Thumbnail
1 year ago
POLA ASUH POSITIF UNTUK MEMBANGUN KARAKTER ANAK

MUHAMMAD MUKHTAR ZAIDAN KATONG

https://www.kompasiana.com/asistensimengajar8262/6828c7c4c925c4202002de2/pola-asuh-positif-untuk-membangun-karakter-anak

Thumbnail
1 year ago
Seminar Parenting : Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital

MUHAMMAD UTSMAN AL HAFIDZ

  Blitar, 24 Februari 2025 --- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan seminar parenting bertajuk "Strategi Pengasuhan Adaptif: Menjadi Orang Tua Bijak dalam Mendidik Anak di Era Modern" di MIN Kota Blitar pada Senin, 24 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja utama kelompok KKM yang ditempatkan di sekolah tersebut. Seminar yang diselenggarakan di kelas multimedia (5D&C) MIN Kota Blitar ini dihadiri oleh perwakilan wali murid dari seluruh jenjang kelas, mulai dari kelas 1A hingga kelas 6D. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, dengan kehadiran orang tua yang ingin lebih memahami pola asuh yang sesuai dengan tantangan zaman modern. Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Alaiya Choiril Mufidah, M.Si., seorang akademisi sekaligus praktisi pendidikan yang dikenal aktif dalam isu-isu pengasuhan anak dan pendidikan keluarga. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya fleksibilitas dan kecerdasan emosional orang tua dalam menghadapi dinamika perkembangan anak di era digital. "Menjadi orang tua hari ini bukan hanya soal memberi dan melarang, tetapi juga tentang membangun komunikasi yang sehat, mengenali karakter anak, dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman," ujar Alaiya dalam sesi materi. Beliau juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi orang tua masa kini, seperti ketergantungan anak terhadap gawai, pergeseran nilai-nilai sosial, dan kurangnya waktu berkualitas bersama keluarga. Strategi pengasuhan adaptif, menurutnya, menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara kontrol dan kebebasan dalam proses tumbuh kembang anak. Koordinator kelompok KKM, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab keresahan para orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka, terutama di tengah derasnya arus teknologi dan informasi. "Kami berharap seminar ini dapat memberikan pencerahan dan bekal praktis bagi para wali murid agar lebih siap dan bijak dalam menghadapi tantangan pengasuhan," tuturnya. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para wali murid menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pengasuhan, mulai dari pengelolaan emosi anak hingga tantangan mengatur waktu bermain gadget. Dengan terselenggaranya seminar ini, mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekolah serta menjadi jembatan antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengabdian langsung kepada masyarakat. http://kohttps://www.kompasiana.com/aan6044/6825865bed64156278588f14/mendidik-dengan-bijak-di-era-digital

Thumbnail
1 year ago
Seminar Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Karangsono "Generasi Hebat Berawal dari Gizi yang Tepat"

MUHAMMAD ZULFIKRAM

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini dilaksanakan di Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, yang dipilih sebagai lokasi karena masih tingginya prevalensi stunting serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, khususnya pada ibu hamil dan balita. Dalam rangka turut serta menanggulangi permasalahan tersebut, mahasiswa KKM menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk “Generasi Hebat Berawal dari Gizi yang Tepat”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang stunting, penyebabnya, dampak jangka panjang yang ditimbulkannya, serta upaya preventif yang bisa dilakukan di tingkat rumah tangga. Seminar dilaksanakan pada tanggal 23 April 2025 bertempat di Balai Desa Karangsono, dan dihadiri oleh 35 peserta, yang sebagian besar adalah ibu hamil dan ibu yang memiliki balita. Acara dibuka oleh perwakilan pemerintah desa dan diikuti oleh berbagai macam mahasiswa. Materi inti disampaikan oleh narasumber ahli gizi dari Puskesmas Kanigoro, yang menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep gizi seimbang, bahaya stunting, dan pentingnya memberikan nutrisi selama masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya gizi, serta munculnya kesadaran kolektif untuk lebih aktif dalam kegiatan posyandu. Beberapa peserta bahkan menyampaikan harapan agar kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan memasak makanan bergizi dan pembentukan kelompok kader gizi desa. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menemukan sejumlah tantangan di lapangan, seperti rendahnya partisipasi masyarakat akibat kurangnya sosialisasi, serta terbatasnya fasilitas kesehatan desa yang membuat deteksi dini stunting menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, mahasiswa merekomendasikan adanya tindak lanjut berupa pelatihan kader gizi, pengadaan alat ukur tinggi badan, dan pembentukan forum ibu balita sebagai langkah konkret yang dapat diambil oleh desa. Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi nyata antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran akan isu kesehatan yang sangat penting dan mendesak. Pendekatan partisipatif yang digunakan berhasil menciptakan ruang dialog yang produktif dan membangun rasa memiliki terhadap permasalahan bersama. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan bisa menjadi model intervensi berbasis pendidikan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa.

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Inisiasi Edukasi Pencegahan Stunting Pada Anak dan Layanan Cek Gula Darah Gratis bagi Lansia di Desa Tamanharjo

NASWA KANIA FITRI

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) "Etherea" dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut berkontribusi dalam pelaksanaan program edukasi Pencegahan Stunting serta layanan cek gula darah gratis bagi lansia di Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni Selasa (18 Maret 2025) dan Rabu (19 Maret 2025), bekerja sama dengan Posyandu RW setempat, yaitu "Posyandu Anggrek VI" dan "Posyandu Anggrek IV". Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang. Oleh karena itu, kelompok KKM "Etherea" menginisiasi program penyuluhan dan pencegahan stunting yang menyasar masyarakat Desa Tamanharjo sebagai bentuk kontribusi dalam peningkatan kesehatan anak. Pada hari pertama kegiatan, mahasiswa KKM membantu mempersiapkan perlengkapan Posyandu, seperti timbangan, alat ukur tinggi badan, meteran untuk mengukur lingkar kepala dan lengan, serta peralatan pendukung lainnya untuk pemeriksaan anak usia dini. Sementara itu, bagi lansia, kegiatan difokuskan pada pemeriksaan berat badan dan cek gula darah gratis, yang menjadi bagian dari program kesehatan yang diinisiasi oleh tim KKM. Selain membantu dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan, tim KKM juga berperan dalam pengelolaan administrasi, seperti pencatatan di buku registrasi, buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), KMS (Kartu Menuju Sehat), serta pendataan kondisi kesehatan warga. Setelah proses pemeriksaan selesai, kami turut menyediakan konsumsi sehat berupa susu dan biskuit untuk anak-anak. Pemberian makanan bergizi ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan asupan nutrisi seimbang bagi tumbuh kembang mereka.  Membantu pengecekan kesehatan Lansia di Desa Tamanharjo-Singosari Layanan cek gula darah gratis mendapat respons positif dari warga, khususnya kalangan lansia yang antusias mengikuti pemeriksaan ini. Proses pengecekan dilakukan dengan mengambil sampel darah, kemudian dimasukkan ke dalam alat pengukur, dan dalam beberapa menit hasil kadar gula darah dapat diketahui. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah risiko penyakit diabetes.  Mahasiswa KKM bekerja sama dengan Posyandu Anggrek IV Tamanharjo Pada hari kedua, Rabu (19 Maret 2025), kegiatan berlanjut di Posyandu Anggrek IV dengan fokus utama pada pemeriksaan balita. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, serta lingkar kepala dan lengan anak. Setelah pemeriksaan, masyarakat mendapatkan penyuluhan dari bidan setempat mengenai pentingnya gizi seimbang, kebersihan lingkungan, serta aspek-aspek tumbuh kembang anak. Selain itu, Posyandu juga melayani pemberian imunisasi bagi bayi dan anak-anak. Sebagai penutup kegiatan, anak-anak yang hadir diberikan konsumsi bergizi berupa susu dan biskuit yang disediakan oleh tim KKM.  Pengecekan Tinggi Badan terhadap bayi oleh Posyandu Anggrek IV Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan tanpa hambatan dari awal hingga akhir. Para kader Posyandu menyambut baik kehadiran tim KKM UIN Malang dan merasa terbantu dengan dukungan yang diberikan selama kegiatan.

Thumbnail
1 year ago
Megengan dan Pengajian Tradisi, Menebar Moderasi Beragama di Mulyorejo

NAWA FILLA NUR ANIFAH

https://www.kompasiana.com/asistensimengajar8262/6828c7c4c925c42020022de2/pola-

Thumbnail
1 year ago
"Peran Orangtua Dalam Literasi Digital: Kelompok Asistensi Mengajar MIN 2 Kota Malang Gelar Seminar Edukatif"

ELPHA ULYA PARISI

1. Peran Orangtua Dalam Literasi Digital: Kelompok Asistensi Mengajar MIN 2 Kota Malang Gelar Seminar Edukatif - Kompasiana.com 2. Harmoni Islami: Kelompok Asistensi Mengajar MIN 2 Kota Malang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dengan menggelar berbagai macam acara Halaman 1 - Kompasiana.com