Thumbnail
3 months ago
Perkuat Literasi Al-Qur'an, Mahasiswa KKM ARKADIAKARSA UIN Malang Dampingi Santri TPQ Al Muhajirin

YASMIN KARIN ZUKHRUFINNISA`

MALANG – Sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat di ranah pendidikan keagamaan, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 “ARKADIAKARSA” Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program pendampingan intensif Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Program ini berlangsung di Masjid Al-Muhajirin yang berlokasi di Perumahan Dirgantara Permai, RT 09/RW 10, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Program pembinaan karakter serta kemampuan baca tulis Al-Qur’an tersebut dilaksanakan secara berkala dan terstruktur. Mahasiswa terlibat langsung dalam pendampingan santri setiap hari, dengan pengecualian pada hari Jumat, Sabtu, dan hari libur nasional. Penyesuaian jadwal ini dilakukan guna mengoptimalkan proses pembelajaran tanpa mengganggu aktivitas akademik para santri. Koordinator Pengajar TPQ Masjid Al Muhajirin, Bu Rini, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas pembelajaran sore hari di masjid tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKM menghadirkan suasana baru sekaligus menumbuhkan motivasi belajar yang lebih tinggi bagi para santri dalam mendalami ilmu keagamaan. Bu Rini menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa UIN Malang. Ia menuturkan bahwa kolaborasi antara pengajar tetap dan mahasiswa KKM dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pendampingan pembelajaran, khususnya dalam perbaikan makharijul huruf dan penerapan tajwid para santri, sebagaimana disampaikannya di sela-sela kegiatan. Dalam pelaksanaan program tersebut, mahasiswa Kelompok 18 ARKADIAKARSA tidak hanya berperan sebagai penyimak bacaan santri, tetapi juga menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan agar proses belajar tidak terasa membosankan. Kegiatan ini berfokus pada pembentukan generasi Qur’ani yang tidak hanya terampil dalam membaca, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Antusiasme terlihat jelas dari wajah para santri di lingkungan RT 09/RW 10 Dirgantara Permai. Kehadiran "kakak-kakak" mahasiswa menjadi motivasi tersendiri bagi mereka untuk datang lebih awal ke masjid. Melalui program kerja ini, KKM Kelompok 18 ARKADIAKARSA berharap dapat meninggalkan jejak positif yang berkelanjutan bagi sistem pendidikan non-formal di Masjid Al Muhajirin, selaras dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.  

Thumbnail
3 months ago
Pengabdian Mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur

MUHAMMAD SIRRIL WAFA

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan KKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada tanggal 23 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja yang berfokus pada bidang keagamaan dan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kewirausahaan, serta peningkatan sarana dan prasarana desa. Profil Singkat Desa Sidoluhur Desa Sidoluhur merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang terdiri dari lima dusun, yaitu Dusun Krajan I, Krajan II, Sumberejo, Gunung Tumpuk, dan Blendongan. Mayoritas masyarakat Desa Sidoluhur bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani, dan pegawai swasta. Kehidupan sosial masyarakat desa masih sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas. Berbagai kegiatan keagamaan rutin seperti diba’an, istighosah, serta kegiatan TPQ dan Madrasah Diniyah masih aktif dilaksanakan dan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. ⸻ Rangkaian Kegiatan KKM 1. Bidang Keagamaan dan Pendidikan Sosialisasi Moderasi Beragama Kegiatan sosialisasi moderasi beragama dilaksanakan di TPQ setempat dengan tujuan menanamkan nilai toleransi, sikap saling menghargai, dan hidup rukun dalam keberagaman sejak usia dini. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan diselingi dengan ice breaking agar anak-anak tetap antusias. Program 1 Day 1 Juz Program 1 Day 1 Juz dilaksanakan secara rutin oleh mahasiswa KKM dengan membaca Al-Qur’an satu juz setiap hari. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan mahasiswa dalam meningkatkan ibadah serta menumbuhkan suasana religius dan kebersamaan selama masa KKM. Istighosah dan Diba’ Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan istighosah dan pembacaan Diba’ yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta bentuk adaptasi mahasiswa terhadap budaya dan tradisi keagamaan masyarakat setempat. Mengajar TPQ dan Madrasah Diniyah Mahasiswa KKM membantu proses pembelajaran di TPQ dan Madrasah Diniyah dengan mengajarkan membaca Al-Qur’an, hafalan doa, serta materi keagamaan dasar. Kegiatan ini bertujuan mendukung pendidikan keagamaan nonformal dan membantu tenaga pengajar setempat. ⸻ 2. Bidang Kesehatan Sosialisasi Stunting dan Parenting Kegiatan sosialisasi stunting dan parenting dilaksanakan pada 22 Januari 2026. Mahasiswa membantu pelaksanaan posyandu, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, pencatatan KMS, hingga pemeriksaan kesehatan sederhana bagi ibu-ibu. Selain itu, dilakukan penyampaian materi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pola asuh yang baik bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, terhadap pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini. ⸻ 3. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pendataan Koperasi Merah Putih Mahasiswa KKM membantu proses pendataan dan penginputan data dalam rangka persiapan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sidoluhur. Kegiatan ini masih berada pada tahap administrasi dan bertujuan mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa. Pemasangan Banner UMKM Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, mahasiswa mendesain dan memasang banner usaha di beberapa toko UMKM agar usaha lebih mudah dikenali dan memiliki daya tarik bagi konsumen. ⸻ 4. Peningkatan Sarana dan Prasarana Desa Pemasangan Lampu Tenaga Surya Mahasiswa KKM memasang lima unit lampu tenaga surya di Dusun Gunung Tumpuk pada titik jalan yang minim penerangan. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari. Pembuatan dan Pemasangan Plang Penunjuk Jalan Mahasiswa membuat dan memasang plang penunjuk jalan secara mandiri dengan memanfaatkan bahan sederhana. Keberadaan plang ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pendatang. Piket Menjaga Balai Desa Mahasiswa KKM turut membantu pelayanan administrasi di Balai Desa Sidoluhur selama kurang lebih tiga minggu, seperti penginputan data, pembuatan dokumen, dan membantu tugas operasional perangkat desa. Penutup Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sidoluhur, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami permasalahan sosial secara nyata. Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta menjadi kontribusi kecil dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan Desa Sidoluhur. Kegiatan KKM ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai calon intelektual yang berperan aktif di tengah masyarakat. Link laporan akademik KKM 100 : https://drive.google.com/drive/folders/1Wp-oZB6VGooLcDaZfcUwAKlEDwLs2sOb  

Thumbnail
3 months ago
Cerita Minggu 1

RAJWA TSAMARA FADIYAH

Hal yang paling berkesan selama perjalanan KKM HIPE FKIK menurut saya adalah saat pelaksanaan KKM komunitas. Waktu itu saya bertugas sebagai panitia KKM komunitas di minggu pertama. Di sana, saya bertemu dengan para Calon Jamaah Haji (CJH) dari berbagai usia dan latar belakang. Selama kegiatan, saya ikut terlibat dalam proses registrasi dan membagikan konsumsi kepada CJH. Momen yang paling terasa adalah saat melihat para CJH datang dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Saya merasa terharu karena beliau merupakan orang-orang yang mendapat kesempatan untuk memenuhi panggilan Allah. Dari situ, saya jadi lebih banyak belajar untuk bersyukur.

Thumbnail
3 months ago
Sasar 99 Warga, Mahasiswa KKM UIN Malang Dampingi Posyandu Lansia dan Balita di Dusun Begawan Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Sasar 99 Warga, Mahasiswa KKM UIN Malang Dampingi Posyandu Lansia dan Balita di Dusun Begawan",

VIKA WIDOWATI

Mahasiswa UIN Malang yang melaksanakan KKM di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menyelenggarakan kegiatan posyandu sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting pada Rabu (7/1) pukul 07.30 WIB di Dusun Begawan. Kegiatan ini menargetkan 99 peserta yang terdiri dari lansia, ibu hamil, dan balita, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pelayanan dibagi ke dalam dua pos, yakni pos lansia dengan pemeriksaan kesehatan dasar dan pos balita serta ibu hamil yang meliputi penimbangan, pengukuran, sosialisasi stunting, serta pemberian vitamin. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat desa.

Thumbnail
3 months ago
KKM Aruna Dorong Inovasi Digital Lewat Launching SIMANTAP dan Jumeneng Batik

LULA MUZTAHIDAH

Acara Peluncuran Website SIMANTAP dan Jumeneng Batik yang digagas oleh Kelompok KKM Aruna menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendorong digitalisasi dan pemberdayaan desa. Kegiatan ini diawali dengan Berbagai Ketua Pelaksana KKM Aruna yang menyampaikan latar belakang serta tujuan utama diluncurkannya dua proyek tersebut, yaitu untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo.   Selanjutnya, Berbagai disampaikan oleh Kepala Desa Wonorejo yang mengapresiasi inisiatif Kelompok KKM Aruna dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi dan budaya lokal. Dukungan juga datang dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta perwakilan LP2M yang menegaskan bahwa program ini sejalan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat dan implementasi ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan. Acara dilanjutkan dengan penampilan seni bela diri silat Pagar Nusa yang dibawakan oleh anak-anak MI setempat. Penampilan ini menjadi pembuka suasana yang penuh semangat sekaligus menunjukkan kekayaan budaya dan potensi generasi muda Desa Wonorejo dalam melestarikan seni tradisional.  Anggota KKM Aruna (Pasa dan Fitriyatil) bersama Kepala desa memegang batik Arum Tirto Wojo (Sumber dokumentasi asli dari KKM Aruna)   Memasuki sesi inti, pada sesi demo proyek batik, Pasa dan Fitriyatil memperkenalkan karya batik bertajuk Arum Tirto Wojo, sebuah motif yang sarat makna dan filosofi lokal. Nama Arum memiliki arti harum atau indah, yang melambangkan keindahan alam Desa Wonorejo serta citra baik yang terpancar dari budaya dan kehidupan masyarakatnya. Makna ini menjadi representasi harmoni antara manusia dan lingkungan yang masih terjaga hingga kini. Sementara itu, kata Tirto yang berarti air atau sungai menggambarkan peran penting aliran sungai dalam menopang kehidupan dan melancarkan sumber ekonomi masyarakat Wonorejo. Sungai tidak hanya menjadi sumber daya alam, tetapi juga bagian dari pemberi kehidupan warga desa. Adapun Wojo merupakan singkatan dari nama desa, yaitu Wono dan rejo, di mana wono berarti alas atau hutan, sedangkan rejo berarti ramai atau sejahtera. Keseluruhan makna tersebut menyatu dalam motif batik Arum Tirto Wojo sebagai simbol Wonorejo yang indah, hidup, dan penuh harapan akan kesejahteraan. Penjelasan dari anggota KKM Aruna (Iyan dan Maysa) mengenai website SIMANTAP (Sumber dokumentasi asli dari KKM Aruna)   Pada sesi berikutnya, Kelompok KKM Aruna mendemonstrasikan website SIMANTAP, sebuah platform digital yang dirancang khusus untuk warga Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo. Website ini dikembangkan sebagai pusat informasi dan dokumentasi kegiatan desa yang mudah diakses oleh masyarakat. SIMANTAP memiliki berbagai menu utama, di antaranya Beranda sebagai tampilan informasi awal, Acara yang memuat agenda dan kegiatan desa, serta Sejarah yang mengulas perjalanan dan identitas Desa Wonorejo.   Selain itu, website SIMANTAP juga menyediakan menu Batik sebagai ruang promosi dan pengenalan Jumeneng Batik, Lowongan Kerja untuk membantu warga memperoleh informasi peluang kerja, serta Galeri Video yang menampilkan dokumentasi visual kegiatan desa. Tidak hanya itu, tersedia juga menu Berita yang menyajikan informasi terkini seputar desa, serta Promosi UMKM dan berbagai kegiatan lainnya sebagai upaya mendukung potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat Wonorejo. Melalui fitur-fitur tersebut, website SIMANTAP diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi, informasi, dan promosi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam perkembangan desa berbasis digital.   Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan Ketua Republik Gubuk, Ketua LP2M, serta Sekretaris Desa dan pemantiknya sendiri dari Ketua KKM Aruna. Diskusi ini menjadi ruang dialog untuk memberikan masukan, tanggapan, serta harapan terhadap keinginan website SIMANTAP dan pengembangan Jumeneng Batik sebelumnya. Kemudian suasana acara dibuat lebih hangat melalui penampilan nyanyi akustik yang dibawakan oleh dua perwakilan dari Kelompok KKM Belung. Iringan musik akustik yang sederhana namun penuh makna menjadi hiburan penutup yang menyegarkan setelah rangkaian diskusi dan pemaparan program. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi selingan hiburan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarkelompok KKM dalam mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Kelompok KKM Belung melalui penampilan musik akustik ini semakin mempererat suasana kekeluargaan sebelum acara resmi ditutup.   Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan harapan agar kedua proyek yang telah diluncurkan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Melalui peluncuran SIMANTAP dan Jumeneng Batik, Kelompok KKM Aruna menunjukkan bahwa dari KKM untuk desa, langkah kecil yang dilakukan melalui kolaborasi dapat membawa dampak yang bermakna.

Thumbnail
3 months ago
Pendekatan Edukasi Gizi Seimbang dan Cessation Smoking pada Calon Jemaah Haji sebagai Upaya Pencapaian Istithaah

ALODIA MAULINA

Program Kuliah Kerja Mahasiswa yang dilaksanakan pada Kamis, 25 Desember 2025 hingga Senin, 26 Januari 2026 ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pencapaian istithaah kesehatan bagi Calon Jemaah Haji. Bertempat di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, kegiatan ini diinisiasi oleh lima mahasiswa lintas program studi, yaitu Alodia dari Program Studi Pendidikan Dokter angkatan 2023, serta Talita, Salsa, dan Reva dari Program Studi Farmasi angkatan 2023. Program ini dirancang dengan pendekatan promotif dan preventif yang berfokus pada edukasi gizi seimbang serta pengurangan konsumsi rokok sebagai faktor risiko utama penyakit tidak menular yang kerap menjadi kendala dalam pemenuhan syarat istithaah kesehatan. Mengingat ibadah haji merupakan aktivitas fisik yang memerlukan kesiapan kardiovaskular, metabolik, dan ketahanan fisik yang optimal, intervensi berbasis perubahan gaya hidup menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan calon jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Rangkaian kegiatan dilakukan secara sistematis dan terstruktur setiap minggu. Program diawali dengan pemeriksaan kesehatan rutin yang meliputi pemantauan tekanan darah, indeks massa tubuh, serta evaluasi keluhan kesehatan peserta. Selain itu, dilakukan pretest dan posttest guna menilai peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, serta skrining fungsi kognitif menggunakan Mini-Cog test untuk deteksi dini gangguan kognitif pada peserta lanjut usia. Materi edukasi mencakup prinsip gizi seimbang sesuai pedoman nasional, pengaturan asupan kalori dan cairan, pentingnya aktivitas fisik teratur, serta strategi bertahap dalam mengurangi konsumsi rokok. Tim juga memberikan penjelasan mengenai kondisi di Tanah Suci seperti suhu yang tinggi, kepadatan jemaah, serta risiko dehidrasi dan kelelahan, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Diskusi dua arah menjadi bagian penting dalam kegiatan ini agar peserta dapat menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan hambatan yang dihadapi dalam menerapkan gaya hidup sehat. Sebagai bentuk implementasi langsung dari edukasi yang diberikan, peserta mengikuti kegiatan olahraga bersama berupa jalan pagi dan senam rutin untuk meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif lebih efektif dalam mendorong perubahan perilaku dibandingkan penyampaian materi secara satu arah. Di akhir rangkaian KKM, dilaksanakan sesi konsultasi dan refleksi bersama Dosen Pembimbing Lapangan, dr. Yuliona Trika Nur Hasan, Sp. M, untuk mengevaluasi capaian program serta memperoleh arahan profesional terkait keberlanjutan intervensi kesehatan pada calon jemaah haji. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman dan kesadaran kesehatan peserta, tetapi juga membangun komitmen jangka panjang terhadap pola hidup sehat sebagai fondasi utama dalam mencapai istithaah haji yang optimal melalui pendekatan edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan.