DWI ANI RISNAWATI
Pakijangan – Dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur'an, Masjid Nurul Huda Pakijangan menyelenggarakan kegiatan kajian keislaman pada Jumat malam, 06 Maret 2026 bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 H. Acara yang berlangsung setelah shalat Tarawih ini menghadirkan KH. Achmad Fadlan, Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Pandean, Sengonagung, sebagai pemateri utama. Persiapan Matang Jelang Acara Sebelum pelaksanaan, pada pukul 12.30 WIB telah digelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat, beserta dua anggota takmir lainnya. Dari pihak mahasiswa, turut hadir lima orang perwakilan yang terdiri dari sekretaris, dua orang dari sie acara, dan satu orang dari divisi humas. Rapat tersebut membahas teknis pelaksanaan acara agar berjalan lancar dan khidmat. Rangkaian Acara yang Khidmat Kegiatan dibuka oleh dua mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertindak sebagai pembawa acara, yakni Afrizatun Nuriyah dan Dwi Ani Risnawati. Keduanya memandu jalannya malam kajian dengan penuh ketenangan dan kefasihan. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an serta mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mengambil hikmah dari setiap momen Ramadhan yang penuh berkah ini. Setelah sambutan selesai dilaksanakan penyerahan cinderamata berupa sertifikat penghargaan dari Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, Bapak Ridho Firman Hidayat, kepada KH. Achmad Fadlan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kehadiran beliau dalam acara tersebut. Mauidhoh Hasanah: 5 Perkara Penghapus Pahala Puasa Puncak acara adalah penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh KH. Achmad Fadlan. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas lima perkara yang dapat menghilangkan pahala puasa, sebagaimana termaktub dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh HR. Ad-Dailami dan juga dicantumkan dalam Kitab Ihya Ulumuddin Juz 1 karya Imam Al-Ghazali. Rasulullah SAW bersabda: "Khamsun yufthiru ash-sha'im: al-kadzibu, wal ghibatu, wan namiimatu, wal yamiinul kaadzibah, wan nadzhooru bi syahwatin." "Ada lima perkara yang membatalkan pahala orang yang berpuasa: berdusta, ghibah, namimah, sumpah palsu, dan memandang dengan syahwat." (HR. Ad-Dailami) Kelima perkara tersebut dipaparkan KH. Achmad Fadlan secara mendalam: Ghibah – membicarakan keburukan atau aib orang lain, meskipun apa yang dibicarakan itu benar adanya. Namimah – mengadu domba, yakni menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain dengan niat menimbulkan perselisihan dan fitnah. Dusta – menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Allah SWT tidak membutuhkan puasanya orang yang tidak meninggalkan perkataan dusta. Pandangan Syahwat – memandang lawan jenis yang bukan mahram dengan penuh nafsu, yang dapat mengundang dosa dan menodai kesucian ibadah puasa. Sumpah Palsu – bersumpah dengan kebohongan, yang dalam istilah fikih disebut al-yamin al-ghamus, karena dapat menenggelamkan pelakunya ke dalam neraka apabila tidak bertaubat. Beliau menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih diri untuk menjaga lisan, pandangan, dan hati dari segala yang dilarang Allah SWT. Jamaah yang hadir tampak menyimak dengan penuh khusyuk dan antusias. Di sela-sela pengajian, jamaah pun mendapatkan roti dan minuman sebagai bentuk keramahan panitia, menambah suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Doa Penutup dan Sesi Foto Bersama Memasuki penghujung acara, seluruh hadirin bersama-sama menundukkan kepala memanjatkan doa kepada Allah SWT, yang dipimpin langsung oleh KH. Achmad Fadlan. Doa dipanjatkan agar ilmu yang telah disampaikan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat serta membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara KH. Achmad Fadlan dan jajaran takmir Masjid Nurul Huda Pakijangan, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Ketua Takmir, Bapak Ridho Firman Hidayat, yang diabadikan dalam dokumentasi sebagai kenang-kenangan atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Kegiatan Nuzulul Qur'an di Masjid Nurul Huda Pakijangan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh jamaah untuk semakin mempererat hubungan dengan Al-Qur'an serta menjaga kualitas ibadah di bulan Ramadhan yang mulia. (red)
YUSUF SYAHPUTRA
Kota Malang, Mahasiswa.co.id – Kelompok Mahasiswa Asistensi Mengajar Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu mengadakan Program 20 Days of Giving sebagai Bentuk Open Donasi dan Kepedulian Sosial untuk anak-anak Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi. Open donasi dibuka sejak tanggal 10 April 2026 hingga 30 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultatif, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2026. Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dalam kegiatan intrakurikuler yang memadukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) turut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di dunia nyata dengan mempraktikkan experiential learning melalui Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultatif. Pada hari Jum’at, 01 Mei 2026, Kelompok Mahasiswa Asistensi Mengajar Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu mengunjungi Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi untuk menyalurkan bantuan hasil open donasi yang telah dilakukan sebelumnya. Mahasiswa menyerahkan bingkisan kepada 17 anak panti asuhan dan bantuan sembako kepada pengasuh panti asuhan. Mahasiswa juga melakukan program pendampingan yang bertemakan “Harapan Hari Ini, Cahaya Esok Nanti. Wujudkan Impian Lewat Pohon Cita-cita, Gantungkan Harapan dan Raih Impian.” yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 01 Mei 2026 mulai pukul 13.00 WIB di Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi yang berlokasi di Jalan Joyo Agung II No. 09, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, Nailatus Sholihah dan Alifia Nur Reihan. Keduanya membuka kegiatan dengan bacaan Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan salam semangat yang diikuti oleh anak-anak panti asuhan yang hadir. Selanjutnya, terdapat beberapa sambutan yang hangat pada acara kali ini. Ahmad Royhan Firdaus selaku ketua pelaksana kegiatan ini menyambut baik inisiatif dan kolaborasi yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dengan pihak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap yang membutuhkan. “Terimakasih kepada pengasuh Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi yang telah memfasilitasi kami untuk dapat menyelenggarakan kegiatan berbagi di panti asuhan ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat baik untuk pribadi mahasiswa, maupun anak-anak yang ada disini.” ujarnya. Ia juga memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak panti asuhan, “Semangat dalam belajar, bercita-citalah setinggi langit, wujudkanlah cita-cita dan impian kalian dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan kepada Allah SWT.” Prof. Dr. Wahid Murni, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan dalam sambutannya juga turut berterimakasih kepada pengasuh panti asuhan dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para mahasiswanya di Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi. Beliau menuturkan, “Kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat sekaligus melatih para mahasiswa untuk dapat berbagi dan peduli terhadap sesamanya.” Beliau juga menekankan kepada anak-anak panti asuhan akan pentingnya memiliki cita-cita dan impian. “Anak-anak semuanya, kalian harus memiliki cita-cita yang nanti harus kalian wujudkan. Tetap semangat, kelak kalian semua pasti akan bisa mewujudkannya.” Nur Hanifah, S.Psi. selaku Pengasuh Panti Asuhan Taqwa Al-Qalbi dalam sambutannya menyampaikan, “Terima kasih atas kunjungan dan kepedulian dari para mahasiswa. Semoga anak-anak disini semakin termotivasi untuk rajin belajar dan bisa menjadi mahasiswa seperti kakak-kakak yang ada disini.” Kegiatan ini ditutup oleh doa yang dibacakan oleh Ahmad Muqfan Ahadi dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lainnya. Kegiatan Pertama, Mahasiswa meminta anak-anak panti untuk menebalkan Ayat Suci Al-Quran pada Surah An-Nas dalam rangka membentuk dan melatih keterampilan psikomotorik anak. Mahasiswa juga menyediakan kertas dan spidol untuk anak-anak panti sebagai kenang-kenangan yang bisa dibawa pulang. Kegiatan Kedua, Mahasiswa memainkan lagu dan bermain kereta-keretaan bersama anak-anak untuk berbagi senyuman dan kebahagiaan. Kegiatan Ketiga, Mahasiswa meminta anak-anak untuk menuliskan cita-cita dan harapannya pada kertas berbentuk buah-buahan yang telah disediakan dan menempelkan pada gambar pohon yang ada di banner kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi dan semangat anak-anak untuk bisa meraih cita-cita dan impiannya masing-masing. Pada akhirnya, rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unggulan Fakultatif berjalan djegan lancar, penuh keseruan dan kehangatan bersama anak-anak panti asuhan Taqwa Al-Qalbi.
AHMAD ROYHAN FIRDAUS
Kota Batu – Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu mengadakan kegiatan Pondok Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, dimulai dari Senin, 09 Maret 2026 hingga Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan Pondok Ramadhan tahun ini mengusung tema “Menjadi Generasi Qur’ani Melalui Ilmu di Bulan Ramadhan”. Rangkaian Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu secara resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Tri Sulistyowati, S.Pd. pada Senin, 09 Maret 2026. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Bulan Ramadhan harus diisi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an agar diberi Keselamatan oleh Allah SWT.” Setiap harinya, Kegiatan Pondok Ramadhan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu diawali dengan Sholat Dhuha Berjamaah dan Khataman Al-Qur'an yang dipandu oleh Koordinator Tim Keagamaan, Ning Inayatur Rasyidah, S.ThI, M.Ag. Beliau berharap agar “siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu dapat mengikuti Kegiatan Pondok Ramadhan selama empat hari ini dengan baik”. Pada hari pertama, Senin, 09 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi seleksi Paskibra oleh DPPI Kota Batu yang memaparkan alur seleksi, mulai dari seleksi administratif, seleksi pancasila dan wawasan kebangsaan, seleksi inteligensia umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi PBB dan Samapta, dan seleksi kepribadian seseorang calon Paskibra. Selain itu, Kajian Kitab menjadi inti Kegiatan Pondok Ramadhan di hari pertama ini. Ustadz Bambang Hariadi, S.S. menyampaikan Kajian Seputar Puasa pada Kitab Fathul Qarib, mulai pengertian puasa, syarat wajib puasa, fardlu-fardlu puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga beberapa kesunahan saat puasa di bulan suci Ramadhan. Pada hari kedua, Selasa, 10 Maret 2026 terdapat kegiatan sosialisasi pendaftaran dan seleksi penerimaan Polri oleh Polresta Kota Batu yang memaparkan alur pendaftaran, berkas persyaratan, dan mekanisme seleksi penerimaan Polri. Kegiatan dilanjutkan dengan keseruan Game Clash of Madrasah yang diadakan oleh Kelompok Asistensi Mengajar dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Universitas Negeri Malang. Clash of Madrasah ini terdiri dari tiga bagian yaitu Memory of Madness untuk melatih ingatan seputar gambar, Islamic Case Challenge untuk melatih ingatan seputar gerakan islami yang diperagakan, dan Ramadhan Quest Relay untuk melatih ingatan seputar susunan ayat-ayat Al-Qur'an. Pada hari ketiga, Rabu, 11 Maret 2026 terdapat kegiatan Kajian Al-Qur'an bersama Ustadz Uuz Chafidz Nawawi, S.PdI, owner Qur’anic Learning dari SD Islam Al Ghaffaar. Beliau membagikan pengalamannya dalam mengajar ilmu qira’at bersama siswanya. Selain itu, beliau juga mengajarkan beberapa nada qira’at Al-Qur'an melalui metode An-Nawawi yang diciptakannya kepada para peserta Pondok Ramadhan Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu. Pada hari terakhir, Kamis, 12 Maret 2026 terdapat suasana yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Kegiatan Pondok Ramadhan kali ini dimulai dengan Sholat Ashar Berjamaah hingga ditutup dengan Sholat Isya’, Tarawih, dan Witir Berjamaah. Selain itu, terdapat kegiatan berbagi takjil dan buka bersama OSIM yang berkolaborasi dengan Kelompok Asistensi Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu. Sebanyak kurang lebih dua ratus takjil dibagikan pada saat kegiatan berbagi takjil bertema “Meraih Berkah Ramadhan, Semangat Berbagi dari MAN 2 Kota Batu untuk Sesama” ini dilakukan.
MUHAMMAD SULAIMAN JAZULI
FITK INSIGHT – Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang tergabung dalam Grup Dasavartha tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Malaysia, pada Rabu (1/4) sore. Kedatangan mereka menandai dimulainya program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan asistensi mengajar luar negeri yang difasilitasi oleh International Office and Student Affairs (IOSA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang. Rombongan sebelumnya menempuh perjalanan panjang dengan transit selama 17 jam di Bandara Changi, Singapura. Program KKM dan asistensi mengajar luar negeri ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa di tingkat internasional yang mengintegrasikan praktik mengajar, pemberdayaan masyarakat, serta pengalaman lintas budaya. Dalam keterangan resminya, pihak IOSA menyampaikan bahwa program ini bertujuan mencetak lulusan berwawasan global. Mahasiswa akan melaksanakan kegiatan di Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi, Malaysia, sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik sekaligus memperkuat nilai pengabdian. Perjalanan Grup Dasavartha dimulai dari Bandara Juanda, Surabaya, pada Selasa (31/3) pukul 18.00 WIB dan dilepas oleh dosen FITK dari perwakilan IOSA. Setelah menempuh penerbangan menuju Singapura, rombongan harus menjalani transit selama kurang lebih 17 jam sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur. Waktu transit tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi tim dan mempersiapkan materi pengajaran. “Kami memanfaatkan waktu transit untuk persiapan sekaligus mempererat kebersamaan tim. Ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan,” ujar Muhammad Sulaiman Jazuli, salah satu anggota tim. Grup Dasavartha terdiri dari mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI): Izzatul Salsa Bila Simamora, Delfina Aurora Azzahroh, dan Muhammad Reza Pahlevi; Tadris Bahasa Inggris (TBI): Muhammad Sulaiman Jazuli, Najhwa Aurora Salsabila, dan Kanza Ayomi Negara; serta Pendidikan Bahasa Arab (PBA): Asyara Nur Magistra, Khusnul Hotimah, Shofiyyah Azmi Arrahmah, dan Siti Maryam. Keberagaman latar belakang akademik ini menjadi kekuatan tim dalam menjalankan misi pengabdian di kancah internasional.
SILVI FILDA MUFARRIHATI
Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa AM KKM Vidyasena melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) yang berfokus pada anak-anak usia sekolah di Desa Pandanajeng. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat pada malam hari setelah waktu Magrib sebagai bentuk pendampingan belajar di luar jam sekolah. Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan masih adanya berbagai kendala dalam proses belajar anak-anak di desa tersebut. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi belajar, kesulitan dalam mengerjakan tugas sekolah (PR), serta kurangnya pendampingan belajar dari orang tua di rumah. Selain itu, tidak sedikit anak yang merasa kesulitan memahami materi pelajaran ketika harus belajar secara mandiri.Keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya dukungan lingkungan juga menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Anak-anak cenderung kurang percaya diri terhadap kemampuan akademiknya, bahkan sebagian dari mereka belum memiliki arah dan tujuan belajar yang jelas. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama, mengingat pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.Melihat kondisi tersebut, mahasiswa AM KKM Vidyasena berinisiatif menghadirkan program Bimbingan Belajar sebagai salah satu solusi konkret. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk membantu anak-anak dalam memahami materi pelajaran dari sekolah, tetapi juga mendampingi mereka dalam menyelesaikan tugas serta memberikan motivasi agar lebih semangat dalam belajar.Pelaksanaan bimbingan belajar dilakukan dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan materi, tetapi juga mengajak anak-anak belajar melalui metode yang variatif, seperti diskusi ringan, tanya jawab, hingga permainan edukatif. Suasana belajar yang santai namun tetap terarah diharapkan mampu membuat anak-anak lebih mudah memahami materi dan tidak merasa terbebani.Selain itu, program ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk bertanya secara langsung mengenai materi yang belum dipahami di sekolah. Dengan adanya pendampingan intensif, anak-anak terlihat lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam menyampaikan kesulitan belajar yang mereka hadapi.Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini pun cukup tinggi. Setiap malam pelaksanaan, bimbel diikuti oleh sejumlah anak dengan semangat belajar yang terus meningkat. Tidak hanya itu, dukungan dari orang tua juga turut memperkuat keberlangsungan program ini. Banyak orang tua yang merasa terbantu karena anak-anak mereka mendapatkan pendampingan belajar tambahan di luar sekolah.Melalui program Bimbingan Belajar ini, mahasiswa AM KKM Vidyasena berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan motivasi dan kualitas belajar anak-anak di Desa Pandanajeng. Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga mampu membentuk karakter anak yang lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat, program ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam mendukung kemajuan pendidikan di tingkat desa. Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "AM KKM Vidyasena Perkuat Bimbingan Belajar, Dorong Peningkatan Motivasi Belajar Anak", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/nurillamaulita2990/69f5cccf34777c5c696733a3/am-kkm-vidyasena-perkuat-bimbingan-belajar-dorong-peningkatan-motivasi-belajar-anak Kreator: Nurilla Maulita Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
DWI NURHAYATI
Kedah — Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), sembilan mahasiswa dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan bertema “Play Together, Laugh Together!” yang berlangsung di Ma’had Tahfiz Sains Taufikiah Khairiah Al-Halimiah, Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari libur sekolah, Jumat, 10 April 2026 pukul 08.00 waktu setempat, dan diikuti oleh para santri putri Ma’had dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Acara diawali dengan kegiatan senam rutin bersama yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus menciptakan suasana yang menyenangkan. Para santri tampak bersemangat mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh mahasiswa, sehingga suasana pagi hari terasa lebih segar dan penuh energi. Setelah sesi senam, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan estafet yang dikemas secara menarik dan interaktif. Terdapat empat jenis permainan yang dilaksanakan, yaitu pen to pen, senam muka, estafet sarung, dan estafet botol. Setiap permainan dirancang untuk melatih kerja sama tim, konsentrasi, serta membangun keceriaan di antara para peserta. Keceriaan tampak jelas dari raut wajah para santri yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Gelak tawa dan sorak sorai menghiasi jalannya acara, mencerminkan tingginya antusiasme serta keterlibatan aktif para peserta dalam setiap permainan yang dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berupaya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para santri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, serta pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik. Diharapkan, program “Play Together, Laugh Together!” ini dapat memberikan kesan positif dan menjadi salah satu pengalaman berharga bagi para santri, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKM dengan santri Ma’had Tahfiz Sains Taufikiah Khairiah Al-Halimiah.