MAIDANY EFFENDY
4 Februari 2026 Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Masjid Baitus Sholihin Dawuhan menyelenggarakan kegiatan lomba edukatif yang diikuti oleh 70 peserta dari kalangan anak-anak dan remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus mengembangkan kreativitas dan pemahaman Al-Qur'an sejak usia dini. Adapun dua cabang lomba yang dilaksanakan, yaitu lomba mewarnai dan lomba sambung ayat. Sarana mewarnai Lomba menjadi bagi peserta untuk menyalurkan kreativitas melalui karya visual yang sarat dengan pesan religius, sementara lomba sambung ayat dirancang untuk melatih daya ingat, ketelitian, serta pemahaman peserta terhadap ayat-ayat suci Al-Qur'an. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat di lingkungan masjid. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, didampingi oleh orang tua serta panitia yang memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif. Suasana kebersamaan dan semangat belajar tampak mewarnai setiap sesi lomba. Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati peringatan Isra' Mi'raj, tetapi juga sebagai upaya membangun karakter keagamaan, menanamkan nilai-nilai kesabaran, sportivitas, serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat Desa Dawuhan. Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan kepada para peserta sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan partisipasi mereka. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat mencintai Al-Qur'an dan nilai-nilai keislaman terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.
LINDA WAHYUNI
Pada hari Kamis, 28 Januari 2026. Mahasiswa KKM Reguler 99 Artha Mandala melakukan kegiatan Sosialisasi Affiliate Shopee dan Tiktok. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKM Artha Mandala yang berfokus pada digitalisasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan literasi digital serta membuka peluang usaha berbasis online bagi Ibu-ibu PKK Desa Sidodadi, Dusun Krajan. Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat, sehingga diperlukan pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara produktif dan bijak. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM menyampaikan materi mengenai konsep dasar affiliate marketing, yaitu sistem pemasaran di mana seseorang dapat memperoleh komisi dengan mempromosikan produk melalui link affiliate. Dijelaskan pula mekanisme kerja program Shopee Affiliate dan TikTok Affiliate, mulai dari proses pendaftaran, pemilihan produk, pembuatan konten promosi, hingga sistem komisi yang diperoleh dari setiap transaksi yang berhasil melalui tautan yang dibagikan. Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan pendampingan praktik secara langsung. Para Ibu-ibu PKK dibimbing dalam membuat dan mengatur akun Shopee serta TikTok, melakukan pendaftaran program affiliate, memilih produk yang sesuai dengan minat pasar, membuat link affiliate, serta memahami cara membagikannya melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, maupun TikTok. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan dalam bertanya, berdiskusi, serta mencoba langsung setiap tahapan yang dijelaskan. Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi Affiliate dan Praktik Shopee & TikTok ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, Ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan tambahan penghasilan, serta mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga.
MUHAMMAD BAHRUDDIN JUFRI
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, melaksanakan salah satu program kerja di bidang Edukasi Keluarga melalui kegiatan Sosialisasi Parenting dengan tema “Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Sejak Usia Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 16 Januari 2026 ba’da Ashar yang bertempat di Aula Madrasah Ibtida’iyah (MI) Bani Ro’uf. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai respon atas meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak, bahkan sejak usia dini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan gadget mudah diakses oleh anak, sehingga diperlukan peran orang tua yang lebih aktif dalam mengawasi, membimbing, dan mengarahkan penggunaannya agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak. Program ini merupakan bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung penguatan peran keluarga dalam pola pengasuhan anak di era digital. Mahasiswa KKM berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi orang tua dalam memahami tantangan dan peluang penggunaan gadget secara bijak. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para wali murid dengan antusiasme yang tinggi. Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan pembukaan, sambutan dari perwakilan mahasiswa KKM, serta penyampaian materi parenting yang disampaikan secara komunikatif dan interaktif oleh Chilya Alfiz Zahro, mahasiswa Program Studi Psikologi, selaku pemateri utama. Materi yang diberikan meliputi pengertian kecanduan gadget pada anak, dampak positif dan negatif penggunaan gadget, serta strategi pengasuhan yang dapat diterapkan orang tua untuk mengontrol dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget sehari-hari. Dengan terlaksananya kegiatan Sosialisasi Parenting ini, mahasiswa KKM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Pandansari Lor, khususnya dalam meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, harmonis, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
M FAWWAZ MAZIDAN
Mahasiswa KKN 43 Pradipta UIN Malang melaksanakan kegiatan pembuatan rocket stove di Desa Gading Kembar, Kecamatan Jabung, pada hari Sabtu, 25 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan teknologi sederhana, hemat energi, dan ramah lingkungan. Rocket stove merupakan kompor alternatif yang dirancang untuk menghasilkan panas lebih efisien dengan penggunaan bahan bakar yang minimal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan konsep dasar rocket stove kepada masyarakat, mulai dari fungsi, cara kerja, hingga proses pembuatannya dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Pembuatan rocket stove dilakukan secara langsung dan partisipatif. Mahasiswa KKN mengajak masyarakat untuk terlibat dalam setiap tahap, mulai dari perakitan hingga uji coba penggunaan. Pendekatan ini bertujuan agar warga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu membuat serta mengaplikasikan rocket stove secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme terlihat dari keaktifan warga dalam mengikuti proses pembuatan dan diskusi mengenai manfaat rocket stove sebagai alternatif alat memasak yang lebih efisien dan minim asap. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong penerapan teknologi tepat guna yang berdampak langsung bagi masyarakat. Rocket stove diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dalam menghemat energi sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa hambatan berarti. Lebih dari sekadar praktik pembuatan alat, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN 43 Pradipta UIN Malang dalam membangun kesadaran energi ramah lingkungan di tingkat desa.
HURIN`IN LU`LU`IL MAKNUN
https://www.kompasiana.com/hurin31681/6965219b34777c470a369d62/uin-malang-berdaya-kolaborasi-dinas-perikanan-dan-karang-taruna-desa-pakis-kembar-kkm-uin-malang-jadikan-sungai-desa-sentra-ekonomi
RIMA MUTIARA ROMADHONA
Kepedulian terhadap lingkungan tidak lahir begitu saja, tetapi perlu ditanamkan dan dibiasakan sejak dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 128 UIN Malang menggelar program Green Schooling sebagai upaya membangun karakter peduli lingkungan bagi siswa Sekolah Anak Soleh Full Day. Kegiatan bertajuk “Green Schooling: Pengenalan dan Pembiasaan Perilaku Peduli Lingkungan” ini dilaksanakan pada 23 Januari 2026, pukul 08.00–09.00 WIB, bertempat di aula lantai 3 Sekolah Anak Soleh Full Day. Program ini menyasar seluruh siswa SD dan SMP Anak Soleh Full Day, dengan pelaksana utama rekan-rekan mahasiswa KKM 128 UIN Malang. Program Green Schooling dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter siswa dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya pencemaran lingkungan terhadap kehidupan serta menanamkan semangat menjaga dan melestarikan sumber daya alam sejak usia sekolah. Melalui pendekatan edukatif, siswa diajak membangun kebiasaan hidup ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKM terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah SD dan SMP Anak Soleh Full Day sebagai bentuk perizinan sekaligus penyampaian konsep kegiatan. Setelah itu, mahasiswa menyiapkan materi edukasi Green Schooling berupa video animasi yang dirancang menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Untuk menunjang kelancaran kegiatan, berbagai sarana pendukung turut dipersiapkan, mulai dari smart TV, mikrofon, sound system, kabel HDMI, laptop, hingga penataan meja dan kursi di aula. Persiapan yang matang ini membuat kegiatan dapat berlangsung tertib dan efektif. Pada hari pelaksanaan, siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Melalui tayangan video animasi, siswa diperkenalkan pada berbagai perilaku peduli lingkungan, seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, serta memahami dampak pencemaran terhadap alam dan kehidupan manusia. Penyampaian materi secara visual membuat siswa lebih mudah menangkap pesan dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. Melalui program Green Schooling ini, mahasiswa KKM 128 UIN Malang berharap pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli, bersih, dan ramah terhadap alam, dimulai dari kesadaran setiap siswa.