Thumbnail
12 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

FARSYA RISANDA FARADIBA

Turen, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak", bekerja sama dengan ibu-ibu PKK RT 03 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan pemberdayaan peran orang tua dalam mendidik anak. Sosialisasi yang berlangsung di balai pertemuan RT 03 ini dipandu oleh pemateri Farhan Mahally, yang menyampaikan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Ketua kelompok KKM, Rizal Zibran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan pengasuhan di era digital. “Kami ingin membantu para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya menjadi figur yang hadir secara emosional dan dikenang secara positif oleh anak-anak mereka,” ujar Rizal. Sosialisasi ini berisi pemaparan materi seputar komunikasi empatik dalam keluarga, membangun kedekatan emosional, hingga teknik mendengarkan aktif sebagai kunci membina hubungan harmonis antara orang tua dan anak. Ibu Nita, selaku Ketua RT sekaligus perwakilan PKK, memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami para ibu merasa terbantu untuk lebih memahami bagaimana kecerdasan sebagai orang tua di masa kini,” tuturnya. Ibu PKK yang hadir tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Selain pemaparan materi, acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, simulasi interaksi orang tua-anak, dan pembagian pamflet edukatif mengenai parenting yang berbasis nilai-nilai Islami dan kekeluargaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen mampu menerapkan ilmu yang diperoleh demi menciptakan keluarga yang hangat, dekat, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak.

Thumbnail
12 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

M. ALFIAN NUR AFANDI

Turen, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak", bekerja sama dengan ibu-ibu PKK RT 03 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan penguatan peran orang tua dalam mendidik anak. Sosialisasi yang berlangsung di balai pertemuan RT 03 ini dipandu oleh pemateri Farhan Mahally, yang menyampaikan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Ketua kelompok KKM, Rizal Zibran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan pengasuhan di era digital. “Kami ingin membantu para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya menjadi figur yang hadir secara emosional dan dikenang secara positif oleh anak-anak mereka,” ujar Rizal. Sosialisasi ini diisi dengan pemaparan materi seputar komunikasi empatik dalam keluarga, membangun kedekatan emosional, hingga teknik mendengarkan aktif sebagai kunci membina hubungan harmonis antara orang tua dan anak. Ibu Nita, selaku Ketua RT sekaligus perwakilan PKK, memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami para ibu merasa terbantu untuk lebih memahami bagaimana bersikap sebagai orang tua di masa kini,” tuturnya. Ibu PKK yang hadir tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Selain pemaparan materi, acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, simulasi interaksi orang tua-anak, dan pembagian pamflet edukatif mengenai parenting yang berbasis nilai-nilai Islami dan kekeluargaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi menciptakan keluarga yang hangat, dekat, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak.

Thumbnail
12 months ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Sosialisasi Parenting Bersama Ibu-Ibu PKK RT 03 Desa Turen

KARINA CANDRA KIRANA

Turen, Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Menjadi Orang Tua yang Dekat dan Dikenang Anak", bekerja sama dengan ibu-ibu PKK RT 03 Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Rabu, 16 April 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan kelompok KKM sebagai bentuk pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan keluarga dan penguatan peran orang tua dalam mendidik anak. Sosialisasi yang berlangsung di balai pertemuan RT 03 ini dipandu oleh pemateri Farhan Mahally, yang menyampaikan pentingnya membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Ketua kelompok KKM, Rizal Zibran, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tantangan pengasuhan di era digital. “Kami ingin membantu para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya menjadi figur yang hadir secara emosional dan dikenang secara positif oleh anak-anak mereka,” ujar Rizal. Sosialisasi ini diisi dengan pemaparan materi seputar komunikasi empatik dalam keluarga, membangun kedekatan emosional, hingga teknik mendengarkan aktif sebagai kunci membina hubungan harmonis antara orang tua dan anak. Ibu Nita, selaku Ketua RT sekaligus perwakilan PKK, memberikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan. Kami para ibu merasa terbantu untuk lebih memahami bagaimana bersikap sebagai orang tua di masa kini,” tuturnya. Ibu PKK yang hadir tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Selain pemaparan materi, acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, simulasi interaksi orang tua-anak, dan pembagian pamflet edukatif mengenai parenting yang berbasis nilai-nilai Islami dan kekeluargaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua di RT 03 Desa Turen mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi menciptakan keluarga yang hangat, dekat, dan menjadi tempat tumbuh kembang yang sehat bagi anak-anak.

Thumbnail
12 months ago
"AM-KKM Arthadaya melaksanakan Seminar Moderasi Beragama: Menanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini",

ILMI FIRDAUSI NUZULA

Malang, 20 Maret 2025 --- Dalam upaya memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman, AM-KKM Arthadaya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar seminar bertajuk "Menanamkan Moderasi Beragama sebagai Dasar Kebersamaan dan Menghargai Perbedaan" pada Rabu, 20 Maret 2025, bertempat di Masjid An-Nur, Desa Sukolilo, Jabung, Malang.   Kegiatan ini menyasar peserta didik TPQ An-Nur dan para ustadz-ustadzah sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Sekitar 40 peserta turut serta dalam seminar yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menanamkan konsep moderasi beragama sejak dini.   Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KKM Arthadaya, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ustadz M. Zaini selaku narasumber utama. Ia menyampaikan bahwa moderasi beragama bukan hanya soal toleransi antar umat, tetapi juga sikap adil dan seimbang dalam menjalani kehidupan beragama. Dalam sesi diskusi panel, peserta diajak berdialog mengenai tantangan dan solusi dalam menerapkan moderasi beragama di lingkungan sekitar. Sesi tanya jawab yang interaktif menandai tingginya antusiasme peserta.   "Kita harus bisa saling menghargai, baik kepada sesama teman, sesama manusia, umat agama lain, maupun kepada seluruh makhluk hidup di dunia ini," ujar Ustadz Zaini dalam paparannya.   Seminar ini menjadi ruang belajar bersama yang mengedepankan pentingnya pendidikan nilai-nilai toleransi sejak dini. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai di tengah perbedaan yang ada.

Thumbnail
12 months ago
Tingkatkan Pola Asuh Anak Berkebutuhan Khusus, Mahasiswa UIN Malang Adakan Seminar Parenting Emosional

NAJWA SYAH ABRAHAM

HUMAS UIN MALANG — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, mengadakan kegiatan edukatif berupa seminar parenting bertajuk "Strategi Parenting Emosional untuk Membangun Mental Anak." Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, (7/4), di Lembaga Pendidikan Mambaul Ulum, yang menaungi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah tersebut. Seminar bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada orang tua dan pendidik mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam pola asuh anak, serta strategi efektif dalam membangun ketahanan mental anak-anak, khususnya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari perwakilan Lembaga Mambaul Ulum, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa UIN Malang dalam mendukung pengembangan pendidikan anak-anak di desa tersebut. Seminar kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKM yang telah mendapatkan pembekalan akademik dari kampus. Dalam penyampaian materi, peserta diajak untuk memahami konsep dasar kebutuhan emosional anak, peran orang tua dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang kerap dihadapi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Selain itu, diperkenalkan pula berbagai teknik sederhana yang dapat diterapkan di rumah, seperti teknik validasi emosi, pembangunan rutinitas positif, dan komunikasi empatik. Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan banyaknya pertanyaan dan berbagi pengalaman pribadi yang muncul sepanjang sesi seminar. Sedikit peserta yang menyampaikan rasa terima kasih atas materi yang dinilai sangat membantu, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Koordinator KKM Desa Sukodadi dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa UIN Malang kepada masyarakat. “Kami berharap, melalui seminar ini, para orang tua dapat lebih percaya diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka, memahami pentingnya membangun ketahanan mental sejak dini, serta memperkuat hubungan emosional dalam keluarga,” ujar salah satu mahasiswa. Ustadz Suri, perwakilan dari Lembaga Mambaul Ulum, juga menambahkan: “Penting bagi kita memahami pola asuh berdasarkan kecerdasan emosional menurut ajaran Islam. Pola asuh yang baik tidak hanya membentuk karakter anak, tetapi juga dapat berperan dalam mencegah stunting.” Selain sesi seminar, acara juga dilengkapi dengan diskusi kelompok, simulasi praktik komunikasi efektif antara orang tua dan anak, serta booklet Pembagian sederhana berisi panduan parenting emosional yang dapat digunakan sebagai referensi lanjutan di rumah. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak Lembaga Mambaul Ulum dan masyarakat Desa Sukodadi. Seminar “Strategi Parenting Emosional untuk Membangun Mental Anak” menjadi bukti sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam upaya membangun generasi muda yang kuat, tangguh, dan berkarakter.

Thumbnail
12 months ago
Peluk Terakhir, Doa Mengiringi: Perpisahan Mahasiswa KKM UIN Malang di TPQ Nurul Huda

MUHAMMAD ALI AL HAIDAR

Sabtu, 26 April --- Suasana penuh haru menyelimuti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Nurul Huda yang terletak di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Para mahasiswa dari program Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi mengakhiri masa pengabdian mereka dengan menggelar acara perpisahan yang sederhana namun penuh makna.   "Sungguh luar biasa semangat belajar adik-adik di TPQ ini. Meski waktu kami di sini tidak lama, tapi banyak kenangan dan pelajaran yang kami bawa pulang," ujar salah satu mahasiswa dengan mata yang mulai berkaca-kaca.   Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh salah satu ustadz pengajar TPQ. Ia menuturkan bahwa kontribusi para mahasiswa sangat berarti, terutama dalam meningkatkan kualitas dan metode pembelajaran di TPQ tersebut.   "Kami sangat bersyukur atas dedikasi serta ilmu yang telah dibagikan. Anak-anak sangat menikmati proses belajar yang dibawakan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan oleh para mahasiswa," katanya penuh apresiasi.    Dalam acara perpisahan tersebut, beragam kegiatan digelar, seperti sambutan dari pihak TPQ dan ketua kelompok KKM, sesi cerita, permainan interaktif, hingga penyerahan cendera mata dari mahasiswa kepada pihak TPQ. Momen paling mengharukan terjadi saat para mahasiswa berpamitan dan bersalaman dengan murid serta para pengajar.   Selama masa pengabdian beberapa bulan terakhir, mahasiswa KKM aktif terlibat dalam berbagai aktivitas di TPQ Nurul Huda. Mereka bukan hanya mendampingi proses belajar mengaji dan menulis Al-Qur'an, tetapi juga menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif yang menarik bagi anak-anak. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan pengalaman yang berkesan bagi seluruh warga TPQ.   Acara perpisahan ini dihadiri oleh seluruh murid, ustadz, dan ustadzah TPQ. Dalam pidatonya, Ketua Kelompok KKM UIN Malang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan untuk mengabdi dan belajar bersama masyarakat TPQ Nurul Huda. Ia juga menyatakan kekaguman atas semangat belajar para murid selama kegiatan berlangsung.   Meski kepergian para mahasiswa KKM meninggalkan rasa haru, warisan semangat dan ilmu yang mereka tinggalkan diharapkan terus tumbuh dalam diri para murid. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia kampus dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berakhlak, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan.