Thumbnail
9 months ago
Sinergi LPM dan Mahasiswa KKM: Bedah Krisis Sampah hingga Sanitasi di Kedung Asem

MOH. FAIZ

PROBOLINGGO, Selasa (30/12/2025) – Kelurahan Kedung Asem, Kota Probolinggo, menjadi titik fokus aksi sosial mahasiswa KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam koordinasi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) hari ini, para mahasiswa membedah ketimpangan infrastruktur lingkungan yang cukup kontras di wilayah tersebut. Krisis Lahan Sampah: 11 RW Mengantre di Satu TPS Kelurahan Kedung Asem tercatat memiliki wilayah administratif yang cukup padat dengan 35 RT dan 11 RW. Namun, ironisnya wilayah ini hanya dilayani oleh satu unit Tempat Pembuangan Sampah (TPS) portabel yang terletak di RW 01. Ketimpangan ini memicu keprihatinan pihak LPM karena memengaruhi perilaku lingkungan warga. Perwakilan LPM mengungkapkan bahwa pengadaan TPS baru terbentur aturan aset lahan. "Sangat sulit (mencari lahan TPS). Akibatnya, masih ada warga yang membuang sampah ke sungai atau membakarnya di pekarangan," ujar pihak LPM di hadapan para mahasiswa KKM UIN Malang. Mahasiswa KKM UIN Malang Validasi Data Jamban Sehat Selain masalah sampah, mahasiswa KKM UIN Malang juga ditugaskan membantu validasi data sanitasi warga. Saat ini, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kedung Asem baru mencakup sekitar 70-75 Kepala Keluarga (KK) dari kapasitas optimal 100 KK. Para mahasiswa akan menyisir wilayah, khususnya di RW 08, untuk mendata warga yang belum memiliki akses jamban sehat guna diusulkan mendapatkan bantuan stimulan dari Baznas. "Coba cari 10 atau 20 KK (yang belum punya jamban). Sebetulnya di Kamus itu harus 30 KK. Harapannya, nanti diusulkan bantuan. Tapi harus survei lewat RT/RW," instruksi perwakilan LPM kepada mahasiswa. Sinergi Pelayanan Publik dan Fisik Kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang selama 40 hari di Kedung Asem tidak hanya fokus pada pendataan, tetapi juga aksi nyata lainnya seperti: Pendampingan Pelayanan: Mahasiswa akan membantu di bagian pelayanan kantor kelurahan untuk mempelajari administrasi publik sekaligus membantu warga. Peremajaan Infrastruktur: Melakukan pengecatan gapura batas wilayah antara Gedung Asem dan Gedung Galeng yang mulai kusam. Edukasi Lingkungan: Bergabung dalam kerja bakti rutin warga untuk mendorong pola hidup bersih. Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa KKM UIN Malang dapat menjadi jembatan antara kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah kelurahan, terutama dalam memetakan kebutuhan mendesak akan fasilitas pembuangan sampah dan sanitasi yang layak.

Thumbnail
9 months ago
Safari Dakwah di Desa Sumberpetung, Menguatkan Iman dan Kebersamaan

ARUMINGTYAS KUSUMANING PUTRI

Malang – Kamis, 25 Desember 2025 Mahasiswa KKM 61 Catalyst menghadiri kegiatan Safari Dakwah yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Malang sebagai bagian dari kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Sumberpetung, khususnya warga Desa Banduarjo, yang hadir dengan antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Safari Dakwah ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik sehingga tercipta suasana kebersamaan yang harmonis. Kehadiran mahasiswa KKM 61 Catalyst di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial-keagamaan selama menjalankan program pengabdian di desa. Ceramah utama dalam kegiatan Safari Dakwah ini mengangkat tema keutamaan puasa sunnah di bulan Rajab. Penceramah menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, sehingga sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, menjaga perilaku, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Puasa sunnah di bulan Rajab dipaparkan sebagai amalan yang memiliki nilai spiritual tinggi dan dapat menjadi sarana pembinaan diri. Selain membahas keutamaan puasa, penceramah juga mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Rajab sebagai waktu memperbaiki kualitas ibadah dan mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Umat Islam dianjurkan untuk membiasakan diri melakukan amalan-amalan kebaikan seperti berpuasa, memperbanyak doa, dzikir, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Pesan-pesan dakwah tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Bagi mahasiswa KKM 61 Catalyst, keikutsertaan dalam kegiatan Safari Dakwah ini memberikan pengalaman yang berharga, baik dari sisi keilmuan maupun spiritual. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi diri agar mahasiswa senantiasa menjaga nilai-nilai religius dalam setiap aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, ilmu dan pesan dakwah yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Sumberpetung, khususnya Desa Banduarjo.

Thumbnail
10 months ago
*Pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Balai Desa Sidem Jadi Awal Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat*

DHEA NANDA PUTRI KREDANA

Kegiatan pembukaan KKM dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember, bertempat di Balai Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Acara ini menjadi penanda resmi dimulainya kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat desa, sekaligus sebagai ajang perkenalan dan silaturahmi antara mahasiswa KKM dengan warga setempat. Pembukaan KKM berlangsung dalam suasana yang sederhana namun penuh kehangatan. Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sidem yang menyambut kehadiran mahasiswa dengan sikap terbuka dan ramah. Kehadiran masyarakat menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program KKM yang akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh kegiatan KKM dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Selanjutnya, ada sambutan dari sekertaris desa yang mewakili kepala desa yang berhalangan hadir, dan selanjutnya perwakilan mahasiswa KKM menyampaikan sambutan dengan mengungkapkan rasa terima kasih atas penerimaan yang diberikan oleh pemerintah desa dan masyarakat Desa Sidem. Mahasiswa juga menyampaikan komitmen untuk berkontribusi secara aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan selama masa pengabdian. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKM memaparkan gambaran umum program kerja yang akan dilaksanakan. Program-program yang direncanakan bersifat umum dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Sidem, meliputi bidang pendidikan, sosial, keagamaan, serta kegiatan pemberdayaan lingkungan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan pembukaan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang harmonis antara mahasiswa KKM dan masyarakat Desa Sidem. Dengan semangat kebersamaan, seluruh rangkaian program kerja KKM diharapkan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi perkembangan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Thumbnail
10 months ago
Awal Perjalanan dari Pengabdian KKM Arthaswara 52 dan Arunika 95 Di Desa Slamparejo Resmi Digelar

MUHAMMAD IRSAL AQIQY

Pembukaan KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Desa Slamparejo Malang – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) pada Selasa, 24 Desember, yang bertempat di Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa UIN Malang di desa tersebut. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Slamparejo, Wahyudi, S.H., M.M., Sekretaris Desa Slamparejo, Imam Supriyono, S.E., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Shofil Fikri, S.S., M.Pd. Kegiatan KKM ini diikuti oleh 29 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang tergabung dalam Kelompok 52 Arthaswara dan Kelompok 95 Arunika, dengan komposisi 18 mahasiswi dan 11 mahasiswa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Slamparejo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menjadikan Desa Slamparejo sebagai lokasi pelaksanaan KKM. Ia berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan kondisi sosial dan karakteristik wilayah desa, khususnya yang berdampingan dengan kawasan peternakan sapi, sehingga program yang dijalankan dapat selaras dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Shofil Fikri, S.S., M.Pd., menegaskan pentingnya pelaksanaan KKM sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat menjalankan seluruh program kerja secara bertanggung jawab, menjunjung tinggi etika akademik, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kegiatan pembukaan ini, mahasiswa Kelompok 52 Arthaswara dan Kelompok 95 Arunika secara resmi memulai pelaksanaan KKM di Desa Slamparejo. Diharapkan keberadaan mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan masyarakat desa sekaligus menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Thumbnail
10 months ago
Awal Perjalanan dari Pengabdian KKM Arthaswara 52 dan Arunika 95 Di Desa Slamparejo Resmi Digelar

SITI NURLAILATUS SAKINAH

Malang- kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dibuka pada Selasa, 24 Desember, bertempat di Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan rangkaian program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Slamparejo. Pembukaan KKM tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Slamparejo, Wahyudi, SH, MM, Sekretaris Desa Slamparejo, Imam Supriyono, SE, serta Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Shofil Fikri, SS, M.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa UIN Malang yang tergabung dalam Kelompok 52 Arthaswara dan Kelompok 95 Arunika, terdiri atas 18 mahasiswi dan 11 mahasiswa. 

Thumbnail
10 months ago
Kelompok KKM 66 Adighana menjalankan kegiatan Sinergitas Antar Agama (SIGMA), Dalam rangka Peringatan Hari Raya Natal.

SALMA AULIA RIZKI

Malang - 25 Desember 2025, kegiatan Sigma (Sinergitas Antar Agama) yang merupakan menjadi agenda kegiatan Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 66 Adighana dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Teman-teman kelompok KKM berpartisipasi dalam rangka pengamanan peringatan Hari Natal yang berlangsung di Gereja Maria Annunciata Dusun Lodalem, Arjowilangan, Kalipare. Program ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda kegiatan, tetapi juga sebagai proses reflektif dalam memahami keberagaman dan membangun harmoni antarumat beragama pada kehidupan masyarakat desa Arjowilangun.   Pelaksanaan SIGMA berjalan dari kekaguman mahasiswa dalam kehidupan Masyarakat arjowilangun yang beragam namun berdampingan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat, mahasiswa belajar bahwa toleransi tidak cukup dipahami secara teoritis, melainkan harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati serta diimplementasikan pada kehidupan nyata.   Dalam prosesnya, mahasiswa KKM UIN Malang menyadari pentingnya Belajar memahami keindahan toleransi umat beragama yang berjalan di Tengah Masyarakat Arjowilangun, bukan sebagai pihak yang lebih mengetahui. Interaksi dengan tokoh agama, aparat desa, serta masyarakat lintas agama menjadi sarana pembelajaran tentang arti Romantisasi, Dinamika, dan Dialektika. Setiap perjumpaan menghadirkan pemahaman baru bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan potensi untuk saling melengkapi.   Ketua Kelompok KKM 66 Adighana, Darvesh Fajriansyah, menyampaikan bahwa program SIGMA merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai moderasi beragama yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan. “Melalui SIGMA, kami ingin belajar langsung dari masyarakat tentang arti toleransi dan hidup berdampingan secara damai. Sekaligus membersamai beberapa elemen masyarakat yang melakukan pengamanan dalam Hari Besar Natal. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat serta memperkuat persaudaraan antarumat beragama,” ungkapnya. “Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kami pembelajaran tentang keberagaman dan proses berjalannya kehidupan bersosial. Terutama Bapak Kepala Desa, Romo Gereja Maria Annunciata,  Babinsa Koramil Kalipare, Kepolisisan Polsek Kalipare, Banser, Pecalang dan Elemen Masyarakat lainnya. Semoga pembelajaran dari beliau dapat menjadi bekal bagi kami dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dilingkungan yang majemuk” Lanjutnya.   Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Nashikin Muad, Lc., M.A.,  menekankan bahwa sikap netral merupakan bentuk aktualisasi nilai moderasi beragama yang menuntut mahasiswa untuk bersikap bijak, rendah hati, dan terbuka terhadap realitas sosial. Menurutnya, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah akan menjadi lebih bermakna ketika diiringi dengan kemampuan memahami masyarakat secara utuh, termasuk menghargai praktik keagamaan yang hidup di lingkungan sekitar.   Melalui SIGMA mahasiswa Kelompok 66 KKM UIN Malang merefleksikan kembali peran mereka sebagai insan akademik sekaligus bagian dari masyarakat. Program ini menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu diukur dari besarnya program, tetapi dari ketulusan untuk mendengar, belajar, dan berjalan bersama masyarakat dalam keberagaman. Dengan demikian, SIGMA menjadi pengalaman bermakna dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat nilai kemanusiaan.