MIFTAKHUL HIDAYAH
Kegiatan jalan sehat bersama calon jamaah haji (CJH) KKM HIPE dilaksanakan pada pagi hari dengan titik kumpul di rumah salah satu CJH yang berlokasi dekat Alun-Alun Kota Batu. Sebelum memulai kegiatan jalan sehat, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi para CJH sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi fisik peserta dalam keadaan baik. Kegiatan jalan sehat dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Rute yang ditempuh dimulai dari rumah CJH dan berakhir di Pasar Induk Kota Batu. Selama perjalanan, peserta berjalan dengan santai sambil berbincang satu sama lain agar suasana tetap menyenangkan dan rasa lelah tidak terlalu terasa. Meskipun jarak tempuh cukup jauh, terutama bagi peserta pemula, kegiatan ini tetap berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Sepanjang perjalanan, peserta dapat menikmati keindahan Kota Batu, mulai dari suasana kota, bangunan di sepanjang jalan, hingga berbagai kuliner yang tersedia. Hal tersebut menambah kenyamanan dan membuat kegiatan jalan sehat terasa lebih menyenangkan. Setibanya di Pasar Induk Kota Batu sekitar pukul 10.00 WIB, peserta mencari makanan untuk sarapan bersama sebagai penutup kegiatan.
RIZQI FADHIL RAMADHAN
Pelaksanaan Program KKM, mulai dari pemeriksaan kesehatan, monitoring pola makan, minum, dan tidur, serta aktivitas fisik ringan guna mempersiapkan calon jamaah haji menuju keberangkatan ke Tanah Suci yang dilaksanakan selama 1 bulan atau 5 kali pertemuan. Pada minggu terakhir, kelompok 35 KKM FKIK UIN malang memberikan cinderamata berupa kaos sebagai kenang-kenangan untuk calon Jamaah haji.
NUR AZIZAH
Pada minggu ketiga pelaksanaan KKM, kelompok HIPE 16 melaksanakan kegiatan jalan sehat bersama Calon Jemaah Haji, yaitu Pak Sunardi dan Bu Sri. Kegiatan ini diikuti oleh 5 anggota kelompok. Jalan sehat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan CJH. Kegiatan dimulai dari rumah Pak Sunardi dan Bu Sri menuju Pasar Among Tani, Kota Batu, dengan berjalan kaki bersama-sama. Selama perjalanan, suasana terasa menyenangkan karena kami saling berbincang dan bercanda ringan. Hal tersebut membuat kegiatan jalan sehat terasa lebih santai dan tidak membosankan. Setibanya di pasar, kami menyadari bahwa dompet Pak Sunardi tertinggal di rumah. Beliau kemudian kembali ke rumah dengan ditemani salah satu dari anggota KKM untuk mengambil dompet tersebut. Sementara itu, kami menunggu di area pasar bersama Bu Sri. Setelah mengambil dompet, Pak Sunardi kembali ke pasar menggunakan sepeda motor, sehingga kami harus menunggu beberapa saat hingga semua anggota kembali berkumpul. Selama menunggu, Bu Sri bertemu dengan teman dan tetangganya. Mereka saling menyapa dan berbincang dengan akrab. Ketika ditanya datang ke pasar bersama siapa, Bu Sri menjawab bahwa beliau datang bersama cucunya. Mendengar hal tersebut, kami merasa senang dan terharu karena dianggap sebagai bagian dari keluarga oleh beliau. Setelah Pak Sunardi kembali, kami melanjutkan kegiatan dengan menuju lantai tiga Pasar Among Tani yang merupakan area makanan. Di sana, Pak Sunardi dan Bu Sri dengan baik hati mentraktir kami makan bersama. Kami sepakat memesan gado-gado, dan kedua CJH juga ikut memesan menu yang sama. Momen makan bersama ini terasa sangat menyenangkan dan penuh kebersamaan. Dalam suasana santai tersebut, salah satu anggota sempat menyebutkan bahwa kue lumpur di salah satu toko di pasar among tani terkenal enak. Bu Sri kemudian berinisiatif untuk membelikan kami kue tersebut. Namun, karena tokonya sudah tutup, rencana tersebut tidak jadi terlaksana. Meskipun demikian, perhatian beliau membuat kami merasa sangat dihargai, bahkan jika sampai dibelikan pun rasanya pasti akan sangat sungkan. Setelah selesai beraktivitas di pasar, kami kembali ke rumah dengan berjalan kaki, sedangkan Pak Sunardi menggunakan sepeda motor. Sesampainya di rumah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi kesehatan melalui poster tentang kolesterol kepada kedua CJH. Edukasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mereka mengenai pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Melalui kegiatan jalan sehat dan pendampingan pada minggu ketiga ini, kami tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan CJH. Kebersamaan, komunikasi yang baik, serta suasana kekeluargaan menjadi pengalaman berharga selama pelaksanaan KKM. Kegiatan ini memberikan pembelajaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, namun penuh makna.
AISYAH SHAFA MALINA PUTRI
Pada kunjungan terakhir, kelompok kami berkesempatan berkunjung bersama DPL (Dosen Pembimbing Lapangan), yaitu Bapak apt. Achmad Syahrir, M.Farm. Saat kunjungan terakhir, kami lebih banyak mendengarkan cerita serta berbagi pengetahuan mengenai kesehatan dan keadaan di tanah suci. Selain itu, CJH kelompok 26, yaitu Bapak Ismadi dan Ibu Sri Rahayu juga berbagi kesan dan pesan selama kelompok kami melakukan intervensi. Bapak Ismadi dan Ibu Sri Rahayu juga memberikan harapan mengenai adanya kegiatan KKM-HIPE 2026 ini.
A`ISY SALMA AL MAHMUDAH
Kegiatan HIPE-KKM tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di luar kelas, tetapi juga wujud nyata peran mahasiswa dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan kesehatan secara langsung melalui pemeriksaan sederhana dan pemantauan kondisi kesehatan calon jama'ah haji (CJH). Pada kegiatan ini, mahasiswa melakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah dan pemantauan kondisi umum. Pendekatan dilakukan secara personal dan komunikatif agar calon jama'ah haji (CJH) merasa nyaman serta dapat memahami kondisi kesehatannya dengan lebih baik. Pendampingan semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran calon jama'ah haji (CJH) terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko penyakit kronis. Selain pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, seperti pengaturan pola makan, aktivitas fisik ringan, dan kepatuhan terhadap pengobatan yang dianjurkan tenaga kesehatan. Edukasi diberikan secara sederhana dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan individu, sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan pendampingan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga mengembangkan empati, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat. Diharapkan, kegiatan HIPE-KKM dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan di bidang kesehatan.
ALFIYAH BAITY SAKNAH
Sebagai bentuk pengabdian di bidang pendidikan keagamaan, mahasiswa KKM Kelompok 10 Aksantara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan mengajar di TPQ Nuurul Jadiid yang berada di lingkungan Kelurahan Balearjosari. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Kegiatan mengajar di TPQ Nuurul Jadiid dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB. Santri yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMP. Hal ini menjadikan suasana belajar di TPQ sangat beragam, dinamis, dan penuh semangat. Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa KKM membimbing santri dalam membaca dan menulis Al-Qur'an, mengenal huruf hijaiyah, menghafal surat-surat pendek, serta mempelajari doa-doa harian. Metode pembelajaran disesuaikan dengan usia dan kemampuan santri, sehingga proses belajar berlangsung dengan menyenangkan dan mudah dipahami. Suasana belajar di TPQ Nuurul Jadiid berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa KKM berperan tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan motivasi dan teladan akhlak yang baik. Anak-anak terlihat antusias dan aktif mengikuti setiap kegiatan, menunjukkan semangat belajar yang tinggi.Melalui kegiatan mengajar TPQ ini, mahasiswa KKM Kelompok 10 Aksantara berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an serta membentuk karakter islami pada generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengamalkan ilmu, melatih kesabaran, dan mempererat hubungan dengan masyarakat Balearjosari. Kegiatan mengajar di TPQ Nuurul Jadiid mendapatkan sambutan positif dari pengurus TPQ dan para orang tua santri. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan pendidikan keagamaan anak-anak di Kelurahan Balearjosari.