FARHATUL KHOLIDIYAH
MALANG – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksara Bhakti dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program pengabdian masyarakat di TPQ An-Nur yang berlokasi di 4M75+8PR, Pagetan, Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Program tersebut diwujudkan melalui dua program unggulan, yaitu Program Bilingual dan Program Tilawah Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jum’at mulai tanggal 20 Januari hingga 4 Mei 2026 dengan melibatkan kurang lebih 48 santri TPQ. Adapun jumlah santri kelas ula sebanyak 37 orang dan santri kelas wustho sebanyak 11 orang. Program tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan bahasa dan pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri TPQ. Program Bilingual untuk Santri Kelas Ula Program pertama yang dilaksanakan yaitu Program Bilingual yang ditujukan kepada santri kelas ula. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM mengajarkan kosa kata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara bergantian kepada para santri melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Proses pembelajaran dikemas menggunakan lagu-lagu edukatif agar santri lebih mudah memahami dan menghafalkan kosa kata yang diajarkan. Suasana belajar yang ceria dan aktif membuat para santri terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran setiap pekannya. Program bilingual ini bertujuan untuk mengenalkan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris kepada para santri sejak usia dini sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguasaan bahasa di era modern saat ini. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri santri dalam mempelajari bahasa asing. Program Tilawah Al-Qur’an untuk Santri Kelas Wustho Selain program bilingual, kelompok KKM Aksara Bhakti juga melaksanakan Program Tilawah Al-Qur’an yang ditujukan kepada santri kelas wustho yang telah mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Dalam program ini, mahasiswa membimbing para santri untuk membaca Al-Qur’an secara baik dan benar dengan memperhatikan kaidah tartil, pelafalan huruf, panjang pendek bacaan, serta keindahan suara ketika membaca Al-Qur’an. Para santri juga diberikan contoh bacaan tilawah agar mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih merdu dan penuh penghayatan. Program ini dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan pentingnya membaca Al-Qur’an secara tartil sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Muzammil ayat 4 yang berbunyi: “ وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلا ” “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (tartil).” Selain itu, program ini juga berlandaskan hadis Nabi Muhammad SAW: " زَيِّنُوْا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ " “Perindahlah Al-Qur’an dengan suara kalian.” Melalui program tersebut, diharapkan para santri mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Pelaksanaan Lomba sebagai Penutup Program Sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap kemampuan santri, kelompok KKM Aksara Bhakti menyelenggarakan perlombaan yang terdiri dari dua cabang lomba, yaitu lomba bilingual dan lomba tartil Al-Qur’an. Perlombaan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026 dengan melibatkan seluruh santri sesuai kategori perlombaan masing-masing. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah pada tanggal 9 Mei 2026 sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan partisipasi para santri selama mengikuti program kegiatan. Antusiasme dan Perkembangan Santri Pelaksanaan program unggulan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan santri TPQ An-Nur. Antusias belajar santri mengalami peningkatan, khususnya dalam pembelajaran bilingual karena para santri tertarik dengan metode pembelajaran yang menggunakan lagu-lagu edukatif dan menyenangkan. Selain itu, para santri mulai mampu menghafalkan berbagai kosa kata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang telah diajarkan selama program berlangsung. Pada program tilawah, kemampuan membaca Al-Qur’an para santri juga mengalami peningkatan, baik dari segi pelafalan maupun keindahan bacaan. Hambatan dalam Pelaksanaan Kegiatan Dalam pelaksanaan program, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa KKM, di antaranya masih banyak santri yang belum dapat fokus dan mengikuti pembelajaran dengan cermat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh usia santri yang masih berada pada tahap anak-anak sehingga masih cenderung aktif bermain dan belum mampu sepenuhnya mengikuti pembelajaran secara serius. Meskipun demikian, mahasiswa KKM tetap berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan kondusif agar para santri tetap tertarik mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Menumbuhkan Generasi Qur’ani dan Berwawasan Bahasa Melalui dua program unggulan tersebut, kelompok KKM Aksara Bhakti berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan pendidikan santri TPQ An-Nur, baik dalam bidang bahasa maupun pembelajaran Al-Qur’an. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang religius, berakhlak baik, memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempunyai wawasan bahasa yang dapat menunjang masa depan mereka di tengah perkembangan zaman. MALANG – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Aksara Bhakti dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program pengabdian masyarakat di TPQ An-Nur yang berlokasi di 4M75+8PR, Pagetan, Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Program tersebut diwujudkan melalui dua program unggulan, yaitu Program Bilingual dan Program Tilawah Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jum’at mulai tanggal 20 Januari hingga 4 Mei 2026 dengan melibatkan kurang lebih 48 santri TPQ. Adapun jumlah santri kelas ula sebanyak 37 orang dan santri kelas wustho sebanyak 11 orang. Program tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan bahasa dan pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri TPQ. Program Bilingual untuk Santri Kelas Ula Program pertama yang dilaksanakan yaitu Program Bilingual yang ditujukan kepada santri kelas ula. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM mengajarkan kosa kata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara bergantian kepada para santri melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Proses pembelajaran dikemas menggunakan lagu-lagu edukatif agar santri lebih mudah memahami dan menghafalkan kosa kata yang diajarkan. Suasana belajar yang ceria dan aktif membuat para santri terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran setiap pekannya. Program bilingual ini bertujuan untuk mengenalkan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris kepada para santri sejak usia dini sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguasaan bahasa di era modern saat ini. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri santri dalam mempelajari bahasa asing. Program Tilawah Al-Qur’an untuk Santri Kelas Wustho Selain program bilingual, kelompok KKM Aksara Bhakti juga melaksanakan Program Tilawah Al-Qur’an yang ditujukan kepada santri kelas wustho yang telah mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Dalam program ini, mahasiswa membimbing para santri untuk membaca Al-Qur’an secara baik dan benar dengan memperhatikan kaidah tartil, pelafalan huruf, panjang pendek bacaan, serta keindahan suara ketika membaca Al-Qur’an. Para santri juga diberikan contoh bacaan tilawah agar mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih merdu dan penuh penghayatan. Program ini dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan pentingnya membaca Al-Qur’an secara tartil sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Muzammil ayat 4 yang berbunyi: “ وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلا ” “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (tartil).” Selain itu, program ini juga berlandaskan hadis Nabi Muhammad SAW: " زَيِّنُوْا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ " “Perindahlah Al-Qur’an dengan suara kalian.” Melalui program tersebut, diharapkan para santri mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Pelaksanaan Lomba sebagai Penutup Program Sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap kemampuan santri, kelompok KKM Aksara Bhakti menyelenggarakan perlombaan yang terdiri dari dua cabang lomba, yaitu lomba bilingual dan lomba tartil Al-Qur’an. Perlombaan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026 dengan melibatkan seluruh santri sesuai kategori perlombaan masing-masing. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah pada tanggal 9 Mei 2026 sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan partisipasi para santri selama mengikuti program kegiatan. Antusiasme dan Perkembangan Santri Pelaksanaan program unggulan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan santri TPQ An-Nur. Antusias belajar santri mengalami peningkatan, khususnya dalam pembelajaran bilingual karena para santri tertarik dengan metode pembelajaran yang menggunakan lagu-lagu edukatif dan menyenangkan. Selain itu, para santri mulai mampu menghafalkan berbagai kosa kata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang telah diajarkan selama program berlangsung. Pada program tilawah, kemampuan membaca Al-Qur’an para santri juga mengalami peningkatan, baik dari segi pelafalan maupun keindahan bacaan. Hambatan dalam Pelaksanaan Kegiatan Dalam pelaksanaan program, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa KKM, di antaranya masih banyak santri yang belum dapat fokus dan mengikuti pembelajaran dengan cermat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh usia santri yang masih berada pada tahap anak-anak sehingga masih cenderung aktif bermain dan belum mampu sepenuhnya mengikuti pembelajaran secara serius. Meskipun demikian, mahasiswa KKM tetap berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan kondusif agar para santri tetap tertarik mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Menumbuhkan Generasi Qur’ani dan Berwawasan Bahasa Melalui dua program unggulan tersebut, kelompok KKM Aksara Bhakti berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan pendidikan santri TPQ An-Nur, baik dalam bidang bahasa maupun pembelajaran Al-Qur’an. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang religius, berakhlak baik, memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempunyai wawasan bahasa yang dapat menunjang masa depan mereka di tengah perkembangan zaman.
NURIL MUFTHIROH
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 519 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan program kerja pemasangan kaca cembung di Dusun Pucang Anom, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna jalan, khususnya pada titik jalan dengan jarak pandang terbatas. Kegiatan diawali dengan pemasangan tiang kaca cembung yang dilaksanakan pada malam hari, tepatnya tanggal 07 Mei 2026 pukul 21.00 WIB. Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKM bersama warga setempat agar tiang dapat terpasang dengan kuat dan sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan. Selanjutnya, pemasangan kaca cembung dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Kaca cembung dipasang pada titik strategis yang dinilai rawan terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang sempit serta adanya tikungan yang membatasi pandangan pengendara dari arah berlawanan. Program kerja ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi lapangan dan masukan dari masyarakat sekitar. Selain itu, meningkatnya aktivitas masyarakat, anak-anak sekolah, serta pengguna sepeda listrik di area tersebut menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya program pemasangan kaca cembung. Koordinator KKM Kelompok 519 menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih waspada saat berkendara. “Pemasangan kaca cembung ini diharapkan mampu membantu pengendara melihat kondisi jalan dari arah lain sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan,” ujarnya. Masyarakat Dusun Pucang Anom menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKM yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Dengan adanya kaca cembung ini, warga berharap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat semakin meningkat.
AZMIL FUTIKHATUR RIZKIYAH
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang bermanfaat, salah satunya adalah kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baitul Aziz yang berlokasi di Desa Pucangsimo. Program ini dimulai pada tanggal 22 Januari 2026 dan berakhir pada 08 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat memahami pentingnya belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan mengajar dilakukan secara rutin setiap hari Selasa dan Rabu, mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN berperan sebagai pengajar yang membantu proses pembelajaran membaca Al-Qur’an sesuai dengan jilid masing-masing santri. Peserta kegiatan ini adalah para santri TPQ Baitul Aziz yang terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari kelas Raudhatul Athfal (RA) hingga Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Dengan perbedaan tingkat kemampuan tersebut, pembelajaran disesuaikan agar setiap santri dapat belajar dengan optimal sesuai tahapannya. Selain kegiatan mengajar, mahasiswa KKN juga turut berkontribusi dalam kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan pada tanggal 10 Maret 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini meliputi khataman Juz 30, berbuka puasa bersama, pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, serta diakhiri dengan salat Isya dan tarawih berjamaah. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam meningkatkan kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan TPQ. Selama kegiatan berlangsung, para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti pembelajaran, membaca Al-Qur’an, serta berinteraksi dengan para mahasiswa. Selain mengajarkan bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, membangun kedekatan, serta menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, diharapkan para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan pendidikan keagamaan di Desa Pucangsimo serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
SOVI AMALIA
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang bermanfaat, salah satunya adalah kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baitul Aziz yang berlokasi di Desa Pucangsimo. Program ini dimulai pada tanggal 22 Januari 2026 dan berakhir pada 08 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat memahami pentingnya belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan mengajar dilakukan secara rutin setiap hari Selasa dan Rabu, mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN berperan sebagai pengajar yang membantu proses pembelajaran membaca Al-Qur’an sesuai dengan jilid masing-masing santri. Peserta kegiatan ini adalah para santri TPQ Baitul Aziz yang terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari kelas Raudhatul Athfal (RA) hingga Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Dengan perbedaan tingkat kemampuan tersebut, pembelajaran disesuaikan agar setiap santri dapat belajar dengan optimal sesuai tahapannya. Selain kegiatan mengajar, mahasiswa KKN juga turut berkontribusi dalam kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan pada tanggal 10 Maret 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini meliputi khataman Juz 30, berbuka puasa bersama, pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, serta diakhiri dengan salat Isya dan tarawih berjamaah. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam meningkatkan kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan TPQ. Selama kegiatan berlangsung, para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti pembelajaran, membaca Al-Qur’an, serta berinteraksi dengan para mahasiswa. Selain mengajarkan bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, membangun kedekatan, serta menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, diharapkan para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan pendidikan keagamaan di Desa Pucangsimo serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.
TSALISA MIFTAH NUR NA`IM
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Cakrawala Vidya UIN Malang tengah melaksanakan program kerja di MINU Tratee Putera Gresik dengan menyelenggarakan seminar bertajuk Anti-Bullying dan Kesehatan Mental pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas V dari program ICP, Tahfidz, dan Literasi. Seminar ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai karakter sejak dini, khususnya dalam membangun kesadaran siswa terkait perilaku bullying yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah. Selain itu, kesehatan mental menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan, mengingat kondisi psikologis siswa sangat berpengaruh terhadap proses belajar dan perkembangan sosial mereka. Kegiatan dibuka dengan Berbagai dari Kepala Madrasah MINU Tratee Putera Gresik yang menyampaikan penghargaan mengenai terselenggarahnya acara seminar bertema Anti-Bullying dan Kesehatan Mental yang sangat cocok disampaikan kepada anak-anak, dimana madrasah ini khusus siswa putra sehingga masalah seperti itu sudah sangat umum dikalangan mereka. Adapun tujuan pelaksanaan seminar, yaitu untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Siswa juga diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi diri sendiri maupun teman di sekitarnya. Seminar ini menghadirkan pemateri bernama Muhammad Nur Haqqul Mubarok, yang merupakan mahasiswa Universitas Sunan Drajat (UNSUDA). Dalam menyampaikan materinya, ia menjelaskan berbagai jenis bullying, seperti bullying verbal, fisik, maupun sosial, yang sering kali terjadi tanpa disadari. Ia juga menekankan bahwa tindakan sederhana seperti mengejek atau mengucilkan teman dapat memberikan dampak yang cukup serius terhadap kesehatan mental seseorang. Lebih lanjut, pemateri juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dengan cara berpikir positif, mengelola emosi, serta berani berbicara ketika mengalami atau menyaksikan tindakan bullying. Siswa diarahkan untuk tidak takut melapor kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya sebagai bentuk perlindungan diri. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan komunikatif. Para siswa tampak antusias mengikuti seminar, terutama saat sesi tanya jawab. Beberapa siswa aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman mereka terkait perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain menyampaikan materi, kegiatan juga diselingi dengan icebreaking dan contoh kasus sederhana yang memudahkan siswa dalam memahami konsep yang dijelaskan. Dengan metode penyampaian yang menarik, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu merefleksikan sikap dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seminar ini, diharapkan seluruh siswa MINU Tratee Putera Gresik dapat lebih memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Mahasiswa KKM UIN Malang juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam membentuk karakter siswa yang peduli, empatik, dan berakhlak baik.
ARIFAH SYAFA`ATI
Gresik, Hariancendekia.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Cakrawala Vidya UIN Malang menggelar seminar bertema anti-bullying dan kesehatan mental di MINU Tratee Putera Gresik, Selasa (5/5/2026). Kegiatan berlangsung di aula sekolah dan diikuti siswa kelas V dari program ICP, Tahfidz, dan Literasi. Seminar ini digelar sebagai respons atas pentingnya penanaman nilai karakter sejak dini, khususnya dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap perilaku perundungan yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. Selain itu, aspek kesehatan mental dinilai krusial karena berpengaruh langsung terhadap proses belajar dan perkembangan sosial siswa. Kepala Madrasah MINU Tratee Putera Gresik dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai tema yang diangkat relevan dengan kondisi siswa, terutama karena madrasah ini khusus putra, di mana potensi perilaku bullying cukup tinggi jika tidak diarahkan sejak awal. Seminar menghadirkan pemateri Muhammad Nur Haqqul Mubarok, mahasiswa Universitas Sunan Drajat. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari verbal, fisik, hingga sosial yang kerap terjadi tanpa disadari. Ia menekankan bahwa tindakan sederhana seperti mengejek atau mengucilkan teman dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban. Karena itu, siswa didorong untuk membangun sikap empati, berpikir positif, serta berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan. “Melapor bukan berarti lemah, tetapi bentuk keberanian untuk melindungi diri dan orang lain,” ujarnya. Kegiatan berlangsung secara interaktif. Siswa tampak antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Sejumlah peserta aktif berbagi pengalaman terkait perundungan di sekolah, menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dekat dengan realitas mereka. Untuk memperkuat pemahaman, pemateri juga menyisipkan ice breaking dan simulasi kasus sederhana. Pendekatan ini membantu siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga merefleksikan perilaku sehari-hari. Melalui seminar ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap siswa dapat berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak jangka panjang dalam membentuk karakter siswa yang empatik dan berakhlak baik.