Thumbnail
1 year ago
Menjadi Saudara Belajar Santri Kecil & Cinta Ibu dan Ayah Jadi Kunci

RATNA WATI

KKM UIN MALANG – DESA KASREMAN •• ═ ◎•❀•◎﷽◎•❀•◎ ═ •• Jejak Pengabdian Mahasiswa UIN Malang di TPQ dan Sosialisasi Warga Desa Kasreman Dari mendampingi santri kecil di TPQ hingga edukasi stunting untuk para orang tua, inilah bagian dari cerita kami selama menjalankan KKM di Desa Kasreman. Baca kisah lengkapnya di: 1. Menjadi Saudara Belajar Santri Kecil [https://www.kompasiana.com/rauhidmuhammad7799/683437ad34777c2d2f66f412/menjadi-saudara-belajar-santri-kecil-mahasiswa-uin-malang-dampingi-tpq-kasreman?utm\_source=Whatsapp\&utm\_medium=Refferal\&utm\_campaign=Sharing\_Mobile](https://www.kompasiana.com/rauhidmuhammad7799/683437ad34777c2d2f66f412/menjadi-saudara-belajar-santri-kecil-mahasiswa-uin-malang-dampingi-tpq-kasreman?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile) 2. Cinta Ibu dan Ayah Jadi Kunci [https://www.kompasiana.com/rauhidmuhammad7799/6832a535c925c4303c26d882/cinta-ibu-dan-ayah-jadi-kunci-mahasiswa-kkm-uin-malang-gelar-sosialisasi-stunting-di-kasreman?utm\_source=Whatsapp\&utm\_medium=Refferal\&utm\_campaign=Sharing\_Mobile](https://www.kompasiana.com/rauhidmuhammad7799/6832a535c925c4303c26d882/cinta-ibu-dan-ayah-jadi-kunci-mahasiswa-kkm-uin-malang-gelar-sosialisasi-stunting-di-kasreman?utm_source=Whatsapp&utm_medium=Refferal&utm_campaign=Sharing_Mobile) •• ═══ ◎•❀❀❀•◎ ═══ •• Terima kasih kepada seluruh warga Desa Kasreman, para guru TPQ, dan ibu-ibu PKK atas kehangatan, kerja sama, dan pelajaran kehidupan yang berarti. •• ═══ ◎•❀❀❀•◎ ═══ •• Contact Us: IG: @jejakarunika @fitkuinmlg

Thumbnail
1 year ago
Mahasiswa KKM UIN Malang Berkontribusi Aktif Mengajar di TPQ Remaja Masjid Jami' Gresik Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mahasiswa KKM UIN Malang Berkontribusi Aktif Mengajar di TPQ Remaja Masjid Jami' Gresik", Klik untuk ba

MUCHAMMAD ZAINUL MURTADHO

Gresik, 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan turut serta dalam kegiatan pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Remaja Masjid Jami' Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program kerja KKM dalam bidang keagamaan dan literasi Qur'ani di tengah masyarakat.   TPQ Remaja Masjid Jami' Gresik yang terletak di Jl. KH. Wahid Hasyim, menjadi tempat yang strategis dan aktif dalam mendidik generasi muda agar mampu membaca, menulis, serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang disambut hangat oleh pengurus TPQ dan masyrakat sekitar.   Para mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator kegiatan-kegiatan edukatif yang menyenangkan. Mereka membantu anak-anak dalam memperbaiki bacaan Al-Qur'an, hafalan surat-surat pendek, serta menanamkan adab dan akhlak Islami dalam kehidupan sehari-hari.   "Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tapi juga pembelajaran langsung bagi kami sebagai calon pendidik dan dai. Kami belajar banyak dari semangat anak-anak serta dedikasi para ustadz dan ustadzah TPQ," ujar salah satu mahasiswa KKM.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mahasiswa KKM UIN Malang Berkontribusi Aktif Mengajar di TPQ Remaja Masjid Jami' Gresik", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/annisaraa1812/6823fc81ed64152f2372f695/mahasiswa-kkm-uin-malang-berkontribusi-aktif-mengajar-di-tpq-remaja-masjid-jami-gresik   Kreator: Annisa Wahyu       Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
1 year ago
Melangkah Bersama Melawan Stuntig :Aksi Nyata Mahasiswa KKM Atherea Di Posyandu Anggrek IV Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Melangkah Bersama Melawan Stuntig :Aksi Nyata Mahasiswa KKM Atherea Di Posyandu Anggrek IV", Klik untuk b

ILHAM ARIFIN HRP

Dalam rangka menjalankan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), kelompok mahasiswa KKN Etherea dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan sosial yang berfokus pada isu kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting, di Posyandu Anggrek IV Tamanharjo Singosari. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masalah gizi dan tumbuh kembang anak di lingkungan masyarakat.   Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kolaboratif. Diawali dengan sambutan dari perwakilan kelompok KKN Etherea dan pihak kelurahan setempat, acara kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai stunting yang disampaikan oleh mahasiswa dengan latar belakang keilmuan di bidang kesehatan dan gizi. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu balita mengenai pentingnya asupan gizi, pola makan seimbang, serta perawatan kesehatan anak secara menyeluruh.   Suasana semakin interaktif saat sesi tanya jawab dibuka. Para ibu dengan antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar tumbuh kembang anak dan penanganan dini jika ditemukan gejala stunting. Mahasiswa KKN Etherea memberikan jawaban yang mudah dipahami dan disertai dengan contoh konkret yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat.       Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Melangkah Bersama Melawan Stuntig :Aksi Nyata Mahasiswa KKM Atherea Di Posyandu Anggrek IV", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/rifa61799/6836904a34777c2d536cb342/melangkah-bersama-melawan-stuntig-aksi-nyata-mahasiswa-kkm-atherea-di-posyandu-anggrek-iv   Kreator: RIFA FARAHATUZ ZAKIA       Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.   Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Thumbnail
1 year ago
Membentuk Kebiasaan Baik dalam Gizi Anak sejak Usia Dini Di TK Dharma Wanita Persatuan Lamongan

NAILA ISAFATI KHUSNA

Lamongan, Mei 2025 -- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar kegiatan edukatif bertema "Gizi Seimbang APRAS dan Isi Piringku" di TK Dharma Wanita Persatuan Lamongan. Kegiatan ini fokus pada isu krusial dalam mengasuh anak usia dini, yaitu membentuk pola makan sehat dan mengenalkan pemahaman gizi yang benar sejak dini. Dua narasumber ahli di bidang gizi dan kesehatan, yakni Ibu Fitria Anggraeni, A.Md.Gz. dan Ibu Khilayatul Jannah Wiyono Putri, S.Tr.Kes., turut hadir memberikan pemaparan dalam kegiatan ini. Kegiatan tersebut mendapat berbagai positif dan antusiasme tinggi dari wali murid serta para guru TK Dharma Wanita, yang terlibat aktif dalam sesi penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab yang berjalan dalam suasana penuh kehangatan dan keterlibatan. Kepala TK Dharma Wanita, Ibu Marsiyati, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam dalam Berbagainya. Beliau mengucapkan terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKM yang telah menyelenggarakan seminar parenting tersebut, serta kepada narasumber yang telah berbagi pengetahuan penting bagi proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dalam sesi materi, Ibu Fitria Anggraeni menyoroti pentingnya kebijakan gizi seimbang pada anak sejak usia dini. Ia mengenalkan konsep "Isi Piringku" sebagai panduan sederhana untuk menyusun makanan yang seimbang dalam satu piring, mencakup karbohidrat, protein, sayur, buah, serta konsumsi udara putih yang cukup. Ia juga menekankan bahwa kebiasaan makan sehat harus dimulai sejak kecil, agar anak terbiasa memilih makanan yang bergizi secara mandiri. Selanjutnya Ibu Khilayatul Jannah menyampaikan pendekatan APRAS yaitu singkatan dari Atur porsi, Pilih makanan sehat, Rutin makan, Aktif bergerak, dan Seimbangkan kebutuhan energi. Ia menegaskan bahwa perubahan kebiasaan makan pada anak membutuhkan proses dan keteladanan, bukan hasil instan. Dalam paparannya, ia juga membagikan berbagai tips aplikatif seperti mengajak anak terlibat dalam memilih makanan sehat, membuat jadwal makan yang teratur, dan mengurangi konsumsi makanan instan serta gula berlebih. Salah satu bagian paling menarik dari kegiatan ini adalah sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Para orang tua dan guru menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam membentuk kebiasaan makan anak, seperti kesulitan makan (picky eater), kebiasaan ngemil, hingga pengaruh makanan jajanan. Suasana dialog terasa akrab dan hidup, namun tetap mengedukasi dan memberi solusi nyata. Kegiatan ini memberikan pesan kuat bahwa penyediaan gizi anak adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya berada di tangan sekolah atau instansi kesehatan, tetapi juga melibatkan peran penting keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, disampaikan bahwa terbentuknya kebiasaan makan sehat bukanlah hal yang rumit, melainkan bisa dimulai dari pengetahuan dasar, niat yang kuat, dan keinginan untuk mengubah pola yang selama ini berjalan.    

Thumbnail
1 year ago
Ayo Lawan Stunting Bersama! Kegiatan Seminar Stunting Mahasiswa KKM UIN Maliki Malang di Gresik Kota Raya

RAMZA QISTI ALHAQIQI

Gresik, 5 Maret 2025 --- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang yang tengah menjalankan pengabdian masyarakat di kawasan Gresik Kota Raya menggelar kegiatan Seminar Parenting bertema "Masyarakat Cerdas, Anak Sehat: Ayo Lawan Stunting Bersama". Acara ini diselenggarakan di Musholla Perumahan Pesona Raya dan mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, khususnya para ibu rumah tangga yang hadir.        Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak dalam kandungan hingga masa awal kehidupan anak. Menyadari pentingnya edukasi dini, mahasiswa KKM UIN Maliki berinisiatif mengemas materi dalam format dialogis yang ringan namun tetap edukatif.        Dalam sambutannya, Ramza Qisti Al Haqiqi, selaku Ketua Kelompok KKM, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat. "Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyelesaikan program akademik, tapi juga ingin menjadi bagian dari solusi atas permasalahan riil di masyarakat. Stunting bukan hanya isu kesehatan, tapi juga masalah masa depan generasi bangsa," ujar Ramza di hadapan peserta.        Pemateri dalam seminar ini menyampaikan sejumlah topik penting, di antaranya tentang kebutuhan gizi anak, pentingnya ASI eksklusif, peran imunisasi, hingga pentingnya sanitasi yang layak. Materi disampaikan menggunakan media visual dan contoh-contoh praktis dalam kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami peserta. Suasana pun berlangsung hangat dan penuh antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para peserta. Tak hanya mendengarkan, warga juga diajak aktif berdiskusi dalam kelompok kecil yang difasilitasi oleh para mahasiswa. Diskusi ini membahas tantangan sehari-hari yang dihadapi orang tua dalam menerapkan pola asuh dan pola makan sehat bagi anak-anak mereka. Beberapa peserta bahkan membagikan kisah pribadi mereka yang menjadi pelajaran bagi peserta lainnya.        Sebagai bentuk tindak lanjut, para mahasiswa KKM membagikan kertas Leaflet berisi informasi penting terkait gizi anak dan pencegahan stunting. Leaflet tersebut didesain menarik dan mudah dipahami, bahkan oleh warga dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Ini menjadi bukti keseriusan mahasiswa dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.        Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga membuka ruang kolaborasi jangka panjang. Beberapa tokoh masyarakat mengusulkan agar kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin bulanan dengan topik yang berganti sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini tentu menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi secara nyata. Acara ditutup dengan foto bersama dan pernyataan komitmen warga untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan sehat bebas stunting. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan bersama membangun masyarakat yang lebih sehat dan cerdas.  

Thumbnail
1 year ago
Peran Sentral Orang Tua Dalam Keberhasilan Anak : Seminar Parenting MAN 2 Lamongan

AINUNNISA UBUDIYAH

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak, Mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan sebuah kegiatan edukatif berupa Seminar Parenting di MAN 2 Lamongan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 22 April 2025, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para orang tua mengenai peran strategi mereka dalam mendukung keberhasilan akademik anak-anak mereka.  Seminar ini mengangkat tema “Peran Orang Tua sebagai Kunci Kesuksesan Akademik Anak: Membangun Sinergi dalam Mendukung Generasi Berprestasi”, yang menjadi landasan utama dalam diskusi dan pembahasan selama kegiatan berlangsung. Dalam acara ini, panitia menghadirkan narasumber utama, yaitu Ibu Ernawati, S.Psi., seorang praktisi pendidikan yang juga menjabat sebagai Manajer di Akademi Khusus Mulia. Dengan pengalaman dan kepakarannya di bidang pendidikan dan pengasuhan anak, beliau membagikan banyak wawasan praktis yang dapat diterapkan oleh para orang tua di rumah.  Bertempat di Ruang Meeting MAN 2 Lamongan, kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Acara ini diikuti oleh sejumlah peserta, di antaranya wali murid dari kelas XI-1 dan X-1, Kepala MAN 2 Lamongan Bapak H. Purnomo, S.Pd., M.Pd., para guru dan tenaga kependidikan, beberapa siswa dari kelas XI-1, serta siswa AM dan KKM yang sedang melaksanakan program pengabdian di sekolah tersebut. Menyusun acara diawali dengan Berbagai Kepala Sekolah, yang menekankan urgensi kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Menurut beliau, keterlibatan orang tua tidak boleh hanya bersifat administratif atau sesekali, tetapi harus menjadi bagian integral dari proses pendidikan sehari-hari. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua KKM UIN Malang di MAN 2 Lamongan, Kak Fadhilatur Rahmaniyah, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperkuat kerja sama antara siswa, guru, dan keluarga sebagai fondasi penting dalam pengembangan potensi siswa.  Sesi utama seminar dipandu langsung oleh Ibu Ernawati, yang menyampaikan materinya dengan pendekatan yang komunikatif, reflektif, dan inspiratif. Di baliknya, dia tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mengajak peserta untuk memikirkan kembali peran mereka dalam pendidikan anak, melalui pertanyaan kunci seperti: “Siapakah sebenarnya yang menjadi kunci sukses anak dalam pendidikan?” Melalui dialog ini, beliau menekankan bahwa keberhasilan anak di bidang akademik sangat bergantung pada dukungan penuh dari kedua orang tua – bukan hanya ibu, tetapi juga ayah – dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi.  Antusiasme peserta sangat terlihat selama sesi tanya jawab, di mana banyak wali murid secara aktif mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, serta berbagi pengalaman pribadi dalam mendampingi anak-anak mereka belajar di rumah. Sesi ini ruang menjadi yang sangat berharga bagi para orang tua untuk saling belajar dan memperluas wawasan, sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan pihak Madrasah. Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, sebagai bentuk simbolis dari sinergi yang telah dibangun antara pihak sekolah, pelajar, dan para orang tua siswa. Foto bersama ini menjadi tanda bahwa pendidikan bukanlah proses yang berjalan sendiri, melainkan perjalanan bersama yang membutuhkan kolaborasi erat dari berbagai pihak.  Melalui seminar ini, besar harapan bahwa komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan keluarga dapat terus ditingkatkan, demi menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.