NUR LAILATUL RAHMAH
Mahasiswa asistensi mengjajar UIN Malang melakukan kolabirasi dalam mendampingi peserta didik MTs hasyim Asy'ari latihan pidato bahasa indonesia selengkapnya dapat diakses pada link berikut ini https://www.kompasiana.com/nur35825/681b1dc3c925c43f7858c702/dari-perpustakaan-ke-panggung-porseni-kolaborasi-mahasiswa-asistensi-mengajar-uin-malang-untuk-mendampingi-siswa-dalam-pidato-bahasa-indonesia
HANNA IKLILA NADIA ALI
Mahasiswa KKM UIN Malang Kelompok Karunasnkara 2025 menggelar kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan melakukan Edukasi Moderasi Beragama untuk Anak TPQ Rahmatullah, Bandulan, Kota Malang selengkapnya dapat diakses pada link berikut ini https://www.kompasiana.com/hannaiklila0270/682215daed6415540b3eb542/kita-berbeda-tapi-bersaudara-kkm-karunasankara-uin-malang-edukasi-moderasi-beragama-untuk-anak-tpg
ELISTA SALSABILA DESFIANTY
Mahasiswa KKN di TPQ MANBA'UL HUDA Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Mengimplementasikan program kerja mereka di TPQ Manba'ul Huda, yang bertempat di Arjowinangun. Di hari pertama mereka, pada tangga 14 Maret 2025. Program KKM ini bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an dengan membantu para pengajar dalam menyimak bacaan Al-Qur’an serta membimbing siswa dalam memahami niat dan doa yang berkaitan dengan bulan Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM aktif menyimak bacaan para santri, mengarahkan mereka dalam melafalkan surat-surat tertentu, serta membimbing pembacaan surat secara kolektif. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode Iqra', serta kartu evaluasi yang telah disediakan oleh lembaga sebagai alat ukur perkembangan peserta didik. Program ini sangat berkesan sehingga mendapatkan respon dan kesan baik dari para santri dan pengajar TPQ. Tidak terasa program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang dilaksanakan sudah berjalan selama 2 minggu selama bulan Ramadhan, resmi berakhir pada hari ini, 21 Maret 2025 berjalan dengan lancar. Sekilas mengenal TPQ Manba’ul Huda TPQ Manba’ul Huda berdiri sekitar tahun 2000 dan hingga kini tetap menjadi wadah bagi anak-anak dan masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an. TPQ ini memiliki sembilan ustazah yang berdedikasi sebagai tenaga pengajar. Sistem pembelajaran yang diterapkan menggunakan metode Iqra', di mana setiap kenaikan jilid dilakukan melalui ujian individu. Bagi santri yang telah menyelesaikan jilid 6 Iqra' dan beralih ke pembelajaran Al-Qur’an, ujian tidak lagi diperlukan. Kegiatan belajar mengaji di TPQ ini berlangsung pada sore dan malam hari. Sesi sore diperuntukkan bagi anak-anak berusia 3,5 hingga 16 tahun, sementara sesi malam ditujukan bagi remaja dan orang dewasa. Selain pembelajaran Al-Qur’an, TPQ juga memberikan pengajaran kitab, sholawat nabi, serta manakib sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan. Pada hari terakhir program, kegiatan belajar mengaji tetap berjalan seperti biasa. Anak-anak menyetorkan bacaan mereka secara bergantian, dilanjutkan dengan pembacaan surat-surat pendek secara bersama-sama. Suasana semakin hangat ketika sesi pembelajaran diakhiri dengan permainan interaktif, mempererat kedekatan mahasiswa dengan para santri. Momentum haru dan kebersamaan semakin terasa saat kami mengabadikan momen dengan berfoto bersama sebelum melanjutkan kegiatan berbagi takjil. Sebagai bentuk kepedulian sosial, kami bersama-sama berangkat dari TPQ menuju pinggir jalan untuk membagikan takjil langsung kepada masyarakat. Di penghujung kegiatan, kami berpamitan kepada para ustadzah dan santri, mengakhiri perjalanan KKM dengan penuh rasa syukur. Refleksi dan Harapan Selama menjalankan program KKM di TPQ Manba’ul Huda, banyak pembelajaran berharga yang kami peroleh. Mengenal para ustazah dan santri membuka wawasan baru serta memberikan harapan bagi kami bahwa program semacam ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan. Kami berharap kontribusi yang diberikan selama kegiatan ini dapat terus diterapkan, membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan Al-Qur’an di TPQ Manba’ul Huda. Semoga pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan pembelajaran kami sebagai mahasiswa serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Sekian, Terima kasih kami ucapkan.
GITA SELVIA
Kecamatan Dau, 22 Februari 2025 - Kecamatan Dau menggelar acara Kirab menyambut bulan Ramadhan yang diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk siswa dari MI Syihabuddin. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan semangat masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Siswa MI Syihabuddin datang ke lokasi acara dengan naik angkot, kemudian berjalan kaki dari SDI Al Ghaffar menuju Taman Rekreasi Sengkaling. Setelah tiba di lokasi, mereka mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh ustadz tentang keutamaan bulan Ramadhan dan bagaimana mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci. Kirab ini diakhiri dengan kegiatan yang menyenangkan dan edukatif bagi siswa, sehingga mereka dapat memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam bulan Ramadhan. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Dau dapat lebih siap dan semangat dalam menyambut bulan Ramadhan.
IMAS APRILIA MUSYRIFAH
(Arjowinangun), (Kota Malang, 21 Maret 2025) --Kelompok Asistensi Mengajar PIAUD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengadakan kegiatan parenting di RA Muslimat NU 22 Arjowinangun. Kegiatan ini dipadukan dengan acara halal bihalal, sehingga suasana terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan. Tema yang diusung dalam kegiatan parenting ini adalah "Mendidik dengan Keteladanan dan Cinta dalam Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak." Kegiatan dilaksanakan di aula lantai 2 RA Muslimat NU 22 dan dihadiri oleh para Orang tua wali murid, guru-guru, serta kepala sekolah. Antusiasme orang tua wali murid sangat terlihat dari kehadiran wali murid yang cukup banyak. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan perhatian, menunjukkan ketertarikan besar terhadap materi yang disampaikan. Selain mendapatkan ilmu baru, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua demi mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Orang tua menjadi lebih sadar akan pentingnya keteladanan dan cinta dalam pola asuh sehari-hari, serta mendapatkan tambahan wawasan tentang perkembangan sosial dan emosional anak. Selain itu, acara ini membangun lingkungan pendidikan yang lebih harmonis dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam suasana yang penuh kasih sayang, dukungan, dan keteladanan yang baik dari lingkungan rumah maupun sekolah.
IGA WULANDA SUKMA
https://drive.google.com/file/d/1hlz3_wZHRw2P8X_0JflFnhu_FevlmoOl/view?usp=drivesdk