NI`MATUR RIZQIYAH
Pada hari Kamis, 19 Desember 2024, bertempat di Balai Desa Sumberdem, telah dilaksanakan kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh Kelompok 68 (Abhirama Artha). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Kelompok 68 dan 138 yang bertugas di Desa Sumberdem, dosen pembimbing lapangan, serta Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E., beserta perangkat desa. Acara berlangsung dengan khidmat dimulai dari pembukaan oleh MC dengan pembacaan Surat Al-Fatihah bersama, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an oleh qori' yang bertugas, Saudari Riris, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Setelah itu, acara inti berupa sambutan-sambutan disampaikan oleh perwakilan ketua kelompok dari masing-masing tim yang bertugas di Desa Sumberdem, perwakilan dosen pembimbing lapangan, dan Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E. Dalam sambutannya, para pembicara menyampaikan pesan-pesan penting untuk mendukung suksesnya kegiatan KKM di desa ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari Kelompok 68 (Abhirama Artha) dan Kelompok 138 (Bhumi Kalyanira), yang memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk memperkenalkan diri dan menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Pada kegiatan ini, setiap kelompok berkomitmen untuk berusaha memajukan Desa Sumberdem dengan pengetahuan yang mereka punya. Sebagai penutup, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota kelompok untuk memohon kelancaran dan keberkahan selama kegiatan KKM. Sebelum acara resmi ditutup, para peserta, perangkat desa, dan dosen pembimbing lapangan berfoto bersama sebagai dokumentasi. Kegiatan pembukaan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan kerja sama yang erat antara semua pihak yang terlibat. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bukti terlaksananya kegiatan pembukaan KKM di Desa Sumberdem.
IQBAL QOMARUDIN
Pada hari Kamis, 19 Desember 2024, bertempat di Balai Desa Sumberdem, telah dilaksanakan kegiatan pembukaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) oleh Kelompok 68 (Abhirama Artha). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Kelompok 68 dan 138 yang bertugas di Desa Sumberdem, dosen pembimbing lapangan, serta Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E., beserta perangkat desa. Acara berlangsung dengan khidmat dimulai dari pembukaan oleh MC dengan pembacaan Surat Al-Fatihah bersama, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an oleh qori' yang bertugas, Saudari Riris, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Setelah itu, acara inti berupa sambutan-sambutan disampaikan oleh perwakilan ketua kelompok dari masing-masing tim yang bertugas di Desa Sumberdem, perwakilan dosen pembimbing lapangan, dan Kepala Desa Sumberdem, Ibu Purwati, S.E. Dalam sambutannya, para pembicara menyampaikan pesan-pesan penting untuk mendukung suksesnya kegiatan KKM di desa ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari Kelompok 68 (Abhirama Artha) dan Kelompok 138 (Bhumi Kalyanira), yang memberikan kesempatan bagi setiap anggota untuk memperkenalkan diri dan menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Pada kegiatan ini, setiap kelompok berkomitmen untuk berusaha memajukan Desa Sumberdem dengan pengetahuan yang mereka punya. Sebagai penutup, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota kelompok untuk memohon kelancaran dan keberkahan selama kegiatan KKM. Sebelum acara resmi ditutup, para peserta, perangkat desa, dan dosen pembimbing lapangan berfoto bersama sebagai dokumentasi. Kegiatan pembukaan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan kerja sama yang erat antara semua pihak yang terlibat. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bukti terlaksananya kegiatan pembukaan KKM di Desa Sumberdem.
MUHAMMAD DAFFA AL BAIHAQI
Pada Minggu, 26 Januari 2025, Balai Desa Purwoasri menjadi pusat kemeriahan dengan digelarnya acara ANGKASA: Ajang Kompetisi dan Semangat Anak Purwoasri yang diselenggarakan oleh kelompok KKM UIN Malang, yang terdiri dari kelompok 45, 115, dan 185. Dengan tema Meningkatkan Iman dan Silaturrahmi dalam Semangat Isra' Mi'raj, acara ini dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan untuk memupuk kebersamaan dan semangat kompetisi yang sehat. Dengan rangkaian kegiatan yang terstruktur, lomba ini berhasil menyatukan warga sekaligus memberikan ruang untuk mengasah kemampuan dan kreativitas mereka. Berikut adalah laporan singkat mengenai jalannya acara. Acara dimulai dengan registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh tim kesekretariatan. Tim memastikan seluruh peserta terdata dengan baik agar lomba dapat berjalan lancar. Semua peserta yang sudah terdaftar kemudian menerima nomor peserta untuk memudahkan pengaturan selama lomba. Registrasi berjalan dengan tertib, dan seluruh peserta terlihat antusias menunggu dimulainya acara. Setelah itu, pembawa acara (MC) membuka acara dengan sapaan hangat kepada seluruh peserta dan tamu undangan. MC menyambut kedatangan seluruh peserta dengan semangat dan membangkitkan antusiasme mereka untuk mengikuti lomba dengan penuh energi positif. Kemudian, Ketua Panitia memberikan sambutan singkat yang menggugah semangat peserta, dan acara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah bersama-sama. Sambutan ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara, serta mengingatkan pentingnya lomba ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Setelah pembukaan, tim sie lomba membacakan teknis pelaksanaan lomba, memastikan seluruh peserta memahami aturan yang berlaku. Pembacaan teknis dilakukan secara jelas dan terperinci, termasuk pembagian waktu setiap sesi lomba. Setelah itu, MC mengarahkan peserta untuk menuju tempat perlombaan sesuai kategori masing-masing, yaitu lomba kreativitas anak-anak, hafalan juz amma, dan mewarnai. Semua peserta bergerak menuju area yang telah ditentukan untuk memulai kompetisi masing-masing. Selama acara berlangsung, tiga jenis lomba dilaksanakan secara paralel. Lomba cerdas cermat terdiri dari tiga babak yang menguji kemampuan peserta dalam berbagai topik pengetahuan umum. Hafalan juz amma dibagi menjadi dua babak utama, yang menguji ketelitian dan kecepatan peserta dalam menghafal surah-surah pendek dari Al-Qur'an. Sementara itu, lomba mewarnai memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan kreativitas mereka dengan warna-warna cerah, melukis gambar yang telah disediakan dengan penuh semangat. Setiap peserta menunjukkan dedikasi dan konsentrasi yang luar biasa dalam mengikuti lomba mereka. Setelah lomba selesai, peserta diarahkan kembali ke depan balai desa sambil menerima konsumsi yang dibagikan oleh tim acara dan konsumsi. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan teratur. Makanan ringan dan minuman dibagikan untuk memberikan energi kembali kepada peserta setelah berkompetisi. Semua orang terlihat senang dan nyaman selama waktu istirahat ini, serta berbincang dengan sesama peserta atau anggota keluarga yang hadir untuk mendukung mereka. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua panitia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para juara lomba, diikuti dengan pembagian sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta. Setiap pemenang terlihat gembira dan bangga atas pencapaian mereka, sementara peserta lainnya juga merasa puas karena telah mengikuti lomba dengan sepenuh hati. Sesi foto bersama menjadi momen yang spesial untuk mengabadikan kenangan dari setiap kategori lomba. Foto-foto ini akan menjadi kenangan manis yang akan dikenang oleh semua orang yang terlibat dalam acara ini. Setelah itu, doa bersama dipimpin oleh Zaim untuk memohon keberkahan bagi seluruh peserta, panitia, dan keberlangsungan kegiatan positif lainnya di Desa Purwoasri. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas kelancaran acara dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk kemajuan desa dan kebersamaan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua panitia menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para juara lomba, diikuti dengan pembagian sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta. Setiap pemenang terlihat gembira dan bangga atas pencapaian mereka, sementara peserta lainnya juga merasa puas karena telah mengikuti lomba dengan sepenuh hati. Sesi foto bersama menjadi momen yang spesial untuk mengabadikan kenangan dari setiap kategori lomba. Foto-foto ini akan menjadi kenangan manis yang akan dikenang oleh semua orang yang terlibat dalam acara ini. Setelah itu, doa bersama dipimpin oleh Zaim untuk memohon keberkahan bagi seluruh peserta, panitia, dan keberlangsungan kegiatan positif lainnya di Desa Purwoasri. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas kelancaran acara dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk kemajuan desa dan kebersamaan masyarakat. Sebelum acara resmi ditutup, tim PDD memanfaatkan waktu untuk membuat dokumentasi kreatif bersama peserta, menambah keseruan dan mempercantik dokumentasi acara. Dokumentasi ini akan digunakan sebagai bahan publikasi untuk kegiatan selanjutnya dan sebagai kenangan bagi peserta dan panitia. Tim PDD juga mengambil momen-momen spesial selama acara berlangsung, dari awal hingga akhir, agar semua kegiatan tercatat dengan baik. Penutupan dilakukan oleh MC dengan penuh rasa syukur. Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan atas dukungannya sehingga acara dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam menyukseskan acara ini. Panitia berharap bahwa semangat yang tercipta dalam lomba ini dapat terus hidup dan menginspirasi kegiatan-kegiatan positif lainnya di desa. ANGKASA: Ajang Kompetisi dan Semangat Anak Purwoasri 2025 berhasil menjadi ajang yang tidak hanya mengasah keterampilan peserta, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Dengan kerja sama panitia, peserta, dan dukungan masyarakat, acara ini berjalan sukses dari awal hingga akhir. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kebersamaan dan menggali potensi masyarakat Desa Purwoasri.
YUDHISTIRA IRFANDALFIALI DWIPHAYANA
Dalam rangka menekan angka stunting di Desa Pandanrejo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang bekerja sama dengan pihak Ketua KOJA 4 dan kelas ibu balita dan ibu hamil mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan pengasuhan cerdas (smart parenting). Acara yang digelar pada Sabtu, 25 Januari 2025 ini bertempat di TK Thoriqul Huda, Pandanrejo, dengan dihadiri sebanyak 30 peserta yang terdiri dari ibu balita dan ibu hamil. Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, akan pentingnya peran gizi dan pengasuhan dalam mencegah stunting. Stunting, sebagai salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian nasional, dapat berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi langsung kepada keluarga menjadi langkah strategis. Sesi utama dalam sosialisasi ini adalah seminar bersama bidan berpengalaman yang memberikan materi edukatif tentang pencegahan stunting. Dalam seminar tersebut, bidan menjelaskan secara rinci mengenai penyebab utama stunting, pentingnya asupan gizi seimbang, dan cara-cara merawat kesehatan ibu hamil serta anak balita. Materi juga mencakup pengenalan pola makan bergizi yang dapat diterapkan sehari-hari di rumah, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Selain itu, peserta diajak untuk memahami pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang merupakan periode emas dalam menentukan kualitas tumbuh kembang. Bidan juga memberikan tips tentang pengasuhan cerdas (smart parenting), seperti bagaimana menciptakan lingkungan emosional yang positif untuk mendukung perkembangan mental anak. Sebagai bagian dari upaya nyata dalam mendukung kebutuhan nutrisi ibu dan anak, panitia juga membagikan paket makanan bergizi kepada semua peserta. Paket tersebut berisi telur puyuh, susu, dan pisang, yang merupakan sumber protein, kalsium, dan vitamin esensial untuk menunjang pertumbuhan anak serta menjaga kesehatan ibu. Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Mereka mengikuti seminar dengan serius, mengajukan beberapa pertanyaan kepada narasumber, dan aktif berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Salah satu peserta, menyatakan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan kegiatan ini. "Kami mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat, terutama tentang bagaimana memberikan makanan bergizi pada anak meskipun dengan anggaran terbatas. Bantuan makanan seperti telur puyuh, susu, dan pisang ini juga sangat membantu kami," ungkapnya. Melalui sosialisasi ini, diharapkan ibu-ibu yang hadir dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperbaiki pola makan dan pengasuhan di rumah masing-masing. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai dusun di Desa Pandanrejo, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak keluarga dan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting. Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, langkah pencegahan stunting diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.
AHMAD NASHIRUL HAKIM
Senin (23/12) menjadi momen yang bermakna bagi KKM Abhinaya Sawahita. Seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sawahita yang berkolaborasi dengan LAZISNU dan BMT NU Kabupaten Malang resmi dibuka. Acara ini menampilkan berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Imam Masruri selaku ketua LAZISNU Kabupaten Malang beserta jajarannya dan Bapak Agus Muhammad Fauzi selaku ketua BMT NU Kabupaten Malang beserta Jajarannya. Peresmian ini menjadi langkah awal anggota KKM Abhinaya Sawahita untuk mengabdi selama 40 hari kedepan. Berbeda dengan kelompok KKM lainnya, KKM Abhinaya Sahwahita yang didampingi oleh Bapak Fuad Dwi Hanggara, MT selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tidak melakukan pengabdian di desa-desa terpencil, melainkan melakukan pengabdian di sebuah instansi naungan Nahdlatul Ulama, yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Perbedaan besar ini membuat misi anggota KKM Abhinaya Sawahita yang memiliki arti "Semangat dan bermanfaat bagi semua orang" semakin besar, karena tidak hanya berada di naungan tingkat masyarakat desa, melainkan mereka berada di tingkat Kabupaten Malang. Acara pembukaan ini diawali dengan pembacaan tahlil dan do'a bersama dengan harapan segala kegiatan yang akan dilakukan selama KKM akan berjalan dengan lancar. Memasuki acara inti berupa Berbagai dari berbagai pihak yang hadir pada acara tersebut, salah satunya adalah ketua LAZISNU Kabupaten Malang, Bapak Imam Masruri. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih atas rencana tindak lanjut program pengembangan LAZISNU, khususnya BMT NU yang berkolaborasi dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga menyampaikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode KKM, seperti pembagian tugas di LAZISNU dan BMT NU, program TURBA, pembuatan konten, serta kegiatan menarik lainnya. Bapak Ainur Rifa'i, mewakili ketua BMT NU Kabupaten Malang juga menyambut mahasiswa KKM Abhinaya Sawahita dengan sangat baik, "KKM bukan hanya tentang belajar, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama". Beliau berharap seluruh anggota KKM Abhinaya Sawahita dapat memetik banyak ilmu dari setiap kegiatan yang dilaksanakan kedepannya. Selain Berbagai dari pihak LAZISNU dan BMT NU, ketua KKM Abhinaya Sahwahita Ahmad Miftahul Qulub dan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Fuad Dwi Hanggara juga menyampaikan rasa terima kasih atas segala fasilitas yang telah mereka berikan untuk kelancaran kegiatan ini. Puncak acara pembukaan KKM Abhinaya Sawahita ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh ketua LAZISNU bersama Dosen Pembimbing Lapangan. Simbol ini bukan sekedar tanda dimulainya seluruh kegiatan KKM Abhinaya Sahwahita, melainkan juga harapan akan keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah yang diambil. Dengan kolaborasi yang terjalin ini, pihak LAZISNU, BMT NU, dan KKM Abhinaya Sahwahita siap memberikan sinergi positif bagi masyarakat sekitar di Kabupaten Malang. Penulis & Penyunting : Amelia Resti Iffadah