anak agar kegiatan berenang berlangsung dengan aman dan tertib. Tidak hanya berenang, anak-anak juga diajak bermain berbagai wahana game yang tersedia di Blitar Fantasi World. Mereka mencoba permainan dengan penuh semangat dan rasa penasaran. Suara sorakan dan tawa terdengar di berbagai sudut tempat permainan. Beberapa anak tampak sangat senang ketika berhasil memenangkan permainan, sementara yang lain tetap menikmati permainan dengan penuh antusias meskipun belum berhasil menang. Momen tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus melatih keberanian dan rasa percaya diri anak-anak.Selain menikmati wahana permainan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi anak-anak TPQ Nurul Huda. Mereka belajar tentang pentingnya kebersamaan, saling membantu, serta menjaga sikap selama berada di tempat umum. Anak-anak juga diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tetap mematuhi aturan yang ada di lokasi wisata. Mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa berperan penting dalam mendampingi dan membimbing anak-anak selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para mahasiswa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan membuat hubungan antara mahasiswa dan anak-anak TPQ Nurul Huda menjadi semakin dekat dan akrab.Kegiatan rekreasi ini memberikan banyak manfaat positif bagi anak-anak. Selain menjadi sarana hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh dari aktivitas belajar sehari-hari, kegiatan ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi anak-anak. Mereka dapat belajar bekerja sama, menghargai teman, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan. Kegiatan jalan-jalan bersama anak-anak TPQ Nurul Huda ke Blitar Fantasi World berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keceriaan. Perjalanan menggunakan odong-odong Tayo mini, kegiatan berenang bersama, hingga bermain berbagai game menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh anak anak TPQ. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kelompok KKM Nalarangsa berhasil menciptakan pengalaman rekreasi edukatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai kebersamaan, kepedulian, dan pembelajaran sosial bagi anak-anak TPQ Nurul Huda.Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan anak-anak, sekaligus menjadi sarana untuk menciptakan kenangan indah yang dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi mereka.

Thumbnail
1 week ago
Semarak Sambut Ramadhan, Kelompok KKM CAKRA 86 Gelar Kegiatan Lomba Edukatif di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah Pasuruan

MARSYA RODHIYAH

Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) CAKRA 86 melaksanakan kegiatan lomba dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan pada hari Senin tanggal 7 Februari 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah yang berlokasi di Jl. Erlangga Gg. 19 A, Purworejo, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah. Keterlibatan mahasiswa KKM dalam kegiatan ini sangat diperlukan, mengingat adanya perbedaan jumlah yang cukup signifikan antara siswa dan tenaga pendidik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM CAKRA 86 berperan aktif dalam membantu berbagai aspek kegiatan. Mulai dari proses registrasi peserta, pendampingan siswa selama lomba berlangsung, hingga mengarahkan siswa agar tetap tertib saat menunggu giliran. Selain itu, mahasiswa juga turut memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam mengikuti setiap perlombaan. Kegiatan lomba ini ditujukan bagi seluruh siswa MI dengan berbagai jenjang kelas yang disesuaikan dengan jenis perlombaan. Adapun jenis lomba yang dilaksanakan meliputi Lomba Adzan, Hafalan Doa Qunut, Pildacil dan Mewarnai. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukatif yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta meningkatkan kecintaan siswa terhadap bulan suci Ramadhan. Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyaknya peserta yang mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat menjadi bukti bahwa kegiatan ini disambut dengan baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu pelaksanaan serta perbedaan kemampuan antar siswa. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa KKM CAKRA 86 dan pihak sekolah. Menurut Kepala Sekolah MI Roudlotussalamah, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa khususnya dalam meningkatkan keberanian, kreativitas, serta semangat dalam menyambut bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat yang dimiliki dalam suasana yang menyenangkan dan seleksi untuk Lomba PORSENI. Di akhir kegiatan, pihak madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat khususnya mahasiswa KKM CAKRA 86 yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya pembinaan karakter dan peningkatan nilai-nilai keagamaan pada siswa sejak dini. Kegiatan lomba menyambut Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang bermakna dalam membentuk generasi yang religius, kreatif, dan berakhlak mulia.

Thumbnail
1 week ago
Semarak Sambut Ramadhan, Kelompok KKM CAKRA 86 Gelar Kegiatan Lomba Edukatif di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah Pasuruan.

ROFI`ATUL MAULIDDINA

Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) CAKRA 86 melaksanakan kegiatan lomba dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan pada hari Senin tanggal 7 Februari 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah yang berlokasi di Jl. Erlangga Gg. 19 A, Purworejo, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah. Keterlibatan mahasiswa KKM dalam kegiatan ini sangat diperlukan, mengingat adanya perbedaan jumlah yang cukup signifikan antara siswa dan tenaga pendidik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM CAKRA 86 berperan aktif dalam membantu berbagai aspek kegiatan. Mulai dari proses registrasi peserta, pendampingan siswa selama lomba berlangsung, hingga mengarahkan siswa agar tetap tertib saat menunggu giliran. Selain itu, mahasiswa juga turut memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam mengikuti setiap perlombaan. Kegiatan lomba ini ditujukan bagi seluruh siswa MI dengan berbagai jenjang kelas yang disesuaikan dengan jenis perlombaan. Adapun jenis lomba yang dilaksanakan meliputi Lomba Adzan, Hafalan Doa Qunut, Pildacil dan Mewarnai. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukatif yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta meningkatkan kecintaan siswa terhadap bulan suci Ramadhan. Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyaknya peserta yang mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat menjadi bukti bahwa kegiatan ini disambut dengan baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu pelaksanaan serta perbedaan kemampuan antar siswa. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang baik antara mahasiswa KKM CAKRA 86 dan pihak sekolah. Menurut Kepala Sekolah MI Roudlotussalamah, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa khususnya dalam meningkatkan keberanian, kreativitas, serta semangat dalam menyambut bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat yang dimiliki dalam suasana yang menyenangkan dan seleksi untuk Lomba PORSENI. Di akhir kegiatan, pihak madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat khususnya mahasiswa KKM CAKRA 86 yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya pembinaan karakter dan peningkatan nilai-nilai keagamaan pada siswa sejak dini. Kegiatan lomba menyambut Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang bermakna dalam membentuk generasi yang religius, kreatif, dan berakhlak mulia.

Thumbnail
1 week ago
Semarak Sambut Ramadhan, Kelompok KKM CAKRA 86 Gelar Kegiatan Lomba Edukatif di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah Pasuruan.

NUR FAIZAH

Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) CAKRA 86melaksanakan kegiatan lomba dalam rangka menyambutbulan suci Ramadhan pada hari Senin tanggal 7 Februari 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Roudlotussalamah yang berlokasi di Jl. Erlangga Gg. 19 A, Purworejo, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdiankepada masyarakat sekaligus upaya dalam mendukungkegiatan keagamaan di lingkungan madrasah. Keterlibatanmahasiswa KKM dalam kegiatan ini sangat diperlukan, mengingat adanya perbedaan jumlah yang cukup signifikanantara siswa dan tenaga pendidik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM CAKRA 86berperan aktif dalam membantu berbagai aspek kegiatan. Mulai dari proses registrasi peserta, pendampingan siswaselama lomba berlangsung, hingga mengarahkan siswa agar tetap tertib saat menunggu giliran. Selain itu, mahasiswa juga turut memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percayadiri dalam mengikuti setiap perlombaan. Kegiatan lomba ini ditujukan bagi seluruh siswa MI denganberbagai jenjang kelas yang disesuaikan dengan jenisperlombaan. Adapun jenis lomba yang dilaksanakan meliputiLomba Adzan, Hafalan Doa Qunut, Pildacil dan Mewarnai. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukatif yang bertujuanuntuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta meningkatkankecintaan siswa terhadap bulan suci Ramadhan. Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi selama kegiatanberlangsung. Banyaknya peserta yang mengikuti setiapperlombaan dengan penuh semangat menjadi bukti bahwakegiatan ini disambut dengan baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasanwaktu pelaksanaan serta perbedaan kemampuan antar siswa. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja samayang baik antara mahasiswa KKM CAKRA 86 dan pihaksekolah. Menurut Kepala Sekolah MI Roudlotussalamah, kegiatan inimemberikan dampak positif bagi siswa khususnya dalammeningkatkan keberanian, kreativitas, serta semangat dalammenyambut bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat yang dimiliki dalam suasana yang menyenangkan dan seleksi untukLomba PORSENI. Di akhir kegiatan, pihak madrasah menyampaikan apresiasikepada seluruh pihak yang terlibat khususnya mahasiswaKKM CAKRA 86 yang telah berkontribusi dalammenyukseskan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan serupa dapatterus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upayapembinaan karakter dan peningkatan nilai-nilai keagamaanpada siswa sejak dini. Kegiatan lomba menyambut Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang bermakna dalammembentuk generasi yang religius, kreatif, dan berakhlakmulia.

Thumbnail
1 week ago
Selamat Tinggal Revisi Berulang! Mewujudkan Kemandirian Organisasi Murid MTsN 2 Malang Lewat Pelatihan Proposal

NAJWA ELOK KHARIROH

Pernahkah kalian membayangkan betapa repotnya seorang guru pembina ketika harus merapikan puluhan draf proposal kegiatan murid setiap bulannya? Di MTsN 2 Malang, antusiasme murid dalam berorganisasi dan mengadakan kegiatan sangatlah tinggi. Namun, antusiasme ini sering kali berbenturan dengan satu kendala klasik yaitu urusan administrasi. Selama ini, para pengurus organisasi kesiswaan masih sangat bergantung pada guru pembina mereka dalam menyusun proposal kegiatan. Bukan karena muridnya tidak mampu, melainkan belum adanya pembekalan keterampilan teknis penulisan yang memadai. Alhasil, draf yang diajukan sering kali harus direvisi berulang kali, pengajuan persetujuan menjadi lambat, dan guru pembina justru terbebani oleh urusan teknis operasional yang menyita waktu. Melihat fenomena ini, kami dari Kelompok AM–KKM Edunara 46 di bawah koordinasi ketua kelompok, Nasrullah Nur Iqbal Ramadhani Azzuhri (Pendidikan Bahasa Arab), merancang sebuah program intervensi edukatif, Softskill Improvement: Pelatihan Penulisan Proposal, dengan tema “Organizational Excellence: Optimalisasi Keterampilan Administratif Menuju Tata Kelola Profesional” Kolaborasi Pemimpin Muda Madrasah Kegiatan ini secara khusus menyasar para penggerak utama kegiatan murid di MTsN 2 Malang. Kami mengumpulkan pengurus OSIM, perwakilan inti dari REMAS (Remaja Masjid), SSK (Sekolah Siaga Kependudukan), hingga para pengurus 19 ekstrakurikuler di madrasah. Sesi pelatihan dan bedah draf proposal ini dipandu langsung oleh salah satu anggota kelompok kami, Lila Auliani (PAI). Alih-alih memberikan teori menulis proposal dari nol yang membosankan, sesi materi ini dirancang dengan pendekatan yang lebih taktis dan membumi: memanfaatkan templat proposal resmi madrasah yang sudah ada. Dari Teori ke Praktik: Perjalanan Selama Satu Pekan Untuk memastikan keterampilan penulisan ini benar-benar dikuasai dan dapat diaplikasikan, kami tidak hanya menggelar pelatihan satu hari. Program ini dirancang berjalan secara berkelanjutan selama satu pekan penuh, tepatnya pada tanggal 17 hingga 24 April 2026, dengan alur sebagai berikut. Pertemuan Pertama (17 April 2026): Agenda dibuka dengan pemaparan materi awal yang dibawakan melalui metode diskusi terbuka. Para murid diajak berinteraksi langsung membedah komponen-komponen penting dalam sebuah proposal resmi. Satu Pekan Pendampingan Intensif: Setelah berdiskusi, peserta tidak dilepas begitu saja. Selama satu pekan berikutnya, mereka ditugaskan untuk menyusun draf proposal secara berkelompok dengan didampingi langsung oleh mahasiswa AM–KKM sebagai mentor, yaitu Diah Nur & Farhan Febriansyah (PAI), Najwa Elok & Dinda Pandu (PIPS), Indi Ainur & Maria Salma (PBA), Nailah Nadwah (TBI), serta Vika Asana (TM). Pertemuan Puncak (24 April 2026): Sebagai penutup rangkaian, kami menggelar sesi presentasi hasil kerja masing-masing organisasi yang dilanjutkan dengan bedah revisi secara langsung. Output Nyata: Karya Siap Melaju ke Kepala Madrasah Hasil dari rangkaian pendampingan selama satu pekan ini bukanlah sekadar nilai di atas kertas. Sebagai bukti dari peningkatan kapasitas peserta, kegiatan ini melahirkan output nyata berupa dokumen resmi yang telah matang secara redaksional. Pada akhir pertemuan, peserta berhasil merampungkan Proposal Kegiatan Outbond OSIM dan Proposal Mading Informatif Madrasah. Draf-draf tersebut kini sudah tersusun rapi, memenuhi standar tata kelola madrasah, dan siap untuk langsung diajukan ke meja Kepala Madrasah. Dampak yang Diharapkan Melalui program Softskill Improvement ini, Kelompok AM–KKM Edunara 46 menargetkan perubahan budaya kerja di lingkungan organisasi madrasah. Beberapa proyeksi nyata yang menjadi tujuan utama kami antara lain: Pengurus organisasi, baik OSIM, REMAS, SSK, maupun ekstrakurikuler dapat memiliki kemampuan teknis untuk menyusun draf proposal yang logis dan terstruktur secara mandiri. Beban operasional guru pembina berkurang drastis, sehingga mereka bisa kembali fokus pada fungsi pengawasan dan bimbingan karakter, bukan sekadar menjadi "editor dadakan". Draf awal yang diajukan murid sudah rapi, meminimalisir revisi, dan membuat alur persetujuan kegiatan menjadi jauh lebih lancar. Kemampuan menulis proposal mungkin terlihat seperti urusan administratif yang “sepele”. Namun, bagi murid pengurus organisasi di MTsN 2 Malang, ini adalah langkah nyata untuk belajar bertanggung jawab, berpikir sistematis, dan bertransformasi menjadi pemimpin muda yang mandiri!