Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang-Dharmasastra Gelar NABRAK di Padangan, Bojonegoro: Perkuat Moderasi Beragama di Bulan Ramadhan

DIVIA ATMA PERMATA

https://www.kompasiana.com/diviaatma9999/67de53da34777c57924f7792/mahasiswa-kkm-uin-malang-dharmasastra-gelar-nabrak-di-padangan-bojonegoro-perkuat-moderasi-beragama-di-bulan-ramadhan 

Thumbnail
1 year ago
Menghidupkan Semangat R.A Kartini di MAN Kota Pasuruan

SHOFIA SAFINATUL JANNAH

https://www.kompasiana.com/shofiaalbukhorijannah9403/680f85da34777c68c607f9f2/menghidupkan-semangat-r-a-kartini-di-man-kota-pasuruan  

Thumbnail
1 year ago
Penanaman 500 pohon untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan

PRAYUDA ZAKY AL MAHDI

Penanaman 500 Pohon Bersama Warga dan Perangkat Desa Pandanrejo Pandanrejo, [23 Desember 2024] – Dalam upaya melestarikan lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem, perangkat Desa Pandanrejo bersama masyarakat setempat mengadakan kegiatan penanaman 500 pohon. Acara ini berlangsung pada 23 Desember 2024 dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, kelompok pemuda, serta organisasi peduli lingkungan.   1. Membangun Kesadaran akan Pentingnya Penghijauan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Kepala Desa Pandanrejo, muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Penanaman pohon ini bukan hanya untuk keindahan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang, [Kades Pandanrejo].   2. Jenis Pohon yang Ditanam Sebanyak 500 pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, seperti:   A. Pohon Mahoni– untuk penghijauan dan menyediakan oksigen.   B. Pohon Trembesi – dikenal mampu menyerap polusi udara dalam jumlah besar.   C. Pohon Buah (Mangga, Alpukat, Durian) – memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.   3. Antusiasme Masyarakat Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Pandanrejo. Banyak warga yang secara sukarela ikut serta dalam penanaman pohon dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.   Salah satu peserta, [Muhammad Fadhil], menyampaikan bahwa ia merasa bangga bisa berpartisipasi. “Saya senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Semoga pohon-pohon ini tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.     4. Harapan ke Depan Dengan adanya kegiatan penanaman 500 pohon ini, Desa Pandanrejo berharap bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perangkat desa juga berencana mengadakan program perawatan dan pemantauan pohon agar pertumbuhannya optimal.   Kegiatan ini merupakan langkah kecil dengan dampak besar. Mari kita jaga lingkungan bersama demi masa depan yang lebih hijau dan sehat!  

Thumbnail
1 year ago
Cegah Stunting, Wujudkan Parenting untuk Masa Depan Cerah Anak

FITRIA NURUL IMAN

     Desa Argosuko, 16 Januari 2025 -- Dalam Upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan mencegah terjadinya stunting, Kelompok 1 KKM berkolaborasi dengan Kelompok 71 dan 141 serta Ibu PKK Argosuko mengadakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Cegah Stunting, Wujudkan Parenting untuk Masa Depan Cerah Anak." Acara ini berlangsung di Balai Desa Argosuko dan dihadiri oleh perwakilan wali murid dan anak TK di Desa Argosuko. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana, Nabila Nur Azizah, yang menekankan tentang pentingnya parenting yang tepat saat ini dan juga memperhatikan gizi seimbang anak semenjak masa kehamilan.      Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dosen Psikologi Uin Malang, Ibu Puji Astuti. Di dalam sosialisasinya kali ini, Ibu Puji memberikan ilmunya mengenai pentingnya memperhatikan apa yang dikonsumsi anak. Sebagai contoh, untuk susu kemasan, wajib memperhatikan komposisi gula yang terkandung di dalamnya. Ibu Puji menekankan apabila anak baiknya diberi makanan asli, seperti vitamin yang bersumber dari buah dan sebagainya. Selain itu, pemateri menjelaskan perawatan kesehatan fisik dan mental secara optimal serta psikososial yang mendukung tumbuh kembang anak.      Selepas sesi sosialisasi, diadakan juga lomba mewarnai yang nantinya akan menekankan kerja sama antara ibu dan anak. Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak tidak bosan dengan acara yang sedang berlangsung, apalagi kegiatan mewarna bukanlah hal yang asing dan sulit untuk mereka kerjakan. "Aku suka kak mewarna, apalagi bentuknya gunung-gunung gini," ujar salah satu siswa TK. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih peduli mengenai parenting yang efektif dan pencegahan stunting untuk lebih ditingkatkan, sehingga dapat mendukung terciptanya generasi masa depan yang lebih sehar dan berkualitas.

Thumbnail
1 year ago
Resuffle Kepengurusan Karang Taruna Desa Putukrejo: Wujudkan Pemuda Kreatif, Inovatif, dan Partisipatif dengan Dukungan Aktif KKM 124 UIN Malang

ZUHRUFUL HIKMATUZ ZAHRO

Pada Ahad, 19 Januari 2025 Karang Taruna Tunas Harapan Desa Putukrejo menggelar acara resuffle pembentukan pengurus Karang Taruna periode 2024-2027 dengan mengangkat tema "Membentuk Pemuda yang Kreatif, Inovatif, dan Partisipatif untuk desa yang lebih maju, kuat dan mandiri". Acara ini berlangsung di Balai Desa Putukrejo dan dihadiri oleh kepala desa Putukrejo, beberapa tokoh masyarakat, serta pemuda setempat. Pelantikan ini menunjukkan semangat baru dalam pemberdayaan pemudayaan pemuda dan pengembangan potensi desa Putukrejo. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 124 Apurana turut berperan aktif dalam mensukseskan acara tersebut. Mereka berkolaborasi dengan panitia setempat dalam persiapan dan pelaksanaan acara, termasuk menjadi pengisi acara dan dokumentasi. Keterlibatan ini menunjukkan sinergi kebersamaan antara mahasiswa KKM Kelompok 124 Apurana dengan Masyarakat setempat. Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Putukrejo, Bapak Heri Wibisono, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, serta Bapak Mahdi selaku pembina dan penasihat Karang Taruna. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap partisipasi aktif mahasiswa KKM 124 Apurana dalam berbagai kegiatan desa, termasuk dalam acara ini. Beliau juga menekankan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam memajukan Desa Putukrejo. Karang Taruna tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan generasi muda, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan desa melalui berbagai inovasi dan program yang bermanfaat. Dengan adanya penyegaran dalam kepengurusan ini, diharapkan Karang Taruna dapat semakin aktif dalam membentuk pemuda yang kreatif, inovatif, dan partisipatif. Hal ini sejalan dengan visi desa untuk menjadi lebih maju, kuat, dan mandiri, sebagaimana yang tercermin dalam tema acara ini.  Selanjutnya, Bapak Mahdi selaku pembina Karang Taruna menambahkan bahwa Karang Taruna harus memiliki jiwa kreatif dan proaktif. Ia menekankan pentingnya inisiatif dalam berkontribusi bagi kemajuan desa, bukan sekadar menunggu perintah, tetapi berusaha mencari peluang dan menciptakan perubahan positif bagi masyarakat, ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna yang baru, Bapak Suhendri, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk bekerja sama dalam membangun dan mewujudkan visi serta misi yang telah disusun. Ia berharap dengan adanya semangat kebersamaan dan gotong royong, Karang Taruna dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan desa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Karang Taruna yang baru serta pembentukan struktur kepengurusan Karang Taruna yang baru, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan. Diharapkan dengan berlangsungnya acara ini dan dukungan dari Kelompok KKM 124 Apurana dapat menjadikan Karang Taruna Tunas Harapan yang lebih baik lagi kedepannya baik bagi perkembangan dan pemberdayaan Desa Putukrejo maupun pemuda-pemudi Karang Taruna Tunas Harapan.

Thumbnail
1 year ago
Tingkatkan Semangat Belajar Santri, Mahasiswa KKN Adakan Lomba Islami di TPQ

ULIS MEILINA DWI SAFIRA

Desa Mulyoarjo Lawang, 28  --Kelompok KKN 188 Seva Bhavana sukses mengadakan serangkaian perlombaan di TPQ yang diikuti dengan antusias oleh para santri. Tiga lomba yang dilaksanakan, yaitu lomba tartil, adzan, dan mewarnai, bertujuan untuk membangkitkan semangat belajar santri serta menciptakan suasana yang menyenangkan selama proses pembelajaran di TPQ.   Lomba tartil menjadi ajang untuk mengasah kemampuan para santri dalam membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar. Para santri terlihat berusaha menampilkan yang terbaik, dengan bimbingan dari para ustaz dan ustazah sebelumnya. Tidak hanya menjadi kompetisi ajang, lomba ini juga menjadi media evaluasi untuk melihat sejauh mana kemampuan santri dalam memahami ilmu tajwid. Di sisi lain, lomba adzan memberikan kesempatan bagi santri laki-laki untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengumandangkan adzan secara lantang dan merdu. Dalam lomba adzan banyak peserta yang ikut serta berasal dari kelas dua dan tiga sehingga tingkat kompetisi berasa sangat ketat daya saing antar dua kelas tersebut.   Sementara itu, lomba mewarnai menjadi salah satu kegiatan favorit, terutama bagi santri kelas satu dimana kelas ini didominasi oleh anak-anak kecil. Dengan tema Islami seperti masjid, kaligrafi, dan pemandangan religi, diajak para santri untuk menuangkan kreativitas mereka melalui warna. Para mahasiswa KKN juga mendampingi peserta, memberikan semangat, dan membantu mereka yang membutuhkan.   Ketua KKN 188 Seva Bhavana, Dzaki, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan suasana belajar yang berbeda di TPQ. "Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga para santri merasa lebih termotivasi untuk belajar Al-Qur'an dan mendalami ilmu agama," ungkapnya. Para pengajar TPQ menyambut inisiasi baik dari mahasiswa KKN. Menurut Ustazah Azizah, kegiatan ini memberikan warna baru dalam proses pembelajaran di TPQ. "Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti lomba-lomba ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk lebih giat belajar," ujarnya. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan momen kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat. Para wali santri yang hadir turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.   Acara puncak ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Hadiah-hadiah yang disiapkan, seperti buku tulis, alat mewarnai, dan bingkisan menarik, semakin menambah keceriaan para santri. Para peserta yang belum berhasil meraih juara tetap merasa senang karena mendapatkan pengalaman berharga yang tidak terlupakan.   Mahasiswa KKN 188 Seva Bhavana berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi TPQ. "Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga motivasi bagi para santri untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri mereka," tutup Dzaki.   Dengan berakhirnya kegiatan ini, kelompok KKN 188 Seva Bhavana berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara siswa dan masyarakat dapat menciptakan program yang bermanfaat bagi perkembangan generasi muda, khususnya di lingkungan keagamaan seperti TPQ.