NAFIS FADHAIL RAMDHANI
Kegiatan Ngaji Magrib menjadi salah satu tradisi keagamaan yang terus dilestarikan oleh warga Desa Kemiri, Kecamatan Lemahbang, khususnya yang dilaksanakan di Mushalla RT 2. Kegiatan ini berperan penting dalam membina akhlak dan keimanan anak-anak serta mempererat kebersamaan antarwarga. Menanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini,Ngaji Magrib di Mushalla RT 2 tidak hanya bertujuan mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini. Melalui kegiatan rutin ini, anak-anak dibiasakan untuk mencintai Al-Qur’an, menghormati guru, serta memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan Kegiatan Ngaji Magrib,Kegiatan Ngaji Magrib dilaksanakan setiap hari setelah salat Magrib di Mushalla RT 2. Anak-anak dari lingkungan sekitar berkumpul untuk mengikuti pembelajaran yang meliputi: Belajar membaca dan memperbaiki tajwid Al-Qur’an Menghafal surat-surat pendek Mempelajari doa-doa harian Pembinaan akhlak dan adab Islami Dukungan Warga RT 2,Keberlangsungan Ngaji Magrib di Mushalla RT 2 tidak lepas dari peran aktif warga. Orang tua dengan penuh kesadaran mengarahkan anak-anak mereka untuk rutin mengikuti ngaji, sementara warga sekitar turut menjaga suasana mushalla agar tetap nyaman dan kondusif untuk belajar.Kebersamaan dan kepedulian inilah yang menjadikan Mushalla RT 2 sebagai pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan bermanfaat. Harapan dan Doa,Melalui kegiatan Ngaji Magrib ini, diharapkan akan lahir generasi Desa Kemiri yang beriman, berakhlak mulia, dan berpegang teguh pada ajaran Islam. Semoga Mushalla RT 2 terus menjadi tempat yang penuh keberkahan dan cahaya ilmu.
ARDARIA ANTARIKSA
Kemiri, Jabung 5 Januari 2026 Sebagai kepedulian terhadap lingkungan pendidikan yang berada di desa Kemiri, Kami Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 45 melaksanakan kegiatan pembelajaran "les" yang dimulai pertama kali pada tanggal 05 Januari 2026 di dua titik tempat, yaitu Dusun Lemahbang dan Dusun Krajan. Kegiatan ini merupakan salah satu dari program kerja bidang pendidikan yang tujuannya untuk membantu siswa/siswi dalam memahami pembelajaran yang telah dilaksanakan di sekolah sebelumnya selain itu kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan minat dan semangat belajar para siswa/siswi di desa Kemiri Dusun Lemahbang dan Dusun Krajan. Kegiatan les ini dilaksanakan secara rutin, tiga kali dalam seminggu yaitu pada hari senin, selasa, dan kamis. Materi yang diberikan meliputi pembelajaran dasar seperti, membaca, menulis, dan berhitung. Metode pembelajaran kami laksanakan secara interaktif dan menyenangkan agar para siswa/siswi tidak merea bosan dan lebih mudah dalam memahami materi pelajaran. Kami mahasiswa KKM 45 sebagai pendamping yang bukan hanya memberikan materi dasar tetapi juga membimbing serta membantu para siswa/siswi dalam mengerjakan tugas sekolah. Dalam pelaksanaan kegiatan les ini kami KKM 45 berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, asik, ramah serta komunikatif. Kegiatan ini juga didukung oleh warga setempat karna menimbulkan dampak positif, karena les ini dinilai dapat membantu anak-anak dalam mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Melalui kegiatan les belajar ini, mahasiswa KKM 45 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Kemiri. Dengan adanya program ini semoga dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi motivasi bagi siswa/siswi untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik.
LUTFIA
Desa Kemiri menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh Kelompok 45 pada tahun ini. Kegiatan pembukaan KKM dilaksanakan di Kantor Desa Kemiri pada Senin, 29 Desember 2025, dan dihadiri oleh perangkat desa, masyarakat sekitar dan seluruh anggota KKM Kelompok 45. Acara pembukaan diawali dengan sambutan Perwakilan dari Kepala Desa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KKM Kelompok 45 serta harapan agar kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Kemiri. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam kesempatan tersebut, DPL menyampaikan tujuan pelaksanaan KKM sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KKM Kelompok 45, yang menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang baik dari pihak desa dan Masyarakat. Setelah beberapa sambutan telah tersampaikan, acara selanjutnya yaitu pemaparan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKM serta komitmen mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Kemiri. Sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan KKM, dilakukan acara simbolis berupa penyematan ID card KKM dari perwakilan Kepala Desa kepada Ketua KKM Kelompok 45, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Momen ini menjadi simbol sinergi dan kerja sama antara mahasiswa dan Pemerintah Desa Kemiri. Acara pembukaan KKM ditutup dengan sesi dokumentasi dan doa, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan KKM Kelompok 45 dapat berjalan lancar, memberikan manfaat, serta meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Desa Kemiri.
FARAS HILMI AINIYAH
Desa kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang, 30 Desember 2025 sebanyak 15 mahasiswa melakukan Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja semata, tetapi juga menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat. Salah satu bentuk awal dalam menjalin kedekatan tersebut adalah melalui kegiatan ramah tamah mahasiswa KKM bersama warga sekitar. Ramah tamah ini diselenggarakan sebagai sarana perkenalan antara mahasiswa KKM dengan masyarakat setempat. Melalui interaksi langsung ini, mahasiswa memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan KKM, serta memaparkan gambaran umum program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Selain menjadi ajang perkenalan, kegiatan ramah tamah juga menjadi wadah dialog antara mahasiswa dan warga. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan, saran, maupun kondisi sosial yang ada di lingkungan mereka. Hal ini sangat membantu mahasiswa dalam memahami kebutuhan nyata masyarakat sehingga program KKM dapat disesuaikan dan lebih tepat sasaran. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan adanya diskusi santai, canda ringan, serta jamuan sederhana yang mencerminkan keramahan warga setempat. Interaksi ini menumbuhkan rasa saling percaya dan memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat. Nilai-nilai gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan pun menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan kegiatan KKM ke depannya. Melalui kegiatan ramah tamah ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara mahasiswa KKM dan warga sekitar. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam upaya pemberdayaan dan pembangunan desa. Dengan komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis, kegiatan KKM dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi semua pihak.
ELLEN SALWA BELLA
Jumat Bersih KKM 045: Menjaga Kebersihan Mushola dan Masjid Desa Kemiri Desa Kemiri, Jabung, 11 Januari 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 045 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan Jumat Bersih dengan membersihkan mushola dan masjid di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada setiap hari jumat . Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus penguatan nilai kebersamaan dengan masyarakat. Sejak pagi hari, mahasiswa KKM mulai membersihkan area dalam dan sekitar mushola serta masjid. Kegiatan meliputi menyapu dan mengepel lantai, membersihkan jendela, tempat wudhu, serta merapikan halaman. Seluruh kegiatan dilakukan secara bergotong royong dengan pembagian tugas yang sederhana namun efektif. Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mahasiswa bekerja dalam suasana yang penuh keakraban. Kegiatan Jumat Bersih ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam merawat fasilitas keagamaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 045 memperoleh pengalaman langsung tentang pentingnya peran sosial mahasiswa di tengah masyarakat. Interaksi selama kegiatan berlangsung menjadi sarana pembelajaran mengenai nilai kepedulian, kerja sama, dan saling menghormati antara mahasiswa dan warga Desa Kemiri. Selain memberikan dampak nyata terhadap kebersihan mushola dan masjid, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat. Suasana kerja bersama yang sederhana membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan memperkuat rasa kebersamaan. Mahasiswa KKM 045 berharap kegiatan Jumat Bersih ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa yang dilakukan melalui aksi nyata dan penuh ketulusan.
NAYLA ARDIARTA
Jabung, Kabupaten Malang (31 Desember 2025) – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 1 dan 2 turut mengikuti kegiatan perayaan malam tahun baru bersama salah satu penggerak desa dan keluarganya di Dusun Bendo, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Bapak Inul selaku penggerak desa dengan melibatkan keluarga serta anak-anak di lingkungan sekitar. Acara berlangsung mulai setelah salat Isya hingga pukul 01.00 WIB. Perayaan malam tahun baru tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan antara mahasiswa KKM dengan masyarakat desa, sekaligus untuk menciptakan suasana pergantian tahun yang aman, sederhana, dan ramah bagi anak-anak. Rangkaian kegiatan meliputi bakar-bakar makanan sederhana, permainan kartu UNO bersama anak-anak, serta menyalakan petasan kecil. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan, sementara mahasiswa KKM dan keluarga tuan rumah turut mendampingi serta menjaga jalannya acara agar tetap tertib dan kondusif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 1 dan 2 memperoleh pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat Dusun Bendo serta mempererat hubungan sosial dengan warga setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa dalam kehidupan sosial masyarakat selama pelaksanaan KKM di Desa Sukolilo.